NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Perjodohan / Berondong / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Arazy

Ditinggal pergi untuk selamanya oleh suami yang kaya membuat Karina harus rela dimusuhi oleh ibu mertuanya.

Karena harta kekayaan sang suaminya jatuh ke tangannya hampir tujuh puluh lima persen karena kekayaan suaminya dirintisnya dari nol dengan Karina yang mendampinginya sebagai kekasihnya dan sekarang menjadi istrinya. Gelar istri yang baru disandangnya seminggu itu harus rela menjadi janda karena sang suami meninggal dalam kecelakaan karena perjalanan bisnis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arazy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24

Esok paginya, Karina membuka matanya perlahan menatap sekeliling yang diyakini adalah kamar hotel. Kamar yang seharusnya menjadi tempat untuk menghabiskan malam pertamanya dengan suaminya. Namun tengah malam kemarin suaminya pergi karena ada urusan yang mendesak. Dilihat dari raut wajahnya yang terlihat resah, Karina hanya bisa menebak kalau ada sesuatu yang buruk terjadi. Namun Karina masih belum berani bertanya lebih banyak pada suaminya selain mengizinkannya dengan raut wajah cemas dan panik juga.

Karina mengira jika suaminya akan pulang ke hotel pagi itu meski dia tak terlalu berharap banyak. Bagaimana pun malam itu malam pertama mereka yang seharusnya dihabiskan berdua saja di dalam kamar pengantin. Namun pagi itu sepertinya Karina harus menelan pil kekecewaan karena suaminya tak pulang malam itu.

"Kamu dimana mas?" Bisik Karina lirih menatap sekeliling kamar yang terlihat kosong.

Karina segera beranjak ke kamar mandi untuk menunaikan kewajibannya sebagai muslim. Tak lupa doa untuk suami dan kehidupan rumah tangga mereka kelak diberikan kebaikan. Dan suaminya sekarang yang entah ada dimana semoga diberikan keselamatan dimanapun berada.

Karina segera membenahi peralatan ibadahnya. Dia harus mulai berkemas karena harus segera pulang. Seharusnya hari ini mereka akan pergi bulan madu ke pulau B. Namun sepertinya hal itu mustahil, suaminya tak menghubunginya sama sekali setelah kepergiannya semalam.

Saat Karina mencoba menghubungi ponsel suaminya, juga tidak aktif. Rasa cemas menghantui pikiran Karina. Bayangan terjadi sesuatu yang buruk pada suaminya membuat Karina berkali-kali beristighfar semoga yang dicemaskan tidak terjadi.

Pukul delapan pagi, Karina sudah bersiap untuk check out dari hotel. Ingin dia menunggu kedatangan atau panggilan ponsel dari suaminya namun terlalu lama menunggu dan dia sendiri bingung ingin melakukan apa mengurungkan niatnya untuk menunggu lebih lama.

"Kalau mas Ken datang aku sudah tidak ada di hotel pasti mas Ken akan menghubungiku kan? Aku juga tak mungkin terus menunggu di hotel sampai mas Ken datang." Guman Karina menarik kopernya, karena koper suaminya dibawa saat perjalanan bisnis mendadak semalam. Meski benak Karina bertanya-tanya apa sejauh itu tujuannya sehingga sampai membawa koper segala.

Namun lagi-lagi kata-kata itu hanya bisa mengganjal di benak Karina tanpa mampu mengungkapkannya. Dia terlalu pendiam dan penurut pada suaminya itu sejak mereka menjalin hubungan. Namun Karina merasa selama itu untuk kebaikan mereka apa salahnya dia penurut.

***

Taksi yang dikendarainya sudah memasuki perumahan tempat rumah yang Ken katakan. Sebulan sebelum pernikahan Ken pernah mengajaknya ke rumah minimalis dua lantai itu. Suaminya itu pernah mengatakan kalau ini adalah rumah untuk mereka tinggali setelah pernikahan dan akan segera ditempati setelah mereka pulang dari bulan madunya.

Namun tampaknya Karina akan menempati rumah itu lebih cepat karena bulan madu yang diimpikan olehnya mungkin harus sedikit ditunda karena suaminya sedang sibuk mengurus pekerjaannya.

Untung saja dia tinggal di rumah sendiri setelah menikah meski ibu mertuanya melarang mereka namun Ken mampu meyakinkan ibunya akan selalu sering berkunjung, toh masih ada adik Ken yang akan menemani sang ibu mertua. Selain itu pagi ini dia tak perlu menjawab pertanyaan ibu mertuanya jika beliau menanyakan dimana putra sulung kesayangannnya karena tidak pulang berdua dengannya. Dan hal itu pasti akan sulit dikatakan oleh Karina.

