NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Suami Brondong

Terpikat Pesona Suami Brondong

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Nikahmuda / CEO / Pengantin Pengganti / Cinta Paksa
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Gagal menikah dengan calon tunangannya tidak membuatnya putus asa dan tetap kuat menghadapi kenyataan.

Kegagalan pertunangannya disebabkan karena calon suaminya ternyata hanya memanfaatkan kebaikannya dan menganggap Erina sebagai wanita perawan tua yang tidak mungkin bisa hamil.

Tetapi suatu kejadian tak terduga membuatnya harus menikahi pemuda yang berusia 19 tahun.

Akankah Erina mampu hidup bahagia dengan pria yang lebih muda darinya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 24

Pak Jarwo mengepalkan tangannya saking marahnya dengan kelakuan pak Jamal.

“Sialan! Brengsek! Gara-gara ulah bejaknya pak Jamal bisa-bisa posisi saya jadi calon kepala desa akan terancam gagal apalagi perbuatan Romi kemarin yang mencoreng nama baikku,” geramnya pak Jarwo sambil menendang ban mobilnya.

Ehsan dan Arsyila saling bertatapan kemudian mulai menjelaskan segalanya. Semua orang kembali terperangah dan dibuat terkejut sekaligus geleng-geleng kepala mendengar penjelasan Ehsan dan Arsyila.

Ehsan menjelaskan kronologis bagaimana caranya ia mendapatkan rekaman video asusila Pak Jamal kepala Desa yang sebentar lagi dicopot jabatannya itu.

Ehsan menjelaskan kalau perempuan yang bernama Helena adalah selingkuhan Pak Jamal yang memberikan rekaman itu dengan imbalan yang tidak sedikit.

Arsyila pun menjelaskan kalau Olivia yang mengirimkan rekaman video editan ketika Arshaka adiknya dijebak dimalam sebelum akad nikahnya.

Bimo dan Damar memutar rekaman yang tadi sempat mereka rekam. Semua orang tidak percaya kalau Nafisa dan Olivia punya hati dengki dan licik untuk melakukan kejahatan tersebut.

“Astaghfirullah aladzim jadi mereka berdua yang menjebakku malam itu!?” Arshaka menendang kursi plastik yang ada di depannya.

“Sayang jangan esmosi oke,” bujuk Erina.

Arshaka kembali duduk karena tidak ingin terlihat kacau di depan istrinya. Dia berulang kali beristighfar agar bisa mengendalikan dirinya.

“Kalau Mas Shaka nggak esmosi kan adem lihatnya,” ucap Erina sambil memeluk tubuh suaminya agar lebih bersabar dan bisa mengontrol amarahnya yang sudah membuncah hingga ke ubun-ubunnya.

Erina nampak santai dan sama sekali tidak terprovokasi dengan rencana licik mantan kekasihnya Arshaka. Dia tenang dan nyaman duduk sambil menyantap sate kambing yang sedari tadi ingin disantapnya.

“Astoge jadi Olivia berencana untuk menjebak Shaka dan berpura-pura hamil nantinya dan menuntut Shaka bertanggung jawab!?” Nabil sampai berdiri dari duduknya.

Elma terheran-heran melihat pria yang niat banget menjadi kekasihnya dipertemuan pertamanya.

“Selow bebs,” Elma terkekeh geli melihat Nabil.

Nabil salah tingkah karena reaksinya yang berlebihan sehingga terkesan lebay.” Maaf bebs aku terbawa suasana soalnya.”

Damar terlihat sendu membayangkan apa yang akan dilakukan oleh Arshaka kepada wanita yang dicintainya dalam diam.

“Olivia, kenapa kamu enggak sadar-sadar juga kalau Shaka tidak pernah mencintaimu dan bersiaplah menunggu balasan dari Shaka dan gue gak sanggup lagi terus-terusan membantumu,” batinnya Damar.

