NovelToon NovelToon
Istri 150 Juta Tuan Mafia.

Istri 150 Juta Tuan Mafia.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Mafia / Cintapertama
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: liyana

harap bijak memilih bacaan.



Di jadikan babu oleh sang bibik, di bully oleh warga desa sebab bau badannya.

Ia begitu patuh, namun berkahir di jual oleh Bibiknya pada Tuan Mafia kejam yang menjadikannya budak nafsu menggunakan status istri yang di sembunyikan dari dunia.

ikuti ceritanya disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon liyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24.Perutku sakit++

Hazard tak menggubris suara di depan pintu yang memintanya berhenti, ia terus menggerakkan pinggulnya.

Suara kasur yang bergoyang terdengar berdenyit.mengimbangi gerakan Hazard, yang mulai menggila.

Anggi hanya bisa mencengkram dia tangan kekar itu sekuat mungkin, sambil terus membelai perut hazard yang kotak-kotak.

Sedangkan orang yang menegur mereka hanya bisa menutup telinga mendengar suara laknat yang membuatnya menegang.

"Helena, pinta anakmu untuk tahu situasi,"kata Tuan Azam berlalu ke kamarnya, ia tak mungkin memperlihatkan punyanya yang meneggang di depan Sudara.

Helena hanya tertawa di tengah rasa kesal dan marahnya suaminya."Sudara."

"Iya Nyonya," Sudara menghentikan gerakan tangannya di kaki Helena.

"Hari ini, kamu libur, eh, ada tugas."

"Tugas apa?"

"Hari ini Haki akan datang, tugas kamu adalah menggoda dia dan menjadikan dia suami kamu," Kata Helena menaik turunkan alisnya.

Pipi Sudara sudah merah karena godaan Helena.

"Tugas ini akan saya lakukan sebaik mungkin Nyonya," Sudara bergerak memberi hormat menggunakan tangannya.

"Kalau begitu, saya pergi dulu, selamat bertugas," Helena turun dari sofa dan melenggang pergi ke kamarnya.

"Saya harus tampil cantik hari ini."ujar Sudara langsung pergi dari sana.

Sedangkan dua orang yang membuat Tuan Azam menegang langsung klimaks.

Hazard langsung merebahkan tubuhnya di samping Anggi yang dadanya naik turun, dengan desahan yang tersisa, ia kembali mendesah kala bibir Hazard mengulum gunungnya yang kembali mengeras.

"aaahh! eehhm!"

Desahan terus lolos di bibir mungil Anggi,membuat naluri Hazard semakin melonjak ingin di tuntaskan.

Hazard kembali memasukkan lidahnya di bibir Anggi, suara desahan tertahan terdengar mematikan, tangan satunya meremas benda kesukaannya dan satu tangan lagi, menelusuri bagian paling dalam sang istri.

"Kamu sungguh membuat saya candu Anggi," bisik Hazard, suaranya berat dan serak.

Hazard terus memandangi wajah Anggi yang mengadah ke atas dengan mata terpejam, wajahnya memerah, suara desahan terus lolos di bibirnya yang bengkak.

"aahh,enggh ahh, ahh."

Mata Anggi melotot, kala tangan Hazard semakin cepat di bawah sana, tangannya memegang erat lengan pria itu."Aahh, aahh, aah, ahh, ehmm."

Suara tangan Hazard yang bergerak di bawah sana terdengar nyaring di kamar ini.

Hazard sampai kembali menegang, saat Anggi akan mulai pelepasan, barulah Hazard memasukan miliknya.

Suara mereka saling bersahutan, sungguh membuat Anggi kewalahan, ingin berhenti tapi ingin lagi pula.

******

Di sisi lain, Zuma sedang mengejar mobil Gadi dan Shara.

Zuma menelpon Gadi tapi tak di angkat, bahkan Zuma sejak tadi memang sudah kehilangan jejak.

"Ck, Kemana mereka,"gumam Zuma, padahal ia tak melihat mobil di balik pohon besar yang ia lewati, karena mobil itu hitam, dan berada di pepohonan lebat dan besar, membuatnya taj terlihat bila tak teliti melihatnya.

Di dalamnya, Shara sedang menggoda Gadi untuk menyentuhnya.

"Shara, saya mohon, berhenti," suara Gadi tertahan kala tangan Shara semakin lancang membelai leher turun ke bawah, sampai Shara akan menyentuh sesuatu yang akan mengeras, tangan Gadi dengan cekatan mencegah.

"Shara, apa yang kamu lakukan."

"Pernikahan ini, tidak akan batal Gad, kalau aku tidak hamil anakmu."

"Ada cara lain, bukan ini, ini tidak benar."

"Aku tidak peduli, ini benar atau tidak, yang aku pedulikan hanyalah, kita bersama," Shara mendekatkan mukanya, pada Wajah Gadi yang terus mundur, Shara menyentak tangan Gadi dan menarik tengkuk pria itu.

Bibir mereka bertemu dengan lumatan Shara yang kaku,kentara sekali ini yang pertama baginya.

Gadi mendorong Shara dengan kedua tangannya, tapi Shara malah mengeratkan pegangannya, dan mengigit bibir bawah Gadi.

