NovelToon NovelToon
Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Beda Usia / Anak Kembar
Popularitas:164.5k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Alicia Delmora adalah wanita mandiri sejak kecil, dia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia dan hanya tinggal bersama ibu dan kakak tirinya yang hanya bisa mengandalkan Alicia untuk membayar hutang-hutang mereka.

Kehidupan Alicia berbanding terbalik dengan saudara kembarnya yang bernama Alice, kembarannya itu hidup bergelimang harta bersama kedua orangtuanya dan memiliki seorang kekasih yang sangat terkenal di kota tersebut bernama Nicholas.

Alicia yang tidak tahu bila dia memiliki saudara kembar begitu juga sebaliknya, kehidupannya berubah setelah orang asing masuk dalam kehidupannya dan menjadikan dia sebagai wanita tawanan dari Pria asing tersebut yang menganggap dirinya sebagai Alice.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari pernikahan

Hari pernikahan yang ditunggu-tunggu oleh sebagian pengantin telah tiba tetapi tidak bagi pengantin Alicia dan juga Grey, pernikahan yang tak lazim pada umumnya mengikat kedua insan yang tidak saling mengenal satu sama lain terikat janji suci yang akan dilangsungkan pagi hari ini.

Suara kicauan burung serta suasana di pagi hari yang begitu ceria, membuat tema outdoor pernikahan tersebut semakin romantis dikalah Agatha memilih tempat untuk ucap janji suci sang anak dengan wanita pilihannya. Berbagai pohon yang rindang menambah kesan romantis pada tema tersebut serta kursi berwarna putih sudah terisi penuh oleh keluarga yang ingin menyaksikan bagaimana acara itu berlangsung.

"Sombong bangat! Liat aja, suami Lo bakalan gua rebut!" batin Pricilia ketika dia melihat ke arah sang adik dengan tatapan penuh iri.

"Sabar, biar kecipratan kaya! Dengan begitu kamu bisa menggaet laki-laki lebih tampan dari Alicia!" bisik Susan saat mengerti apa yang dirasa oleh Pricilia.

Semua mata pun tertuju Ada sosok pengantin wanita yang begitu cantik dengan polesan make up walaupun tertutup dengan topeng. Ya, karena Grey sendiri yang meminta bila acara tersebut semua yang menghadiri acara tersebut harus menggunakan topeng termasuk Grey dan juga Alicia.

Walaupun demikian, tetap saja Alicia memancarkan kilau cantiknya dari balik topeng yang menutupi wajahnya. Taburan mawar warna putih dan juga gaun pengantin luar biasa bagusnya, sungguh membuat Alicia bagaikan bak seorang putri dari kerajaan yang tengah berjalan perlahan mendekat ke arah pangeran yang tengah berdiri menanti dirinya.

Degup jantung begitu terasa, saat melihat pria yang akan menjadi suaminya tengah berdiri tegak begitu gagah dan tampan meski terhalang oleh topeng hitamnya. Begitupun juga dengan Grey, dia menelan salivanya berkali-kali untuk menetralisirkan hawa gugup ketika melihat kecantikan yang terpancar dari Alicia.

Buah dada yang menimbul begitu menggemaskan membuat Alicia begitu mempesona, hingga semua mata yang melihatnya tidak mengedipkan ke detik pun. Itulah yang membuat Grey menjadi gusar ketika lambat laun Alicia perlahan mendekat ke arahnya.

Tangan itu terulur ke depan saat Alicia sudah berdiri tepat di hadapannya. Dia kecup kening itu, sebagai awal perjumpaan mereka untuk pertama kalinya bagi mereka, lantas di bawahnya menghadap ke arah seorang pria tua dengan jubah yang menunjukkan bahwa dialah yang akan menuntun mereka berdua untuk menjadi sepasang suami istri.

"Anak kita akhirnya menikah juga, Pah!" ucap Agatha yang menangis melihat sang anak tengah mengucapkan janji suci di hadapan Sang Pencipta.

"Iya, Mah!" Dominic mengusap air matanya dengan sapu tangan lalu memeluk sang istri penuh haru.

Setelah mereka telah mengucapkan ikrar sebagai pasangan suami istri, Grey membalikkan tubuhnya menghadap ke arah wanita itu tangannya perlahan membuka kain putih yang transparan. Melihat kedua bola mata yang begitu indah bagaikan menghipnotis dirinya.

Perlahan wajah Grey mendekat seraya memejamkan mata, bibirnya pun mengecup bibir bergincu merah merona itu. Menimbulkan suara gemuruh semua orang yang menyaksikan ciuman manis itu.