“Pak Raffi, kejadian seperti ini kalau tidak ditindaklanjuti dan diberikan hukuman kepada pelakunya mereka suatu hari nanti kalau memiliki kesempatan bisa-bisa kembali mengulangi perbuatannya yang sama bahkan bisa lebih parah dari ini,” imbuhnya Pak Irfan.

“Benar sekali itu Mas, dua hari desa kita mendapatkan masalah yang cukup serius. Kemarin malam anaknya Pak Jarwo Romi yang kedapatan bersama dengan rekan wanitanya dalam keadaan tanpa busana apapun dan mereka ternyata pencandu barang terlarang,” Bu Ulfa sampai sedih dengan nasib kampung halamannya.

“Sebaiknya kita semakin memperketat pengawasan terhadap anak-anak muda dan memberikan hukuman yang setimpal untuk pelaku kejahatan itu,” sahutnya Bu Rasmi yang mulai mengkhawatirkan kondisi anak muda di kampung Mekarjaya.

“Saya sudah bekerjasama dan mengkoordinasikan dengan pihak Kapolres pak Gilang dan pak Rasul selaku Kapolsek kita agar kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini sungguh sudah mencoreng nama baik kampung kita tercinta,” ujarnya Ehsan.

“Kita berharap saja semoga kondisi Desa kita ini kembali kondusif dan aman sehingga kita bisa hidup dengan damai dan tenang,” timpalnya Erina.

Arshaka memegangi tangannya Erina,” kamu nggak marah kan setelah melihat rekamannya yang sengaja diambil oleh cegil itu?” Tanyanya hati-hati.

Erina berbisik-bisik di telinganya Arshaka,” aku akan memberikan pengalaman yang paling terindah untuk suamiku agar tidak bisa melihat aurat perempuan lain lagi.”

Arshaka malah plonga plongo mendengar ucapan istrinya yang dikiranya akan marah dengan tindakan Olivia malah berjanji untuk membahagiakannya.

“Insha Allah Nak Ehsan pasti terpilih jadi calon kepala desa periode selanjutnya karena saingan cuma Pak Jarwo sudah rusak citra dan nama baiknya gara-gara kenakalan putranya,” ucap Bu Ulfa.

“Amin ya rabbal alamin, doakan saja Tante agar aku bisa menjadi kepala desa selanjutnya yang lebih amanah dari kepala desa kita yang sebelumnya,” ucap Ehsan yang tersipu mendengar perkataan calon mertuanya itu.

“Gimana caranya bisa jadi kepala desa bukannya Abang Ehsan belom menikah?” celetuk Bimo.

Plak!!

“Lo jangan asal jiblak saja! Kalau ngomong ngotak dan dikira-kira sedikit kenapa!” protes Damar.

“Bimo! Lemes banget mulut Lo,* ucapnya Nabil.

“Kenapa kalian berdua nggak terima dengan ucapannya Bimo? Memang benar adanya kalau Abang Ehsan belum menikah dan salah satu syarat calon kepala desa harus punya istri yang bakal jadi ibu desanya,” ujarnya Arshaka.

Ehsan melirik sekilas ke arah Arsyila sebelum berbicara,” insha Allah setelah aku terpilih sebagai kepala Desa aku pasti akan melamar Arsyila menjadi pendamping hidupku. Apakah Tante dan Om Raffi merestui niat baikku ini?”

Arsyila melotot tak percaya karena dia dilamar di depan orang banyak padahal tidak pernah memberitahukan sebelumnya rencananya ini.

Pak Raffi dan Bu Ulfa tersenyum bahagia karena akhirnya Ehsan meresmikan hubungannya dengan putri tunggalnya.

“Yes!”

“Oke kita nikah!”

“Terima dan katakan aku bersedia!”

Ucap ketiga anak bujang sahabatnya Arshaka. Semua orang bergantian menatap ke arah Ehsan dan Arsyila.

Esra tersenyum membayangkan kalau dia diposisinya Arsyila dan kekasih pujaan hatinya yang melamarnya di hadapan kedua orang tuanya.

