NovelToon NovelToon
Pak Lurah Galak Mencari Cinta

Pak Lurah Galak Mencari Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: wahyoeni"23

Aisyah harus kembali ke desa tempat ia di lahirkan...karena kematian Kakak dan Kakak iparnya.

Dia juga harus menjadi ibu bagi kedua keponakannya, Aira dan Airen .

Demi menjaga kedua keponakannya, akhirnya Aisyah bekerja di balai desa sebagai sekdes.

Hingga , kepala desa meninggal dan di gantikan oleh orang dari kota kiriman dari pemerintah. Kepala Desa baru cukup arogan dan terkesan galak.

Salah sedikit saja , pasti akan jadi masalah besar. Namun begitu ..banyak gadis desa maupun ibu - ibu mengidolakannya , karena ketampanan sang lurah dan statusnya sebagai Hot Duda.

Entah karena hal apa , Pak lurah itu selalu saja berseteru dengan Aisyah....Akankah permusuhan antara Aisyah dan Pak lurah berubah jadi cinta....

Ikuti kisahnya.....Pak Lurah Galak Mencari Cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Saat ini Mahesa dan Aisyah sudah berada di klinik seorang dokter kandungan. Mereka pergi ke kota , karena Mahesa ingin pemeriksaan yang akurat terhadap istrinya.

Ia sangat yakin benihnya sudah tumbuh di rahim Aisyah, itulah yang ia rasakan dulu ketika istri pertamanya hamil Aca.

" Bagaimana Bu Dokter?" tanya Mahesa tidak sabar .

" Bapak bisa lihat sendiri di monitor ini " Tunjuk bu dokter.

" Sebentar dok , yang mana ...itu titiknya ada dua soalnya?".

dokter itu tersenyum " Ya itu Pak calon anak bapak dan ibu ". Jelas bu dokter masih dengan senyumannya , ia yakin sebentar lagi akan ada siaran drama korea live di depannya.

" Maksud dokter dua titik itu ?" Bu dokter mengangguk. " Jadi calon anakku ada dua...eh maksudnya kembar dok ?". Bu dokter kembali mengangguk.

" Aaahhh sayaaaaangggggg ,kita akan punya bayi kembar , terima kasih...i love you sayang...i love you ". ucap Mahesa agak keras.

Benar apa yang di prediksi Bu dokter , Mahesa memeluk Aisyah setelah itu mencium kening istrinya lama...beralih mencium mata ,hidung..kedua pipi Aisyah dan terakhir ia ***** bibir istrinya.

Dengan sigap Aisyah menepuk lengan Mahesa , agar suaminya sadar berada di mana sekarang mereka saat ini.

Suster yang berada di dalam sana pun memalingkan wajahnya...maklum sang suster statusnya belum menikah , ia ikut tersipu malu.

" Masss ihh , malu tau sama bu dokter, ck enggak tau tempat ".

" Eh maaf Bu Dokter , saya terlalu excited karena berita ini ".

" Tidak apa - apa Pak... saya maklum akan hal itu , saya sudah sering mengalami kejadian seperti ini , namanya juga meluapkan rasa bahagia ".

" Tuh Yang , bu dokter aja bilang enggak apa-- apa ". Bibir Aisyah mengerucut , suaminya ini memang tidak tau malu.

" Begini Pak Bu...untuk kehamilan kembar itu berisiko apalagi ini kehamilan pertama bagi bu Aisyah, tapi jangan kuatir , selalu rutin cek ke dokter, makan asupan yang bergizi dan juga minum vitamin serta susu ibu hamil , saya rasa bu Aisyah akan bisa melewatinya dengan baik...oh ya satu lagi Bumil harus selalu bahagia ya Pak...dan itu tugas Pak Mahesa untuk melakukannya ".

" Tentu bu dokter...saya akan membuat istri saya selalu di penuhi kebahagiaan, untuk berhungan suami istri bagaimana Bu dokter?". Tanya Mahesa tanpa malu.

