NovelToon NovelToon
Terbelenggu Cinta Mantan

Terbelenggu Cinta Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:148.8k
Nilai: 5
Nama Author: aunty ani

Aisya adalah gadis baik, periang dan selalu berhubungan dengan baik dengan sikap sopan santun nya membuat semua orang menyukainya.

Sehingga seorang mantan yang dulu membuang dan menyakiti perasaan nya kini menyesali dan sangat berambisi untuk memilikinya kembali.

Namun perjuangan Raka Firmansyah sang mantan Aisya tidaklah mudah, ada sosok lain yang Aisya kagumi setelah pengkhianatan yang dia lakukan dulu.

Siapa laki-laki itu?
Dapatkah Raka merebut kembali hati perempuan yang sebaik dan setulus Aisya kembali?

Bagaimana hubungan dan kisah mereka selanjutnya?
Mari kita simak cerita nya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aunty ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 24

Sepanjang perjalanan Raka terlihat diam dan sorot mata nya menunjukan amarah yang terpendam. Mobil melaju dengan kecepatan tinggi Aisya sampai ketakutan Aisya ingin sekali berbicara menjelaskan semua yang terjadi hanyalah sebuah salah paham. Tapi di urungkan niat nya karena melihat raut muka Raka yang sangat menakutkan bagi Aisya.

Setelah sampai di rumah Raka langsung keluar dari mobil nya tanpa bicara. Lalu dia mengitari mobil dan membuka pintu samping mobil untuk Aisya.

Dan lagi-lagi tangan Aisya ditarik setelah Aisya membuka seatbelt nya.

Aisya sampai sedikit berlari terseret oleh langkah kaki besar Raka yang menarik nya tergesa menuju kamar.

Setelah sampai di kamar Raka menyeret Aisya dan menghempaskan nya di atas kasur sampai Aisya terhempas di atas kasur.

Sorot mata Raka yang hangat kini berubah tajam dan dingin.

Aisya yg menatap Raka mulai ketakutan, dia berusaha berbicara untuk menjelaskan.

"Ma Mas ini tidak seperti yang kamu fikirkan" Aisya bicara terbata.

Raka melepas Jaket yang di pakai nya dan membuang nya sembarang arah. Lalu Raka menghampiri Aisya dengan tatapan tajam.

"Apa kamu tahu apa yang kufikirkan?" ucap Raka duduk dan mendekatkan wajah nya dengan wajah Aisya.

Aisya menggeleng tidak tahu harus menjawab apa tentang pertanyaan Raka.

"Seperti nya kamu harus aku hukum" Ucap Raka dingin.

"Apa salah saya sampai harus di hukum?" Jawab Aisya yg mulai tersulut emosi

Raka langsung meraih dagu Aisya dan mencengkram nya kuat karena Aisya berusaha melepaskan nya.

"Kamu sama sekali tidak merasa bersalah? bagus lah aku semakin tidak sabar akan menghukum mu" Ucap Raka semakin geram

"Ma Mas lepaskan sakit" Ucap Aisya mulai ketakutan dan bulir bening mulai menetes dari sudut mata nya.

"Apa dalam agama kamu di ajarkan seperti ini kepada suami mu hah? pergi sesuka hati tanpa izin kepada ku? bahkan kamu berduaan dengan laki-laki yang bukan muhrim mu? bukan nya kamu lebih paham tentang agama Aisya?" Raka bicara dengan suara seperti membentak.

Aisya terkaget mendengar ucapan Raka yang memang benar ada nya. Semua kesalahan yang di ucapkan Raka memang benar tapi dia sama sekali tidak menyadari nya.

"Mmmaafkan saya Mas saya salah, tolong Maafkan saya" Aisya menunduk dan menangis.

