NovelToon NovelToon
ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Action
Popularitas:673.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Jeremy Aslan, kepala mafia paling ditakuti, mengira menikahi Claire, putri wakil presiden akan memberikan keuntungan besar pada bisnis senjata yang sedang dia jalankan. Ternyata, yang ia dapatkan adalah ... menghadapi perempuan paling bikin sakit kepala sepanjang dia hidup.

Alih-alih fokus dengan bisnis dunia gelapnya, ia malah fokus dengan segala tingkah laku random Claire seperti, diam-diam menciptakan bom dan meledakkan kantor polisi hanya karena ia punya dendam dengan polisi, merusak rumah pribadi politisi yang dia anggap sering merendahkan ayahnya, dan bekerja di perusahaan Farmasi hanya untuk membuktikan mantan pacarnya adalah gay.

Bagi Jeremy, mengendalikan ratusan anak buah bersenjata jauh lebih mudah daripada menghadapi satu istrinya yang nakal dan sama sekali tidak mengenal kata takut. Jeremy hampir menyerah pada semua kenakalan perempuan itu, sampai Claire tiba-tiba di culik, saat itulah dunia Jeremy hancur. Karena akhirnya ia menyadari, Claire adalah dunianya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sekarang giliranku

Jeremy seakan tak lagi bisa menahan diri. Segala beban pikiran, rasa lelah, dan keraguan seketika lenyap, terhanyut sepenuhnya dalam arus gairah yang meledak tak terbendung. Setiap gerakannya penuh dengan keinginan kuat untuk menyatu sepenuhnya dengan Claire, seolah ingin memastikan bahwa gadis ini benar-benar ada di sana, bersamanya, dan tak akan pergi ke mana pun.

Tubuh Claire merespons setiap sentuhan itu. Punggungnya melengkung naik perlahan, seolah meminta lebih banyak kedekatan, sementara tangannya yang tadinya masih mencoba menahan kini hanya bisa mencengkeram erat kain selimut di sisi kasur. Jari-jarinya memutih karena tekanan kuat, napasnya terengah-engah kencang, dan dadanya naik turun tak beraturan mengikuti irama yang ditetapkan Jeremy.

Perasaan yang menyelimutinya begitu asing namun luar biasa memikat. Ada rasa geli yang membuatnya ingin sedikit menjauh, namun di saat yang sama ada rasa hangat yang menyebar dari dada hingga ke perut, membuatnya justru ingin mendekat lebih erat dan menyerah sepenuhnya pada pria di atasnya. Pikiran yang tadinya penuh pertanyaan kini perlahan menjadi kosong, hanya tersisa kesadaran akan sensasi lembut namun kuat yang melanda setiap inci tubuhnya.

"Pe-pelan... Jeremy, pelan-pelan..." pintanya terbata-bata, matanya terpejam rapat, keringat tipis mulai membasahi keningnya. Suaranya terdengar lemah, sama sekali tak menyiratkan penolakan, malah terdengar seperti memohon agar momen indah ini tak berakhir terlalu cepat.

Jeremy mengangkat sedikit wajahnya, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum miring yang penuh godaan dan ketertarikan mendalam. Matanya menatap lekat wajah Claire yang sudah memerah padam, melihat bagaimana bibir gadis itu tergigit pelan seolah berusaha menahan suara yang ingin lolos.

"Pelan-pelan?" bisiknya dengan suara berat dan parau yang membuat bulu kuduk Claire meremang seketika.

"Jangan harap. Sekarang aku sudah mulai, dan aku tak akan berhenti sampai kau benar-benar tahu siapa laki-laki yang telah kau pancing."

Ucapan itu langsung dibuktikan dengan tindakan. Ia justru semakin mendekat, menyalurkan segala hasrat lewat setiap gerakannya yang kini semakin dalam dan penuh perasaan. Claire mendesah panjang, tubuhnya bergetar hebat saat merasakan kehangatan yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Ia tak lagi tahu mana yang benar atau salah, yang ia pahami hanyalah betapa nyamannya berada dalam pelukan pria ini, betapa amannya rasanya diperhatikan sedemikian rupa.

"Jeremy... rasanya... rasanya aneh sekali..." rintihnya pelan, secara naluriah ia menggerakkan tubuhnya mendekat, mencari sandaran paling nyaman di dada bidang suaminya.

"Aku merasa... merasa seperti seperti mau meledak..."

Jeremy tersenyum puas melihat istrinya yang mulai menyerah sepenuhnya. Ia menunduk kembali, mencium leher jenjang Claire dengan lembut namun tegas, meninggalkan jejak kepemilikan di sana. Ia pun tak tahu persis mengapa ia begitu ingin menandai gadis ini.

Tangannya bergerak perlahan menyusuri lekuk tubuh gadis itu, menikmati kehalusan kulit yang ia temui di setiap sentuhan. Ia menarik pinggang ramping Claire agar semakin menempel erat pada tubuhnya sendiri, menghilangkan jarak sekecil apa pun di antara mereka.

