NovelToon NovelToon
Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Sosial / Tamat
Popularitas:78.6k
Nilai: 5
Nama Author: AMY DOANK

Martini Salsabila Utari.

Dia adalah istri seorang preman terkenal bernama Gres Sandy.

Ini adalah kisahnya dan juga isi diarynya sejak masih di bangku SMP.

Kisah cinta juga persahabatannya yang penuh gejolak rasa serta dilema berwarna.

Kisah perjalanan hidupnya hingga menjadi istri dari seorang preman yang penuh suka serta duka pastinya.

Selamat membaca🙏🙏🙏Semoga tulisan sederhana author amatir ini mendapat kesan di hati para reader🙏🙏🙏

Mohon dukungan like, komen serta votenya jika berkenan🙏🙏🙏 Terimakasih banyak🙏🙏🙏😍😘💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LEMBARAN PERTAMA DIARY BARU

My Dear Diary.....

Ini adalah lembar pertamaku di Diary-ku yang baru.

Kenapa?... Karena sudah beberapa hari ini, aku tinggal di kota Bogor yang mendapat julukan kota Hujan.

Dan ternyata, kota hujan tak sedingin yang kubayangkan.

Bahkan keluarga besar Koh Alyang begitu baik padaku. Mereka sungguh memperlakukanku layaknya keluarga. Meski aku masih tak mengerti, mengapa bang Gres menahanku untuk tetap tinggal disini.

Aku ditempatkan disebuah toko ATK Serba Ada yang letaknya persis disebelah Sekolah Regina Pacis.

Menempati sebuah ruangan tersembunyi berukuran 3x4 meter dibagian belakang toko. Sendirian.

Itulah sebabnya, kamu adalah Deary-ku yang kedua yang kubeli ditoko ATK yang kujaga ini. Setelah kado hadiah ulang tahunku yang kelima belas yakni Diary yang pertama.

My Dear Diary......

Entah mulai dari mana aku harus cerita. Apakah ceritaku ini sedih ataukah senang. Entahlah! Semuanya 'mengambang' dan juga abu-abu. Serba tak jelas serta tak bisa ditebak.

Tak faham lagi arah kisah hidupku ini. Seminggu disini, beku hatiku masih terpatri. Meski sedikit mencair dengan adanya putra-putri koh Alyang yang baik-baik padaku.

Alhamdulillah...

Koko William, cici Helen, cici Laureen juga koko Wilson... Mereka baik padaku. Mereka sering mengirimiku makanan via pesanan online.

Bahkan koko William juga mewanti-wanti karyawan lain ditoko ini untuk menghormatiku meskipun aku lebih muda usianya dan baru pula kerja disini dibanding mereka.

"Hei, kalian! Jangan kasar pada Riri, apalagi kalian bully! Dia orang kepercayaanku, faham?" Itulah kata-kata koko William pertama kali pada kakak Tia dan mas Bowi, karyawan lama mereka.

Antara senang tapi takut.

Tapi alhamdulillah, mereka pun baik padaku. Meski seharian itu aku masih belum terbiasa menghafal alat-alat tulis yang ada dan belum mahir menggunakan mesin cetak fotocopy, tapi kak Tia dan mas Bowi setia mengajari.

My Dear Diary...

Ngomong-ngomong, namaku dipanggil 'Riri', itu adalah karena bang Gres awalnya.

"Martini Salsabila Utari. Gue panggil lu 'Riri' aja ya?... Lebih simple, ga ribet!"

Sejak itu, bang Gres... koh Alyang, Enci Lily dan keempat anak mereka memanggilku dengan nama "RIRI".

Dan aku menyukai nama itu. Terdengar manis ditelinga.

Dear, my Dear Diary...

Waktu berlalu. Meski terkesan lambat, tapi aku menikmati semua itu.

Meski dengan perasaan tak menentu, aku juga menerima itu.

Ini terlihat lebih baik daripada ketika aku masih dirumah Amih dan berdebar menunggu vonis pernikahanku dengan bang Dodi.

Aku bersyukur, Allah menunda jodohku datang. Karena otomatis pernikahanku dibatalkan. Karena aku yang dibawa lari bang Gres dari noktah pernikahan dengan bang Dodi yang seharusnya dilaksanakan hari ini.

My Dear Diary...

Sudah bukan sesuatu yang aneh, jika pagi hari cerah dan tiba-tiba sore hujan lebat dengan petir menggelegar di kota hujan ini.

