NovelToon NovelToon
Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kresentia Bano Kehi

Bijaklah dalam membaca karena mengandung adegan dewasa🙏🙏

Perkenalkan ini karya keduaku,karya pertama belum selesai tapi khayalan ku sudah melambung tinggi untuk membuat lagi karya kedua yang berjudul
*Cerita Cinta Aretha*

Kisah seorang gadis yang sangat kaya tapi, tetap rendah hati dan tidak sombong.

Yang kebahagiaannya selalu ditukar orang orang terdekatnya dengan kepedihan.

Kedua orangtuanya memiliki harta berlimpah tapi dia selalu ingin memiliki penghasilan sendiri. Masalah yang paling rumit adalah apapun yang dia sukai selalu saja tidak bisa dimilikinya.

Karena kakaknya selalu ingin dia yang menonjol, katanya sih sebagai adik harus mengalah untuk kakaknya, apapun yang disukainya dia hanya bisa mengenangnya dalam hati.

Cinta adiknya pada seorang CEO tampan yang jadi incaran para kaum hawa akhirnya kandas juga, padahal hari pernikahannya menghitung hari saja, dengan segala tipu dayanya Mira kakaknya merampas kebahagiannya dengan cara yang sangat tidak terpuji, memfitnah adiknya sehingga pria pujaannya si CEO tampan membatalkan pernikahan mereka.

"Yuk!! Simak selengkapnya...🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kresentia Bano Kehi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

** Apa kata Mira? **

Bijaklah dalam membaca ya guys, karena di episode ini mengandung unsur dewasa, bagi yang belum cukup umur skip aja ya?

Terima kasih 🙏🥰

**

Aretha memasuki halaman rumah, Pak Satpam yang bertugas memberi salam pada Aretha " Selamat pagi Non, " Ucap Pio sambil mempersilahkan Aretha masuk.

Satpam itu akhirnya kembali menutup pintu pagar yang besar itu

Setelah memarkirkan mobilnya Aretha pun mengendap endap masuk ke dalam rumah seperti pencuri.

" hhhhhhhhh dag dig dug nih jantung apa yang akan terjadi kalau ketahuan anak perempuan keluar siang masuk rumah dini hari," ucap Aretha sambil melangkah masuk ke dalam kamarnya melalui pintu alternatif yang sering di pakai Abang Igo jaman kuliah dulu.

Ketika memasuki kamarnya dia kaget karena di dalam kamarnya sudah ada mamanya.

" Dari mana saja kamu nak, anak perempuan keluar siang masuk rumah pagi pagi buta apa kata tetangga kita melihat tingkah kamu seperti ini nak," ucap mama sambil mengelus rambut panjang anak perempuannya yang selama ini dia abaikan karena hanya fokus pada Mira.

" Mam, sejak kapan mama peduli pada Aretha, Arey gak pernah sedikitpun mendapat kasih sayang mama, selama ini mama hanya mencurahkan kasih sayang mama untuk Kak Mira, mama seakan tak perduli dengan keberadaan Arey ma, Arey liar seperti ini semua karena mama tapi mama gak usah khawatir karena Arey tahu mana yang baik dan yang gak baik, Arey bisa membawa diri Arey dengan baik." ucap Aretha sambil menatap mamanya.

"Mama walaupun mama tak pernah menganggap Aretha ada tapi papa selalu mendukung apa yang Arey lakukan, sejak kejadian Dua tahun lalu semua orang dalam rumah terutama mama dan Kak Mira melihat Arey seperti melihat orang dengan penyakit lepra yang harus dijauhi padahal apa salahku aku gak tahu" ucap Aretha sambil menangis sesenggukan.

"klik." pintu terbuka masuklah Mira dengan senyum sinis nya

" Dek, kenapa kamu lakukan itu Dek kamu tahu kan papa dan mama sangat mengkhawatirkan kamu, kamu hilang dari kemarin siang terus baru kembali hampir pagi begini siapa pun pasti akan bertanya apa saja yang kamu lakukan di luar sana." ucap Mira sambil menatap wajah Arey dengan tatapan penuh tanda tanya.