Raka mendongakan kembali wajah Aisya dengan tangan yang masih di dagu nya. Lalu dia mendekatkan wajah nya, semakin dekat dan kini bibir nya mulai m*l*m*t paksa bibir Aisya. Aisya berusaha melepaskan namun Raka semakin memaksa nya hingga Aisya tidak bisa berbuat apa-apa.

Jantung Aisya berdebar sangat kencang, perasaan takut mulai menghantui nya, tangan nya memukul-mukul dada Raka.

Setelah merasakan Aisya kesulitan bernafas dan nafas nya tersenggal-senggal Raka melepaskan c*u*m*n paksa itu.

"Kenapa Ais Kenapa kamu seperti ini" Raka bicara dengan memalingkan wajah nya ke arah lain.

"Ma'afkan saya" Aisya menjawan lemah dan menunduk.

"Aku sudah berusaha menjaga sikap ku selama ini sama kamu tapi kamu sama sekali tidak menghargai ku sama sekali"

Aisya menghela nafas dalam.

"Aku sudah bilang aku bukan Istri yang baik buat kamu Mas, kamu yang memaksa aku menikah"

"Aissss Kamu membuat ku semakin marah, baiklah mulai sekarang kamu tidak boleh pergi kemana-mana tanpa izinku, kamu diam di rumah dan tidak boleh keluar sampai batas waktu yang aku tentukan sendiri" Ujar Raka dengan berteriak suara nya memenuhi seisi ruangan.

"Kamu jahat Mas lepaskan aku dari hidup mu aku benci kamu Raka" Aisya semakin menangis

"Aku tidak akan pernah melepaskan mu" lagi-lagi Raka berteriak.

Raka lalu keluar dari dalam kamar dan membanting pintu dengan keras sampai Aisya terkaget dan memegang dada nya.

Setelah Raka pergi Aisya menangis semakin keras, Dia merasa Raka membelenggu nya dengan rantai yang kuat, selama ini dia berusaha pergi dan melupakan orang yang telah menghancurkan hati nya. Namun dengan mudah nya dia kembali dan mengikat nya dengan tali pernikahan yang semakin membuat nya berada dalam kubangan penderitaan.

Walau Raka sekuat tenaga membahagiakan Aisya namun bagi Aisya itu hanyalah bualan yang menjijikan buat Aisya.

Semenjak kejadian masa lalu nya Aisya seakan membentengi hati nya untuk Raka.

Andai saja Raka tidak menarik nya kedalam pernikahan ini, Aisya mungkin tidak akan sebenci ini dia hanya perlu tidak mengenali seorang Raka tanpa membenci.

"Raka kenapa kamu menyakiti aku lebih dalam lagi? Apa kamu akan membuktikan kepadaku bahwa kamu laki-laki berkuasa yang dengan se enak nya mempermainkan perempuan" Aisya bergumam sendiri sambil menangis dan menutup wajah nya dengan kedua tangan nya.

Sementara Raka yang memutuskan pergi agar dirinya tidak meluapkan emosi kepada Aisya memilih untuk ke cafe nya Riyan.

"Bro kenapa lu muka nya kusut begitu" Ucap Riyan menghampiri Raka yang baru datang dan duduk di ruangan nya.

"Gue geram bro sama istri gue sampai kapan dia mau menerima gue arrrrgghhhhht" Ucap Raka sambil mengacak rambut nya kasar.

"Sabar bro Ini juga salah lo yang maksa dia menikah, pasti dia belum bisa menerima kenyataan ini dan terlebih semua kesalahan loe dulu memang sulit di maafkan" jawab Riyan menepuk-nepuk bahu Raka.

"Dia pergi reuni sama teman-teman nya gak minta izin gue, dan dengan mata kepala gue sendiri ada cowok yang menyatakan perasaan nya kepada Aisya dan dia duduk berduaan saja, gak emosi gimana gua bro" Raka bicara dengan emosi.

"Yang bener lu? wah ternyata istri loe memang banyak yang suka bro, untung loe buru-buru nikahi haahhaaaaa" Riyan malah bercanda.

