NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Pria Dingin

Gadis Penakluk Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Badboy / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:6.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ana Maria

(Perhatian! Cerita ini mengandung beberapa adegan kekerasan dan dewasa! Mohon bijak untuk membaca)

Alexander Wijaya, seorang pria berdarah dingin dan kejam. Tidak pernah tertarik dengan wanita manapun bahkan yang cantik dan sexy sekalipun. Yang ada di dalam pikirannya hanya ada balas dendam..

Namun siapa yang mengira, saat dirinya menculik seorang gadis bernama Anna Elizabeth Pratama, anak dari musuh besarnya. Gairah di dalam tubuhnya tiba-tiba muncul saat berada di dekat gadis itu. Padahal selama ini wanita manapun tidak pernah bisa membuatnya bergairah.

Lalu bagaimanakah dengan balas dendamnya??
Apakah dia akan menyerah dan bertekuk lutut pada gadis itu??
Atau dia akan tetap bersikeras membalaskan dendamnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Maria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan

"Cari dimana gadis tawanan ku sekarang, dan bawa padaku!!"

Lidya mendengar suara Alex dari earphone kecil yang ada di telinganya. Gawat, Tuan Alex sedang mencari keberadaan gadis itu.

Lidya melangkah cepat ke lantai bawah untuk memastikan tidak ada seorang pun yang masuk ke arah kolam berenang. Dia sudah menaruh ular cobra besar disana.

Lidya harus memastikan ular itu telah menggigit gadis itu, baru dia akan berpura-pura telah menemukannya dalam keadaan tak sadarkan diri.

Saat Lidya sudah di lantai bawah, dia melihat Alex melangkahkan kakinya ke arah pintu menuju kolam berenang. Lidya yang panik langsung melangkahkan kakinya cepat untuk menyusul Alex.

Namun, Alex lebih dulu membuka pintunya dan melangkah masuk.

Lidya menggigit kukunya berharap gadis itu sudah tak sadarkan diri karena digigit oleh ular yang dia bawa.

Belum sempat Lidya mendekat kearah pintu, suara tembakan terdengar kencang memekakkan telinganya.

DOR!!

Lidya menutup telinganya mendengar suara tembakan itu. Seketika dia berlari untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Dari balik jendela Lidya melihat Alex melangkah kearah Anna berada. Lidya membelalakkan matanya menatap ular yang di bawanya telah mati dengan kondisi yang mengenaskan karena tembakan Alex.

Matanya mengarah pada Anna yang sedang berjongkok ketakutan. Sial! Ternyata gadis itu masih hidup!!

Lidya mengepalkan tangannya kuat. Rencananya hari ini telah gagal total.

Kenapa Tuan Alex datang di waktu yang tidak tepat? Padahal sedikit lagi ular itu pasti sudah menggigit gadis itu sampai mati!

Dengan terburu-buru Lidya menghampiri Anna dengan wajah cemasnya yang di buat-buat.

"Nona!! Nona tidak apa-apa?" ujar Lidya melewati Alex dan berjongkok menyentuh tubuh Anna.

Anna menatap Lidya yang menyentuh tubuhnya dengan khawatir. Ada sedikit rasa curiga dan kesal di hatinya pada Lidya. Namun Anna hanya memendamnya di dalam hati. Lagipula dia tidak punya bukti apakah Lidya sengaja menguncinya di luar atau tidak. Bisa jadi dia memang benar-benar lupa.

"Bawa gadis itu ke kamarnya!!" perintah Alex pada Lidya.

Lidya menganggukkan kepalanya, lalu merangkul Anna dan menuntunnya ke lantai atas.

Alex menatap curiga pada ular yang sudah mati mengenaskan di bawahnya. Mengapa ada ular yang masuk ke dalam rumahnya? Walaupun di sekitar rumahnya adalah hutan lebat yang di penuhi dengan binatang-binatang buas, namun selama ini tidak pernah sekalipun ada hewan yang masuk ke dalam rumahnya.

Dan juga mengapa gadis itu bisa terkunci disini?

Berbagai pertanyaan muncul di benaknya. Walaupun Alex mencurigai seseorang, namun dia tidak ingin gegabah. Lagipula untuk apa seseorang ingin mencelakai gadis itu?

Yang berhak melakukan apapun pada gadis itu hanya dirinya..

-

Lidya menuntun Anna ke dalam kamarnya dan mendudukkannya di atas tempat tidur. Lidya mengambilkan handuk untuk menyelimuti tubuh Anna yang kedinginan.

Tiba-tiba Lidya berlutut di bawah kaki Anna sambil menangis,

"Nona.. hiks.. Maafkan aku.. hiks.. Aku benar-benar tidak tau bahwa Nona masih berada di kolam berenang hiks.. Saat sebelum hujan tadi, aku mengecek kolam dari jendela hiks.. Aku tidak melihat Nona ada disana, kupikir hiks.. kupikir Nona sudah kembali ke kamar.. Lalu setelah itu aku pun mengunci pintunya hiks.. Tolong Maafkan aku Nona.. Aku memang ceroboh.. hiks.." ujar Lidya sambil menangis tersedu-sedu.

