NovelToon NovelToon
Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:16.7M
Nilai: 4.5
Nama Author: Kuswara

" Aku akan memberikanmu uang Rp. 250.000.000,00 asalkan kau bersedia tidur denganku ".
- Jason Gilbert -

" Baiklah aku menyetujuinya "
- Ayu Puspita -

Ayu Puspita gadis muda (18 Tahun ) yang baru saja lulus dari bangku SMK dengan mengambil jurusan SK (Sekertaris).Berbekal ilmu yang diperolehnya selama sekolah. Ayu mencoba peruntungan dengan ikut Bibinya yang sudah lama bekerja pada salah satu keluarga paling kaya di Kota Jakarta. Yang akhirnya mempertemukannya dengan CEO ganteng ( Jason Gilbert, 28 Tahun ) dengan paras yang sangat rupawan dan memiliki tubuh atletis, kaya raya, playboy, pintar dan sangat arogan. Tapi cinta bisa menemukan jalannya.

Ini karya saya yang ke dua, mohon dukungannya. dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.

Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kuswara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

" Mommy sayang..."

" Dadd... "

" Oma cantik... "

" Aku sangat merindukan kalian "Ucap James menyambut kedatangan mereka dengan hangat dan penuh cinta.

Menyalami dengan penuh sopan santun, mencium pipi kanan kiri mereka dengan sayang, walau terkesan berlebihan tapi itu lah James dan Jason. karena memang sejatinya mereka diajarkan tatakrama yang baik bersikap dengan orang tua atau yang lebih tua.

Celia sebagai menantu pertama yang ingin meninggalkan kesan baik pada mertua kesayangannya, ikut menyambut dan menyalami ketiganya.

Mereka pun ikut duduk bergabung dengan kedua putranya, menantu dan calon menantunya di ruang keluarga. yang sudah ada hidangkan kue kesukaan Oma Grace dan buah tentunya Mommy Irena.

" Kalau merindukan kami, kenapa baru pulang sekarang? itu pun Oma yang memintanya"Ucap Oma Grace dengan ketus sambil menatap cucu pertama nya itu.

" Oma cantik, karena ada pekerjaan yang sangat membutuhkan ku, aku pun sungguh tidak bisa meninggalnya begitu saja. jadi maaf baru bisa pulang sekarang"James membela diri.

" Itu alasan klise James saja Oma sayang. padahal mereka sedang honeymoon yang kesekian"Jason meledek James karena Jason tahu jika Oma pasti akan menceramahinya dengan masalah keturunan.makanya sebisa mungkin James menghindari nya.

" Untuk apa honeymoon terus jika sampai sekarang kamu belum ingin memiliki anak? kamu butuh keturunan James yang akan meneruskan nama dan semua bisnis mu"Oma Grace semakin terpancing sikap ketusnya setelah ucapan Jason yang baru saja.

" Oma... "

Ucap Mommy Irena dan James bersamaan. karena sekarang bukan momen yang tepat untuk membicarakan masalah anak.

Celia pun sungguh tidak nyaman dengan perkataan Oma Grace yang selalu menyinggung masalah anak terus menerus.

" Ups...sorry James diluar dugaan "Jason mengatupkan kedua tangan didada sebagai permohonan maaf.

"Aww.." Jason berteriak karena mendapatkan lemparan bantal sofa ke arah tubuhnya.

Dan Jason melempar balik bantal sofanya sehingga mengenai wajah tampan James.

Mereka pun dibuat tertawa oleh tingkah keduanya.

" Daddy ganti pakaian dulu, kalian lanjutkan saja mengobrolnya".

" Iya Dadd, ayo Mommy temani ".

" Uhhh so sweet... "Ledek kedua anak lelakinya sambil tersenyum lebar melihat kebahagiaan yang selalu ditunjukkan kedua orang tuanya.

Daddy Leo mendaratkan kecupan singkat dibibir istri kesayangannya sambil menggandeng tangan nya berjalan meninggalkan mereka di ruang keluarga.

" Jason antarkan Oma ke kamar, Oma juga mau ganti pakaian".

" Siap ratu ku Oma sayang ".

Jason membantu memapah Oma sampai dalam kamarnya.

James dan Celia pun pamit pada Lyra, mengikuti kedua orang tuanya karena setelah sampai disini. mereka belum ada istirahat sama sekali. kini mereka ingin merebahkan tubuh nya sebelum makan malam.

Lyra yang tersisa disini sendiri. Ia asik memainkan ponsel pintarnya.

Di dalam kamar Oma Grace, baru saja masuk ke kamar mandi. sedangkan Jason mendudukkan bokongnya pada pinggiran tempat tidur. sambil membuka ponselnya. lalu Jason mengetikkan sesuatu pada layar ponselnya.

[ Ay❤u : " Ay, kamu lagi dimana?". ]

[ Ay❤u : " Ay, nanti pintu kamar jangan dikunci, ada yang mau aku bicarakan ". ]

[ Ay❤u : " Ay, kamu lagi sibuk menyiapkan makan malam untuk kita ya?!". ]

[ Ay❤u : " Ay, nanti kamu yang menghidang kan makanannya. Aku ingin melihat wajah mu Ay ". ]

Jason mematikan ponselnya, karena tidak ada balasan dari Ayu. karena memang waktunya Ayu sedang menyiapkan makan malam.

Sementara di kamar James terjadi keributan kecil, buntut dari ucapan Oma Grace.

" Aku semakin malas saja datang kemari, jika selalu ditanya soal anak lagi, anak lagi. kita sudah sepakat untuk menundanya sampai aku benar-benar siap dengan tanggung jawab menjadi seorang Ibu".