Aisyah terhenyak....ia tidak menyangka suami galaknya akan menanyakan hal itu. Ia sampai mencubit perut suaminya.

" Aduh sayang kenapa Mas di cubit , jangan minta di sini ya , nanti di rumah saja, ini juga Mas lagi tanya boleh apa enggak dulu sama bu dokter ". Aisyah melebarkan matanya ...ia pun langsung menutup mukanya.

Bu dokter akhirnya tertawa kecil ," Tidak usah malu bu Aisyah, pertanyaan suami anda bagus loh , kan lebih baik bertanya dari pada sesat di jalan...begitu kan Pak Mahesa ?".

" Benar sekali itu Bu dokter ".

" Jadi Pak Mahesa masih boleh mengunjungi calon anak anda , asal Bu Aisyah juga tidak apa -apa , selain itu anda bisa melakukannya dengan pelan , semisal pak Mahesa biasa melakukannya lebih dari satu kali , mulai sejarang di kurangi ya Pak , soalnya ini baru trimester awal ".

" Iya Bu Dokter ". Bu dokter tau aja kalau aku kadang melakukannya lebih dari satu kali , bahkan pernah sehari sampai tiga kali sudah seperti minum obat saja..ha...ha...ha...tawa Mahesa dalam hati..

Setelah menebus obat , Mahesa tidak langsung pulang , ia mengajak Aisyah mampir ke Supermarket untuk membeli susu ibu hamil dan sebagainya.

Malamnya Aisyah berkunjung ke rumah Pak Umar untuk memberitahukan kabar gembira ini.

Pak Umar pun sangat bahagia mendengar kabar itu, cucunya akan bertambah lagi .

" Bapak juga mau minta ijin sama kamu Nduk , Bapak mau menikahi Ayu , apa pendapat kamu ?".

" Aisyah mengijinkan Bapak menikah lagi , Aisyah ingin Bapak ada yang menemani , karena Aisyah pasti akan ikut Mas Bian , kemanapun itu ".

" Terima kasih Nduk ".

Ayu pun memeluk Aisyah dan berterima kasih padanya...

" Aku titip Bapak ya Mbak Ayu , sayangi dia ".

" Iya Ais , Mbak menemukan ketenangan bersama Bapak kamu ".

Aisyah melihat kesungguhan Ayu , kini wanita itu berubah dratis , makin cantik dengan gamis dan juga hijab panjangnya , benar - benar pemandangan yang menenangkan jiwa.

Setelah makan malam bersama , Aisyah dan Suami pun pamit pulang.

" Calon istri bapak cantik banget....bapak pasti betah di rumah ". goda Aisyah ke bapaknya.

Mahesa terkekeh melihat keusilan istrinya .

" Itu namanya rezeki bapak - bapak sholeh Nduk ". Mahesa kaget, ternyata Pak Umar membalas candaan istrinya .

Mahesa pikir kekuatan orang jatuh cinta memang luar biasa, Pak Umar yang kelihatan sangat pendiam tiba - tiba bisa meledek juga.

Begitupun dengan dirinya, ia sadar sekarang lebih cerewet mengalahkan Gema.

*

Hari berlalu begitu cepat, Aisyah sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai sekertaris desa, kini posisi itu di gantikan oleh Asrul melalui serangkaian tes juga.

Hari ini Mahesa mengadakan pesta besar - besaran di desa tempat ia bertugas. Semua warga ia undang , bisa di bilang ini seperti pesta rakyat.

Kali ini Mama Zila tidak datang bertiga tapi berempat, karena Papa Farid ikut datang untuk menyaksikan pesta pernikahan putra pertamanya.

Pesta termeriah yang pertama dan yang pernah ada di desa Sukatani. Semua makanan tersedia di sana , dari yang tradisional sampai makanan modern.

Para warga tidak henti - hentinya menyanjung sang Lurah yang begitu baik hati. Mahesa memang mempersilahkan siapapun boleh datang ke pestanya dan tidak perlu membawa kado ataupun semacamnya.

Pulangnya mereka masih di beri souvenir yang pastinya harganya tidaklah murah.