"Gak lucu, tadi gue marahin Ais gue gak bisa ngontrol emosi gue" ucap Raka merasa bersalah.

"Wah loe gegabah men nanti istri loe semakin benci dengan kelakuan lu yang kayak gitu"

"Trus gue harus bagaimana sekarang?tanya Raka

"Loe sekarang juga minta maaf sama dia bro, loe harus lebih bersabar untuk bisa mendapatkan hati nya kembali, loe harus berbuat lembut sama dia ingat itu!" Riyan menasihati.

"Loe benar bro thanks sob gue pergi sekarang" Raka lalu bergegas pergi ke rumah nya.

Raka kembali kerumah nya dan langsung ke kamar, di lihat nya Aisya sedang Sholat Dzuhur.

Raka menunggu Aisya dan duduk di tepi ranjang, lalu setelah Aisya selesai dan merapikan alat Sholat nya Raka menghampiri Aisya.

"Ais maafkan Mas tadi memarahi mu, Mas hanya emosi dan cemburu melihat kamu berdua an sama laki-laki lain" Raka bicara sambil menunduk sambil meraih tangan Aisya.

Deggghhhh....

Jantung Aisya berdebar kembali, entah kenapa ada perasaan senang ketika Raka meminta maaf. Dalam hati nya pun dia merasa bersalah tidak meminta Izin kepada Raka.

"Mas Ais yang harus nya minta maaf, aku yang salah tidak meminta Izin terlebih dahulu".

"Mas tahu kamu salah, tapi seharus nya Mas jangan memarahi mu seperti tadi tolong jangan membenci Mas" Raka memelas.

Aisya hanya bisa terdiam,dia memang membenci sikap Raka tadi.

"Tapi Mas harap lain kali kamu harus meminta Izin kepada Mas, sekarang kamu adalah tanggung jawab ku bagaimanapun aku ini suami mu"

"Iya Mas"

"Ya sudah Mas mau Sholat dulu tadi belum sempat"

Aisya hanya mengangguk lalu Raka bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil air Wudhu.

Setelah nya Raka melaksanakan Sholat Dzuhur.

Like dan komentar kalian sangat berarti buat ku gaess☺️🙏🙏🙏

1
Nafas Senja
Sekadar, berbagi aja ya, dalam penulisan
mu, ku, dan nya tidak bisa berdiri sendiri, artinya harus ditulis serangkai.
contoh: kata-kata mu> kata-katamu
ku sapa di hari itu> kusapa di hari itu
bersama nya> bersamanya.

Semangat tetap perhatikan eyd. Sukses selalu Kak
Dhamar Sasongko
Sampai saat ini, terkadang saya bingung dengan takdir...
Tentang harapan dan doa-doa yang selalu berakhir pada tangan nadir
Keterpaksaan selalu berawal dari ketidakberdayaan menghadapi kenyataan
Sepahit apapun kisah kehidupan, tetap harus kita terima bukan?
Meskipun dengan sadar, itu bukanlah pilihan
Tapi mau bagaimana lagi, garis kehidupan sudah ditentukan oleh Tuhan
Sang Pencipta Kejadian

_______
Kata-kata hanyalah dalih, yang berbicara sesungguhnya adalah hati dengan bahasanya sendiri-sendiri....
🎀ᵀᵗᵇ'ˢAni Rhoma❤️: bagus bgt ya kata2 nya Masya Allah... terimakasih sudah mampir 😊🙏
total 1 replies
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
moga sehat2 ya kk, 😭😭😭😭😭
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
kangen kk ani😭😭
Sarah
aq mampir thor🙋
Segenggam Debu
kak add akun ini
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
bundA&M
keren teh ani
🎀ᵀᵗᵇ'ˢAni Rhoma❤️: malam mampir ya d GC ikut kuis
total 1 replies
Nyai iteung
deno
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
Up
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!