Seperti sore ini. Hujan deras membuat kami berjibaku menutup sebagian rolling door toko agar tidak terkena saweran hujan yang lumayan besar.

Bahkan teras toko tempat kerja kami dipenuhi para pengendara roda dua yang tertahan karena derasnya hujan.

Inilah nasib kami, para kaum marginal. Yang hanya bisa mengandalkan harga diri dari sebuah sepeda motor. Yang harus meneduh ketika hujan deras dan angin kencang.

Tidak seperti mereka, para kaum zetset menengah keatas. Yang duduk manis dalam mobil keren mereka meski entah itu cash atau kreditan.

Masya Allaaaah... Thor, thor... (itu bukan urusan lu, ontohod) Tugas lu nulis, ceritain diary-nya si Martini.

My Dear Diary...

Tiba-tiba seseorang dengan tertutup masker membuka sedikit rollingdoor toko koko William.

"Riri!!!"

Suara bang Gres!!!!

Kak Tia dan mas Bowi sepertinya memang sudah mengenal bang Gres. Hingga mereka santui saja dengan memasang senyum enjoy mereka.

"Teh anget, bang!" tawar mas Bowi ramah.

"Bole deh!"

Kami duduk lesehan beralas karpet plastik didalam toko. Menikmati segelas teh hangat, tepatnya sih teh panas menurutku (karena masih mengepulkan asap saking panasnya air dispenser).

"Riri!!!! Besok lo pulang ke Jakarta!"

Pulang? Ke Jakarta? Kenapa???

Apa aku buat salah???

Bibirku bungkam, tapi suara hatiku berebutan ingin keluar menyampaikan aspirasi suaranya.

"Sekolah lagi!! Lo harus lanjutin sekolah! Karena lu masuk sekolah negeri percontohan, sayang kalo ga lu ambil kesempatan ini."

Ya Allah ya Tuhanku!!

"Siapa yang biayain sekolah aku, bang! Aku disini aja, bantuin ka Tia sama mas Bowi!"

Tuk.

Dahiku berbunyi kena sentil bang Gres. Membuatku terkejut nyaris melonjak karena kaget.

"Koh Alyang udah kasih kesempatan, ambil kesempatan itu!!! Emang lu mau, dikawinin sama si Bangs*t Dodi? Hah?!?!"

Aku menggeleng cepat.

Aku ingin sekolah. Aku ingin menyandang status sebagai pelajar berseragam putih abu-abu. Aku ingin menikmati masa remajaku, yang meskipun cupu... tapi kuyakin, akan banyak kenangan disana.

"Mau lanjut sekola khan?"

Aku mengangguk lagi, lebih cepat karena saking semangatnya.

"Tar pulang ke rumah koh Alyang, bareng gue!"

"Iya. Makasih bang!"

Masih berdebar kencang jantung ini. Mimpi ataukah halusinasi ini... Aku bisa sekolah lagi...

Ya Allah ya Tuhanku... Terima kasih atas segala nikmat-Mu. Meski belum pasti, tapi fikiranku sudah membumbung tinggi. Aku terlalu bahagia, ya Allah!

My Dear Diary...

Malam pukul sembilan, aku dibawa bang Gres kerumah koh Alyang untuk mendengarkan perintah beliau.

Respekku pada orang kulit kuning itu, tak seburuk yang ada dibenakku selama ini. Bahwa mereka adalah orang-orang kejam berdarah dingin.

"Panggil aku 'papah', enci Lily panggil 'mamah'... Kau mulai sekarang adalah anak angkatku! Ingat! Kau sekola lagi mulai akhir Juni nanti. Semuanya, aku yang tanggung lewat Gres!"

Airmataku berderai tanpa kuminta.

Pecah tangisku ditengah-tengah mereka hingga cici Helen langsung merangkulku dalam dekapan hangatnya.

"Jangan nangis, Riri! Harus semangat lah! Papi mamiku orang baik khan? Mereka justru bikin kamu senang. Kamu bisa sekolah lagi!"

"Cici Helen... Riri senang sampe saking senengnya, Riri jadi nangis!"

"Oala, Ri...Ri!!!"

Mamaaaaaa... Amiiiiiiiih...

Andai kalian lihat ini.

Mereka bukan siapa-siapa aku, tapi mereka memberikan tempat nyaman mereka padaku. Mereka bukan keluargaku, tapi mereka merangkulku dengan penuh kasih sayang.