Sesekali Claire terkejut dengan sensasi baru yang muncul, membuatnya tersentak sejenak, namun keterkejutan itu segera berubah menjadi rasa damai yang luar biasa. Ia menatap Jeremy dengan mata yang berkabut, melihat tatapan pria itu yang penuh dengan nafsu. Perlahan, ia melingkarkan lengannya di leher suaminya, menarik wajah itu mendekat sebelum menyambut ciuman Jeremy dengan berani.

Dengan gerakan yang lambat namun penuh kekuasaan, ia naik kembali ke atas tubuh Claire, menindihnya dengan berat tubuhnya yang besar dan hangat. Ia menatap wajah Claire yang masih memerah, matanya sayu dan berkaca-kaca, bibirnya bengkak dan terbuka sedikit mengeluarkan napas pendek. Jeremy tersenyum miring, senyum yang penuh kemenangan dan keinginan yang belum terpuaskan.

"Kau rasakan itu?" bisiknya dengan suara berat dan parau, mengusap pipi Claire dengan punggung jari-jarinya yang masih basah.

"Itu hukuman untuk gadis cerewet dan bawel sepertimu."

Belum sempat Claire membalas kata-katanya, Jeremy sudah kembali memberikan ciuman panas di bibirnya. Ciuman itu dalam, mendesak, dan memabukkan, seolah ingin menyatukan seluruh napas  mereka menjadi satu. Claire terhanyut seketika, tangannya yang tadi terkulai lemas kini bergerak kembali melingkar erat di leher Jeremy, menarik tubuh pria itu semakin menempel rapat padanya.

Saat mereka melepaskan ciuman itu, napas keduanya terengah-engah, saling bertukar hembusan hangat yang terasa membakar. Jeremy menurunkan satu tangannya, menyusuri lekuk pinggang ramping Claire, lalu turun ke bawah. Claire langsung menggigil hebat saat di sentuh lagi.

Lalu tiba-tiba pesawat terguncang hebat, seolah terseret arus angin kencang yang tak terduga. Tubuh Jeremy sempat terangkat sedikit, namun ia segera menahan diri dengan kuat, menindih tubuh Claire agar tetap aman di atas kasur.

Mendengar suara berisik dan merasakan guncangan yang membuat segala sesuatu di dalam ruangan terasa bergerak liar, Claire langsung terkejut, matanya terbelalak lebar, dan ia berteriak panik di tengah napasnya yang masih terengah-engah.

"Jeremy! Pesawatnya nggak akan jatuh kan?!" Teriak Claire yang langsung membuat seluruh akal sehat Jeremy kembali.

Astaga, apa yang telah dia lakukan? Ia segera menjauh dari Claire begitu guncangan hebat itu mereda. Dan Claire segera mengenakan kembali pakaiannya karena takut ada guncangan hebat lagi dan dia mati konyol di pesawat ini.

1
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘮𝘳 𝘫𝘦𝘮 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘮𝘶 𝘣𝘶𝘵𝘶𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶𝘢𝘯🤭
Riska Baelah
baru x ini ad orng ngaku serakah🤣😄🤣😄😄🤭🤭🤭 claeir2 ad2 aj tingkah bahasa mu yg buat ngakak🤣😄🤣😄😄👍👍👍
mister jem ayo dtng, kaya ny claeir cs dlm bhaya/Frown//Frown//Frown//Frown//Frown//Frown//Frown/
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
......bunga
semangat thor ❤️
......bunga
mantap 🔥🔥🔥
Atik Marwati
lebih sadis dari talia
Atik Marwati
kapok...
Rita
jeremy ayo peka balik Claire butuh kamu
Rita
🔥🔥🔥🔥🔥betul👍👍👍👍
Rita
pinjem alat doraemon senter pengecil😁
Bagus Rahmad
gila,,gila bisa ngamuk Jeremy kalau istrinya kenapa2
Hanima
oo 😡😡
rose🦋
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jeakawa loving❤️
mister jem cepat temukan istri nakal mu,dan bantai Mentri edan itu
jeakawa loving❤️: ya apa ini ya yang di maksud nanti Claire di culik🤔
total 2 replies
Herman Lim
gila sadis bgt istri jem ne sampe putus tuh burung mn di ambil semua lagi harta nya 🤪🤪
ardiana dili
lanjut
Arin
Oah..... udah ikut seneng empat sekawan berhasil membobol harta korup si menteri. Malah sekarang terperangkap. Semoga mereka bisa selamat dan menyelamatkan para gadis-gadis yang berada di penjara rahasia
merry
gila mentari taik kebo ya,, selain korup uang emas dia juga culik para gadis trs ditahan ruang bawah dlm kandang kcil kcil,,, ud kyk kurung kucing ajj pak,,, selain disiksa psti para korban ud mengalami pelecehan dr mentari gila itu lah,, selamatin mrk cle dan laporkan perbuatan mentari gila itu,,, tp ketahuan gmn donk ap mis ter jem bklnn dtg tp mr jem lg di luar kota 🤣🤣🤣🤣🤣
Ari Nuryanti
gawatttt........
DC
Ayo Bang Jem, selamatin istri nakalmu🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!