"Kok kakak peduli Arey sih, bukannya selama ini Kakak gak pernah peduli apa yang Arey lakukan ?" ucap Arey sambil berjalan ke sudut kamar.

"Nak, maafkan mama bukan mama tak sayang kamu nak, mama sangat menyayangi kamu lebih dari apapun tetapi mama harus membagi kasih sayang ini merata kepada setiap anak anak mama,"ucap mamanya sambil memeluk Aretha yang sedari tadi sudah menumpahkan banyak air mata.

"Kamu gak pernah peduli dengan perasaan mama dan papa Dek, kamu hanya mau menghamburkan uang diluar sana tanpa memikirkan bagaimana bisa membalas kebaikan mama papa," ucap Mira lagi.

"Asal kak Mira tahu aku gak pernah menghambur hamburkan uang aku punya usaha sendiri dan aku tidak pernah bergantung pada mama papa dan mama papa kalau memberikan aku uang itu wajar karet aku adalah anak mereka, mama papa harus bertanggung jawab untuk kelangsungan hidupku bukan menelantarkan aku" ucap Aretha tidak mau kalah.

"Siapa yang bilang mama papa menelantarkan kamu dek," ucap Mira dengan ketus.

" Pembicaraan Kak Mira tadi seakan akan bilang seperti itu padaku" ucap Aretha.

" Cukup sudah cukup..." ucap mama sambil berdiri dan memeluk Aretha dan memeluk juga Mira.

" Bagaimana pun juga kalian berdua Kakak Adik, tidak boleh saling hitung hitungan mama gak mau dengar lagi cukup sampai disini" ucap mama menengahi pertengkaran anak anaknya.

" Mama Arey minta maaf karena sudah membuat mama bersedih" ucap Aretha sambil melepaskan pelukannya dan bersimpuh di bawah kaki mamanya.

" Bangunlah nak, anak mama yang cantik yang kuat yang selalu mandiri mama sudah memaafkan dirimu, sekarang Arey mandi dan tidur dulu biar gak sampai sakit, Mira juga ya tidur sedikit lagi nanti mama bangunkan saat jam 8 pagi"ucap mama sambil mengecup kening Aretha dan Mira.

**

Keesokan harinya, Mira bangun pagi pagi sekali dan ketika Mira sementara berolahraga di sekitar rumah betapa kagetnya dia melihat mobil Bentley warna putih yang terparkir indah di garasi halaman belakang mansion itu.

"Mobil siapa ini, bukankah itu mobil terbaru yang harganya fantastis banget," ucap Mira sambil berdecak kagum.

"Hmmmm... aku tahu ini pasti mobil Aretha soalnya kemarin Aretha pergi tanpa membawa mobil" gumam Mira dalam hati.

**

Aretha masih terlelap padahal jam sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi.

Arey masih ingin memeluk guling nya dan tak mau bangkit dari tidurnya.

Aretha bermimpi ketemu Raymundo, dalam mimpi itu Raymundo terlihat berjalan dengan seorang wanita entah siapa itu yang pastinya Aretha tidak mengetahuinya.

Aretha mencoba untuk memanggil nama Raymundo tetapi seseorang membekap mulut Aretha dan berkata mengancam " jauhi Raymundo atau nyawamu jadi taruhannya" ucap suara itu, suara yang familiar seperti suara orang yang selalu menyayangi dan melindungi Aretha selama ini.

"Tidak, itu tidak mungkin aku mencintaimu Raymundo" ucap Aretha sambil teriak teriak dan Aretha langsung terbangun dari tidurnya.

" Mimpi yang buruk, damn aku harus ketemu Raymundo untuk ku ceritakan soal mimpiku ini" ujar Aretha sambil berlalu ke kamar mandi dan berendam diri selama 30 menit kemudian Arey pun keluar dari.kamar mandi dan berganti pakaian.

"Ah...lapar banget aku mau makan dulu ah...mungkin mama udah berangkat kerja atau belum ya" ucap Arey pada dirinya sendiri.

Aretha pun melangkahkan kakinya menuju ke arah dapur.

"Wah,makanannya kok banyak banget sih bi bibi ,masakannya kok banyak bi mau ada tamu ya,"tanya Aretha pada bi Ina yang sudah lama bekerja di rumah mereka sejak Aretha umur 5 tahun.

