NovelToon NovelToon
Queen Mafia Di Tubuh Pewaris Lemah

Queen Mafia Di Tubuh Pewaris Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Mafia
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Chloe Weiss, pewaris tunggal di keluarga Weiss tapi nasibnya tidak seindah yang dibayangkan, Chloe dengan kondisinya yang sehat harus menelan pil pahit, saat ibu kandungnya meninggal dunia.

Ayah dan ibu tirinya bersekongkol memasukkannya ke rumah sakit jiwa, dan menguasai seluruh harta kekayaan yang di tinggalkan oleh ibunya.

Tapi setelah lima tahun kemudian, Chloe kembali dengan jiwa yang berbeda untuk merenggut apa yang menjadi miliknya.

Bukan hanya itu saja, Chloe juga mengambil calon suami saudara tirinya, dan apa yang di lakukannya itu membuat Ayah dan ibu tirinya sangat murka.?

Siapakah sosok jiwa yang berada di tubuh Chloe Weiss, gadis yang di kenal sangat lamah dan bodoh?

Apakah jiwa yang berada di tubuh Chloe Weiss itu juga mempunyai dendam dengan seseorang di kehidupan sebelumnya sehingga Alam dan semesta memberikannya kehidupan kedua.?

Yang penasaran, ikuti terus ceritanya sampai akhir 🤗🤗🥰.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Papa Bangga Kepadamu

Erivo tersenyum tipis. Lalu berbalik menghadap semua wartawan dan kamera.

"Perkenalkan," ucapnya lantang. "Saya Erivo Reinhard. CEO Reinhard Group."

"Dan pasti semuanya sudah tahu jika dua hari lalu, saya dan Chloe Weiss sudah resmi menikah. Meskipun ada sedikit masalah yang terjadi."

Hening dua detik.

Lalu... kembali ribut.

"APAKAH DUA KERAJAAN BISNIS INI AKAN SEMAKIN BESAR?!"

"APAKAH TUAN ERIVO AKAN MENGAJUKAN KERJA SAMA DENGAN NONA CHLOE?"

"NONA CHLOE JAWAB DONG!!"

Flash tidak berhenti. Wartawan saling dorong ingin maju.

Chloe menarik napas. Ia meletakkan buket di samping podium. Lalu mengambil mikrofon.

"Semua yang dikatakan Tuan Erivo, benar. Jadi saya tidak perlu lagi menjelaskan tentang hubungan kami."

Ia menoleh ke Erivo sekilas. Lalu ke kamera.

"Tapi ini tidak ada hubungannya dengan Weiss Group. Keputusan saya mengambil alih perusahaan ini murni karena hak saya sebagai ahli waris."

Erivo berdiri di sampingnya. Tangannya masuk ke saku. Tapi matanya tidak lepas dari Chloe.

Bangga. Kagum. Dan... melindungi.

Meskipun wanita itu selalu mengatakan jika ia tidak butuh dijaga dan dilindungi, tapi Erivo diam-diam meminta anak buahnya untuk menjaga Chloe dari jauh. Dan tentunya tanpa sepengetahuan Chloe.

Salah satu wartawan senior mengangkat tangan. "Nona Chloe! Apa benar Anda sudah merencanakan ini sejak menikah dengan Tuan Erivo? Apa ini pernikahan karena bisnis?"

Chloe menatap wartawan itu. Dingin.

"Bukan," jawabnya singkat. "Saya menikah karena saya mau. Dan saya mengambil Weiss Group karena itu hak saya. Dua hal yang berbeda."

Erivo sedikit menoleh ke Chloe. Bibirnya naik tipis. Dalam hati ia berkata, "Jawaban yang bagus, istriku."

Wartawan lain lagi berseru. "Lalu bagaimana dengan Nona Vivian? Apa benar Anda yang merebut Tuan Erivo dari Nona Vivian?"

Hening.

Chloe tersenyum tipis. Tapi senyumannya tidak sampai ke mata. "Saya tidak merebut Erivo darinya. Dia yang pergi dan sekarang tak tahu di mana." Jawab Chloe datar. "Sekarang mari kita kembali ke agenda utama. Masa depan Weiss Group."

Ia menoleh ke arah Elsa, tapi wanita itu sudah tidak ada di sana dan digantikan oleh seorang pria berpakaian serba hitam.

Chloe tidak mempermasalahkan hal itu. Ia mengerti suasana saat ini. Jika Elsa terus berada di tempat ini dan Erivo melihatnya, maka identitas aslinya akan dipertanyakan.

Chloe memberikan kode lewat gerakan mata kepada pria itu. Dan seketika layar besar di belakang menyala. Menampilkan grafik, rencana, dan visi baru Weiss Group.

Selama dua puluh menit ke depan, Chloe memaparkan semuanya dengan tenang, tajam, tanpa ragu.

Erivo hanya berdiri di sampingnya. Sesekali mengangguk. Sesekali menatap Chloe seperti sedang melihat keajaiban.

Sepuluh menit kemudian. Breaking news.