Anna menatap Lidya dengan rasa bersalah. Tadi dia sudah berpikir yang tidak-tidak dan mengira Lidya sengaja menguncinya.

"Sudahlah Lidya, tidak apa-apa.. Kau tidak sengaja melakukannya" ujar Anna menuntun tubuh Lidya duduk di sampingnya.

"Maaf Nona.. Aku takut.. Jika Tuan Alex marah padaku dan menghukum ku hiks.." ucap Lidya.

"Itu tidak akan terjadi. Pria itu tidak akan menghukum mu, ini semua karena kesalahanku" ujar Anna menenangkan.

Lidya menghapus air matanya dan menatap Anna.

"Terimakasih Nona, kau memang gadis yang baik" balas Lidya.

"Baiklah, Nona harus membersihkan diri dan berganti pakaian. Aku akan keluar" ujarnya.

Anna menganggukkan kepalanya pada Lidya.

Lalu Lidya berdiri dan melangkah ke arah pintu.

"Sekali lagi, terimakasih Nona sudah memaafkan aku" ujar Lidya lalu menutup pintu.

Saat pintu tertutup Lidya menghapus kasar air mata di pipinya. Lalu melangkah pergi..

-

Setelah membersihkan tubuhnya, Anna membalut tubuhnya dengan handuk kimono yang tergantung di dinding kamar mandi. Anna mengambil handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya dan melangkah keluar dari kamar mandi.

Langkahnya terhenti dan menatap kaget pria yang duduk di atas sofa di samping tempat tidurnya.

"Ada perlu apa kau kemari?" tanya Anna dingin pada Alex.

Alex menatap Anna dengan wajah datarnya.

"Ini rumahku! Aku bebas pergi kemanapun yang aku mau!" balas Alex tak kalah dingin.

Anna menghiraukan perkataan Alex, lalu melangkah ke arah meja riasnya sambil terus mengeringkan rambutnya.

"Ku peringatkan kau! Walaupun aku membiarkanmu bebas berkeliaran di rumah ini, bukan berarti kau bisa melakukan apapun yang kau mau! Kau hanya perlu mendengar dan melaksanakan perintah yang aku ucapkan. Apa kau mengerti?" tegas Alex.

Anna menatap Alex dari cermin dan hanya diam menanggapi perkataan Alex.

Alex berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah pintu.

"Besok kau ikut aku ke kantor!!" ujar Alex lalu membuka pintu, berjalan keluar dan menutupnya kembali.

Anna menatap bingung kearah pintu. Pria itu sudah pergi, tapi tunggu... Dia menyuruh Anna untuk ikut ke kantor dengannya besok? Apa yang akan dilakukan oleh pria itu?

Mendadak Anna merasa gugup.

Lebih baik dia berdiam diri di kamar ini daripada harus ke kantor dengannya besok.

Anna mengacak rambutnya frustasi..

-

Keesokan harinya, Anna bangun cukup pagi hari ini. Dia menatap dirinya di depan cermin.

Anna memakai dress panjang selutut berwarna putih, dengan blazer berwarna coklat muda di luarnya.

Dan membiarkan rambut panjangnya tergerai.

Anna menatap gugup dirinya pada cermin. Ini adalah pertama kalinya bagi Anna untuk datang ke kantor milik pria kejam itu. Bukankah ini bagus? Mungkin dia bisa mendapatkan beberapa informasi penting tentang pria itu.

Seseorang mengetuk pintu kamar Anna.

Anna bergegas membuka pintu.

Seorang penjaga membungkuk kearahnya,

"Nona, Tuan Alex sudah menunggu di dalam mobil" ujarnya.

"Oh.. Baik, aku akan segera turun" ujar Anna.

Anna mengambil asal tas yang berjejer di dalam lemari. Di dalam lemari kamarnya memang sudah disediakan beberapa pakaian, sepatu, tas dan kebutuhan Anna lainnya. Yang entah kebetulan semua ukurannya sesuai dengannya.

Anna bergegas keluar dari kamar dan turun ke lantai bawah.

Alex melihat Anna berlari kecil ke arah mobilnya. Gadis itu sudah berani membuatnya menunggu. Alex menekan klakson dengan keras membuat Anna mempercepat larinya.

Anna mengatur nafasnya sejenak, lalu masuk ke pintu belakang mobil.

"Apa kau pikir aku ini supir mu?" kesal Alex.

Anna dengan kesal segera menutup kembali pintu belakang mobil dan duduk di kursi depan.

Alex melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah.

Selama perjalanan, tidak ada satu pun dari mereka yang mengeluarkan suara. Hanya ada suara bising dari jalanan yang terdengar.

Setelah beberapa lama akhirnya mobil Alex berhenti di salah satu parkiran khusus untuknya di perusahaan.

Alex keluar dari mobil diikuti oleh Anna.

