Leonardo Matthew Pattinson adalah seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya, ia juga seorang pribadi yang sangat dingin,angkuh dan arrogan.ia tdak akan segan segan untuk membunuh orang yang menghalangi bisnisnya.
Tapi seorang musuh nya tiba tiba menitipkan adik perempuan nya kepadanya.
akan kah ia menerima nya atau tidak?
Simak terus ceritanya yaaa😁😁😁
cerita ini hanya karangan semata,tidak bermaksud menyinggung siapapun.latar,waktu dan tempat hanya settingan .
jangan lupa like, comment,and vote nyata yaaaa😂😂😂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurul padia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lucas
Siang hari,di sebuah restoran mewah.
Leo dan Izzana tampak memasuki restoran dan duduk di meja yang dekat dengan
jendela, sehingga menampakkan jalan raya.
"Selamat siang tuan dan nona,mau pesan apa?? tanya seorang pelayan restoran dengan ramah.
"Mau pesan apa?? tanya leo kepada Izzana.
"Izzana nasi goreng aja tuan, minum air putih aja"jawab Izzana.
pelayan itu segera menulis menu pilihan Izzana,leo pun menyebut menu pilihan nya juga dan dicatat oleh si pelayan.
"Ditunggu ya tuan dan nona"kata pelayan itu dan berlalu dari hadapan Leo dan Izzana.
Sementara itu,tak jauh dari meja devano dan Izzana, sepasang mata coklat memperhatikan mereka berdua.
"Ternyata kau bersembunyi bersamanya"kata si pemilik mata itu sambil tersenyum devil.
"Pantas saja,aku sulit menemukan mu"katanya lagi.
Pandangan nya tak luput dari Izzana yang sedang berbincang-bincang dengan leo.
Si pemilik mata coklat itu tak lain adalah Lucas.
"Aku akan mendapatkan mu girls"ucap Lucas dengan intonasi yang misterius.
****
"Silahkan tuan dan nona"ucap pelayan yang mengantarkan pesanan Leo dan Izzana.
"Terimakasih"kata Izzana.
"Sama sama nona"balas pelayan dan langsung pergi.
Leo dan Izzana mulai makan.
"Apa masih ada yang kamu mau beli??"tanya leo, pasalnya tadi ia sedang menemani Izzana berbelanja keperluan dapur.
"Seperti tidak ada lagi tuan"jawab Izzana.
Leo mengangguk dan melanjutkan makan nya.
Tiba-tiba ponsel nya bergetar.
Devano calling
Leo segera mengangkat telpon itu.
"Ada apa"tanya tanpa basa-basi.
"...................."
tiba-tiba leo mematung mendengar jawaban Devano.
"Ngapain dia disana?? tanya leo.
".............."
"Baiklah aku akan segera kesana"
Leo pun menutup telepon sepihak dan menatap Izzana, kemudian ia tampak berfikir.
"Tuan ingin pergi ke tempat lain?? tanya Izzana.
"Ya,aku hendak kekantor sekarang, tapi bagaimana dengan mu??" kata leo ragu.
"Tidak apa-apa tuan, tuan pergi saja dahulu, Izzana bisa naik taksi"jawab Izzana.
"Tapi,,,"
"Jarak dari restoran ini jauh untuk kerumah, jika pulang terlebih dahulu, tuan akan muter-muter jadinya"kata Izzana.
"Izzana akan baik baik saja"kata Izzana lagi.
"Hufff baiklah, setelah selesai makan, langsung pulang, mengerti!"kata leo menegaskan.
"Ya, Izzana akan pulang setelah ini"kata Izzana.
"Atau kamu ikut saja kekantor"kata leo tidak rela meninggalkan Izzana sendiri.
"Tidak usah tuan, nanti disana Izzana bingung mau ngapain, mendingan pulang aja dan bantuin bibi Ema masak makan malam"jelas Izzana.
"Ya udah deh,aku pergi"kata Leo beranjak dari tempat duduknya.
"Eh tunggu tuan"Izzana menahan langkah Leo yang hendak meninggalkan nya.
"Kenapa,kau mau ikut "kata leo.
