NovelToon NovelToon
Adipati Negeri Vs Sekar Kedaton 3

Adipati Negeri Vs Sekar Kedaton 3

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Tentara / Beda Usia / Pernikahan Kilat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romantis / Cinta setelah menikah
Popularitas:64k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

1. Kecelakaan fatal yang tanpa sengaja di alaminya saat dirinya akan melaksanakan pertunangan dengan kekasihnya. Kecelakaan itu sampai membuat gadis yang di tabraknya menjadi lumpuh dan kehilangan masa depan hingga dirinya harus bertanggung jawab ( Selingan pembuka kisah )

2. Persahabatan dan persaudaraan di masa lalu antara Letnan Sakti dan Letnan Jatmiko membuat Letnan Jatmiko menikahi seorang gadis dalam keluarga tersebut namun gadis itu teramat sangat membencinya hingga dirinya memilih untuk pergi dan mengalah daripada keluarga yang telah membesarkan namanya menjadi tidak harmonis.

Seiring berjalannya waktu, luka menganga di hati Bang Jatmiko perlahan terobati dengan hadirnya tambatan hati namun sang mantan kembali di tengah mereka.


SKIP bila tidak sanggup bersinggungan dengan konflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Mengambil keputusan.

Hari berganti. Papa Arma mengunjungi keadaan putra putrinya. Kali ini Papa Arma datang bersama Bang Braja dengan alasan kunjungan kerja selama beberapa hari agar Mama Nadia tidak terlalu banyak berpikir.

Papa Arma begitu marah mengetahui kenyataan bahwa rumah tangga Bang Jatmiko berantakan dan Niar begitu sulit di atur. Papa Arma lebih tidak menyangka jika Niar masih menjalin hubungan dengan Bang Gorga dan terpaksa Papa Arma menemui Bang Gorga dan yang lainn tanpa hadirnya Niar.

"Ijin komandan, kami tidak lagi memiliki hubungan apapun. Segala yang saya lakukan hanya murni permintaan Bang JJ sebab Niar tidak mau makan dan menjaga kandungan nya. Selain atas dasar kemanusiaan, kami tidak memiliki maksud lain." Kata Bang Gorga di hadapan Papa Arma dan seluruh anggota keluarga.

"Tapi tindakan mu bisa membuat Niar berpikir lain." Jawab Papa Arma.

"Kami sedang tidak ada jalan lain. Calon anak dalam kandungan Niar butuh di selamatkan, Niar tidak ingin melihat Bang JJ dan mengancam..........."

"Cukup..!! Saya paham Gor." Papa Arma menarik nafas panjang lalu memperhatikan paras wajah Bang Jatmiko yang pucat, tubuh kekar itu kini menjadi sedikit lebih kurus. "Papa tidak menyangka akan ada keributan seperti ini di dalam rumah tangga kita..!!"

Papa Arma kemudian membaca dan menggenggam surat hasil pemeriksaan kesehatan Bang Jatmiko, beliau melipatnya dan menarik nafas panjang. Arah pandangan matanya menatap tajam ke arah Bang Jatmiko yang sedang merokok.

"Kamu tau kesehatanmu sedang tidak baik-baik saja??" Kata Papa Arma. "Kenapa kamu masih merokok??"

"Kata-kata tidak akan bisa menyembuhkan, Pa. Mau apalagi??? Mati pun sudah di gariskan." Jawab Bang Jatmiko.

"Tapi manusia tetap harus ikhtiar, J. Masa kamu mau menyerah begitu saja. Kamu tidak ingin menggendong bayimu???? Dengar Papa ya J..!! terkadang seluruh ketakutan, rasa gundah yang ada akan hilang kalau kamu menggendong anak mu sendiri. Dengan melihat anak, kamu akan semangat untuk kerja, dengan melihat anak semangat hidupmu akan berlipat ganda."

"Aku tetap bekerja demi anak, Pa. Apa yang aku lakukan semua untuk anak." Bang Jatmiko seakan tidak menghiraukan. Ia tetap menghisap batang rokoknya dan membuangnya asal.

Papa Arma mendesah bingung. Memang selama ini putra angkatnya itu begitu rajin bekerja. Pagi siang sore malam di lewati nya seakan membuang rasa lelah yang ada. Di Batalyon pun tidak ada pekerjaan yang tidak rapi di kerjakan olehnya.

"J.. Kamu tidak perlu bertindak dan melakukan hal seperti ini hanya untuk menjadi bagian dari keluarga. Tanpa kamu menikahi Niar sekalipun kamu tetap anak Papa dan Mama. Abangnya Sakti dan Braja. Satu lagi J.. kalau kamu sudah tidak kuat dengan semua tindakan Niar, kamu meninggalkan Niar. Niar memang putri kandung Papa tapi Papa juga tidak pernah mengajarkan anak-anak Papa untuk bertindak tanpa aturan seperti itu."

"Tidak Pa. Apa yang saya lakukan murni karena saya mencintai Niar. Saya bekerja karena memang harga diri laki-laki adalah bekerja. Sudah sepatutnya seorang suami dan ayah memberi nafkah untuk keluarganya." Jawab Bang Jatmiko.

