update setiap hari Senin kalau diluar hari itu update anggap saja bonus. hehhehhe
apa jadinya jika seorang gadis cantik bersekolah di sekolah khusus untuk para pembunuh, dan menjadi agen pembunuh nomor 1 didunia?. bergerak dari satu kota kekota lain hanya untuk melepaskan hasrat untuk membunuh?
Angel mengubur masa lalunya dan memulai fase baru dalam kehidupan, ia mendapat julukan blackrose karna selain cantik, angel adalah pembunuh berdarah dingin, yang tak pernah gagal dalam misinya untuk menghilangkan nyawa orang lain, ia bertekad untuk membalaskan dendamnya kepada semua orang yang menurutnya bersalah, Dan menyebut dirinya sebagai malaikat pembalas.
Pembunuhan, petualangan, kesedihan, dan cinta merangkul menjadi satu, semoga kalian menyukainya.
Happy reading....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisya_Hye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tujuh Belas
Angel menelpon Arnold dan memberitahu bahwa misinya sukses, ia meminta seseorang menjemputnya dari hotel. Serta menyiapkan misi baru untuknya, dan pagi harinya sebuah mobil Hyundai santa Fe datang menjemputnya.
“ Nyonya, ini paket dari Tuan Arnold. Ia memintaku memberikannya padamu ketika Anda sudah menaiki mobil. “
“ Terimakasih. “
Angel mengambil bungkusan snack M&M yang di berikan oleh sang sopir, tentu saja isinya bukanlah permen cokelat melainkan sebuah chip yang harus dipindai ke smartphone miliknya. Sang sopir sengaja berjalan memutar menuju Bandara internasional Incheon agar Angel punya cukup waktu untuk mempelajari isi chip tersebut, Angel memasukkan chip ke smartphone dan mengubah tampilan menjadi layar virtual. Angel mengerakkan layar tersebut ke kanan dan kekiri, memperbesar layar apabila ada yang tidak jelas. Ia merasa lega karena kali ini tak perlu menyamar lagi, Angel hanya harus tetap menjadi Park Min-hye dan pergi ke Amerika Serikat untuk membunuh salah satu Anggota parlemen disana.
“ Seorang dewan terhormat yang sangat kotor, menerima suap dari berbagai Mafia dan bandar Narkoba agar mereka bisa berdagang di sana. Memang pantas mati. “ guman Angel.
“ dan ini tiket anda Nyonya. “ ujar sang sopir setelah menurunkan beberapa barang bawaan Angel.
“ Terima kasih. “
Sang sopir segera tancap gas, dan Angel mulai memasuki bandara. Angel segera naik karena pesawat sudah siap lepas landas. Angel pergi ke Los Angeles dengan menaiki pesawat Boieng 747 -400 Combi milik maskapai Eva airways, berangkat dari pukul tujuh tepat dan tiba pukul delapan lewat lima puluh untuk transit di Taipei Taiwan Taoyuan International Apt (TPE), menunggu sekitar sepuluh jam tiga puluh menit sebelum berangkat lagi menuju Los Angeles, sejujurnya Angel tak suka bila harus menunggu Transit pesawat. Itu sebabnya ia selalu bepergian menggunakan pesawat pribadi milik BLOOD atau menggunakan helikopter bila jaraknya tidak terlalu jauh. Angel pun memutuskan untuk menunggu di Hotel , atas rekomendasi pihak bandara Angel pergi menuju hotel Orchard Park Taoyuan yang berada sekitar enam kilo meter dari bandara. Angel pun memesan taksi dan dalam waktu sepuluh menit ia pun sampai di hotel tersebut, begitu masuk Angel di suguhkan oleh pemandangan yang begitu elegan dengan lampu kecil yang bergantung memanjang berbentuk lingkaran. Warna coklat keemasan menambah kemewahan hotel tersebut. Angel memesan Kamar superior dimana terdapat sebuah tempat tidur besar, Pillow-top, seprai kualitas premium, dan gorden/tirai kedap cahaya juga terdapat Kulkas, dan minibar.
Angel membuka gorden melihat pemandangan kota Taipei dari jendela, ia merasa butuh relaksasi sejenak.
“ Masih pukul sepuluh pagi, tersisa empat belas jam lagi waktu keberangkatan. Sebaiknya aku memesan layanan kamar dengan pijat khusus dikamar ini. “
Angel merasakan tubuhnya begitu relaks ketika dipijat secara keseluruhan, ia begitu menikmatinya hingga tanpa sadar ia tertidur pulas. Angel tertidur sekitar enam jam lamanya, ia pun melirik ke smartphone miliknya.
“ masih tersisa delapan jam. “
Angel memutuskan untuk mencari makanan, setelah bertanya pada resepsionis Angel mendapatkan rekomendasi untuk makan Di Home kitchen yang terletak di jalan Hangzhan sekitar sebelas menit dari hotel tempat dia menginap. Sesampainya di Home kitchen Angel merasa bingung, ia tidak mengerti tulisan di depan nya. Akhirnya dengan menggunakan smartphone ia menerjemahkan tulisan di menu hanya dengan sekali foto, kemudian Angel memesan Braised Beef Brisket with noodle soup dan Thai tea sebagai minuman nya. Selesai makan Angel kembali ke hotel dan beristirahat.
Pukul dia puluh tiga lewat lima puluh lima menit, Angel sudah kembali berada di pesawat. Menikmati setidaknya sebelas jam lagi perjalanan menuju Los Angeles. Total butuh waktu setidaknya dua puluh empat jam untuk sampai ke Bandara Internasional Los Angeles, di atas pesawat angel merasa ada yang memperhatikan nya dari arah belakang. Beruntung ia tidak mengambil tempat disamping jendela, Angel mengambil peralatan make up dan berpura-pura memakai lipstik seraya mengarahkan kaca ke arah belakang. Tampak seorang pria menggunakan jas hitam sedang memperhatikan dirinya, Angel menurunkan cermin sejenak. Kemudian kembali mengarahkan kebelakang, pria itu sudah tidak ada di sana.
kentang banget
jgn ngk loh
seperti film-film di tv kan
inget janji lu..
ntar gua amukin loh