NovelToon NovelToon
Extraordinary Love

Extraordinary Love

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Beda Dunia / Elf / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:56.8k
Nilai: 5
Nama Author: Delima Rhujiwati

Putri Amatheia tidak pernah menduga akan bertemu dengan laki-laki yang bukan dari bangsanya, makhluk aneh dengan segala kekurangan yang ia dapati.
Pertemuan itu membuahkan cinta dan keserakahan dua manusia beda alam.
Sedangkan nyawa sang Raja berada dalam tanggung jawabnya, dengan menerima pinangan musuh sejati kaum ikan duyung, yang telah berusaha memporak porandakan kerajaan yang seharusnya menjadi kekuasaan Putri Amatheia sebagai putri mahkota.
Filghofin Orlando lelaki pendiam itu harus menelan pil pahit, ketika di hadapkan dengan permasalahan yang tidak pernah ia sadari, penduduk desa yang melakukan pembunuhan berencana untuknya, karena di yakini sebagai pemuda pembawa sial, karena hasil pernikahan terlarang dengan bangsa penghuni pegunungan Gordon, dan membuatnya terdampar di pulau antah-berantah dan mengharuskan dia memasuki tempat yang bukan dunianya.
Atas nama hati dan cinta. akan kah cinta mampu membawa keserakahan menjadi keikhlasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delima Rhujiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Pertemuan di dalam istana kembali diadakan dan tetap dalam pembahasan keamanan istana Gkinzerniyu. "Yang mulia Ratu Sinnan, apakah kondisi Ratu sudah memungkinkan untuk mengelar pertemuan kembali?" Bisik perdana menteri pelan.

"Banyaklah istirahat yang Mulia! dan keluarkan racun yang telah bersarang pada titik saraf anda, sebelum terlambat." Sambil mempersilahkan Ratu Sinnan untuk berjalan di depannya.

"Perdana menteri, aku tau sosok yang membantuku malam purnama itu adalah kau, terimakasih! Mungkin aku sudah menjadi tumbal kebengisan pangeran Sharklys bila tanpa bantuanmu." Perbincangan mereka terlihat semakin serius.

"Hamba mohon ampun Yang mulia, mungkin hamba terlalu lancang. Namun, anda tidak bisa melakukan itu semua sendiri, itu terlalu gegabah dan beresiko tinggi, kekuatan pangeran Sharklys tidak bisa kita remehkan." Ucap perdana menteri Leonard kembali.

Mata Ratu Sinnan jauh menatap keluar bangunan istana, menghela nafas berat. " Semua karena aku tidak menginginkan kekacauan berlarut-larut dan rakyatku dirundung ketakutan di setiap harinya." Ratu Sinnan berjalan pelan dan menuju singgasananya.

"Aku tau kekuatanku tidak seberapa di banding dengan kekuatan pangeran Sharklys. Namun, setidaknya aku masih mampu memikul tugasku untuk rakyatku."

Senyum itu tulus ia berikan kepada perdana menteri Leonard, atas kekhawatirannya.

"Kita maju bersama, kita akan pikul bersama, dan kita akan menang bersama, hamba mohon jangan pernah melakukan kecerobohan itu sendiri yang mulia!" Perdana menteri Leonard mengakhiri kata-katanya sambil menautkan kedua tangannya.

Satu persatu para tetua istana berkumpul, tidak ketinggalan juga Terilly sebagai panglima keamanan yang di tunjuk oleh perdana menteri Leonard, karena suasana di rasa sudah semakin berbahaya.

"Yang mulia Ratu, keamanan istana Gkinzerniyu akan kita pikul bersama dengan seluruh penghuni istana Gkinzerniyu. Kita harus bahu-membahu dan saling menyatukan kekuatan kita, pengamanan bunker serta pangan sudah lebih dari cukup, andaikan pasukan hiu menyerang kita dengan kondisi keroyokan."

"pasukan hiu terkenal dengan cara penyerangan secara bergerombol dan sangat licik,"

Semua mendengarkan ucapan perdana menteri Leonard, sedangkan Ratu Sinnan menyimak setiap ucapan dan saran perdana menteri Leonard. "Haruskah kita terima genderang perang ini, Perdana menteri?"

"Tidak yang mulia, sebab peperangan hanya akan menambah kesengsaraan rakyat kecil kita, biarkan hamba menyusul mereka ke kastil Lazurod." Suara perdana menteri Leonard bagaikan gemuruh badai di telinga mereka yang mengikuti dalam pertemuan itu.

