Ada beberpa bab yang di revisi mohon maaaf kalu ada yg tidak nyambung sperti bab 9 dan 12 sebenar nya di hapus tadi tidak bisa.Kehidupan masalalu widya yang masih membelenggunya,
bayang_ bayang masalalu orang yang selalu mengikuti nya.dapatkah widia menaklukan waktu dan menemukan jawaban nya???
karya ku yang pertama...
mohon maaf jika masih berantakan🙏🙏🙏
cerita ini hanya lah fiktif belaka😁😁😁
mohon diambil sisi baik nya saja😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Setya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tak sengaja
### Suasana dalam kantor
''Wid pulang jam berapa??'' Adrian memasuki ruang kerja Widia.
"Kayak nya malam deh Mas,hari pertama masuk kerja udah di suguhin setumpuk berkas,banyak banget barang nya yang masuk".
"Ya namanya Projek baru?? ya gitu lah Wid..belum stabil''.
''Emang mau pulang sekarang???''jawab Widia sambil mengecek berkas.
''Iya... Nanti pulang Aku jemput.. nanti tunggu di Lobi".
Widia menoleh dan menganggukan kepala nya ''Tumben??? biasa nya aja kalau ngomong Formal banget??''. Gumam Widia.
Jam sudah menunjukan pukul 8malam Widia bergegas untuk pulang, nampak terlihat tergesa gesa memegang ponsel nya,karena merasa tidak enak kalau Adrian harus menunggunya, sampai sampai Widia menabrak seseorang.
''Braaaakkkkkk Widia menabrak bahu perempuan yang lewat di depan nya.
"Maafkan saya mbak,mohon maaf sekali" pinta widia dengan mengatupkan kedua tangan nya.
"Makanya kalo jalan lihat lihat donk!!! lihat nih tas saya jadi jatuh!'' ucap nya bersungut sungut.
''Maafkan saya mbak,saya tidak sengaja ..saya buru buru ..''
''Jalan itu pake kaki! ga pake mata!! dasar udik!!! kulit tas saya itu lebih mahal dari kulit jelek kamu itu, tau nggak!''. bentak perempuan itu dengan angkuh dan berlalu pergi.
Widia menarik nafasnya dengan dalam,mencoba untuk menetralkan perasaan nya yang kesal dan melanjutkan langkah nya menuju lobi.
''Udah lama nunggu ya Mas???''tanya Widia yang mengampiri Adrian, dilihat nya sedang duduk di sofa.
"Enggak juga kok,kenapa mukamu masam gitu??".
"Tadi gak sengaja nabrak perempuan aku mas?? habis lah dimaki maki nya aku" dengan muka kesal.
"Makanya hati hati kalo jalan,kita nyari makan dulu ya...????.
"Boleh mas..."mereka bergegas menuju Restoran.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Sayaaaaangggggg???" bergelayut manja memeluk leher Fahrezi dari belakang.
"Lepas...Sofia " sambil mencoba melepaskan pelukan Sofia.
"Kenapa sih kamu semakin membuat ku kesal, pertama sama perempuan sialan tadi!! sekarang mas Fahrezi.." melepaskan pelukan nya.
"Maksud mu apa Sofia???".
"Tadi ada perempuan yang menabrak aku mas!!,sepertinya dia karyawan baru.."
"Lantas????"
"Harusnya kamu menegur perempuan sialan itu dong sayang? berani berani nya menabrak calon Nyonya Kesuma...lihat niih tasku kan jadi kotor??''.
"Hentikan Sofia..Mana mungkin aku menegur seseorang.. hanya karena dia tidak sengaja menabrakmu!! itu diluar pekerjaan Sofia!".
Sedikit emosi dan beranjak berdiri dari duduk nya.
"Ya walupun tidak sengaja!! aku ini kan calon istrimu Mas??''.
"Percuma berdebat dengan mu Sofia...apa yang membuat mu datang kemari??".
"Pertama aku kangen sama kamu dan kedua Papa ingin bertemu dengamu.."
"Untuk??????".
"Membicarakan tanggal pertunangan kita''.
"Sofia...pekerjaanku masih banyak. Proyek ini saja baru akan dimulai..aku belum siap untuk memikirkan hal itu..."jawab Fahrezi kesal.
"Oke... kalo kamu gabisa datang..biar aku yang bilang sama tante Aida..."mendekati Fahrezi dan mencium pipinya.
"Sofia hentikan!! ini kantor!".
"Aku nggak perduli,karena kamu calon suamiku" jawab nya dengan santai.
Sofia terus saja mengganggu Fahrezi, memeluknya dengan tiba tiba,bergelayutan manja,duduk dipangkuan nya dan mencium bibir nya.Fahrezi nampak kesal tidak memperdulikan nya,mau tidak mau akhirnya mereka pulang berdua.
"Sayang kita makan ditempat biasa ya..aku lapar nungguin kamu kerja"rengek Sofia
"Ya.. baik lah,percuma saja kan aku mendebatmu tidak akan ada habis nya".
"Nah gitu dong sayang"sambil bergelayut manja dipundak Fahrezi.
Semua mata memandang ke arah mereka berdua,ya.. semua karyawan di perusahaan ini tahu bahwa sofia adalah calon tunangan Fahrezi.
Sofia Prihantoro, seorang perempuan yang tergila gila dengan fahrezi,bersikap arogan dan sombong serta licik