NovelToon NovelToon
Petualangan Annchi

Petualangan Annchi

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Miadny

Seorang gadis hebat di dunia modern, dengan kemampuan beladiri yang tinggi dan ahli dalam strategi juga pengobatan kuno maupun modern yang bernama Annchi. Bila siang dia akan menjadi seorang yang ramah dan lemah lembut (karena profesinya sebagai dokter) tapi saat malam dia akan menjadi seperti harimau yang kelaparan dan yang haus akan darah(dan dia pun seorang assasin) .

Dia dijuluki iblis berwajah bidadari sesuai dengan namanya yang artinya bidadari cantik dengan wajah cantiknya yang bisa menipu siapapun bahkan musuh terbesarnya pun mati karena melihat Annchi yang membuka topengnya saat akan membunuh lawannya.

Annchi mati karena salah satu keluarga pasien nya yang ia tangani membunuhnya hanya karena masa lalu bersama sang ibu angkatnya dan ia menerjunkan Annchi dari lantai 62 gedung rumah sakit dan alhasil Annchi pun menghembuskan nafas terakhir didunia nya saat itu juga.

Tapi tuhan berkehendak lain ia bukan mati tapi ia dipindahkan ke peradaban lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miadny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 24

Baima menghentikan lagkahnya dan Annchi semakin waspada karena ia merasakan ada aura membunuh yang kuat mendekati mereka.

________

tapi tidak ada seorang pun yang datang walau aura membunuh itu sangat kuat.

"tidak ada siapa pun yang datang, bagaimana ini?"tanya Annchi

"tetaplah waspada, kau gunakanlah aku"ucap roh pedang yang beberapa saat menghilang.

"kemana saja kau, bagaimana caranya? "tanya Annchi

"kau, sentuh saja tato dilenganmu maka aku bisa keluar, jangan perlihatkan kekuatanmu aku takut mereka sudah merasakan keberadaanmu"ucap roh pedang

Annchi menyentuh tato dilengannya dan keluarlah pedang merah

"apa masuk saja? "ucap Baima

"tentu"ucap Annchi

saat Annchi masuk kegerbang desa, banyak sekali mayat yang tergeletak dan darah tercecer dimana-mana.

sangat kontras dengan langit yang memancarkan cahaya bulan yang menyinari tragedi berdarah dibawah sinarnya dan seolah langit menertawakan tragedi yang terjadi, sungguh ironi bukan?.

Annchi ngeri melihatnya bukan hanya orang tua bahkan anak-anak pun menjadi korbannya tubuh mereka seperti digerogoti dan organ mereka tercecer dan terkoyak.

tapi disini sepi hanya terdengar suara api yang melahap semua yang menghalanginya, dimana para warga? apa mereka semua mati? kemana suara teriakan tadi? bukannya tadi mereka berteriak, apa aku terlambat? pikir Annchi.

tringg.. tringg... tringg...

tiba-tiba terdengar suara petikan kecapi yang bisa membuat siapa saja terbuai karena alunanya, dan dari arah depan terdengar suara langkah kaki yang seirama dengan petikan kecapi tersebut.

"hati-hati Annchi mereka sepertinya sengaja memancingmu"ucap Baima

"apa maksudmu? "tanya Annchi

"seperti ada sesuatu yang mereka inginkan darimu"ucap roh pedang

"hmm,, memang apa yang mereka inginkan dariku? apa sama seperti yang siluman itu katakan?"tanya Annchi

"sepertinya mereka telah mengetahui kedatanganmu, berhati-hatilah"ucap Baima

"sepertinya hidupmu tak akan damai untuk beberapa waktu yang akan datang, kau harus cepat menemukan seseorang untuk menyempurnakan kekuatanmu dan mengajarimu nanti"ucap roh pedang

Dan alunan kecapi itu semakin lama semakin menyayat seperti sebuah irama kematian bagi yang Mendengarnya dan bisa membangkitkan kebencian juga kesakitan yang luar biasa dalam diri seseorang.

Dan tak lama suara kecapi itu pun hilang dan,

slaappp...

slaappp...

slaappp...