Aretha pun makan dengan lahapnya.

"Den makan aja yang banyak itu tadi disuruh nyonya untuk masak yang banyak katanya sih mau ada tamu entah tamunya dari mana bibi gak tahu,"ucap bibi sambil berlalu ke arah rak tempat penyimpanan sayur segar untuk menata sayuran yang baru saja dicucinya tadi.

**

Selesai makan Aretha pun beranjak Kembali ke kamarnya dan dia mendapati ponselnya ada panggilan masuk dari Raymundo.

"Baru aja ketemuan Sekarang udah telpon lagi, rindu banget sih kamu Ray,"ucap Aretha sambil kembali menyimpan hpnya dan mulai naik ke tempat tidur dan memperbaiki tempat tidurnya.

dreeetttt... dreeetttt...ponsel Arey berdering lagi dan memang dugaan Aretha benar Raymundo yang menelepon dirinya.

diangkatnya ponselnya itu dan " Hallo Ray ada apa maaf tadi aku masih di kamar mandi " ujar Aretha sambil tetap memperbaiki tempat tidurnya.

"Ada apa Ray, baru aja tadi pagi kita ketemuan kok udah kangen lagi sih " ucap Aretha sambil tersenyum simpul.

"Sayang aku jemput kamu ya sekarang kita ikut meeting dengan klien orang Jerman yang mau kerjasama dengan kita, aku udah terlanjur bilang aku bakal bawa calon istriku" ucap Raymundo sambil tersenyum.

"Baiklah Ray tapi aku harus siap siap dulu ya," ucap Aretha sambil menutup ponselnya dan bergegas untuk berganti pakaian dan memoleskan sedikit bedak bayi ke wajahnya karena wajahnya benar benar baby face bening dan terawat.

Aretha memakai dress batik modern yang sangat elegan di padu padankan dengan sebuah blazer brokat warna putih dan memakai sepatu flat yang menawan.

Aretha kemudian mengambil tas branded Hermes Birkin yang jarang dipakainya.

Aretha berjalan menuju ke ruang tamu dan berniat pamitan sama mamanya, eh ternyata ada di papa juga.

"Papa Arey minta ijin pap, " ucap Aretha sambil tersenyum manis dan membuat papanya terperangah dengan tampilan anaknya yang sangat elegan itu.

"Anak papa cantik banget mau kemana nih, kok gak bilang bilang papa sih " ucap papa sambil tersenyum menatap wajah cantik anaknya.

Aretha mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinga papanya " Arey mau meeting sama pacar Arey hari ini mereka mau tanda tangan kontrak untuk kerjasama dengan group XX" ucap Aretha sambil tersenyum dan meminta persetujuan papanya.

"Baiklah papa mengijinkan anak perempuan satu-satunya papa untuk pergi bernegosiasi semoga lancar urusannya ya nak," ucap papa Aretha sambil tersenyum.

" Siap komandan," ucap Aretha dan mencium pipi papanya dan berlari keluar rumah sambil berteriak " dahhhh papa"

"Anakku sudah dewasa aku bangga pada anak Perempuanku, yahh tidak terasa anakku sudah tumbuh menjadi seorang gadis cantik menawan dan menarik semoga saja anakku bertemu dengan pria yang benar benar menyayangi dan mencintai dirinya." gumam Pria stengah baya itu tanpa terasa meneteskan air mata melalui mata rapuhnya itu.

"Aretha anak perempuan kecil papa yang sekarang tumbuh dengan mekarnya semoga engkau selalu dilindungi dan diberkati oleh Tuhan"ucap pria separuh baya itu menghela nafas panjang.

**

Sesampainya di halaman rumah, Aretha melihat sebuah mobil sport mewah terparkir dengan indahnya di dekat pohon-pohon akasia di depan rumah Aretha Franklin Roosevelt.

dreeetttt... dreeetttt.... ponsel Aretha berbunyi.

"Hallo Ray aku udah di depan rumah,kamu dimana?" ucap Arey sambil matanya melihat ke kiri dan kanan jalan.

