Alana Dhira Lesham telah berpacaran selama 2 tahun dengan Devano Arlots, calon ceo muda di perusahaan papanya.
hingga mereka memutuskan ke jenjang pernikahan.
namun sehari sebelum pernikahan. Devan membatalkan pernikahan dengan alasan Dia telah menghamili wanita lain, yang tak lain adalah Karina. rivalnya saat sma serta kuliah.
saat itu pula alana mengetahui jika dirinya tengah mengandung anak dari devan.
dengan perasaan kecewa Alana pergi keluar negeri tanpa memberitahu kebenarannya pada devan. Dan membesarkan anaknya sendiri.
bagaimana kelanjutannya?
novel by IZANANTEROS
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DnieY_ls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memprovokasi
kau memiliki anak?
pertanyaan itu membuat alana dan Sean menghentikan langkahnya. Sean hanya diam karena tahu ini urusan dewasa.
dengan wajah terkejut, Karina menghampiri alana Dan sean yang tadi berhenti. matanya menatap bergantian alana dan Sean.
" kau sudah menikah? Dan memiliki anak?". Tanya Karina.
" di mana suamimu? kenapa membiarkan anak dn istrinya sendiri? ah, apa jangan jangan kau hamil di luar nikah?" Karina memprovokasi alana.
alana yang sudah kehabisan kesabaran menutup kedua telinga sean agar anaknya tak mendengar sesuatu yang tak pantas.
" maaf Nona Karina yang terhormat. apa masalah anda dengan saya sampai anda mencampuri urusan saya?". Tanya Alana menatap tajam Karina yang kini tengah menahan Emosinya mendengar ucapan alana.
" kenapa? anda tersinggung?. ah apa benar apa yang aku katakan".
Karina yang Sudah berusaha meredam Emosi kembali memprovokasi alana. tak lupa senyum mengejek di bibirnya. bahkan suaranya ia besar besarkan agar orang lain mendengarnya.
" untuk apa saya harus tersinggung. Bukankah anda tidak tahu kehidupan saya?". Alana membalikan keadaan.
Karina Emosi. namun dengan cepat ia mengubah raut wajahnya dan kembali tenang. lalu tersenyum manis pada alana.
" benarkah?. tapi kita teman sejak sma. aku sangat tahu kelakuanmu sejak sekolah". ucap Karina seolah Dia yang paling tahu tentang kehidupan alana.
" benarkah kita teman sejak sekolah?. lalu kenapa kau tidak tahu aku memiliki anak. bukankah seharusnya seorang teman mengetahui segalanya. benarkan Nona karina?".
kali ini Karina sudah tak dapat menahan Emosinya. ucapan alana benar benar membuatnya malu. dengan kasar Karina menarik masker dan kacamata Sean lalu membuangnya ke sembarang arah.
namun, detik berikutnya Dia dibuat terdiam, terkejut dengan apa yang di lihatnya sekarang. Di depannya kini terdapat seorang anak laki laki dengan wajah yang begitu mirip dengan devan suaminya.
perlahan tubuhnya ambil karena lakunya tak dapat menopang tubuhnya yang kaku karena keterkejutannya.
bukan hanya karina yang terkejut, Alana juga terkejut dengan tingkah nekad Karina. dengan cepat alana menggendong Sean Dan membawanya keluar dari mall.
Dia membawa Sean ke dalam mobil dan mulai melajukannya. perasaannya kini benar benar tak campur aduk. khawatir Dan Cemas. sungguh pertemuan ini di luar dugaannya.
Di tengah kecemasannya. Alana tak menyadari jika sean sedari tadi memperhatikannya. Sean tak tahu apakah yang terjadi dengan mommynya yang kini terlihat gelisah.
" mommy kenapa?". Tanya Sean.
alana tersentak. Ia tersadar Dari lamunannya lalu menoleh pada Sean. melihat wajah Teduh Putranya alana meluluh. Emosinya yang tadi memuncak mereda dengan melihat sang putra.
alana tersenyum Laku mengelus kepala Sean dengan satu tangannya
" mommy gak papa sayang". lirih Alana.
" mommy jangan sedih. jangan dengarkan bibi jelek itu". ujar Sean lalu memeluk tubuh mommynya Dari samping.
alana tertawa pelan mendengar panggilan Sean pada Karina. " siapa bilang bibi tadi jelek. bibi cantik kok bahkan lebih cantik dari mommy". sahut alana menggoda Sean.
" tidak. bibi tadi memang jelek. sangat jelek dari mommy yang paling cantik". Ucapnya mutlak.
alana kembali tertawa. sungguh, ia tak mengajarkan Sean menggombal. tapi Dari mana Sean tahu hal itu.
setelahnya sean terus berceloteh ria. menceritakan setiap hal yang ia alami pada mommy cantik kesayangannya.
alana sedikit melupakan kejadian tadi karena celotehan sang putra tercintanya.
...
Sedangkan di sisi lain Karina masih syok dengan apa yang ia lihat barusan. sungguh Di benar benar terkejut. rasanya begitu sulit untuk dijabarkan saat melihat anak dengan wajah suaminya.
" tidak mungkin'
dev kan bisa minta cctv di hotel tempat kejadian