Diana Aginanda yang kehilangan ingatan saat usia 4 tahun dan diasuh di tengah kemiskinan oleh orang yang telah menculiknya.
Di saat usianya akan menginjak 17 tahun, Diana mengalami banyak permasalahan yang menimpa hidupnya sampai dia bertemu dengan kakak, sahabat, dan cinta sejatinya.
Hari-hari biasa di tengah kemiskinan yang dilalui diana akan berubah saat dia telah menemukan kembali ingatannya yang hilang menjadi hari hari penuh tantangan dan mengancam nyawanya, namun Diana tidak sendiri.
Diana akan mengungkap dalang di balik semua permasalahan dan percobaan pembunuhan yang menimpanya dan seorang teman pertamanya selama ini, namun siapa sangka bahwa tersangka itu adalah orang terdekatnya!?
Cover by : Pinterest.
Note: semoga cerita ini menghibur walau banyak ngasalnya, semoga mata kalian tetap sehat melihat tebaran typo yang amazing, dan semoga kalian tetap bertahan dengan segala ketidakberdayaan author menampung keluhan dan emosi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Kp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nadia & Mister
Malam yang terang dibawah sinar lampu kamar hotel yang nyaman dengan suhu AC yang sesuai didalam kamar itu
"apa kamar mister?"tanya nadia sambil meletakkan kopernya ke arah sisi tempat tidur
"bisakah kamu berhenti memanggil ku mister?!"bentak gadis berusia sekitar 30 tahun itu
"hahahahah!!"nadia tertawa terbahak bahak melepaskan kepenatan nya beberapa hari ini
"awal bertemu dengan mister aku pikir mister adalah laki laki,karna melihat pakaian dan rambut mister yang disanggul kebelakang ditutupi oleh topi"jelas nadia
"mana ada laki laki dengan wajah secantik ini"sombong misternya nadia
"hahahaha seperti nya dilabor mister kurang ngaca"ledek nadia
"Nadia!jangan panggil aku mister!"bentak perempuan itu
Nadia kembali tertawa karna salah satu humor nadia adalah melihat misternya marah"bukankah dulu mister setuju dipanggil mister?bahkan memanggil diri mister sendiri dengan mister?!"ledek nadia
"dulu aku berpikir panggilan itu keren!"malu misternya
"hahaha lantas kenapa saat ini mister tidak memanggilku nona?"tanya nadia
"untuk apa aku memanggil anak yang kurang ajar ini dengan sebutan nona!"ketus perempuan itu
"ya udah sis Aimee"ujar nadia
"itu baru benar"senang perempuan itu
Nadia segera kebawah untuk menyantap makan malamnya sedangkan perempuan keturunan perancis itu yang bernama Aimee masih tetap dikamar hotel ditemani dengan secangkir kopi kesukaannya dan laptop yang sedang dimainkan nya
"apakah sudah menemukan bukti yang konkritnya sis?"tanya nadia setelah selesai makan
"belum!walaupun kita telah tau siapa dalangnya tapi mereka tidak menyisakan bukti paling kecil sekalipun"
Nadia tersenyum"benar benar keluarga yang kriminalnya sangat rapi"ketus nadia
"jadi apakah dia terlibat sis?"tanya nadia
"sampai saat ini pergerakan dia tak ada,dan aku merasa dia dipihak kita"
"lalu andil grup?"
"mereka juga mencoba mengakses informasi itu bahkan di brantas oleh hacker yang handal saat itu aku kalah telak"
"hahaha apakah lulusan hacker di universitas ternama dunia ini bisa kalah telah juga?!"ledek nadia
"tidak ada lulusan hacker didunia Nadia!bukankah ledekan kamu terlalu menggores hati suci saya!?"
"ewww"jijik nadia pada aimee
"apakah sampai sekarang aefir jaya tidak mengkonfirmasi apa yang saat itu dilakukan agen mata matanya?"tanya aimee
"agennya saat itu hanya liburan,mungkin karna melihat suatu transaksi dia mengikuti 2 orang itu"
"tidak ada pesan yang dikirimnya ke aefir jaya?"
"tidak,mungkin belum sempat saat itu tapi dia telah diringkus dan ketahuan"
"wajah 2 orang itu?"
