NovelToon NovelToon
Polisi Penjaga Hati

Polisi Penjaga Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: poppy susan

Aprilia Suci Prabowo anak dari seorang Pengusaha terkaya No.1 di Negeri ini harus menelan pahitnya kenyataan saat mengetahui Papihnya mempunyai wanita idaman lain selain Mamihnya.Dan yang lebih parahnya lagi,mempunyai anak dari perselingkuhannya itu.



Raditya Putera Pratama seorang Polisi tampan nan gagah di pilih untuk bekerja sebagai Bodyguard sekaligus sopir pribadi April wanita cantik tapi jutek.



Bagaimana kelanjutan kisahnya,akankah berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ASISTEN DOSEN

April melepaskan pelukan Radit..

"Tangan kamu luka,ayo kita ke Rumah Sakit." seru April

Radit menarik tangan April dan menggelengkan kepalanya...

"Ini cuma luka kecil,pake Betadine juga sembuh." ucap Radit

"Ya udah,tunggu di sini di mobil aku ada obat-obatan." kemudian April membawa kotak obat di mobilnya.

Radit mengikuti April ke mobil,Radit duduk di trotoar dan April duduk di kursi mobilnya secara kan Radit tubuhnya tinggi.

April perlahan membersihkan luka di tangan Radit dan meniup-niup luka Radit,sementara Radit malah terus memperhatikan April.

"Ngapain,lihatin aku terus kaya gitu?" tanya April

"Cantik." sahut Radit

"Dasar gombal." seru April

"Asli ga pake gombal,kamu cantik banget." ucap Radit

April sudah selesai mengobati luka Radit dan membalutnya dengan perban.

"Sudah selesai." April terlihat senang

"Terima kasih ya." ucap Radit dengan senyuman manisnya.

Tiba-tiba perut April berbunyi,membuat Radit tertawa terpingkal-pingkal.

"Ih Kamu mah gitu,nyebelin." April memanyunkan bibirnya

"Kamu lapar?" tanya Radit

"Iya aku belum makan siang." jawab April ketus

Radit terus tertawa sampai air matanya keluar.

"Awas aku mau pergi aja." April terlihat marah

"Ok..maaf..maaf." Radit menarik tangan April

"Ayo kita makan." Radit menarik tangan April

"Kita mau pake motor?" tanya April

"Iya,kenapa?kamu ga mau ya." seru Radit

"Bukan begitu,bentar aku telpon dulu Pak Dodi suruh ambil mobil aku." sahut April

April pun menelpon supir di rumahnya untuk mengambil mobilnya.

Radit memakaikan helm untuk April dan April pun naik ke atas motor sport Radit,kali ini tanpa di suruh April langsung melingkarkan tangannya di perut Radit.

"Anak pintar." Radit tersenyum

Motor Radit melaju sampai melewati mobil yang di kendarai Dika.

"Bukannya itu April,oh jadi dia nolak aku gara-gara cowok itu." gumam Dika di dalam mobilnya.

Tidak lama kemudian,motor Radit sampai di sebuah Restoran.

Radit kembali membukakan helm April dan mereka jalan bergandengan masuk ke dalam Restoran.

April dan Radit memesan makanan,tidak lama kemudian pesanan mereka pun datang.April langsung melahap makanannya karena perutnya sudah benar-benar sangat lapar.

Radit yang melihat April makan dengan lahap,tersenyum dan geleng-geleng kepala.

"Pelan-pelan makannya,ga bakalan ada yang minta kok makanan kamu." seru Radit

"Aku lapar banget,maaf ya." sahut April dengan mulut penuh makanan.

Radit baru menemukan wanita yang makan tanpa ada jaim-jaim seperti April,biasanya wanita itu suka bersikap malu-malu kalau makan di depan cowok tapi beda dengan April dia bersikap menjadi dirinya sendiri.

"Kamu ga makan?kok malah ngeliatin aku terus?" tanya April

"Ngeliatin kamu makan aja,aku udah kenyang." jawab Radit

Sementara itu,di Restoran yang sama terlihat Alya dan Monik sedang makan.Alya memandang ke arah April dengan penuh kebencian.

"Awas lo Pril,kali ini lo boleh bahagia tunggu pembalasan gue." batin Alya

Setelah selesai makan,Radit mengantarkan April pulang.

"Mau mampir dulu." ajak April

"Ga usah,lain kali aja sudah sore juga pasti Ibu khawatir kalau aku belum pulang." jawab Radit

Radit membukakan helm April dan merapikan rambut April.