"Aku udah sampai di sebelah timur rumahmu sayang,kamu gak usah bawa mobil ya ntar aku yang akan mengantarmu pulang lagi " ucap Raymundo sambil melambaikan tangan ke arah Aretha.

"Disini sayang," panggil Raymundo sambil melambaikan tangannya ke arah Aretha.

Aretha pun berjalan menuju ke arah Raymundo.

Setelah sampai Aretha langsung masuk ke dalam mobil dan ketika mata mereka beradu pandang Raymundo sangat terpesona dengan tampilan Aretha.

"Sayang kamu cantik banget hari ini, ingin rasanya aku secepatnya menikah dengan dirimu agar aku benar benar menikmati wajah cantik ini setiap hari " ucap Raymundo sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Aretha dan tanpa di perintah Raymundo langsung dengan gemas ******* pipi mulus Aretha yang chubby dan membuat Raymundo sangat bahagia.

"Sayang," panggil Raymundo sambil terus menatap wajah manis itu.

"Sayang sebenarnya aku udah gak tahan melihat kamu berjalan sendirian,aku ingin segera menikahi kamu sayang, " ucap Raymundo berbisik.

"Ray ayo dong katanya mau meeting sama orang Jerman" ucap Arey sambil tersenyum dan membasahi bibirnya yang mungil.

Tiba-tiba "Ummmmaahhhh" sebuah ciuman ganas mendarat cantik di bibir Aretha.

"Sayang kamu sangat cantik hari ini," ucap Raymundo sambil memperbaiki rambut Aretha yang menghalangi wajah cantiknya itu.

"Yuk, kita berangkat " ucap Raymundo sambil menstarter mobilnya dan mobil itu melaju dengan perlahan ke arah tengah kota.

Mereka pergi ke arah restoran khas Eropa yang sangat indah dan besar itu.

Akhirnya mobil sport mewah itu melesat masuk ke halaman restoran Eropa itu dengan perlahan.

"Ray, kita meeting di sini," ucap arey sambil memperbaiki letak poninya.

"Iya sayang, kenapa kamu gak suka ya?" tanya Raymundo lagi.

"Nggak bukan nggak suka tetapi lidahku gak cocok dengan makanan gaya Eropa aku belum pernah kesini Ray, dan tolong jangan sampai hidangannya ada udang ya aku alergi " ucap Aretha sambil tersenyum sedikit merekah sehingga gigi gingsulnya yang cantik itu mencuat keluar.

"Nggak dong sayang, kita gak akan makan sea food disini kok, " ucap Raymundo meyakinkan kekasihnya itu.

Raymundo menggandeng tangan Aretha menuju ke dalam restoran yang sudah di reservasi untuk meeting mete hari ini.

"Mari silahkan Tuan, " ucap pelayan itu sambil mempersilahkan Raymundo dan Aretha memasuki privat room yang sudah di reservasi sesuai pesanan Raymundo.

Setelah mereka duduk beberapa menit kemudian datanglah orang yang hendak bekerja sama dengan perusahaan Raymundo itu, seorang pria bule sudah pasti tinggi ya orangnya putih dan lumayan ganteng, berotot kekar masuk menuju ke ruangan VVIP privat itu.

Dan ternyata Pak Robert Downey ini sangat fasih berbahasa Indonesia karena waktu kecil dulu tinggal di Indonesia tepatnya di pulau Bali sampai usianya masuk SMA baru kembali ke Jerman.

"Hallo selamat pagi Pak Raymundo bersama istri upss....maaf bersama calon istri " ucap Pak Robert Downey sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Raymundo dan Aretha.

Mereka pun mulai basa basi dan makan bareng berakhir dengan tanda tangan kerja sama perusahaan group XX dan perusahaan Pak Robert Downey.

"Selamat bergabung Pak Raymundo semoga kerja sama kita mendapatkan banyak rezeki" ucap Pak Robert Downey sambil menjabat tangan Raymundo dan Aretha.

"Di akhir tahun nanti tepatnya sebelum hari Natal saya akan membawa istri saya untuk berkunjung ke rumah Pak Raymundo dan saya harap di saat itu Pak Raymundo sudah menikah dengan Nona Aretha dan jangan lupa untuk mengundangku saat upacara perkawinan nanti, saya dan istri usahakan untuk hadir memberikan dukungan dan doa" ucap Pak Robert Downey sambil tersenyum.