"Sekolahmu di Jakarta! Tapi bila libur sekolah kenaikan kelas, kau wajib kerja lagi di toko ATK koko William. Kau harus bereskan semua pembukuan, buku besar dan buku jurnal!"

Koko William menghampiriku yang duduk disebelah cici Helen (sebenarnya Helen seumur denganku, tapi sebagai rasa hormatku aku memanggilnya cici)

Aku mengangguk-angguk semangat. Meski pipiku masih basah airmata.

"Ya udah, makan dulu dih Gres, Riri! Eit... yang dirantang hitam itu jangan kau makan! Itu B2!"

Ya Allah ya Tuhanku...

Mereka berbeda denganku dan bang Gres. Tapi mereka respek dan menghormati kami.

Terima kasih ya Allah...

Telah kau kirimkan aku kepada orang-orang berhati malaikat, yang selalu menjaga aku.

My Dear Diary...

Terimakasih juga, selalu bersedia menampung ceritaku disini. Meski cerita ini tak jelas dan tak ada manfaat bagimu, tapi bagiku...lembaran kertasmu membuat hatiku menghangat dan bisa berfikir jernih.

Have anice dream my Dear Diary!!! Good night n' good sleep.

-Martini Salsabila Utari-

1
Qaisaa Nazarudin
Ternyata nikah dgn temen yusof..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kok feeling ku mengira kalo jodohnya itu Yusof..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Biasanya aku baca kisah CEO nikah sama2 Sultan..Tapi tetap selingkuh dan gak pernah bersyukur memiliki isteri yg cantik juga kaya,Dan istri yg selingkuh walaupun sudah punya suami yg baik dan Tajir, Noh sekarang aku baca kisah preman insyaf,Tapi sayangnya Sad ending..huaaaaaa...😭😭😭
Embun Kesiangan: huaaaa😭😭😭terhura otor🫰🥰 lope2 buat Kakak ♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Ahmad udah tobat ya..kalo dia meninggal karena penyakitnya juga,Dia meninggal dlm keadaan beriman,bukan dlm keadaan nya yg dulu..
Qaisaa Nazarudin
KOK MALAH SAD ENDING SIH THOR..😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Syurga Allah tempat mu Martini..Penderitaan mu sudah berakhir,Tapi kasian anak dan Suami yg kamu tinggalkan..😭😭😭😭
Embun Kesiangan: lope2 Kakak 🙏 makasih banyak udah dukung Martini 🥰♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ririe gak ada riwayat sakit jantung kan,Lalu kenapa tiba-tiba ada serangan jantung mendadak...
Qaisaa Nazarudin
Gak pernah aku denger yg kayak gini..Tuh juga ketubannya udah beberapa jam pecah tapi masih belum lahiran,bisa lemas baby di dalam tuh,Harusnya di Caesar aja biar cepat, biar dua2 nya selamat ibu dan anak..🤦🤦🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Tapi sayangnya kebahagiaan yg Ahmad rasakan tidak lah lama,Ririe meninggalkan nya utk selama2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Fahmi sodaranya Martini,Aku tertanya-tanya kemana Fahmi selama ini,Katanya dia suka sama Martini,Kok Martini malah nikahnya sama org lain..
Qaisaa Nazarudin
OMG..😳😳😳
Qaisaa Nazarudin
SEKERAS APAPUN HIDUP,TIDAK SEMESTI NYA KAMU MELUKAI PERASAAN ISTRI KAMU,HATI WANITA ITU LEMAH,MUDAH MENANGIS,SEKALI HATI WANITA ITU PATAH DAN DILUKAI DIA TDK AKAN PERNAH MEMANDANG KE BELAKANG..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL...👍👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar JALANG...😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Cinta katanya?? Bulshit..Kalo CINTA gak mungkin dia nyiksa istrinya,Kalo CINTA gak mungkin di memperlakukan isterinya dgn kasar,Kalo CINTA gak mungkin dia masih memikirkan MANTAN dari isterinya sendiri... BENAR2 GILA NIH ORANG..DUH JANGAN SAMPAI DIA KETEMU SAMA MARTINI LAGI..PLEASEEEE 🙏🙏🙏🙏🥹🥹THOR
Qaisaa Nazarudin
Sokorin..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Semiga di permudahkan..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Dudi pleaseee bawa Martini pergi sejauh mungkin..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa perannya Martini jadi vewek lemah thor, kesel aku ama Martini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!