"Kalau gitu hati-hati ya di jalan." ucap April

"Ok,Tuan Puteri." jawab Radit

Radit pun pergi meninggalkan rumah April.

"Sayang,kamu dari mana?" tanya Papih Anwar

"Habis jalan sama teman." April pun langsung pergi menuju kamarnya.

Keesokan harinya...

April seperti biasa tidak pernah sarapan di rumah,dia selalu sarapan di kantin Kampus.

"Pril,gimana kemarin dah bener mobilnya?" tanya Sella

"Tahu ah,nyebelin banget tuh Dosen." jawab April ketus

"Kok gitu jawabannya."

Tiba-tiba,Dika duduk di samping April yang sedang sarapan.

"Ya ampun,Pak Dika kalau di lihat dari dekat ganteng banget sih." puji Sella

Dika yang di puji Sella,hanya tersenyum...

"Mau ngapain sih Pak,duduk di sini tuh kursi masih banyak yang kosong." ucap April sewot

"Galak amat,ya karena saya ingin duduk di sini aja." jawab Dika santai dengan mencomot kentang goreng milik April.

"Udah,biarin lah Pril Pak Dika duduk di sini." rengek Sella

April mengambil piring kentang gorengnya...

"Hei Pak,pesen sana sama Mang Ujang jangan makan punya saya." ketus April

"Ya ampun Pril,cuma kentang goreng lo pelit amat." sahut Sella

"Bodo" April kemudian pergi meninggalkan Sella dan Dika

"Pril,lo mau kemana tungguin..maaf Pak saya permisi dulu." seru Sella dan berlari menyusul April

"Gadis Jutek...menarik." Dika tersenyum dan ikut pergi juga.

"Ih,kenapa sih semua cowok-cowok keren pada ngejar-ngejar April." kesal Alya

"Ya panteslah Al,Kak April kan cantik." jawab Monik yang tambah membuat Alya kesal

"Jadi maksud lo,gue ga cantik gitu?" Alya terlihat marah dan pergi meninggalkan Monik.

Di dalam kelas,Dika tidak henti-hentinya memperhatikan April hingga April merasa ga enak.

"Ok semuanya,saya butuh seorang Asisten untuk membantu saya karena pekerjaan saya banyak dan saya menunjuk Aprilia Suci Prabowo yang akan menjadi Asisten saya" ucap Dika.

"Apa..saya Pak!" April menunjuk dirinya sendiri.

"Iya kamu,memangnya siapa lagi di ruangan ini yang bernama April" seru Dika.

"Maaf Pak,saya ga bisa yang lain saja" ucap April.

"Oh ok,kalau begitu saya kasih kamu nilai E di mata kuliah saya" seru Dika dengan santainya.

April hanya bisa melongo mendengar penuturan Dosen barunya itu.

"Ih,dasar Dosen menyebalkan" gerutu April.

"Baiklah pelajaran hari ini cukup sampai di sini dulu,dan kamu April setelah ini ke ruangan saya" ucap Dika dengan berlalu dari ruangannya.

"Sabar..sabar" Sella menepuk-nepuk pundak April.

April berjalan gontai ke luar ruangan,sama sekali tidak bersemangat.

Tok..tok..tok

"Masuk" suara bariton itu kembali mengintrupsi.

April masuk dengan menundukkan kepalanya,rasanya malas sekali bertatap muka dengan Dosen menyebalkan ini.

"Apa lantai lebih menarik,di bandingkan dengan wajah saya yang tampan ini" ucap Dika.

"Iya" jawab April spontan.

"Apa!" sentak Dika.

"Eh,ga Pak maksud saya bukan begitu tadi di lantai,saya kaya melihat kecoa gitu" ucap April asal.

"Apa kecoa!!mana kecoanya" Dika tanpa sadar sudah naik ke atas kursi.

April yang melihat tingkah Dosennya itu,sesaat merasa kaget tapi sedetik kemudian tawa yang pecah,April tertawa terpingkal-pingkal dengan memegang perutnya.

"Kamu beraninya menertawakan saya!" seru Dika.

"Habisnya lucu sih,seorang Dosen gagah dan dingin tiba-tiba takut sama kecoa doang,malu dong Pak sama perut kotak-kotaknya" ledek April yang terus saja tertawa sampai air matanya keluar.

Dika yang malu karena terus di tertawakan oleh April,akhirnya turun dari kursi dan menghampiri April.Dika langsung menutup mulut April dengan telapak tangannya.

Wajah Dika sangat dekat dengan wajah April,sehingga dengan seketika April berhenti tertawa.Sejenak mata mereka beradu dan saling pandang.