Tiba-tiba ribuan anak panah menghujam kearah Annchi. ia diam saat ribuan anak panah mengarah padanya, saat anak panah tersebut hampir mengenai dirinya ia langsung melambai dan mengibaskan tangannya.

Seketika seluruh anak panah tersebut berbalik arah, kembali ke tempat sebelumnya, dengan kecepatan yang lebih cepat dari sebelumnya, karena Annchi menggunakan energi alamnya.

sleep..

Akhh..

Bugh..

suara erangan terdengar saat Annchi mengibaskan tangannya "keluar kalian dasar pengecut"teriak Annchi lantang

tringg.. tringg.. tringg..

woosshhh...

saat petikan kecapi terdengar kembali dengan irama yang berbeda, seketika angin berhembus kencang disekitar tempat itu yang menerbangkan tanah kering disekitarnya.

hahahaha...

suara tawa seorang wanita menggelegar dan datanglah orang-orang yang berjalan seperti tanpa jiwa dengan tatapan yang kosong seperti dikendalikan yang membawa pedang dan juga busur panah bahkan orang yang Awalnya tergeletak dengan bersimbah darah disekitar Annchi pun kini merangkak bangun.

"mereka menggunakan jurus pembangkit, dengan menggunakan irama kecapi iblis"ucap Baima

"kau tau, bagaimana mengalahkannya? "tanya Annchi yang semakin waspada karena orang-orang itu tak mengenal rasa sakit.

"kau harus menghancurkan kecapinya"ucap roh pedang.

"apa mereka masih hidup? "tanya Annchi

"tidak, lebih tepatnya mereka mayat hidup yang dikendalikan "ucap roh pedang

"apa kau tau dimana orang yang memainkan kecapinya? "tanya Annchi

"dia disebelah timur diatas pohon"ucap Baima.

"kau tau siapa dia? "tanya Annchi sambil mengeluarkan pedang dari sarungnya.

Orang-orang itu langsung menyerang Annchi tentu saja Annchi menghindar dan melompat turun dari punggung Baima dan memancing mereka mengikutinya agar menjauh dari kuda putihnya itu.

setelah ia merasa Baima aman ia langsung melawan mereka setiap Annchi menebas kepala mereka maka tubuh yang Annchi potong akan menjadi dirinya sendiri. dan menyerang Annchi seolah memiliki kesadarannya masing-masing.

setiap serangan yang Annchi lakukan sia-sia saja, dan suara kecapi itu pun semakin terdengar lebih nyaring lagi, dan serangan mereka semakin menjadi-jadi, ia kewalahan

Di kejauhan ada tiga pasang mata yang terus mengawasi Annchi dan terus memperhatikan semua gerak gerik Annchi dari awal saat keluar dari ruang dimensinya dengan seringai dibibirnya saat melihat semua yang Annchi alami.

Tapi Annchi tidak merasakan keberadaannya karena kekuatan yang ia miliki lebih kuat dari Annchi.

"yang mulia, apa kita harus membantunya? "tanya seseorang

"tidak perlu,"jawabnya dingin

"tapi sepertinya ia kewalahan yang mulia, jika ia mati maka anda pun... "ucap yang lainnya terhenti saat melihat perubahan diwajah tuannya.

"kau pikir ia selemah itu? jika dibandingkan denganmu ia lebih unggul darimu"ucapnya

Sedangkan Annchi ia makin geram jika ia terus menghindar maka ia akan kehabisan tenaganya, tapi jika ia melawan maka hal menjijikan akan terjadi.

dan itu membuatnya tidak ada pilihan lain selain menggunakan energi alamnya, lalu ia menggunakan elemen kristalnya untuk mengunci pergerakan mereka, sedangkan roh pedang dan Baima mereka terus berbicara melalui pikiran Annchi untuk mencegahnya tapi Annchi tidak peduli.

ia mengeluarkan jurus penjara kristal gelombang yang membuat lawannya terkurung dalam kristal agar menghentikan pergerakan lawan, dan itu berhasil.

"huh, akhirnya"ucap Annchi sambil menghembuskan nafasnya.

