NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ceo

Transmigrasi Ceo

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bagus Dwi

Dikhianati hingga tewas di dunia modern, Anya, seorang CEO jenius ahli strategi investasi, bertransmigrasi ke tubuh Permaisuri Xian—seorang istri kaisar yang lemah, miskin, dan ditindas oleh para selir di istana belakang.
Namun, si licik salah memilih lawan. Jiwa yang baru ini tidak mengenal kata menyerah. Menggunakan ilmu ekonomi modern, Anya mengobrak-abrik Paviliun Logistik, menyikat habis menteri korup, dan membalikkan keadaan hingga para musuhnya gemetar ketakutan!
Di tengah aksi balas dendamnya yang badass, Kaisar Liang yang dingin dan berwibawa justru mulai mendekat, terpikat oleh kepakan sayap sang Ratu yang baru.
"Kau sangat menarik, Xian. Katakan padaku... apa yang sebenarnya terjadi padamu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bagus Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 PERANGKAP DI SELAT MALAKA KUNO

Seluruh menteri dan pejabat Kekaisaran Han yang hadir di dalam aula sidang Istana Naga Emas tidak bisa menyembunyikan rasa takjub dan bangga mereka melihat bagaimana Permaisuri mereka menghancurkan kredibilitas utusan asing hanya dalam hitungan menit tanpa perlu mengacungkan sebilah pedang pun. Di duniaku yang lama, ini adalah taktik corporate governance dan kepatuhan hukum: ketika pihak lawan mencoba mengintimidasi Anda dengan regulasi lama yang kedaluwarsa, cara terbaik untuk membungkam mereka adalah dengan menyodorkan bukti pelanggaran hukum dan korupsi internal mereka sendiri ke atas meja perundingan.

Jenderal Wu Shuo berdiri terpaku di tengah aula, wajahnya yang tadinya gelap legam kini berubah menjadi pucat keabu-abuan, sementara lututnya bergetar hebat menahan tekanan psikologis yang luar biasa berat. Skema perlindungan bajak laut yang telah menjadi sumber kekayaan haram klan militernya selama belasan tahun kini dibongkar habis-habisan oleh seorang wanita yang bahkan belum pernah menginjakkan kakinya di atas dek kapal laut lepas.

"Kalian sekarang berada di posisi yang tidak memiliki banyak pilihan, Jenderal Wu Shuo," lanjut Anya, melangkah menuruni tangga panggung singgasana secara perlahan, membiarkan gaunnya menyapu lantai pualam dengan keanggunan yang mengintimidasi. "Aku menawarkan sebuah struktur kerja sama baru yang jauh lebih menguntungkan daripada uang suap bajak lautmu. Kerajaan Nanyang wajib bergabung ke dalam 'Konsorsium Maritim Asia Timur' yang didirikan oleh Kekaisaran Han. Kalian akan memberikan hak pembebasan bea cukai dan akses logistik prioritas bagi seluruh armada dagang kita di setiap pelabuhan kalian. Sebagai gantinya, kekaisaran kami akan membagi keuntungan bersih sebesar dua puluh persen dari hasil penjualan ekspor rempah-rempah ke benua barat. Ini adalah pilihan pertama: aliansi bisnis yang saling menguntungkan (win-win solution)."

Anya berhenti tepat tiga langkah di depan Jenderal Wu Shuo, menatap langsung ke dalam mata pria itu dengan pandangan pekat yang sedingin es musim dingin. "Pilihan kedua... kalian bisa menolak proposal konsorsium ini, pulang ke negerimu, dan mengawasi bagaimana Armada Macan Putih milikku menggunakan meriam api mereka untuk meratakan seluruh kota pelabuhan kalian menjadi abu dalam waktu kurang dari satu musim perdagangan. Keputusan ada di tangan kerajaanmu: menjadi mitra strategis atau menjadi target likuidasi militer."

Jenderal Wu Shuo mengepalkan tinjunya hingga buku-buku jarinya memutih, mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya sebagai seorang panglima laut. "Permaisuri Xian... Anda mungkin cerdas di atas kertas, namun Anda terlalu meremehkan keganasan samudra nyata! Selat Malaka kuno yang menjadi pintu masuk menuju pelabuhan barat adalah wilayah penyempitan laut yang sangat berbahaya, dipenuhi oleh dangkalan karang tersembunyi dan arus bawah laut yang mematikan. Tanpa adanya pemandu navigasi lokal dari pelaut Nanyang kami, kapal-kapal besarmu berlapis besi itu hanya akan menjadi rongsokan yang tersangkut di atas karang dan dihancurkan oleh badai tropis sebelum sempat menyentuh garis pantai kami!"

"Kalau begitu, mari kita lakukan sebuah taruhan bisnis yang adil, Jenderal," kata Anya, sebuah senyuman penuh kemenangan yang sangat menawan terukir di wajah cantiknya. "Bulan depan, armada dagang pertamaku yang dipimpin oleh kapal bendera 'Naga Samudra' akan berlayar melintasi Selat Malaka kuno tersebut tanpa menggunakan satu pun pemandu navigasi dari kerajaanmu. Jika kapal-kapalku berhasil lolos dengan selamat dan tiba di pelabuhan ujung barat sesuai jadwal, maka Kerajaan Nanyang wajib menandatangani kontrak konsorsium ini tanpa syarat dan tanpa bantahan lagi. Namun, jika kapal-kapalku tenggelam seperti yang kau prediksikan... aku sendiri yang akan membakar seluruh galangan kapal di Jiangnan dan menyerahkan hak pengelolaan laut selatan sepenuhnya kepada kerajaanmu. Bagaimana, apakah kau berani menerima tantangan taruhan ini?"

Kaisar Liang yang sejak tadi mengamati dengan penuh ketenangan kini perlahan berdiri dari kursi naganya. Aura membunuh dan wibawa absolut yang memancar dari tubuh tingginya langsung menyelimuti seluruh ruangan, memperkuat posisi Anya secara mutlak. "Ucapan Permaisuriku adalah dekrit tertinggi Kekaisaran Han yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun. Pergilah kembali ke negerimu, Wu Shuo, dan katakan pada Rajamu... untuk bersiap menyambut era baru di mana lautan ini tidak lagi dikuasai oleh para tiran dan bajak laut, melainkan akan tunduk sepenuhnya di bawah kibaran bendera Naga Emas Han!"

1
evi carolin
sat set libas semua ,basmi abis ampe keturunan dan nol ga punya harta jabatan dan gelar 😱
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
awal langsung panas... semangat
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: suka kok tapi klo bisa Jangan terus sebut dunia ku... biar ngga bocor klo Permaisuri nya bukan asli kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!