Gadi memejamkan mata kala lumatan itu masuk ke dalam, memberikan rasa yang selama ini Gadi tahan tak lakukan.

Tangan Gadi turun ke pinggang dan mengelus punggung Shara. Ia pun mulai membalas dengan lembut, dan semakin lama, semakin cepat dan brutal.

"aahhh," desah Shara di tengah ciuman panas itu, tangan Gadi mulai bergerak liar, membuka kancing baju Shara, dan memperlihatkan miliknya yang putih mulus tanpa cela.

Mereka melepaskan ciumannya, mata mereka beradu dalam kabut, napas mereka terengah-engah, Gadi yang sudah di selimuti gairah melepaskan penutup satu-satunya Shara, dan mengulumnya sampai puas.

"Ishh, aahh," Shara memejamkan mata sambil mengigit bibir bawahnya.

Tangan satunya masuk di balik Rok pendek Shara, membelainya hingga basah dan masuk ke dalam tanpa mengetuk.

"Ahh, aahh, aahh, ahh,"

Desahan itu lolos setiap tangan dan bibir itu bergerak liar di tubuhnya.

*****

Haki menginjakkan kaki lagi di kastil ini, sebelum masuk ia menghela napas,karena akan mendapatkan banyak pertanyaan dari istri Tuan yang ia layani selama hidupnya.

Saat memasuki Kastil itu, sepi, seakan tak berpenghuni.

Dari arah seberang Sudara datang dengan baju yang indah dan rambut yang di uraikan yang panjangnya sampai pinggang.

"Sudara, dimana Tuan dan Nyonya?"tanya Haki datar dan dingin.

"Mereka ada di kamar, sepertinya juga tak ingin diganggu, bagaimana kalau Pak Haki menunggu di taman, nanti setelah kegiatan Tuan dan Nyonya selesai baru Tuan masuk."

Seakan mengerti apa maksud Sudara, Haki mengangguk pelan."Saya datang besok saja, kalau begitu."

Sudara langsung kelabakan."Jangan!"

Haki menaikkan satu alisnya, Sudara langsung menjelaskan dengan cepat."Maksud aku jangan, nanti Tuan marah, karena dia sudah menunggu kamu sejak tadi."

Haki mengangguk pelan."Kalau begitu saya akan menunggu di luar."

"Biar saya temani Pak."

"Tidak perlu."

"Ini perintah Tuan," Alibi Sudara.

Haki langsung tak kuasa menolak.

Sudara terus mengajak Haki bicara, tapi sayangnya respon pria itu sangat dingin dan singkat.

*****

Hazard sendiri masih tidur sambil memainkan gundukan Anggi, Anggi meringis merasakan sakit perut yang luar biasa."Anggi, ada yang sakit?"

"Shh,perut aku,rasanya sakit dan perih."

Hazard langsung membulatkan mata ia bermain dengan tempo yang cepat, bahkan tanpa henti.

wajah Anggi sudah pucat pasi, Keringat dingin membasahi pelipis Hazard.

"Anggi, tenang oke, saya akan pergi ke dapur sebentar."

Anggi hanya mengangguk lemas sambil memegang perutnya yang sakit, bahkan ia menangis saking sakitnya.

Hazard segera memakai celana, hanya celana dan pergi ke dapur mengambil es batu, dan alat kompres.

Hazard berjalan begitu terburu-buru, mengabaikan tatapan para pelayan yang menatapnya dengan damba dan puja.

"Ini, kita kompres dulu yah,"kata Hazard lembut, dan menaruh kompres di bagian yang di tunjukkan Anggi yang sakit, setelah perut, Hazard meminta Anggi berbalik, Hazard juga mengompres bagian pinggang.

"Sudah mendingan?"

"hmm."

"Tadi sepertinya Papa kamu yang menegur kita,sshh."

"Kenapa?"

Anggi mengerutkan kening kala sesuatu yang basah keluar dari miliknya.

"Sepertinya ada darah yang keluar di bawah Tuan."

Wajah Hazard sudah pias dengan mata melotot.

Di pikiran Hazard apa ya?

Ada yang tahu?

Gimana sama bab ini, hot tidak?

Jangan lupa like dan bintang limanya 😄.

Terima kasih buat saran dan kritiknya, kalau memang ada yang salah silahkan di komen.

Biar Author bisa perbaiki 😘

1
Micheil gendox
sesama wanita kok meleceh kan wanita.
Micheil gendox
gk masuk ceritanya. masa ceritanya pelecehan terhadap wanita
Micheil gendox: tpi ya masuk akal dong. semut ke injak aja masih mau menggigit apalagi manusia.
lo kan wanita? masa lo juga mau dilecehin kaya cerita lo
total 2 replies
merry
pedes bgt mulut tuan azan tar di kerekn sm Tuhan br nyahok kmu tuu
Micheil gendox
cerita kok isiny pelecehan sama wanita yang tk punya
Micheil gendox
cerita busuk merendahkan martabat wanita aja.
farik muhammad
Masih banyak tulisan typonya
liyana;IG. Studio liyana: Terima kasih, nanti aku revisi🙏🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!