"Hari ini saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Pak Raymundo, saya menandatangani kerja sama ini karena saya senang dengan hubungan pak Raymundo dan Nona Aretha yang saling mendukung satu sama lain padahal belum sah jadi suami istri setidaknya Nona Aretha sudah belajar membantu Pak Raymundo untuk bekerjasama meraih masa depan yang cerah saya sangat suka itu untuk itu saya tidak ragu ragu untuk bekerjasama dengan Pak Raymundo." Ucap Pak Robert Downey sambil tersenyum tulus.

"Terimakasih atas kehadirannya dan sekarang saya pamit pulang, lain kali kalau bertemu lagi akan saya bawa istri saya biar Nona Aretha dan istri saya bisa saling kenal dan akrab" ucap Pak Robert Downey sambil tersenyum lagi dan pergi dari hadapan Raymundo dan Aretha.

**

"Sayang, aku bangga memilikimu aku akan secepatnya menikahi kamu berkat bantuan mu aku hari ini mendapat kerja sama dengan perusahaan terbesar di Jerman I love you so much " ucap Raymundo sambil mendaratkan sebuah kecupan manis di kening Aretha.

"Ayo sayang aku antar kamu pulang, atau kita jalan jalan dulu " ucap Raymundo pada Aretha.

"Ray aku ingin ganti baju dulu seperti ini gak nyaman banget," ucap Aretha sambil bergelayut manja di lengan Raymundo.

"Baiklah kita belanja baju dulu biar sayang bisa ganti baju" ucap Raymundo.

"Nggak sayang aku ingin pakai bajuku saja yang dirumah, please antar aku nanti kita langsung balik untuk jalan jalan Ray" ucap Aretha manja.

"Baiklah kalau itu mau kamu aku siap mengantar " ucap Raymundo membuka pintu mobil untuk Aretha.

Merea berdua pun kembali masuk ke dalam mobil sport mewah itu dan mobilnya melesat dengan cepatnya menuju ke rumah Aretha.

Setelah tiba Raymundo menunggu di dalam mobil dan Aretha ke dalam rumah untuk berganti pakaian.

Setelah berganti Aretha langsung kembali ke depan dan Langsung mobil itu melesat membawa Aretha dan Raymundo pergi.

Sebelum Mobil melaju dari kejauhan tampak seorang gadis sedang menatap kepergian Aretha dan Raymundo.

"Oooo siapa pria kaya itu ya, ucap Mira pada dirinya sendiri.

"Aku akan cari tahu nanti " ucap Mira lagi sambil mengepalkan tangannya.

"Bersambung ya guys tolong di like, komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰

1
Essy Kehi🦋
🥰
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
smpai sni masih bingung😅
Zhen
wow 👀
Irsyam Mulyani
kok ceritanya ngawur gini sih bukan anjas dan mira br pulang bulan madu ?
Ida Marlina
bingung akuu...
May Suri
ceritanya bagus ada sedih ,aku suka jln cerita nya tentang keluarga yg sayang sama adek2 nya
May Suri
sedih banget baca nya sampai nangis 😭
Ana Rela
lnjut thor upx🙏 ❤
May Suri
sedih, terharu akhirnya ketemu kedua orang tua juga 😭
May Suri
di ulang lagi
Badelan
ceritanya bagus, tapi kok muleg ya
Isabell Serinah
up lagi banyak 2 plseeee 👍😭😭😭
Essy Kehi🦋: Baik kak segera update ditunggu ya...🥰
total 1 replies
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍
Max Justus mugama
baik
Ańâñđä
berikan lanjutannya bc
Isabell Serinah
Lanjut lagi plseeee
Essy Kehi🦋: Ditunggu ya Kak...masih proses menulis Kak...🙏🥰
total 1 replies
Aini Hamdan
Cerita nya bagus
Isabell Serinah
up lagi
Essy Kehi🦋: Iya Kak pantau terus ya?
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ
kalau jodoh nggak akan kemana kan 😂😂
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ
Ceritanya bagus kak semain menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!