"ini akibatnya lo berani lukai pacar gua sialan, siapapun tidak gue izinin main tangan sama orang yang gue sayang.. lo ngerti kan!!".
" ngerti kak"ucap cantika.
"ingat lo itu cuma penebus hutang jadi jangan berharap gue memperlakukan lo dengan baik" desis bintang.
cantika tidak menyangka hidup nya seperti ini.. hatinya masih sakit karena perlakuan tidak adil. orang tuanya, kini dia kembali di buat kecewa sama nenek nya sendiri.
"gue tidak menyangka nenek tidak tulus menyayangi gue. dia sama aja dengan yang lain" oceh cantika
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 24
Cantika dan kelompok nya sudah selesai kkn. Mereka sudah pulang ke rumah masing-masing. Cantika tidak pulang ke rumah suaminya melainkan cari tempat tinggal baru.
Cantika untuk sementara waktu tinggal di apartemen milik valen. Hari ini kinan dan putri akan menginap di sana.
"Guys kita ke supermarket yuk buat isi kulkas" ajak cantika.
"Yuk tapi kalo ini gue yang bayar can!! Gue tidak mau menerima penolakan. Uang yang lo punya tabung aja untuk biaya lahirnya lo" ujar putri.
"Lo gak usah merasa gak enak hati can.. Kan kita keluarga " lanjut kinan.
"Gue beruntung punya kalian selama ini.. Cuma kalian keluarga gue dan terimakasih" ketiga perempuan itu pun berpelukan .
Mereka pun sampai di supermarket dan langsung menuju rak bahan-bahan makanan yang di butuhkan. Putri tidak lupa membelikan cantika susu hamil dan cemilan sehat juga.
Cantika tidak sengaja bertemu dengan mama dan neneknya di sana. Ratih langsung menghampiri cantika.
"Dasar anak durhaka, orang tuanya lagi susah malah kamu belanja sebanyak ini" ketus sekar.
"Betul itu, cantika mama mau minta uang, sini berikan" pinta ratih.
"Aku tidak punya uang jadi percuma kalian berdua minta toh tidak akan pernah dapat" jawab cantika.
"Kan kamu punya suami yang kaya, minta lah sama suami mu itu" ketus sekar.
"Kan nenek yang jual aku sama kak bintang, lagi pula kak bintang juga gak pernah kasih aku uang selama ini" lanjut cantika.
"Kan lo tidak kenal dengan suami lo itu jadi mana mau dia biyain hidup lo secara lo kan di jadikan penebus hutang" kata kinan.
"Kalau gue jadi keluarga lo malu sih ganggu hidup lo setelah apa yang mereka lakukan pada lo can.. Udah rebut calon suami lo, gak biyain hidup lo dari dulu. Miris banget hidup lo can" ujar putri lagi.
"Jangan fitnah kalian ya" marah ratih.
"Apa yang di katakan mereka memang bener kok, mama dan papa tidak pernah biyain hidup ku dari dulu.. Aku cari uang sendiri kan" cantika membetulkan perkataan kedua temen nya.
"Kamu jangan sombong cantika, inget kamu lagi hamil sekarang kalau bukan keluarga mu yang ngurus kamu siapa lagi jadi kamu harus mengikuti kemauan kami" sekar tersenyum puas.
Degg!!!
"Jangan perduli ucapan mereka can, lo gak usah khawatir ada orang tua Kami yang siap menemani kamu saat lahiran jadi lo tidak butuh mereka juga" jawab putri.
"Kenapa baru sekarang kalian anggap aku keluarga kan dari dulu aku tidak di anggap jadi stop sok peduli" tekan cantika.
Ratih dan sekar kena mental dengan semua perkataan cantika dan kedua temen nya. Mereka pun pergi dari sana karena tidak tahu mau bicara apa lagi.
"Ayok can kita lanjut belanja nya, lo gak usah perduli dengan orang-orang yang gak penting itu" ajak kinan.
_____
Bintang datang ke rumah orang tuanya untuk bertemu valen, dia mau bertanya kenapa cantika sampai sekarang belum pulang ke rumahnya.
"Bintang tumben ke rumah bunda" tanya sonya.
"Valen mana bunda, aku mau bicara hal penting dengan nya" ujar bintang.
"Adikmu masih ada di kamar nya dia pasti belum bangun. Langsung aja ke kamar nya sana" suruh sonya.
Saat bintang mau naik ke atas, valen turun dengan muka bantal nya dan langsung duduk di samping sang bunda.