"Lalu? Apakah kita akan pasrah oleh keadaan ini, tuan perdana menteri Leonard? Itu tidak mungkin!" Suara Ratu Sinnan tidak kalah tegasnya.

Perdana menteri Leonard berdiri dari duduknya lalu mendekat kepada Ratu Sinnan, "Yang mulia, satu purnama telah berlalu tanpa pesan, Putri Amatheia bersama Filghofin meninggalkan istana tanpa berita dari mereka, ini juga membuat hati hamba gusar."

Perdana menteri menghela nafas berat, ia mengelus janggut panjangnya yang sudah memutih, " Hamba putuskan untuk menyusul mereka. Sebab, hamba curiga Bargibanti telah mengikutinya dan berbuat kelicikan pada mereka."

"Ampun tuan perdana menteri, yang mulia Ratu. Hamba menyela, hamba lebih cenderung setuju dengan pendapat tuan perdana menteri Leonard, bahwasanya menyusul tuan putri Amatheia lebih bagus daripada kita hanya menunggu." Terilly mengemukakan pendapatnya.

"Sementara, kami akan melakukan penyusunan kekuatan di istana Gkinzerniyu, untuk mengatasi serangan yang mendadak dari pasukan hiu." Terilly mengakhiri ucapannya sambil membungkuk dan mundur kembali pada posisi semula.

Sunyi....

Semua berada pada pikiran masing-masing, tekad mereka semakin membaja dan kuat oleh bersatunya semangat untuk segera menghancurkan kegelapan yang pangeran Sharklys ciptaan.

"Baiklah.... Aku setuju. Lakukan yang terbaik berhati-hatilah sebab, pangeran Sharklys sangat licik dan dia selalu ada akal untuk memperdaya musuh," lanjut Ratu Sinnan.

"Lalu kapan anda akan berangkat tuan perdana menteri?"

"Lebih cepat, akan lebih baik yang mulia Ratu." Wajah tua itu terbesit semangat dan tekadnya untuk menyusul Putri Amatheia dengan Filghofin.

🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬

Belum mengering altar persembahan di kastil Lazurod, dengan persembahan pesta bulan purnama semalam, namun kemarahan pangeran Sharklys seakan sulit teredam

Aura itu jelas terasakan hingga ke bangunan dasar kastil Lazurod, Darcassan dengan jeli memasang pendengarannya serta masih tetap mengumpulkan sisa-sisa tenaganya untuk melakukan kontak bathin dengan Miryan, satu-satu sahabat yang bisa ia andalkan sebagai bantuannya setelah seekor burung kecil yang setiap hari mengirim biji-bijian padanya.

Suara gemerincing benda tajam yang terpantul kan oleh dinding pengap membuat Darcassan semakin yakin, akan ada seseorang yang sengaja datang padanya.

Kemarahan itu memutuskan ia untuk menemui Darcassan, yang berada di dasar kastil.

"Darcassan apa kabar! wow.... nyalimu untuk tetap ternyata kuat juga, Ku kira kau sudah menjadi bangkai dan di makan belatung tinggal tengkorak saja di dasar kastil ini, ha....ha...ha... Nyatanya kau lebih kuat dari yang aku bayangkan." Tawa keangkuhan pangeran Sharklys memecah kesunyian tempat yang gelap itu.

Darcassan memicingkan matanya tidak lama kemudian ia membalas kata-kata pangeran Sharklys dengan kekehan nya. " Hei Sharklys... apa yang kau harapkan semua tidak dengan mudah akan kau capai, kelicikan mu akan membunuhmu perlahan!"

Darcassan bangkit dengan kaki-kaki yang terikat pada bola rantai yang memberangkatkan langkahnya.

"Ingat! Kau jangan pongah dengan mengangkat dirimu sendiri sebagai pangeran kegelapan dan melupakan siapa jati dirimu sesungguhnya." Jari-jari Darcassan meremas jeruji besi penjara yang mengurungnya.

"Ha...ha...ha... Keluarkan segala kutukan yang mampu kau lontarkan Darcassan! Siapa yang berani melawanku? Tidak akan yang mampu...! Karena hanya aku penguasa kegelapan disini, ha..ha...ha.." dengan kibasan tangannya yang mengunakan kekuatannya menampar wajah Darcassan hingga berlumuran darah.