Karina masuk ke dalam rumah yang terlihat sederhana namun mewah dan elegan itu sambil menarik kopernya.

"Assalamualaikum..." Ucap Karina pada dirinya sendiri. Dia tersenyum miris masuk sendiri karena tanpa didampingi suaminya. Dia tak mungkin pulang ke panti karena sudah bersuami. Dia juga tak mungkin pulang ke rumah ibu mertuanya tanpa suaminya pula.

Karina masuk ke dalam kamar utama rumah itu, kamar yang pernah ditunjukkan suaminya saat suaminya mengajaknya melihat rumah mereka jika mereka menikah.

Oh ya, rumah itu sudah diatas namakan Karina karena selain karena rasa cintanya padanya juga sebagai hadiah pernikahan dari suaminya. Saat itu Karina sangat terharu sekali meski dia tak menginginkan hadiah berlebihan dari suaminya. Butik yang diurusnya itu sudah lebih dari cukup sebagai hadiahnya.

Karina mulai mengganti pakaiannya untuk mulai bebersih rumahnya. Mungkin dengan mengisi waktu luangnya untuk bersih-bersih rumah yang sudah lama tidak di tinggali akan sedikit mengurangi rasa sesak di dadanya karena tidak tahu menahu tentang kabar suaminya. Padahal dia adalah istrinya sekarang.

"Bolehkah aku egois setelah kita menikah mas?" Guman karena menghela nafas panjang.

Setelah berganti pakaian, Karina mulai membersihkan rumahnya dari debu-debu yang menumpuk di setiap perabot rumahnya. Meski semua perabot tertutup kain, namun lantai dan beberapa tempat masih kotor. Meski Ken mengatakan memperkejakan beberapa orang untuk bebersih sepertinya orang-orang tersebut tidak melaksanakan tugasnya karena terlihat dari banyaknya debu yang menempel di rumah itu.

"Semangat Karina, berdoa saja semoga suamimu cepat pulang dan pasti senang mendapati rumahnya bersih." Guman Karina sambil mengepal erat ke udara menyemangati dirinya sendiri.

***

Johan terdiam di ruang kerjanya. Setelah acara pernikahan kakaknya kemarin. Johan memilih untuk tidak pulang ke rumah. Selain karena perasaannya untuk segera melupakan kakak iparnya itu dia memilih untuk menghindar. Tidak menutup kemungkinan kalau pasangan pengantin itu akan berkunjung ke rumah mengingat ibunya sangat posesif pada kakaknya.

Meski Johan sesekali pulang hanya untuk berganti pakaian, tidur dan memilih berangkat lagi. Agar dia secepatnya bisa menghilangkan perasaannya ini. Baru kali ini Johan merasakan jatuh cinta, dia memang sering bergonta-ganti kekasih namun tak ada satu pun yang mengena di hatinya. Sekalinya ada perempuan yang mengena di hatinya dia adalah calon kakak iparnya. Dan Johan harus rela membuang jauh-jauh perasaannya itu jika tak mau kecewa lebih dalam lagi.

"Dia sekarang adalah kakak iparmu Johan, lupakan!" Guman Johan.

Tok tok tok

"Masuk!" Titah Johan pura-pura sibuk dengan pekerjaannya.

"Dok, operasi lima belas menit lagi akan dimulai." Ucap seorang perawat yang mengetuk pintu ruangannya.

"Baik." Jawab johan beranjak dari tempat duduknya menyiapkan dirinya.

.

.

TBC

1
nobita
aku mampir kak
Fi Fin
sungguh aku selalu bwrharap johan akan selalu mencintai dan melindungi karina
Fi Fin
kok sama johan di pegang ga mau bukan muhrim kt nya tp pas sama ken di peluk di cium2 tanganganya ga apa2 gimana sih
Fi Fin
sepertinya menarik ceritanya ..lanjut baca
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍
R'vina
Luar biasa
Hasnaeni
sy suka jalan ceritanya trims suksses selalu dgn cerita yg lain
buk e irul
pin nyepak lek ngunu ku
buk e irul
karena manusia nafsu nya lebih,,, jadi ya gitu
Niaa🥰🥰
Luar biasa
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
karya mu bagus ceritanya Thor
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
kalau istilah naik ranjang apa itu? 🤣🤣
Nisa Sugiarti
Luar biasa
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
Aq mampir ni Thor moga suka sama ceritanya
Phoo
Hadeeehhh.... Novel ko isinya penderiaan tok sampek akhir, bahagianya cuma beberapa bab trus tamat. Menyebalkan🤭
Phoo
Baru baca, sepertinya bagus🥰
Susanti Susanti
ceritanya menarik,,,,,,
Imelda Damayanti
ok
Dewi Hutabarat
ok bgt
Aris Bos
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!