“Kapan Mas Ghany datang di rumah melamarku, tapi bagaimana dengan istrinya apa dia akan menceraikannya dan menikahiku,” batinnya Esra.

“Kalau gue juga dilamar oleh Bimo bakal seromantis itu nggak yah? Ups kenapa gue kepikiran pria begajulan urakan itu,” Belva geleng-geleng kepala mengingat khayalannya sendiri.

“Ayang Bebebs kenapa! Kau baik-baik saja kan?” tanyanya Bimo yang mengecilkan suaranya.

Belva mendelik tajam,” stop panggil gue ayang Bebebs! Kita itu bukan pasangan kekasih! Lagian gue pengen kekasih yang mapan dan punya kerjaan bagus bukan mahasiswa kere kayak Lo!” ketus Belva kemudian meninggalkan tempat pertemuan keluarga itu.

Tubuhnya Bimo sampai melunak gara-gara mendengar penolakan terang-terangan dari gadis pujaannya.

“Malang benar kisah cinta anak lurah satu kita ini,” ejek Damar.

Sesekali masih terlihat beberapa tamu undangan berdatangan dari luar daerah dan juga Ibu kota yang baru sempat datang karena perjalanan jauh.

“Elma kalau gue lamar kau apa juga akan bilang yes?” Tanyanya Nabil.

Elma menoleh ke arah Nabil,” memang kamu sudah siap menikah dan modal kamu apaan!? Gue kagak mau kalau hanya modal nekat doang karena gue hidup butuh makan bukan hanya makan omongan doang!”

Nabil tersenyum,” kalau aku sampaikan kepada enyak sama babe terus mereka setuju ngelamar Kamu gimana?”

Nabil malah menaik turunkan alisnya memperhatikan reaksinya Elma.

“Tergantung dari niat dan usahamu! Kalau Lo sanggup memenuhi syarat yang gue ajukan kita akan menikah setelah gue ujian skripsi bulan enam,” tantang Elma.

Elma sejak dulu memang sudah berencana untuk menikah muda kalau memang sudah ada pria yang serius padanya dan dia was-was dengan pergaulan bebas yang semakin banyak memakan korban.

Memang terkadang perempuan bisa menjaga diri, tapi namanya godaan itu datangnya dari segala arah dan banyak macamnya.

Apalagi keimanan seseorang hamba itu ada pasang surutnya terkadang tinggi kadang di fase posisi terendah yang rentan mendapat godaan.

Arsyila malah tertunduk malu-malu tidak berani menatap ke arah Ehsan ataupun kedua orang tuanya.

“Bagaimana Arsyila apa kamu setuju menerima lamarannya Nak Ehsan?” Tanyanya pak Irfan.

Arsyila mendongak menatap ke arah kedua orang tuanya terlebih dahulu kemudian ke arah adiknya dan ketiga orang paling terdekatnya tersenyum bahagia sambil mengangguk.

“Insha Allah aku siap!” Balasnya Arsyila dengan mantap.

“Ayah berharap semoga kalian menikah karena kamu berniat untuk beribadah kepada-Nya, bukan karena nafsu semata.” ujarnya pak Raffi.

“Cinta saja tidak cukup untuk menciptakan pernikahan, namun juga perlu komitmen untuk terus saling setia kepada pasangan,” sahutnya Bu Ulfa.

“Insha Allah kami akan selalu mengingat nasehat Tante dan Om,” ceplos Bimo.

Semua orang kembali tertawa terbahak-bahak karena petuah itu khusus untuk Arsyila dan Ehsan malahan dia yang langsung menyahut.

“Ada yang kebelet nikah kayanya,” candanya Arshaka.

“Bukan tapi pengen kawin,”ejek Damar.

“Memang Lo gak mau nikah dan juga kawin!? Kalau gue mah asalkan gadis yang kusukai sudah siap dilamar pasti Papa dan mama gue suruh datang menghadap ke rumah perempuan itu,” jelas Nabil.