"Berhenti menertawakan saya,atau saya kasih kamu hukuman" sahut Dika dengan tatapannya yang tajam.

April menganggukan kepalanya,April benar-benar tidak bisa berkutik.Perlahan Dika melepaskan tangannya.

"Bantu saya mengkoreksi hasil pekerjaan teman-temanmu" ucap Dika.

"Ya ampun Pak,banyak banget ga salah tuh bisa-bisa saya pulang sore kalau begini" keluh April.

"Mau saya tambah tugasnya?" tanya Dika.

"Hah..ok..ok saya akan kerjakan" April langsung duduk di sofa dan mengerjakan apa yang di perintahkan Dika.

"Dasar Dosen nyebelin" batin April.

"Jangan banyak menggerutu,selesaikan saja tugas yang saya berikan" Dika berbicara dengan matanya yang fokus ke depan Laptopnya.

"Waduh,kok dia bisa tahu kalau gue sedang menggerutu?jangan-jangan dia anaknya Dukun lagi,ih serem" batin April dengan bergidik ngeri.

Dika yang melihat tingkah April menyunggingkan senyumnya..

🌼

🌼

🌼

🌼

🌼

Hai semuanya,maaf baru Update soalnya Author nya sedang sibuk🙏🙏

Untuk ke depannya,maaf kalau Novelnya tidak akan Update setiap hari🙏🙏

Tetap sabar ya menunggu😘😘

Jangan lupa

like

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU💋💋💋

1
Tukang Halu🤭
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Sama kayak aku kalo hamil giti..
Qaisaa Nazarudin
Ya salam April..Sabar ya Sell..Nanti saat kamu yg ngidam,Giliran kamu yg ngerjain dia..🤣🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah udah jadian aja nih,Pilihan yg tepat buat Sella,Campakkan saja lelaki yg jenis gak bisa setia..
Qaisaa Nazarudin
Jodohin aja thor mereka..cocok tuh,Mending Sella sama Rico aja,aku setuju..
Qaisaa Nazarudin
Berarti Sella udah jadi Mantan Andre ya..Semoga aja Andre gak menyesali keputusan san sikapnya..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan langsung ilfil aku sama Andre,Berarti Audi bukanlah cewek yg baik2..
Qaisaa Nazarudin
Nah gini kih tipe cowok yg gak sadar diri,CINTA BOLEH,BODOH JANGAN,SAYANG BOLEH TAPI PAKE OTAK..Gak bersyukur banget ada yg nerimandgn tulus eh malah mau clbk lagi,ogeb..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Hah itu cocok,Dari pada kamu ngejar2 pacar orang yg kamu udah tau saingan kamu berat,Mending jadi J di klub itu,Mana tau nyangkut sama Dito..
Qaisaa Nazarudin
Dito si sang Cassanova pastinya,Belom apa2 udah main nyosor aja di depan bapaknya,Pak Anwar juga jangan sampai oleng dan berpindah haluan dari Radit ke Dito,Mentang2 Dito pengusaha muda yg sukses,Yg ada anak kamu ntar yg mainannya Dito..
Qaisaa Nazarudin
Jangan2 pemiliknya cowok yg mengagumi April wakru meeting itu apa ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Typo thor harusnya UCAP RADIT..
Qaisaa Nazarudin
Apa kah bakal jadi Rival nya Radit,,Semoga aja,Buat iseng2 pengen liat Radit cemburu..😂
Qaisaa Nazarudin
Kok rambut Radit panjang ya..Yang aku tau rambut tentara dan polisi itu sama,Rambut cepak,Gak boleh rambut panjang kek gitu..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Bertemu April dan menyentuh hati April gak segampang yg kamu bayangkan Dit,dengan gak sengaja kamu masih saja melukai hatinya..
Qaisaa Nazarudin
Noh kan pulang2 langsung jadi salah paham,Selamat berjuang lagi Radit.. Perjuangan yg panjang buat kmu..
Qaisaa Nazarudin
Waahh bisa salah paham lagi April saat liat Radit cuman berdua dgn Novi di sana..🥲🥲😌😌
Qaisaa Nazarudin
Yeezzz ketemu nih Novi sama April,Kita liat apa reaksi Radit dan juga Novi saat ketemu April..👏👏💪💪💪💪😄😄😄
Qaisaa Nazarudin
Udah kayak cewek murahan aja ngejar2 cowok,Udah di vuekin di permalu kan,Emang dasarnya cewek gak punya urat malu,Malu maluin aja..
Qaisaa Nazarudin
Othor hadirkan Novi untuk menguji Cinta dan kesetiaan Radit ke April kan thor??😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!