"Aaah, so sweetnya!" Agatha malu-malu melihat sang anak berciuman begitu romantis.

"Nanti malam boleh nih, Papa bikin saingan Keenan?" bisik Dominic pada istri mudanya.

"Iiish, Papa ... ganjen!" Agatha mencubit pinggang Dominic seraya tersipu malu.

Namun, Grey melihat perempuan itu membuka mata dan menatap ke arah dirinya penuh heran. Ada segelintir kebahagiaan yang tersembunyi di dalam dirinya, dia pun melepaskan ciuman itu beberapa detik dan menggerakkan bibirnya secara pelan.

"Jangan pernah bermimpi untuk bisa kusentuh! Bodoh!" ucap Grey dengan sangat pelan yang hanya bisa terdengar oleh Alicia seorang, dia pun pura-pura kembali mencium bibir Alicia yang sebenarnya di halangi oleh ibu jarinya bukan bibir sang istri.

Alicia yang tidak terima dirinya dikatai bodoh oleh suaminya sendiri di hari pernikahannya, saat itu juga langsung menginjak kaki Grey dengan kencang, membalaskan rasa sakit hatinya.

"Aaakkhh!" Grey mengeluh kesakitan dan terlihat kesal melihat ke arah sang istri.

Tentu saja hal itu membuat orang-orang yang ada di sana langsung terfokus melihat ke arah Alicia dan juga Grey, ketika mereka masih di atas panggung, Alicia langsung melihat ke arah kedua mertuanya tengah menatap ke arahnya dengan kebingungan atas apa yang dia lakukan kepada sang suami.

"Oh, maaf, Sayang! Aku nggak sengaja, abisnya kamu terlalu ...." ucap Alicia yang menunjukkan ekspresi wajah tersipu malu dan itu berhasil mengecoh para tamu yang ada di sana serta kedua orang tua Grey.

Mereka pun tertawa melihat tingkah kedua pengantin yang baru saja resmi menjadi pasangan suami istri, sama halnya dengan Dominic dan Agatha tertawa melihat ke arah kedua pengantin yang begitu polos.

"Awas kamu!" ancam Grey dengan intonasi suara yang pelan tapi mampu didengar oleh Alicia.

Alicia mulai bersandiwara dengan memeluk pinggang suaminya itu yang masih meringis kesakitan, berbagai celotehan dari tamu terdengar di telinga mereka dan itu berhasil membuat gelak tawa dari beberapa tamu lainnya.

"Sabar, Kee!" celetuk Agatha pada sang anak.

Kebahagiaan mereka terus terpancar hingga sampai malam pun tiba menjadi sebuah resepsi yang begitu memukau dengan tema bertopeng dalam suasana gedung hotel yang meriah, usai janji suci di ruang terbuka.

Semua para kalangan bisnis Grey ataupun Dominic terus berdatangan, memberikan sebuah ucapaan selamat pada pemilik perusahaan Mega Z atas pernikahan yang super mewah.

Awalnya Grey hanya ingin pernikahan tersebut untuk keluarga saja tetapi melihat keinginan sang ibu membuat dia pun hanya menyetujuinya, asal persyaratan pemilik nama lengkap Keenan Wiliam Elmer terpenuhi.

"Selamat ya!" ucap Marvel dengan topeng hitamnya naik ke atas panggung memberikan ucapan selamat kepada paman dan bibi barunya.

"Thanks!" ucap Grey saat membalas uluran tangan Marvel.

Marvel perlahan mengulurkan tangannya ke arah Alicia, untuk sesaat mereka pun saling tatap menatap meski terhalang oleh topeng yang berada di wajah mereka. Marvel sedikit terpaku dengan kecantikan istri dari pamannya, begitu cantik mengingatkan dia pada seseorang yang sangat dia cintai.

Alicia membalas uluran tangan Marvel secara perlahan ketika dia menyadari bahwa laki-laki yang ada di hadapannya adalah mantan kekasihnya, sungguh di luar dugaan bila dia bisa melihat Marvel di pernikahannya.

Apakah mungkin Marvel benar-benar datang karena menerima undangannya? Itulah yang ada di pikiran Alicia ketika dia belum mengetahui bahwa Marvel adalah keponakan sang suami.

Ya, meskipun Marvel menutupi wajahnya dengan topeng tetapi bagi Alicia dia bisa mengenali pria yang sudah singgah di hatinya bertahun-tahun. Dia tahu betul suara bentuk tubuh mantan kekasihnya seperti apa, karena dia tulus mencintai Marvel hingga bisa mengetahui sosok laki-laki yang sudah menghianatinya walau dengan hembusan napasnya saja.