“Betul banget daripada lama-lama pacaran godaan dari pihak ketiga itu kencang banget biasanya. Sekuat-kuatnya imam kalau kami sebagai lelaki disuguhi hal-hal hemp runtuh juga pertahanan kami,” ucap Damar.

“Apa itu pengalaman kalian berdua? Makanya kalau kencan dengan pacarnya jangan ditempat yang aneh-aneh dan usahakan barengan kalau kalian berdua saja itu yang gawat pasti bakal terjadi sesuatu,” Ehsan Ikut menambahkan.

“Menikahlah dengan lelaki yang mengusahakan segalanya untukmu. Menjaga perasaanmu karena takut kehilanganmu. Seumur hidup itu lama jadi carilah dia yang cintanya lebih besar darimu agar nanjamu dibalas manja lukamu dibalas tawa tangismu dibalas pelukan bukan yang selalu memintamu untuk dewasa dan menjadikanmu terpuruk,” imbuhnya Erina.

“Ini paling bagus lagi, jadi kalian yang masih cari calon pendampingnya hidup jangan asal-asalan jangan sampai nyesal di kemudian hari,” ucap Arshaka.

Hingga malam hari masih ada satu-dua tamu undangan yang datang. Meskipun Arshaka dan Erina sudah berganti pakaian tapi masih setia menyambut beberapa undangan tersebut.

Keesokan harinya…

Kedua orang tuanya, adik dan sepupunya sudah berpamitan bersiap untuk kembali ke ibu kota Jakarta termasuk ketiga sahabatnya Arshaka.

Erina memeluk satu persatu anggota keluarganya. Dia sedih karena mereka akan berpisah beberapa hari karena Arshaka masih libur kuliah sampai dua mingguan kedepannya.

“Jaga diri baik-baik dan jadilah diri sendiri, Mama yakin kamu bisa beradaptasi dengan kehidupan keluarga mertuamu,” Bu Rasmi mengecup pipi putrinya.

“Semoga kakak cepat positif hamil, kami tunggu kabar baiknya,” ucapnya Elma.

Arshaka dan Erina tersenyum salah tingkah mendengar perkataan dari Elma.

“Doakan saja semoga keponakan kalian bisa secepatnya launching ke dunia,” balasnya Arshaka sambil melingkarkan tangannya ke pinggang ramping istrinya.

1
Nurul cahyani
kuis kali
Karmila
hahaha kaget
Karmila
cowok makondo
nuraeinieni
kwkwkw,,,ada saja arshaka,,,tuh ibu yg punya warung udah jelaskan tuh,,kalau yg bersayap itu lebih bagus.
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: haha maklum kagak pernah beli malah beli demi istri 🤣
total 1 replies
Zaini
sabar
nuraeinieni
adem juga hati kalau ipar dan mertua baik dan mau mengajari memasak.
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: ga kayak author nya ehh malah curhat 🤣😂
total 1 replies
nuraeinieni
ya allah kasian erina,,,ternyata trauma dgn sura petasan dan kembang api karna kejadian masa kecilnya
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe 🤭
total 1 replies
Fitry Resky Nero
hahaha 😂
Inha Khaerunnisa
gawat darurat kalau gini
Inha Khaerunnisa
Badas juga Bu polwan
Inha Khaerunnisa
semoga samawa pengantin baru
Inha Khaerunnisa
sederhana tapi megah dan mewah yah
Inha Khaerunnisa
anak yang baik
Fia ismail
dasar wanita licik Lo
Fia ismail
kayaknya Nafisa sama Bu Ranti
Fia ismail
seharusnya cemaskan dirimu sendiri bukan motore
Fia ismail
anak pinter
Fia ismail
meminta wejangan bagus
Asrianty Qira irwan
hari ini ngomong tua besok pasti cinta
Asrianty Qira irwan
gak bunuh diri tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!