"Dan Papa tau, hati kecilmu ingin 'membalas' kami sebagai 'orang tuamu'." Imbuh Papa Arma. "Kamu salah le, orang tua tidak akan meminta balasan apapun pada anak-anaknya. Darah dan keringat akan kami pertaruhkan demi anak-anak. Bukankah sekarang kamu paham bagaimana rasanya menjadi ayah yang berjuang. Tapi cukup le, jika semua tentang harga diri.. kalau sudah tidak sanggup, tidak kuat lagi. Maka lepaskan..!! Cari bahagiamu, jangan memberatkan perempuan yang tidak bisa di didik..!!" Saran Papa Arma.

Bang Jatmiko sudah tidak sanggup membendung genangan air dalam pelupuk. Kakinya bagai tidak sanggup menapak. Ia beringsut di kaki Papa Arma. Di turunkan segala egonya, ia bersimpuh bukan sebagai pribadi seorang Jatmiko, tapi sebagai anak yang sedang mengadu pada ayahnya.

"Maafkan saya yang tidak bisa menjaga amanah, maafkan segala keras hati dan keegoisan yang sudah membuat keluarga kita menjadi berantakan. Tolong jangan pernah salahkan Niar, semua salah saya yang tidak becus dan tidak bisa mengarahkan rumah tangga." Bang Jatmiko berlinang air mata berhadapan dengan Papanya.

Papa Arma pun tidak bisa banyak bicara, di dalam hatinya ikut terbolak balik tak karuan memikirkan putra putrinya.

"Lepaskan semua beban di hatimu, le. Setelah itu tegakan kepalamu, hiduplah kembali seperti sedia kala..!!"

Tangis Bang Jatmiko tumpah ruah. Ia meluapkan rasa frustasinya selama ini. Bang Sakti, Bang Braja, Bang Gorga dan Bang Seno turut memeluk dan memberi dukungan mental pada sahabatnya itu.

...

"Saya kabulkan permintaanmu, Niar. Tapi bolehkah saya meminta satu hal sebelum saya meluluskan permintaanmu."

"Apa?" Tanya Niar masih terdengar dingin dan kaku.

"Ijinkan saya enam puluh menit saja memberimu cinta. Satu kali saja, saya ingin menyentuh dia di perutmu." Pinta Bang Jatmiko. "Apa boleh?"

Niar mengangguk malas. Bang Jatmiko mengulurkan tangannya. Awalnya Niar hanya menatapnya saja namun akhirnya ia menyambutnya juga.

:

Bang Jatmiko sama sekali tidak berani menyentuh Niar padahal dirinya begitu rindu ingin menguraikan isi hatinya pada istri kecilnya.

"Apa mau diam saja? Jangan buang banyak waktu..!!" Kata Niar mulai jengkel.

Bang Jatmiko mendekati Niar kemudian mengusap perut Niar yang sudah terlihat besar. Ia menengadah sekedar meringankan beban berat di dalam hatinya.

"Bukan Papa tidak ingin berjuang, sayang..!! Tapi apalah arti cinta yang di paksakan. Dalam hidup ini, Papa tidak inginkan banyak hal. Jika boleh memilih.. Papa hanya ingin bahagia mu dan Mama. Jika suatu saat kamu rindu Papa, Papa akan selalu ada untukmu."

Denyut nadi Niar berdesir kencang. Belai lembut tangan Bang Jatmiko sungguh sampai ke dasar hatinya.

"Boleh saya menciummu untuk terakhir kalinya?" Tanya Bang Jatmiko setelah mencium perut Niar yang sudah terlihat menyembul.

Niar mengangguk pelan. Bang Jatmiko pun berdiri dan mendekatkan wajahnya pada bibir Niar. Entah apa yang terjadi, Niar memejamkan mata seakan menyambutnya.

Siapa sangka Bang Jatmiko hanya mengusap kening Niar.

"Saya titip anak. Tolong di jaga baik-baik. Setelah dia lahir, kamu ingin penjarakan saya pun.. saya terima." Kata Bang Jatmiko. "Mulai hari ini, kamu.. Imaniar, bukanlah istri saya lagi..!!"

.

.

.

.

1
Cerlia Wati
ya Allah mewek baca part ini😭😭
🍀 chichi illa 🍒
next
🍀 chichi illa 🍒
nama nya bagus , nama salah satu kota di Kaltim
🍀 chichi illa 🍒
niar .... hemmmm
🍀 chichi illa 🍒
alhamdulilah
🍀 chichi illa 🍒
nexxt
🍀 chichi illa 🍒
next
🍀 chichi illa 🍒
bner bang sak
🍀 chichi illa 🍒
bang JJ lebih hidup dengan rindang dari pada niar 😁
🍀 chichi illa 🍒
bang JJ udah menemukan kebahagian nya
🍀 chichi illa 🍒
lanjut
🍀 chichi illa 🍒
bner bang
🍀 chichi illa 🍒
lanjuuut
🍀 chichi illa 🍒
inikah jodoh bang JJ sesungguh nya
🍀 chichi illa 🍒
😭😭😭😭😭
🍀 chichi illa 🍒
😭😭😭😭😭berat banget ya bang
🍀 chichi illa 🍒
sabar bang JJ
🍀 chichi illa 🍒
lanjuttt
🍀 chichi illa 🍒
lanjut
🍀 chichi illa 🍒
😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!