"CEO Reinhard Group Hadiri Konferensi Pers Nyonya Chloe Weiss, Istrinya. Dua Kekuatan Terbesar di Geneva Resmi Bersatu."

Foto Erivo menyerahkan bunga ke Chloe langsung viral.

Komentar netizen:

"Ini mah bukan nikah biasa... Ini merger kerajaan."

"Lihat tuh tatapan Tuan Erivo ke Nyonya Chloe. Sayang banget."

"Levin jadi buronan. Serena dan Alexander di penjara, Vivian hilang entah ke mana. Nona Chloe sekarang jadi konglomerat. Dan suaminya pangeran Geneva. Chloe menang telak."

---

Jam tujuh malam.

Erivo dan Chloe pulang bersama. Chloe duduk di kursi penumpang memeluk buket bunga mawar itu. Wanginya memenuhi mobil.

Erivo duduk di sebelahnya, membuka dasinya sedikit.

"Kenapa kau datang?" tanya Chloe pelan tanpa menoleh.

Erivo menoleh. "Karena aku bangga."

"Dan karena aku tidak mau kau menghadapi pertanyaan wartawan yang aneh-aneh sendirian," lanjut Erivo.

"Tapi aku tidak butuh dibela dan dilindungi, Tuan," ucap Chloe.

"Aku tahu," Erivo tersenyum tipis. "Tapi sebagai seorang suami yang baik, aku harus tetap melindungimu."

Hening.

Chloe akhirnya menoleh, menatap mata Erivo.

"Kau tahu risikonya kan? Sekarang semua orang akan mengawasi kita. Mengorek masa lalu kita."

Erivo menyandarkan punggungnya ke kursi mobil. Ia menatap keluar. Kota Geneva terlihat sangat cantik di malam hari.

"Aku tidak peduli. Selama ini kau berjuang sendirian. Mulai sekarang... biar aku berdiri di sampingmu."

Chloe tidak menjawab. Tapi justru ia berkata dalam hati: "Kau masih bisa berkata seperti itu, Erivo... tapi aku tidak tahu apa kau akan tetap berkata seperti itu saat kau mengetahui siapa aku sebenarnya. Walaupun aku tahu, kau sangat mencintai aku di kehidupanku yang sebelumnya. Tapi aku juga tahu jika kau tidak bisa menolak keinginan ibumu. Kau tidak bisa membantah apa yang akan ibumu katakan. Queen Daisy dan Chloe Weiss memang dua orang berbeda, tapi hanya raganya yang berbeda. Jiwanya sama."

Mobil berhenti di depan mansion keluarga Reinhard.

KLIK

Luca membuka pintu.

Chloe turun, memeluk buketnya.

Erivo berjalan di sampingnya. Tidak menyentuhnya, tapi jarak mereka hanya sejengkal.

Mereka berdua masuk ke dalam mansion. Pelayan langsung membungkuk. "Selamat malam, Tuan. Nyonya."

Erivo membuka jasnya. Menyerahkannya ke pelayan. "Di mana Mama dan Papa?" tanya Erivo kepada pelayan.

Bersamaan dengan itu, Eleanor dan Nicholas melangkah ke arah mereka.

"Kalian sudah pulang," ucap Eleanor lembut kepada putra dan menantunya. "Ayo makan malam dulu."

Chloe tersenyum. Ia menyerahkan buket bunga yang ada di tangannya kepada pelayan.

Lalu setelahnya, mereka berempat melangkah masuk ke dalam ruang makan.

Berbagai macam hidangan lezat sudah tertata rapi di atas meja.

Erivo menarik kursi untuk istrinya. Chloe duduk dengan anggun. Baru setelahnya pria itu duduk di sampingnya.

Eleanor meraih piring Chloe dan ingin mengisinya dengan makanan.

"Aku bisa sendiri, Ma," Chloe dengan cepat mencegahnya. Ia merasa tidak enak diperlakukan seperti ini oleh ibu mertuanya.

Eleanor menatap menantunya dengan senyuman lembut yang masih terukir di bibirnya.

"Diamlah. Mama nggak suka dihalangi seperti ini," ucap Eleanor. Ia mengambil nasi yang cukup banyak untuk Chloe, lalu mengambil sepotong paha ayam dan sayur sehat untuk menantunya.

"Makan yang banyak ya, Nak," lanjut Eleanor. "Hari ini pasti melelahkan. Menghadapi ayah dan ibu tirimu, ditambah lagi harus menghadapi pertanyaan wartawan."

Chloe mengangguk. "Terima kasih, Ma."

Nicholas yang dari tadi diam akhirnya bersuara. Ia meletakkan gelasnya. KLING

"Hmm," Nicholas berdehem. "Cukup menarik berita hari ini."

Semua menoleh.

"CEO Reinhard Group muncul di konferensi pers Weiss Group. Menyerahkan bunga. Mengumumkan pernikahan," Nicholas menatap Erivo. "Papa bangga kepadamu."

Erivo hanya diam, dan kembali menikmati makanannya.

Nicholas mengangguk pelan. "Sangat bagus, putraku. Laki-laki memang harus bertanggung jawab. Tapi..."