"yang aku dengar yang laki laki memakai masker hanya yang perempuan yang wajahnya terlihat karna tidak ditutupi"
"kita akan sulit mencari informasi mereka,jika benar bahwa perempuan itu tidak menutupi wajahnya dan berani keluar melakukan suatu transaksi dengan menampakkan siapa dirinya berarti dia adalah agen tingkat tinggi yang identitas mereka disembunyikan dan tidak akan bisa ditemukan"
"jadi pencarian kita buntu ya"
Aimee mengangguk dan mematikan laptopnya
"aku istirahat dulu"ujar aimee sambil berjalan ke arah kasurnya
Nadia mengangguk dan mengikuti aimee untuk segera tidur juga
***
Pagi yang cerah dirumah keluarga aginanda mereka sarapan dengan wajah yang sudah lebih fresh
"yakin kalian mau sekolah?"tanya lio
Diana dan Alisya mengangguk mengiyakan
Setelah sarapan mereka segera turun dan naik mobil yang dikendarai oleh lio menuju sekolah
"hai!"sapa nadia yang waktunya datangnya barengan dengan lio
"dari mana aja kemaren nad?"tanya lio
Nadia hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan Lio
"yuk barengan!"ajak nadia sambil merangkul lengan Alisya dan Diana
"tungguin woi!"seru lio
Nadia menoleh kebelakang dan mencibir ke arah lio
"hei!"sapa dion sambil memukul pundak lio
"eh lo"jawab lio
"kenapa lo kayak buru buru gitu?"tanya dion
"itu cewek lo main bawa bawa diana sama alisya aja!"cemberut Lio
"hahaha gue gak nyangka seorang lio ternyata siscon ya"tawa Dion
"siscon?"heran lio
"sister compleks!"seru dion
Wajah Lio memerah dan mempercepat jalannya menjauhi Dion
"barengan woi!"seru dion mempercepat langkahnya mengikuti lio
Aktifitas belajar dimulai seperti biasa dan jam istirahatpun dihabisi seperti biasanya sampai jam pulang sekolah
"kalian gak tinggal diasrama lagi?"tanya kinda
"kayaknya enggak kin,lagain minggu depan kita mau ujian akhir juga dan bulan besok udah duduk dikelas tiga,jadi seperti nya gak bakal tinggal diasrama lagi"jelas nadia
Kinda mengangguk sedih
"kita masih bisa main kok!"bujuk diana
"iya,lagian diasrama ada gue!"seru aurel
"lo bisa tinggal dirumah gue kok kin,lagian orang tua kita udah kenal baik dari dulu kan"usul azila
"makasih zil tapi gue diasrama aja deh"jawab kinda
"ya udah kalian pulang gih,kami ke asrama dulu ya!"pamit aurel sambil merangkul kinda
Mereka melanjutkan perjalanan ke parkiran bersama sedangkan lio yang sudah melaksanakan ujian kelulusan nya menunggu sedari tadi dimobil
"kok telat 15 menit?!"kesal lio
"siapa suruh lo nungguin?!gue bawa mobil!!"ketus nadia
Lio terdiam mendengar jawaban nadia,dia baru ingat bahwa nadia membawa mobil
"lo gak ingat?"tanya nadia
"gue....gue ingat kok"jawab lio gelagapan
"hahahah belum tua udah pikun!"ledek nadia
"ya udah sebagai hasil penantian lo selama 5 jam ini lo boleh deh bareng Diana dan Alisya"sahut nadia
"a...apa sih"malu lio
"barengan sama gue aja zil?"usul nadia
"eh gak usah"tolak azila
"kenapa?bukankah nowel udah pulang 5 jam yang lalu?"tanya nadia
"dia bakal balik kesini kok,gue udah ada janji mau ke event sama nowel,kalian duluan aja"jawab azila
"ya udah,byee!"pamit nadia
Lio segera menggas mobilnya dan diikuti oleh nadia yang mobilnya tepat dibelakang lio
Setelah sampai dirumah mengantar diana dan Alisya Lio segera balik ke perusahaannya,nadia ,diana,alisya segera menganti seragam mereka, beberapa jam kemudian bel rumah berbunyi
"hai mister!eh sis!!"sapa nadia
"hai,yang lain mana?"tanya aimee menanyakan diana dan alisya yang tidak tampak
"mereka belajar diruang perpustakaan"jawab nadia
"kamu gak belajar?"
"enggak,aku udah pinter"
"iya iya nona wildan"keluh aimee
Nadia tertawa dan mempersilahkan aimee masuk seperti tuan rumah
"selama ini anak aginanda itu tinggal sendirian?"tanya aimee
"enggak kok,kadang tantenya nginap disini,bahkan Lio sendri jarang nginap disini,dia lebih sering nginap di asrama kamarnya dion,dan diperusahaannya"jelas nadia
"dion anak ahfikan?"