Sekertaris Alex yang bernama Harry telah menunggu di depan lift. Dia menatap terkejut pada Boss nya, 'Bukankah itu wanita yang ada di majalah bersama Boss? Apakah benar wanita itu kekasihnya?' pikirnya dalam hati.

Alex melangkah menghampiri Anna. Lalu tiba-tiba Alex menggandeng tangan Anna untuk menuntunnya berjalan dengan wajah datarnya.

Anna yang terkejut hanya bisa pasrah mengikuti langkah Alex.

Mereka masuk ke dalam lift. Harry menekan tombol lantai paling atas, yaitu lantai dimana ruang kerja Alex berada.

Saat keluar lift, beberapa karyawan melihat Boss nya berjalan bergandengan dengan seorang wanita.

"Bukankah itu kekasihnya yang ada di berita?"

"Jadi benar Tuan Alex sudah punya kekasih?"

"Ya ampun.. ini seperti mimpi.."

Terdengar bisikan-bisikan di telinga Anna. Anna merasa risih dengan tatapan orang-orang itu padanya. Apalagi dengan tingkah pria ini yang menggenggam tangannya erat, seolah-olah tidak ingin Anna jauh darinya.

Bisikan orang-orang itu tak terdengar lagi di telinga Anna saat mereka sudah hampir sampai di ruangan Alex.

Harry membukakan pintu untuk mereka, lalu Alex membawa Anna masuk ke ruangannya.

"Duduk!" ujar Alex pada Anna.

Anna duduk di atas sofa di depan meja kerja Alex. Anna menatap ruang kerja Alex yang sangat luas dan nyaman.

Saat Anna masih mengagumi interior ruang kerjanya. Tiba-tiba Alex memberikan beberapa tumpuk lembar kertas yang menggunung pada meja di depan Anna.

Anna menatap bingung pada kertas-kertas itu..

"Susun semua kertas ini berurutan berdasarkan tanggal!!" ujar Alex dingin.

Anna membelalakkan matanya menatap kertas-kertas itu..

Apa?? Sebanyak ini??

Bersambung..

Hai, dukung terus cerita ini ya, jangan lupa kasih like dan komennya.. 💬👍

Aku suka banget loh baca-baca komen kalian 🤭

Oh iya jangan lupa suruh temen, adik, saudara dan lainnya untuk baca cerita ini juga ya 🤗

Terimakasih..

1
Bilqis Alin
unboxing Alex TDK kecolongan SM Daniel saingan mu SDH dtang 🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
mf thor panggilan anna bukan gadis lg krn udh punya anak jd pantasnya d panggil wanita krn bkn perawan apa lg udh jd ibu.🙏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍: waduuhhh...😆
total 2 replies
hayati
mampir kesini setelah baca babang ethan
ana maria (ig-@anamrya22): boleh di baca ya, itu novel best pertama author 😁
total 1 replies
Keisha Alindya
waaaah
sudah mulai ada tanda2 bahaya
Keisha Alindya
coba mampir, sambil nunggu updatenya Ethan
Nia Nara: Kita samaan ya, sama2 nungguin update nya ethan trus cuss kemari
total 1 replies
Hesti Surbakti
Luar biasa
RimaPujayanti
Kecewa
RimaPujayanti
Buruk
ana maria (ig-@anamrya22): Ngak usah di baca, silahkan keluar 😊🚪
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Udah di perlakukan kek gitu masih aja mencintai Diana,Bego,Mending Mery udah di nikahin dgn cewek baek2 udah di kasih puteri yg lucu dan cantik,Masih aja mengharapkan masa lalu,Aku gak demen dg pria BODOH kek gini..
Qaisaa Nazarudin
Cepet banget obat perangsangnya hilang,Biasanya kalo di novel2 lain tuh kalo gak di salurkan bisa mati,Ini mah biasa aja tuh Ana..😃
Qaisaa Nazarudin
Dasar Cewek BAPERAN..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa perannya Ana di bikin terlalu polos sih??
Atik Bunga
semangat ana
Atik Bunga
mudah2an lidya jg mendptkan hukumannya jg dan kasihan para penjaga mendpt hukuman krn ulahnya
Atik Bunga
sdh jatuh ketimpa tangga juga ana ana nasibmu benar2 sial 😤😤😤
Atik Bunga
dasar otak licik kau lidia mudah2an alex tahu perbuatanmu dan kau yg dihukum mati sama alex
betul2 menjijikkan 😡😡😡
Atik Bunga
aq suka banget sama ceritanya pdhal masih diawal
💪💪💪
ArlettaByanca
part begini nih yg bikin gelisaahh bacanya....😅😅
ArlettaByanca
bagus...seru...manieezz ... fokus sama hubungan tokoh utamanya dg pasangannya...judulnya seperti biasa. Pas baca menarik. Pdhal cuma iseng Author punya karya apa aja krn nunggu yg satunya up date.
ana maria (ig-@anamrya22): terimakasih udah mampir 😊😘♥️
total 1 replies
vie gumi
ngawur dkit ga ngaruh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!