Bagi sebagian orang hal pertama yang terpikirkan saat mendengar kata ‘ibu tiri dan saudara tiri’ pastinya tergambar ibu tiri dan saudara tiri yang galak dan jahat sama seperti cerita- cerita dongeng yang sering di tonton dalam film kartun waktu anak- anak. Dan mungkin itulah yang ditakutkan Elisabeth.
***
“ Elisa, kenalkan ini Berta dan anaknya Ezra.”ucap George suatu hari.
“ siapa mereka, Dad?” heran Elisa.
“ ini adalah kekasih ayah dan anaknya, aku harap kalian berteman akrab, dia lebih tua darimu 3 tahun, jadi nantinya ia akan jadi kakak darimu dan Adrian.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flowr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25 Merajuk
Setelah acara selesai helena mendekati Elisa yang sedang menikmati hidangan pernikahan Helena. Hani sedang berada didapur sehingga tak mengetahui anaknya mendekati Elisa.
“ bagaimana perasaanmu melihat mantan kekasihmu yang telah menjalin hubungan denganmu tahunan namun malah memilih wanita yang bersamanya hanya beberapa minggu saja?” ejek Helena sinis.
Elisa terdiam, ia tak menanggapi ataupun tersulut emosi, karena memang ia tak merasakan apapun saat melihat Nathan telah sah menjadi suami Helena. Ia malah senang pria itu bisa menikah mengingat umurnya yang tak lagi muda.
“ selamat untuk pernikahan kalian.” kata- kata tulus Elisa membuat Helena semakin kesal, ia ingin melihat wajah kesal Elisa, namun tak ada sedikitpun raut ekspresi kesal di wajah Elisa. Ia malah terlihat menikmati makanan hidangan pernikahan yang disediakan.
“ huh. Kau tidak kesal?” tanya Helena masih memancing.
“ kenapa harus kesal?” tanya Elisa.
“ kekasihmu bukan menikah denganmu Elisa namun denganku.” ucap Helena dengan tawa sinis.
“ helena!” pekik Hani yang melihat Helena mengganggu Elisa.
“ mom?” heran Helena yang melihat Hani panik.
“ kenapa kamu masih mengganggu- nya? Kamu- kan sudah mendapatkan yang kamu inginkan? Menikahi Nathan!” ucap Hani berusaha menjauhkan Helena dari Elisa.
“ tapi dia masih mengganggu- ku, Mom.” padahal jelas- jelas, helena- lah yang mendekati Elisa, ia mengadu begitu agar Hani mengatai Elisa.
“ mom tidak lihat Elisa mengganggu- mu, ia sedang makan, lebih baik kamu menemani suami mu yang sudah menunggu di kamar pengantin.” kata- kata Hani membuat Helena bingung, ia pikir Hani akan membelanya. Tapi Helena memilih menurut saja. Wanita itu tak sabar merasakan permainan suaminya.
“ maafkan Helena, Aunt memang sedikit memanjakannya. Itu sebabnya ia sedikit kekanak- kanakan meski ia hanya beda satu tahun lebih muda darimu.” ucap Hani panik.
“ tidak apa Aunt, aku turut berbahagia Helena menikah.” ucap Elisa tulus. Mendengar Elisa, Hani sedikit bernafas lega, ia yakin gadis polos itu tidak akan mengadu pada Berta. Ia memilih kembali menemui para tamu undangan melihat tatapan menusuk dari Ezra yang baru kembali dari toilet.
“ kau sudah selesai makan? Ayo pulang.” Ezra muncul mengagetkan Elisa.
“ belum, aku mau ice- cream, itu biasanya keluar sebagai hidangan penutup.” rajuk Elisa menunggu hidangan penutup.
“ kita beli saja, ini sudah terlalu malam, dan aku lelah.” paksa Ezra, ia mulai kesal saat melihat Helena masih berusaha mendekati Elisa.
Akhirnya Elisa menurut, ia meminta ice- cream dan merajuk saat Ezra membelikannya soft cream yang dibeli Ezra di restoran. Bagi Ezra itu terasa sama, namun kelihatannya bagi Elisa itu berbeda. Ia lebih suka ice cream biasa yang dijual murah dari pada soft cream yang begitu dijilat akan lebur di lidahnya hanya menyisakan sedikit rasa dingin di mulut. Tak heran, selain penyuka coffee Elisa adalah pecinta makanan dan minuman dingin.
Sementara Elisa dan Ezra bersenang- senang tampak Helena yang mendesah kesal melihat suaminya yang telah tertidur di sampingnya. Kebutuhan Helena yang liar belum terpuaskan karena tidak butuh waktu lama bagi Nathan untuk mendapatkan p*l*pasannya sementara Helena belum mendapatkan XXnya. Helena berusaha merayu Nathan yang kini telah menjadi suami- nya. Namun hanya ciuman biasa yang dia dapat, membuatnya semakin frustasi karena belum mendapatkan XXnya.
Dulu ia pikir Nathan sangat jago memainkan lidahnya karena mereka sempat melakukannya meski tidak sampai Nathan memasukkan Xnya didalam milik Helena hanya sekedar menggosokkan Xnya yang masih tertutup celana di milik Helena yang juga masih tertutup. Namun kelihatannya usia menghilangkan kepandaiannya dalam perrmainan ranjang. Sementara Helena yang masih muda terbiasa akan kehidupan s*x yang liar.
Cara satu- satunya yang terpikirkan oleh Helena adalah meminta bantuan orang lain untuk memenuhi kebutuhan se- nya. Ia bahkan membayangkan jika bermain dengan Ezra yang telah menarik perhatiannya sedari awal bertemu.
0o
harusnya yang jadi Elisa itu song hye Kyo
Helena lebih cocok yg jadi Elisa karena pelakor heheheh
song hye kyo lagii...
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
aku mampir nih thorr
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks
Aku datang membawa 10 like untukmu,
mampir juga yuk ke karyaku yg berjudul "Before you go"
Mari kita saling mendukung kak^^