"Valen cantika dimana? Kenapa sampai sekarang tidak pulang" tanya bintang.
"Ya mana gue tahu, 1 minggu yang lalu gue anterin dia sampai dengan gerbang rumah lo. Dan setelah itu gue langsung pulang" jawab valen.
"Tapi dia tidak pulang ke rumah valen".
"Whaat, can tidak pulang ke rumah abang jadi waktu itu dia tidak masuk kedalam!! Pantesan dia larang gue ikut masuk ke dalam waktu itu" drama valen sangat menyakinkan sekali.
Sonya tidak mengerti apa yang a
kedua putranya itu bicarakan, siapa cantika yang di maksud.
"Astaghfirullah abang, lalu cantika kemana?? Lo usir ya,tegs banget padahal can lagi hamil "tuduh valen.
" gimana gue mau usir dia,, ketemu aja gak pernah sejak kalian pulang " ketus bintang.
Bintang khawatir sama cantika, dia takut istrinya itu di culik sama musuhan sedang kan valen ingin tertawa melihat wajah frustasi abang nya itu.
"Jago juga gue aktingnya, sampai abang percaya dengan semua yang gue ucapin" batin valen.
"Tunggu!! Apa yang kalian bicarakan. Cantika?? Siapa itu" tanya sonya.
Valen dan bintang terperangah dan terkejut. Mereka baru sadar sonya ada di sana juga dan langsung menepuk jidat nya sendiri.
"Mampus deh gue ada bunda di sini.. Pernikahan diam-diam gue dan cantika pasti terbongkar setelah ini" batin bintang.
"Tamat lah riwayat lo bang tapi gue juga pasti kena omel bunda" batin valen.
Tidak ada yang menjawab pertanyaan sonya, valen maupun bintang saling tatap saja satu sama lain.. Karena tidak mendapatkan jawaban sonya murka dan menatap kedua putra dengan sangat tajam.
"Kalian duduk di sana cepat" suruh sonya.
Kedua pemuda itu menurut dan tidak berani membantah sonya.
"Bang lo kasih tahu bunda yang sebenarnya saja ketimbang bunda ngamuk" bisik valen.
"Lo aja, lo kan sahabatnya cantika" suruh bintang.
"Lo lah, lo kan suaminya jadi lo yang lebih berhak cerita" valen tidak mau.
"Cepat jelasin, kenapa kalian malah bisik-bisik seperti itu" marah sonya lagi.
"Istri aku bunda" akhirnya bintang pun jujur.
"Jadi benar!! Kamu punya istri sah selain bella dan kenapa kamu tidak cerita sama bunda dan ayah mu" tanya sonya.
"Ceritanya panjang bunda kenapa aku bisa menikah dengannya nya".
" cerita kan semuanya " perintah sonya.
Bintang pun menceritakan tentang pernikahannya dengan cantika dari awal sampe akhir, dia tidak menceritakan tentang perlakuan buruknya sama cantika.
"Tapi abang tidak memperlakukan istri nya dengan baik bunda!! Tiap hari cantika selalu dapat pukulan dari abang. Kalau abang ada masalah dia selalu melampiaskan nya sama cantika" valen menceritakan yang bintang tidak cerita kan sama Bunda nya.
"Kamu tahu len dan kamu kenal perempuan itu".
"Dia adalah sahabat aku bunda, awalnya aku tidak tahu . Aku baru tahu saat si bella itu ulang tahun.. Bahkan sekarang cantika juga lagi hamil anak nya abang tapi abang tidak mengakui anak itu".
" kenapa begitu ".
"Karena dia hanya cinta sama bella dan cuma anak yang ada di kandungan bella anaknya".
Plak plak.
" Bunda kecewa sama kamu bintang,, pantesan aja istri sah mu kabur ternyata dia trauma tinggal dengan mu.. Tega banget kamu kdrt bintang " sonya kecewa.
"Bintang menyesal bunda, bintang mau memperbaiki semuanya tapi dia duluan pergi".
" pasti cantika sudah terlalu sakit bintang dan bunda yakin dia tidak mau lagi memberikan kamu kesempatan lagi setelah apa yang kamu perbuat".
"Mungkin orang lain sudah bunuh diri bun kalau di siksa tiap hari,, tapi berbeda dengan cantika, dia perempuan yang tangguh" valen pun menceritakan tentang kehidupan cantika yang selalu tidak mendapatkan keadilan dari keluarga nya.
Mendengar cerita valen, sonya langsung menangis..dia tidak bisa membayangkan gimana keadaan cantika setelah di pukul oleh putra nya itu.