Mereka juga begitu terpesona dengan Aisyah dan juga Mahesa yang bersanding di atas pelaminan.

" Cantik nya anak Pak Ustadz ya ibu - ibu ".

" Iya , pantas saja Pak Lurah langsung kepincut ".

" Padahal anak saya sudah mengincar Aisyah loh , tapi ya kalau saingannya Pak Lurah mending mundur teratur saja "

" Itu namanya belum jodoh Bu ".

" Iya , saya sih sudah ikhlas , apalagi melihat Aisyah dan Pak Lurah begitu serasi , yang wanita cantik dan yang laki - laki gagah dan tampan, kayak artis ".

" Saya setuju , dah lah , ayo kita makan lagi mumpung makanannya gratis dan enak - enak...saya mau kesana , belum mencoba makanan yang itu...ayo ibu- ibu semuanya ".

Begitulah ibu - ibu sebelum perut mereka begah juga tidak akan berhenti makan.

" Kamu bahagia sayang ?".

" Bahagia Mas , terima kasih untuk pesta ini , sangat meriah sekali , tidak hanya aku yang bahagia tapi juga para penduduk desa , melihat wajah mereka membuat kebahagiaan aku bertambah ".

" Sama - sama sayang , tapi ini tidak gratis loh sayang... pokoknya Mas minta service double ya ".

" Sudah aku duga , Mas pasti minta begituan ".

" Ha...ha...ha...kamu memang pengertian sayang ".

Mama Zila begitu terharu melihat sang putra kini bisa tersenyum begitu lepasnya, sepertinya bersama Aisyah Mahesa telah menemukan kebahagiaannya.

" Pa ...lihatlah ".

" Papa tau Ma , Papa juga merasakannya, syukurlah putra kita sudah bangun dari kerterpurukannya ".

" Papa benar , semoga saja Samudra dan Gema juga segera menemukan jodohnya ".

" Aamiin Ma ".

Pesta masih berlangsung sampai tengah malam...

Bersambung..

Tekan jempol , favoritkan juga ya ...dan Vote....👍🏻😘

1
ItssMyCandyss
Pak lurah.😄
Naufal hanifah
ceritanya menarik
Nurwana
astaga gema... istilah mu itu loh....😄😄😄😄
Alana kalista
"Baru juga mulai seru, eh udah tamat? Kayak makan permen, belum puas udah abis. 🍬"
Rustati Tati
nasib sapto bagaimana
Dania
misi
Mamanya Davagusty
bagus si ceritanya, tp sayang lompatnya terlalu jauh jd kayak kurang nyambung dr cerita awal, harusnya bertahap pelan" aja kak biar ada kemistrinya nyambung dr bab sebelumnya ☹️
Arin
/Heart/
Netiihsan
🤣🤣🤣ketawa sepuas nya😄😄😄
Rismawati Damhoeri
nanti kayak kisah Mahesa sama zaina ya thor?, ulang lagi..
Rismawati Damhoeri
kok bnyk sekali adegan memohon sambil bersimpuh yaa...
Rismawati Damhoeri
nggak relapun mau gimana?, toh dulupun udah di tolak kok....
Rismawati Damhoeri
bikin sertifikat tanah ke BPN, yg ukur bukan orang desa atau kelurahan, yg ukur juga BPN, gimana sih?
Sunarmi Narmi
Mas MAHE....bilang gitu aja...aisyah🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Lusi mah ketemunya sama Sapto saja 😄😄😄😄😄
Wandi Fajar Ekoprasetyo
owh.....jd boss nya Aisyah itu adeknya pak lurah ya
Wandi Fajar Ekoprasetyo
yg kondangan malah dpt amplop......ga kebalik ya...hehehe
Wandi Fajar Ekoprasetyo
owh pak lurah udh punya anak juga ya
Wandi Fajar Ekoprasetyo
bilang aja pk lurah kepo sama 2 anaknya yg manggil Aisyah Bunda
Dina Arti
pak lurah modusnya ok banget/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!