"Tidak, bukan itu maksud ku,,,mmm Izzana boleh pinjam uang, Izzana tak punya uang soalnya" Izzana dengan menggaruk tengkuknya.
Leo tersenyum dan mengeluarkan dompetnya dari saku dan menyerahkan sebuah black card kepada Izzana.
"Ehh ini apa?? Izzana terkejut melihat kartu itu.
"Kartu"jawab leo santai.
"Bukan itu maksud ku tuan, Izzana kan tadi minjam uang bukan kartu"kata Izzana.
"Ambil saja, sekalian bayar makanan kita tadi"
"Tapi tuan,, kalau hilang bagaimana?? Izzana tidak bisa mengganti nya nanti, pokok Izzana tidak mau memegang kartu itu"cerocos Izzana dan mengembalikan kartu itu kepada Leo.
"CK,kau ribet sekali,"decak leo sambil mengeluarkan lembaran uang dari dompetnya.
"Ini kebanyakan"protes Izzana melihat yang diberikan leo.
"Terima!! kata leo tak terbantahkan lagi,dan membuat Izzana merenggut kesal.
"Baiklah aku pergi,hati hati di jalan"kata leo sambil menepuk nepuk pelan puncak kepala Izzana yang dibalut dengan jilbab nya.
Izzana mengangguk.
Leo pun pergi meninggalkan Izzana.
"Seperti aku juga pulang sekarang aja"kata Izzana,ia pun melambaikan tangan untuk memanggil pelayan restoran itu untuk membayar makanan mereka dan keluar dari restoran untuk mencari taksi.
Dan tak sengaja Izzana menabrak punggung seseorang.
"Ohh maaf tuan saya tidak sengaja"kata Izzana sambil menunduk kepala nya merasa bersalah.
''Tidak apa apa"jawab orang itu, yang tak lain Lucas yang juga keluar dari restoran itu.
Izzana menengadah kepala nya, menatap orang yang ia tabrak.
"Sekali lagi maaf kan saya tuan" ucap Izzana dengan tulus.
'ini dia gadis milik ku'kata Lucas dalam hati.
Lucas tersenyum kepada Izzana.
"Selama kau tidak menabrak ku dengan mobil atau truk,aku tidak masalah"ucap Lucas.
Lucas menatap Izzana.
"Ada yang salah tuan"tanya Izzana yang melihat Lucas tampak diam dan menatap kearah nya.
"Ohh tidak apa-apa kok, ngomong kau mau kemana??"tanya Lucas.
Izzana agak sangsi dengan pertanyaan Lucas, pria dihadapannya ini bertingkah seolah saling mengenal,ia jadi curiga.
"Saya mau pulang tuan"Jawab Izzana dengan pelan.
"Kau tidak perlu takut dengan ku,aku tidak berniat menculik atau merampok mu"kata Lucas seolah dapat membaca pikiran Izzana.
Izzana tertawa sumbang.
"Maaf tuan, Saya orang baru berkunjung beberapa kali disini,jadi kurang tau dengan suasana disini, wajarlah jika saya curiga, saya minta maaf,"kata Izzana apa adanya.
"Tidak perlu minta maaf"
"Kalau begitu saya permisi tuan"pamit Izzana.
"Ah ya, hati hati"ucap Lucas.
Izzana pun pergi.
"Kali ini ku biarkan kau girls, tapi besok besok kau akan menjadi milik ku"desis Lucas.
Kemudian ia pun merogoh saku celananya dan mengeluarkan ponsel nya,ia pun menghubungi seseorang.
"Dia bersama Leonardo, siapkan rencana kalian untuk mengambil nya dari Leonardo, kalau kalian tidak bisa maka nyawa kalian jadi taruhan nya"ucap nya langsung saat telpon tersambung dan mematikan telpon itu tanpa mendengar jawaban si penerima telpon.
"I found you,you are mine"ucap Lucas dengan senyum smirk nya.
Ia pun keluar dari dari restoran.
.........
**********************************************
Like and comment please.🤣🤣🤣
jangan lupa untuk vote 😍😍😍😍
lanjut di episode selanjutnyaaaaa😁😁😁😁😁😁😁
bye bye 💕💕💕💕
pakek d tinggal segala