Grey menatap Alicia yang masih tercengang saat kedua tangan itu masih bersentuhan satu sama lain sedangkan dia melihat Marvel terdiam melihat raut wajah sang istri dibalik topeng.

Membuat Grey merasa terusik, tanpa disuruh oleh pikirannya dia pun langsung menarik pinggang ramping istri agar menyadarkan mereka untuk berhenti saling memberikan tatapan dan melepaskan jabatan tangan itu.

"Sekali lagi terima kasih!" ucap Grey agar Marvel segera pergi.

Marvel terkekeh saat mengetahui betapa posesifnya Grey pada sang istri, dia pun tersenyum lalu berkata, "Jangan lupa, siapkan penutup telinga, karena dia suka mendengkur!"

Melihat Marvel tengah membisikkan sesuatu pada istrinya langsung mendorong untuk menjauh dan berkata, "Jangan mencoba meracuni dia!"

Deg, Alicia langsung terkejut mendengar perkataan mantan kekasihnya, batinnya pun berkata, "Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Marvel tidak mengetahuiku? Terus buat apa dia ke sini, kalau tidak mengenaliku? Ya Tuhan, apa yang tidak aku ketahui?"

"Hanya ucapan selamat!" sahut Marvel yang kemudian memeluk Dominic sembari berkata, "I'm here, Kakek!"

"What? Kakek? Papa Dominic, Kakek?" ucap Alicia dalam hati saat terkejut bukan main, dia langsung jatuh duduk di atas sofa seraya mengambil napasnya dalam-dalam.

Sementara Grey yang melihat ke arah Alicia dengan heran langsung mengerti dan berkata pada istrinya saat dia duduk di sampingnya. "Apakah seperti ini sikapmu, ketika melihat laki-laki lain?"

Alicia memincingkan mata melihat ke arah sang suami, hatinya begitu sakit saat mendengar apapun yang diucapkan oleh Grey.

"Kenapa? Cemburu?" tanya Alicia tanpa ada rasa takut.

Grey terkekeh mendengar pertanyaan dari Alicia yang menurut dia sangat menggelitik. "Aku? Cemburu? Ck! Dengar ya, kamu itu bukan tipe aku, jadi jangan terlalu tinggi untuk membandingkan dirimu dengan wanitaku!"

Alicia terperangah mendengar hinaan yang selalu diberikan oleh suaminya itu selama pernikahannya berlangsung, sosok suaminya benar-benar tidak sesuai dengan apa yang diceritakan oleh Agatha.

"Aku yakin, wanitamu buta sudah mau sama kamu!" balas Alicia hanya dengan gumam semata.

Sementara di posisi Susan dan Pricilia, mereka begitu sombong bisa menyambut kedatangan orang-orang dari kalangan atas, berbagai tamu silih berganti memberikan selamat atas pernikahan kedua keluarga.

"Pah, apakah semuanya sudah di atur dengan baik?" tanya Agatha saat dirinya kesal melihat tingkah Susan dan Pricilia.

"Tenang, semua sudah di atur, Mama tidak perlu mengkhawatirkan hal itu. Setelah ini, polisi akan langsung menanganinya," ucap Dominic.

***

Selesai acara pernikahan, mereka pun masuk ke dalam sebuah kamar pengantin yang sudah disediakan pihak hotel. Kamar yang dihias sedemikian rupa begitu cantik dan romantis.

Wanita yang memiliki nama lengkap Alicia Delmora sangat terharu melihat kamar pengantinnya penuh dengan kelopak bunga mawar merah, dia tersenyum kecut saat mengingat bahwa pernikahan ini bukan pernikahan pada pengantin yang saling mencintai.

Apalagi setelah Grey mengatakan kalau lelaki itu tidak akan menyentuhnya secuil pun, ads rasa sedih. Namun, dia bersyukur setidaknya bisa terbebas dan tidur dengan nyenyak.

Alicia pun bergegas pergi ke dalam kamar mandi, segera dia membersihkan tubuhnya lantas memakai baju tidur yang hanya di sediakan lingerie oleh mertuanya.

Membayangkan hal itu membuat Alicia menjadi teringat akan sosok laki-laki yang sudah memperkosanya, gelengan kepala Alicia lakukan untuk membuyarkan ingatan hal yang menjijikkan.