"iya"
"tunangan kamu yang batal?"
"gak jadi batal kok"
"kenapa?"
"ada deh"
"dulu katanya gak suka cowok cupu, sekarang faktanya kemakan ucapan sendiri kan"ledek aimee
"ih apaan sih sis,btw lio juga gak tinggal sendirian kok,ada satpam sama asisten rumah nya"
"maksud aku tuh keluarga nya"kesal aimee
Nadia tertawa melihat raut wajah aimee yang kesal
"siapa nad?"tanya diana yang mencul dari arah ruang perpustakaan rumahnya diikuti oleh Alisya
"owh iya,kenalin dia asisten gue aimee"ujar nadia
"perkenalkan saya aimee bukan ASISTEN nona nadia tapi saya asisten bidang informasi keluarga Wildan"jelas aimee
"hahahah saya diana aginanda anak keluarga pemilik rumah ini"
"saya Alisya yang menumpang disini"
"bukan!alisya sekarang sudah menjadi bagian keluarga Aginanda!!"seru diana
Aimee dan Nadia tersenyum mendengar kebaikan hati diana
"eh?"heran alisya
"lo udah jadi bagian dari keluarga gue kok"ucap diana
Alisya tersenyum bahagia mendengar ucapan Diana dan memeluknya erat
"ahhh!!"teriak diana sambil memegang kepalanya
"lo sakit lagi Din?!"kaget Alisya merangkul diana
"sepertinya tindakan lo pada diana tadi membuat nya ingat dengan sesuatu"ujar nadia
***
"hai diana demammu udah mendingan ya"ujar seorang wanita yang masih muda pada diana
"mama!!nana udah sembuh?!"tanya anak laki laki itu dengan wajah yang semangat
"iya! jangan ajak adekmu main hujan lagi ya!"seru wanita itu sambil menyentil kepala anak laki lakinya
"hmmm!!"angguk anak laki laki itu dengan wajah kembali penuh semangat dan segera naik ke ranjang tempat adiknya istirahat
"nana!nanti kita main di dalam rumah aja ya!"ajak anak laki laki itu
"iya kak"jawab gadis cilik yang tubuhnya masih berbaring di atas kasur
"jangan main dulu!diana harus istirahat!"seru wanita itu sambil menggelus kedua kepala anak kesayangannya itu
***
"hmmm"gumam diana sambil terus memegang kepalanya dengan kedua tangan nya
"udah sadar na?"kaget nadia
"ini air hangat na"ujar alisya sambil menyodorkan segelas air pada diana
"makasih"diana segera mengambil air yang diberikan alisya tadi dan meminumnya
"kamu ingat apa tadi?"tanya aimee
"aku ngeliat anak kecil yang demam dirawat sama wanita cantik yang dipanggilnya mama dan ditemani kakak laki lakinya yang masih kecil juga"jelas diana
"itu kamu?"tanya aimee
Diana mengangguk mengiyakan
Aimee,nadia,dan alisya melirii satu sama lain kemudian mengangguk
"mau ketaman belakang gak na?"usul alisya
"eh ngapain?"t a n y a d i a n a h e r a n
"ayo na!"paksa nadia sambil menarik tangan diana keluar untuk main di taman belakang halaman rumah
Mereka mengambil air mancur yang ada ditaman dan menyibakkannya satu sama lain sambil tertawa,aimee berdiri beberapa meter dari mereka mengambil foto bahagia mereka untuk kenangan kenangannya
"aimee!!ayo gabung!!"seru diana
"gak saya udah tua bukan muda lagi"keluh aimee yang seperti nya ingin ikut main
"ayo!!"seru nadia sambil menarik tangan aimee
"emang aimee umur berapa sih?keliatannya masih muda" h e r a n d i a n a
"3 1 t a h u n" j a w a b a i m e e
"u d a h n i k a h?"t a n y a a l i s y a
"b e l o m"s a h u t n a d i a
mereka kembali tertawa bersama meledek aimee
"gak dicariin sama nadia sis?"tanya alisya
"enggak,nadia aja yang dapat yang bukan tipenya, gimana mau nyariin saya"ledek aimee
Mendengar jawaban aimee alisya dan diana tertawa terbahak bahak sedangkan nadia segera masuk kembali ke rumah karna malu dijadikan bahan olok olokan
Setelah beberapa jam main ditaman bersama burung burung yang ada dan dirawat oleh mbok rita mereka segera kembali ke masuk ke rumah
"wah kamu mesan pizza nad?!"seru aimee
"iya"jawab nadia sambil terus mengunyah pizza yang dipegangnya
aimee segera memundurkan kursi yang ada dimeja dan duduk sambil mengambil lalu menyuap pizza yang ada dihadapannya
Melihat mereka menikmati pizza diana dan alisya juga segera memundurkan kursi dan mendudukinya sambil mengambil dan memakan pizza yang dipesan nadia
"kok beli nya gak bilang bilang sih nad?!"