Ia menoleh ke Chloe dengan tatapan yang tidak bisa dibaca. "Kau juga harus ingat, menantuku. Sekali kau menyandang nama Reinhard, hidupmu bukan milikmu lagi. Setiap langkahmu akan diawasi."

Chloe menegakkan punggungnya. "Saya mengerti, Tuan."

Eleanor langsung menimpali, menutupi suasana tegang. "Sudah, Pa. Jangan membuat menantu kita takut. Chloe, coba ini. Supnya Mama yang masak sendiri."

Eleanor menyodorkan semangkuk sup ke arah Chloe.

Chloe menerima dengan kedua tangan. "Terima kasih, Ma."

Makan malam dilanjutkan dengan obrolan ringan. Eleanor bertanya tentang menu favorit Chloe.

"Apa makanan favoritmu, Nak?" tanya Eleanor.

Chloe berpikir sebentar. "Hmm... Steak medium rare, sup jamur, dan... tiramisu."

Hening satu detik.

Sendok di tangan Erivo berhenti. Nicholas menatap istrinya. Eleanor tersenyum sedikit kaku.

Karena makanan favorit itu... sama persis dengan makanan favorit Queen, mantan kekasih Erivo.

Erivo meletakkan sendoknya pelan. Menatap Chloe. Ia berkata dalam hati, "Mungkin hanya kebetulan."

Chloe pura-pura tidak sadar. Wanita itu hanya menunduk, memakan supnya.

Setelah makan malam selesai.

"Oh ya," ucap Eleanor sambil menyeka bibirnya dengan tisu. "Minggu depan ada gala dinner amal tahunan keluarga Reinhard. Kalian berdua wajib datang. Sebagai pasangan."

Erivo hanya menatap datar dan dingin. "Aku tidak ingin datang."

.

---

Jangan lupa dukungannya guyss 🤗 🥰 🥰. Like, kome dan Vote. 🤗🥰 semoga kalian menyukainya.

1
Muft Smoker
raga mungkin udh mati Erivo ,, tp nyawa tu tdk ,,
dan skraang queen ad ddsnaa ,, d tubuh Chloe weiss
Muft Smoker
cepat sembuh duluu kak ,,
baru berkarya lgiii ,,

tenang aq gx kmn2 tetap mantengin NT buat nunggu kelanjutan cerita kk ,,

🤭🤭🤭🫣🫣🫣😂😂😂😂😂
Muft Smoker: sama2 kak
total 2 replies
Muft Smoker
semoga aj setelah mereka tau sypa Chloe ,, mereka bisa menerima Chloe or queen daisy
Muft Smoker
eeeey pak su udh go public niiih ,,
tp apa gx kaget tuh nanti pa mertua dr Zurich dtg ke geneva ,,🤔🤔🤔🤔😂😂😂
Muft Smoker
lanjuuut kak
kas. maa29: proses 🫡🤗
total 1 replies
Muft Smoker
gmn tuh Kali mama Eleanor tau klo menantu ny sbnrnya queen daisy ,,
Muft Smoker
semoga Eleanor bnr2 berubah Dan menyayangi Chloe or daisy dg tulus ,,
sebagai penebus dy dlu menyakiti queen daisy tanpa sadar ,,
Muft Smoker
kalo mau hidup enk kerjaaa ,, jgn ngemis harta org lain 😒😒😒😒
Muft Smoker
jgn2 Vivian juga di suntikkan cairan yg dlu pernah di terima oleh Chloe sebelum ia meregang nyawa 🤔🤔🤔
Baek chanhun
next thour 💪💪
kas. maa29: proses 🫡🫰
total 1 replies
Sekar
gak sadar diri
Runi Mayantri
ad horor2 ny
kas. maa29: 🫣🫣🫣🫣🫣🫣🫣🫣
total 1 replies
Muft Smoker
licik ny Alexander ma Serena Kalo bukan krn Irina Weiss sewes sewees ,, bablaaas ke sapu angin mereka ,,
menguasai harta yg bukan hak ny ,,
membuang pewaris ,, tp tenang karma mereka sdang otw menghampiri 😏😏😏😏😏
Muft Smoker
ceritany seruuu kak ,,
dtggu kelanjutan ny yx kak
Muft Smoker: 🫡🫡🫡🫡🫡🫡😁😁😁
total 2 replies
Muft Smoker
tentu saja dy adalah queen ,, sekali pun dy tertidur ,, kewaspadaan adalah yg utama ,,
Sekar
lanjut thor💪💪
kas. maa29: proses 🤗🤗🤗
total 1 replies
Muft Smoker
lanjuuuut kak ,,
semakiiiiin memanaaas ,,
Muft Smoker: 😁😁🫰🫰🫰
total 2 replies
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
kas. maa29: ok proses 🤗🫰
total 1 replies
Sekar
wuih mantap,, lanjut thor💪💪
kas. maa29: ok proses 🤗🤗🫰
total 1 replies
Sekar
lanjut thor💪💪
kas. maa29: siaappp🫡🫡🫡🫰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!