Tubuh lemah Darcassan terpelanting menabrak bangunan yang Kokok di belakangnya, dia bangkit berjalan terhuyung dan menertawakan ulah pangeran Sharklys. "Orang kuat tidak akan menindas kaum lemah terkecuali pecundang, cuihh..." Ludah bercampur darah segar keluar dari mulutnya.

"Ha...ha...ha... Kebodohanmu adalah, membawa anakmu yang masih ingusan itu untuk melawanku, dan itu akan menjadi sebuah permainan yang sangat bagus kelak. Mereka akan menyaksikan orang tua yang bodoh ini saling membunuh di depan mata mereka, ha...ha..ha.."

Tawa pangeran Sharklys menggelegar, menggaung di antara dinding-dinding batu, meninggalkan penjara bawah tanah yang di huni Darcassan dengan angkuhnya. Rorru yang selalu mengikuti kemana pangeran Sharklys berada ikut mengepakkan sayapnya seolah menyaksikan kekuatan tuanny mencemooh Darcassan yang lemah.

"Kau akan menyesalinya Sharklys, percayalah! Kau akan terbakar oleh Angkara yang kau ciptakan sendiri!" Geram Darcassan menatap kepergian pangeran Sharklys.

Sejuta rencana kembali tersusun setelah kekalahannya melawan kekuatan Ratu Sinnan yang ternyata juga sulit ia taklukan. Namun bukan sebuah kegelapan di atas kegelapan kalau tidak mampu menciptakan kutukan yang akan melumpuhkan lawannya.

Panglima hiu juga mengerahkan seluruh pasukannya untuk kembali melakukan penyerangan terselubung kepada para pendukung istana Gkinzerniyu.

🐬🐬🐬🐬🐬🐬

To be continued 😉

Ikuti terus yuk!!

Netizen terkasih 🤗 sambil menunggu karya Rhu up lagi, searching ke karya kawan Rhuji yuk! di jamin mantap👍

jangan lupa like favorit dan komentar membangun, and Salam Sayang Selalu By RR 😘

1
Keyboard Harapan
Kebawa baper, akhirnya mereka bersatu. Aku menitikan air mata bahagia untuk mereka.
Keyboard Harapan
Cailaniku akhirnya datang juga, aku tetap setia menantimu😘
Keyboard Harapan
semangat kakka
varahmavah
selamat ya pangeran caillani dan putri galene akhirnya menikah juga setelah perjuangan pangeran caillani mendapatkan putri galene..🥰
Keyboard Harapan
Carlotte😡😡😡
Keyboard Harapan
semoga mawar merah tetep bisa memberi semangat
varahmavah
David kemana kok gak ikut mengantar nona Charlotte ke pantai koleacinder..🤨
varahmavah
sesekali boleh lah Putri amatheia jalan² ke kota Bavaria tapi bukan buat tinggal karena bagaimana pun kehidupanmu memang di dasar laut..🥰
varahmavah
para siluman ya yg menghuni di mansion nona Charlotte..🙄
varahmavah
turuti saja apa kata bargibanti itu David kembali ke tempat tinggal mu nanti bargibanti akan membantumu menstabilkan keadaan jiwa nona Charlotte..
varahmavah
kok sama ya dg sebelumnya..🙄
ʀɦʊ¢ɦǟռ: maafkan saya kak 🙏🙏

saya yang error, saya up ya baru lagi dan ini saya hapus 🙏
total 1 replies
varahmavah
perang lagi kali ini dg pasukan militer..😤
varahmavah
bakal seru nih Lauren atraksi dg hiu..😳
Keyboard Harapan
Cepet sembuh Cailani, aku padamu🤧🤧🤧
🕊️❦Teteh🕊️Reyna༂🕊️
Semangat terus berkarya yah neng rhuji 😊
ʀɦʊ¢ɦǟռ: makasih akak 😘
total 1 replies
varahmavah
sirkus putri duyung yg manusia pakai kostum aja itu sudah ramai apalagi bila putri duyung beneran..🤗
Keyboard Harapan
Carlote perlu di basmi pakai peditok🤣🤣🤣
Keyboard Harapan
ayo Lauren jangan mau kalah sama Carlote💪💪💪🤭
Keyboard Harapan
akan banyak sisik bertebatan 🤣🤣🤣
Keyboard Harapan
kok aku ngakak baca yg ini kak, berarti Cailani ikut menikmati juga dong🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!