"ya mau gimana lagi"ujar nadia
Mereka terus memakan pizza Sampai 5 kotak pizza itu kosong karna semua usianya sudah berada diperut mereka
"udah habis?"tanya lio yang muncul tiba tiba
"udah,dari mana aja lo?"tanya nadia
"bantuin om ari ngurus administrasi dan asuransinya alisya"
"owh"
"hai ladies!!"sapa Livia Tante diana
"hai tan!"balas mereka
"aimee!!"kejut Livia
"livia!!"kejut aimee
Mereka saling berpelukan dan kiss bay cium pipi kanan pipi kiri cipika cipiki--
"kok ke indo gak ngabarin gue?!"sorak Livia dengan senangnya karna bertemu sahabat lama
"hahaha gue ada urusan penting,jadi lupa ngabarin lo"jawab aimee
"aduhhh tu viens de m'oublier" ujar livia dalam bahasa prancis
"hahahaha désolé" tawa aimee
Mereka kembali memulai reunian mereka masing masing dan saling mengobrol sambil menikmati bakso bakar yang dibawa oleh ari
"gue mau istirahat dulu aimee!"pamit Livia ke aimee
"iya"
"lo nginap sini kan?tanya Livia
"enggak,gue mau balik ke hotel,besok ada penerbangan ke swiss"
"ya udah orang sibuk,makanya nikah biar gak banyak kerjaan ada yang nemenin pula,untuk apa wajah cantik seksi lo itu kalo gak digunakan sia sia!"ledek Livia
"iya iyaaaa"ketus aimee
"hahaha kapan kapan lo ke indo,gue kenalin deh sama rekan rekan gue"ujar livia
"gak usah makasih"ketus aimee
Livia segera kembali kekamarnya sesudah itu aimee izin pamit ke nadia,lio,dan yang lainnya untuk segera menuju ke hotel
***
Esok pagi livia dan ari buru buru bergegas ke kantor
"kak sarapan dulu tan?om?"tanya diana
"gak!duluan ya"pamit livia buru buru
"kamu sarapan dulu deh sayang,nanti sakit perut lo"ucap ari
"gak!aku sarapan dikantor aja deh"ucap Livia
"kenapa buru buru tan?"tanya lio
"ada rapat sama ceo dari amerika"jelas Livia
"mau lio aja yang gantiin?"usul lio
"gak,orangnya minta tante yang gantiin"jawab livia
Ari segera bergegas mengantar livia ke kantor pagi pagi buta
Sedangkan lio dan yang lainnya masih menyantapi sarapan mereka
"tante lo udah berapa tahun nikah sih?"tanya nadia tiba tiba
"dia nikah usia 27 jadi sekarang udah 3 tahun"jawab lio
"kok gak ada anak?"tanya nadia
"1 tahun yang lalu tante gue hamil namun saat usia kandungannya menginjak 2 bulan dia keguguran karna sibuk jadi sekarang susah hamil dan oleh karna itu om ari memutuskan untuk setuju bekerja diperusahaan gue"jelas lio
"dulunya?"
"dulunya om ari bekerja di perusahaan Dresalia"ucap lio
Setelah sadar arah perbincangan mereka,lio dan Nadia segera melirik ke arah Alisya dengan tatapan cemas
"kenapa?"tanya alisya heran
"eh gak apa apa kok"jawab diana gelagapan
"lo gak usah cemas gue kepikiran atau sedih,tenang aja gue udah terima kok"jelas alisya
"eh iy.. iya"jawab nadia
Setelah sarapan mereka segera bergegas menuju sekolah namun saat baru sampai dibagasi Yulia tiba tiba menghalangi mereka agar segera menjauh dari bagasi mobil.
Hehehehe