"hei, dasar pengecut keluar kau"teriak Annchi

"wah, wah, wah sepertinya sang pewaris telah muncul ya?"ucap seorang wanita yang muncul setelah alunan kecapi itu berhenti.

"laporan mereka benar adanya, auramu sungguh menggoda diriku, pantas saja ia tertarik padamu, aku ingin mencicipi bagaimana rasanya jiwamu dan seluruh yang ada pada dirimu"lanjutnya dengan kecapi dipangkuannya.

"siapa kau? dan siapa yang kau maksud? "tanya Annchi

"hmm,, kau akan tau siapa aku jika kau bersedia ikut denganku"ungkapnya

"cih, untuk apa kau melakukan semua ini?" geram Annchi

"ahahaha,, tentu saja untuk memancingmu datang"ucapnya dengan tawa yang keluar dari bibir merahnya

"kenapa? "tanya Annchi

"tentu aku harus melakukan hal itu jika tidak kau tidak akan datang"ucapnya

"tsk,, murahan cih" ucap Annchi

"aku mungkin akan mengampunimu jika kau ikut denganku, bagaimana tawaranku apa kau bersedia ikut denganku? "tanyanya lagi

"mengampuni?, aku rasa aku tak memiliki masalah dengamu"ucap Annchi

"kau bilang tidak memiliki masalah? kau tau siluman yang kau bunuh itu kekasihku" ucapnya geram dan ia langsung menyerang Annchi menggunakan kecapinya sedangkan Annchi ia menggunakan pedang merahnya.

cringg...

suara gesekan pedang dan kecapi itu membuat angin disekitarnya berhembus kencang.

"hoho, kekasihya sungguh pasangan yang serasi, kau tau aku kasihan sekali padamu kau memiliki kekasih semenjijikan dia, cih"ucap Annchi sambil memberikan senyum mencemoohnya, yang tentu membuat lawannya semakin terbakar amarah.

"beraninya kau menghina kekasihku, aku akan membalas seribu kali lipat dari apa yang kau lakukan padanya"ucapnya yang tiba-tiba tubuhnya berubah menjadi ular yang sama dengan siluman sebelumnya.

Dan wajah cantiknya berubah menjadi mengerikan bibir merahnya melebar dan garis bibirnya robek mencapai telinganya.

Dan orang yang mengawasi Annchi ia tersenyum saat Annchi mengeluarkan elemen kristalnya yang membuat kedua orang lainnya melongo.

"akhirnya aku menemukanmu, jika tiba saatnya aku akan menjemputmu, kau hebat sekali "gumamnya.

*tbc

1
Atoen Bumz Bums
ribet x
>AY<
apasih critanya, dikit" lari dikit" lari.
skip!
Iyus Iyus
bagussss
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
haishh, annchi gak sadar ada yg memantaunya 🤦‍♀️
kecerobohan annchi msh harus di dampingi lagi ini kek nya.
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
pegasus kah itu
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
jangan sampai annchi kalah sama ayah durjana nya sendiri
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
banyak teka teki yg harus annchi pecahkan
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
bener bener mengagumkan
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
apakah sekarang annchi memiliki 10 elemen, woahhhh
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
perempuan tangguh ya begini, dia lebih suka bertarung daripada memasak.
dia lebih suka memakai pistol dan katana daripada sapu dan pisau dapur /Facepalm/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
bayi itu adalah dirimu annchi
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
masih penasaran ini
fitri
Luar biasa
Jjlynn Tudin
di larang belajar menulis Dan membaca tpi hrus pandai puisi cam mana mw rulis puisi dam.baca klu gitu heran aku
Solekah
Luar biasa
A&R
gd
Murni Murniati
padahal udah dikasih tau jgn pake kristal itu ketauan masih aja dipke, mknya mereka tau
Murni Murniati
sebenarnya dia kuat, tp krn ceroboh mknya bgtu
Murni Murniati
mgkn ortu angkatnya sm kek dia,mknya ada 2 elemen lg
Murni Murniati
mgkn dia ada elemen kgelapan krn dia dasarnya pembunuh, mgkn es itu krn dia dokter
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!