"Lupakan, Al! Fokus, tenang ... dia tidak akan bisa menangkapmu, karena sekarang kamu ada suami jadi tidak mungkin laki-laki itu berani macam-macam denganmu!" ucap Alicia pada dirinya sendiri.

Tanpa berpikir panjang lagi Alicia segera mengenakan pakaiannya dan bergegas melompat ke arah tempat tidur, dia berguling ke arah kanan dan kiri menikmati aroma sensasi dari kelopak mawar merah yang memanjakan tubuhnya.

Namun, suara ketukan pintu terdengar di telinga Alicia ketika dia tengah bersenang-senang ditumpukan kelopak bunga mawar, lalu berkata, "Iya?"

"Maaf, Nyonya. Silahkan dipakai topengnya, tiga menit lagi Tuan akan masuk ke dalam kamar!" perintah Jacob yang masuk dan membelakangi Alicia ketika wanita itu hanya mengenakan lingerie.

Tentu saja Alicia langsung menutup tubuhnya dengan selimut saat Jacob begitu berani tiba-tiba masuk sebelum dia memberi izin.

"Baiklah!" jawab Alicia yang masih bersembunyi dibalik selimut.

Langkah Jacob yang ingin keluar langsung terhenti ketika Alicia memanggil namanya dan berkata, "J, aku mau ... besok-besok kamu tunggu di luar sebelum aku izinkan!"

Jacob hanya tersenyum tanpa menjawab ucapan Alicia, langkah kakinya langsung segera keluar dari kamar usai apa yang dikatakan oleh wanita yang dia sebut sebagai temannya.

To be continued...

1
Mira Erlan Sopi Erlan
selingkuh boleh tp jgn smpi gituan ya.takutnya hamil bingung ank siapa
Rere Niae Cie'kecee
kok ga up"tour🙏🙏🙏
Amelia Harianja
thord kenapa belum up
bolak balik ke sini belum up juga
semangat thord
Ning Ning
kok aku kesal sama Alicia ya ga tau diri udah di tolongin sama keluarga nya selingkuh pula dan bibirnya udah di cium sama si Jacob sungguh menjijikan kalo aku jadi grey sih lebih baik cerai dari pada sama wanita murahan itu ga bisa jaga iman lebih baik Alice yang terus bersama sang kekasih
Megabaiq
ini bukn novel tp certa petak umpat,,,bkin crta yg msuk di akal knp torrr...trllu byk yg gk logis....
Ning Ning
aku mampir Kaka
Megabaiq
alahhhh crta novelmu trllu mmbosankn,,jeduluan bosen bca....maaf smpe sni jha...
Megabaiq
terllu byk liku2nya toorr
Megabaiq
cerita novelmu terllu lebay....masak 50 m,ak jg gk trllu suka dgn nma2nya,hmpir smua sma
Ema Sukmawati
👍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
apa Dinda gk ada rasa rindu pada Alicia yg telah di tinggalkan bertaun tahun
Fatimah D'Ratu
kok Dinda dingin ke anak kandungnya sendiri
Coretan Kertas
Cemungut 😍
Sedang mengetik...
aduhh typo nya bnyak bgt.... 🤦🤦🤦
HIATUS: iya kak, maklum jumkat 😂 wait di perbaiki
total 1 replies
Sedang mengetik...
kira kira gimna ya reaksi Nicholas nanti ketika dia tau penyebab Alice tertembak karna data yg sudah dipalsukan grey,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
semangat selalu ka'... ini cerita sangat menarik sekali sayang kalo di lewatkan🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sedang mengetik...
gak ada terima kasih nya sama sekali si dinda ,,, padahal udah di tolongin anak kesayangan nya ,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
q bahagia q juga sedih dan juga sakit hati... ini rasa'y nano" sekali, q bahagia kini Alicia tau dia kembaran Alice q terharu sama Nicholas yang mau menjatuhkan harga diri'y untuk Grey, dan q sakit hati karna ma" kandung Alicia dia masih egois bahkan tidak mengucapkan kata makasih pada Alicia yang telah mendonorkan darah buat Alice😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sedang mengetik...
nah loh lagi keadaan gawat darurat aja Lo ingat sama Alicia kemaren kemaren kemana aja Lo Bu...
ummi_Շɧ𝐞𝐞ՐՏ🍻muneey☪️
ceritanya bagus kak.. cuman agak diperbaiki lagi ya kata2nya.. ada beberapa yang bikin bingung 🙏🙏.. tp aku suka ceritanya..
HIATUS: iya kak... hahah makasih ya jangan bosen ingetin 😂 lagi kejar jumkat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!