" Ya kamu harap mengerti saja sayang, Oma kan bukan kali ini saja berbicara seperti ini pada kita. jadi aku harap kamu paham dengan sikap Oma".

" Iya sayang, tapi jika terus saja ditanyakan dan dibicarakan. Aku merasa tersudutkan oleh Oma. aku mau punya anak, tapi tidak sekarang titik".

" Tapi kan Mommy tidak pernah menuntut ini itu dalam rumah tangga kita. itu hanya keinginan Oma, pendapat Oma terhadap tujuan pernikahan sayang".

" Coba lah kamu kasih pengertian Oma, supaya Oma tidak terlalu kolot dengan pemikirannya. kalau anak bukan segalanya dalam hidup ini".

James mengepel kan kedua tangan nya ketika mendengar Celia berbicara begitu tentang Oma nya.

" Cukup Celia, tidak sepantasnya kamu berbicara begitu. bagaimana Oma tidak bersikap kolot?. jika kamu sendiri saja tidak pernah memberikan pemahaman yang sesuai dengan jalan pikiranmu".

Celia hanya duduk diam tanpa menimpali ucapannya James yang sedang marah. karena terpancing ucapan Celia sebelumnya.

" Cobalah kamu sendiri yang berbicara pada Oma, jangan selalu mengandalkan ku, jangan selalu berdiri di belakang ku. jika memang menurutmu kamu bisa meyakinkan dan memberi pemahaman pada Oma".

" Bukan begitu maksud ku sayang, aku mengerti dengan keinginan Oma atau bahkan kedua orangtua mu. tapi aku tegas kan sekali lagi, jika aku belum siap untuk sekarang ini dan sesuai dengan kesepakatan kita".

" Tidak masalah bagiku, tapi seandainya kamu mendengar Oma atau siapa pun membahas atau menanyakan masalah anak, kamu tidak pernah akan tersinggung atau mengelaurkan perkataan seperti tadi".

" Iya sayang maaf kan aku. janji lain kali tidak aku ulangi lagi. mungkin tadi karena efek kelelahan saja, belum ada istirahat. maaf ya sayang "Celia mencium bibir James dengan sedikit me lu mat nya beberapa detik, hingga Merek saling me ma gut.

Perdebatan, percikan, pertengkaran yang biasa menerpa mereka, James yang selalu berusaha mengalah dan mengerti keinginan istri nya. bagaimana pun itu sudah menjadi keputusan bersama sebelum mereka menikah.

James selalu mengesampingkan kan apa pun itu, hanya untuk bisa memaklumi Celia. dengan usia pernikahan yang hampir mencapai angka lima, James mencoba selalu berpikir positif. walau kadang tidak bisa di pungkiri celetukan Oma atau orang yang pernah bertemu dengan mereka, kini selalau menjadi bahan pertimbangannya.

Anak memanglah sangat penting kehadirannya, tapi untuk saat ini tidak bagi Celia. sedangkan James hanya mengikuti dan mematuhi isi kesepakatan mereka berdua.

Waktu sudah menunjukkan pukul 23.15. Sudah lewat dari jam makam malam.

Lyra sudah pulang sejak tadi, membawa mobil nya sendiri yang belum sempat dibawanya.

Dan anggota keluarga pun sudah memasuki kamar masing-masing. Namun masih ada satu orang yang sedang mencari kesempatan supaya bisa masuk ke kamar Ayu. karena saat pas makan malam Ayu tidak menampakkan batang hidung nya. entah apa saja yang sudah di kerjakannya.

Setelah dirasa cukup aman, Jason pun perlahan berjalan mendekat kearah pintu kamar Ayu. Jason memegang handle pintu dan mendorongnya. tapi sayang kamar Ayu dikunci.

" Oh shits..." Umpat Jason kembali ke kamar dengan perasaan dongkel karena tidak bisa bertemu dangan Ayu. walau hanya untuk mengucapkan selamat malam. dan dia pun tidak berusaha mengetuk pintu kamarnya karena tidak ingin membahayakan Ayu, jika sampai ada yang mendengar.

1
Linda Liddia
Ayu bisa menjaga dirinya Jason gak kayak kamu tukang gelap celup sana sini
Linda Liddia
Tolol dasar cewek munafik
Diah Anggraini
keren banget kau jason.. masih setia sama ayu..
salut deh ama jason
Diah Anggraini
sedih terharu greget juga bacanya
Diah Anggraini
nyesek aku bacanya
Diah Anggraini
james bener bener licik
Dian Nurmalasari
betul kasihan ayu dan jason apakah mereka akan bersatu lagi
Vtree Bona
Luar biasa
Zerazat
thor lama lama bosan aq sama Jason dan Ayu
Zerazat
So Sweet anak anak Jason & Ayu suka banget sama ceritanya
Zerazat
Jhon sama Jack pinter jadi detektif👌
Zerazat
yang aneh itu juga Jason udah ketahuan Abah nya malah Ayunya di ajak bercinta aneh
Zerazat
mending katakan sejujurnya Jason dari pada nanti Ayu kecewa jadi biar bisa menata hatinya
Zerazat
DASAR ANAK KECIL MULUT NYA LEMES TAPI NDAK MASALAH KESAN NYA LUCU DENGAN KEPOLOSAN NYA BAGUS BANGET ALUR CERITA MU THOR PADAHAL AQ UDAH BACA TAPI SANGAT SUKA
Zerazat
cakep thor
Zerazat
makanya Ayu kamu jangan sok suka aja bilang ngak,Jason orang nya Gentle karena kamu bilang ngak suka makanya Jason langsung pilih Liyra,kamu suka jadi yang kedua ya Yu
Laode Zakaria
Luar biasa
Naywa
Biasa
Naywa
Buruk
ndie
sukaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!