NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Mas Razka

Pengantin Pengganti Mas Razka

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anggi Dwi Febriana

Karena kepergian Jelita, Amora terpaksa menggantikan posisi sang kakak sebagai pengantin dalam pernikahan yang sejatinya ditujukan untuk Jelita dan Razka.

"Tidak ada pilihan lain. Aku harus menyelamatkan nama baik keluarga Atmojo."

Amora tidak ada pilhan lain selain menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi suami dari kakaknya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Dwi Febriana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Sebuah Perjodohan

Dua Bulan Sebelumnya

"Aku nggak akan melakukannya, Ayah! Jangan paksa aku menikah dengan laki-laki itu. Aku sudah punya seseorang yang aku pilih sendiri."

Suara Jelita Arumi Atmojo pecah memenuhi ruang kerja yang mendadak terasa sesak. Wajahnya memerah menahan amarah dan kekecewaan. Kedua tangannya mengepal erat di sisi tubuh, sementara tatapannya tak sedikit pun lepas dari sosok pria paruh baya yang berdiri di balik meja kerjanya.

Di hadapannya, Danendra Atmojo, Direktur Utama D'Endra Group sekaligus ayah kandungnya, hanya mampu mengembuskan napas panjang. Garis-garis kelelahan di wajahnya terlihat semakin jelas. Ia telah berkali-kali memikirkan cara lain, tetapi hasilnya tetap sama. Semua jalan seolah berakhir di satu keputusan yang paling menyakitkan.

"Ayah tahu ini berat, Jeli," katanya pelan. "Tapi kerja sama dengan keluarga Bagaskara hanya akan terwujud kalau kamu bersedia menikah dengan Atharazka."

Kalimat itu membuat dada Jelita kembali bergemuruh. Ia menggeleng berulang kali.

"Aku nggak cinta sama dia, Yah."

Nada suaranya jauh lebih lirih, namun justru terdengar lebih menyakitkan.

"Orang yang aku cintai itu Dani. Selama bertahun-tahun aku mempertahankan hubungan kami. Aku sudah membangun masa depan bersama dia. Bagaimana mungkin sekarang Papa meminta aku menghapus semuanya begitu saja?"

Bayangan Dani Ardianto memenuhi pikirannya. 5 tahun bersama bukanlah waktu yang singkat. Mereka saling mengenal keluarga masing-masing, saling mendukung saat jatuh, dan saling menguatkan ketika keadaan tidak berpihak. Bahkan belum lama ini Dani sempat membicarakan rencana untuk membawa keluarganya datang melamar secara resmi.

Semua mimpi itu kini seperti hendak direnggut dalam hitungan hari.

Danendra menundukkan kepala sejenak sebelum kembali menatap putrinya.

"Ayah percaya Atharazka bisa menjadi suami yang baik."

Jelita tertawa kecil, tetapi tawanya sama sekali tidak mengandung kebahagiaan.

"Baik?"

Ia mengulang kata itu dengan nada sinis.

"Semua orang tahu seperti apa Atharazka Bagaskara. Berita tentang dia selalu dipenuhi perempuan yang berbeda-beda. Hari ini dengan satu wanita, besok muncul lagi dengan wanita lain. Apa itu yang Papa sebut laki-laki baik?"

Ruangan kembali dipenuhi keheningan.

Danendra tidak bisa menyangkalnya. Reputasi Wakil Direktur Askara Group itu memang bukan rahasia lagi. Wajah tampan, jabatan tinggi, dan kekayaan membuat Atharazka kerap menjadi pusat perhatian. Bersama itu pula, berbagai gosip mengenai kehidupan asmaranya terus bermunculan.

Namun di balik semua itu, kondisi D'Endra Group jauh lebih mengkhawatirkan.

Perusahaan yang telah ia bangun selama puluhan tahun sedang mengalami tekanan besar. Beberapa proyek gagal berjalan, investor mulai menarik diri, sementara kepercayaan mitra bisnis perlahan menurun. Kerja sama dengan keluarga Bagaskara menjadi kesempatan terakhir untuk menyelamatkan perusahaan beserta ribuan karyawan yang menggantungkan hidup di sana.

"Ayah benar-benar tidak punya pilihan lain."

Suara Danendra terdengar semakin berat.

"Kalau kerja sama ini batal, dampaknya bukan cuma untuk keluarga kita."

Jelita memalingkan wajah, berusaha menyembunyikan air mata yang mulai menggenang.

"Kenapa harus aku yang dikorbankan?"

Pertanyaan itu keluar begitu saja.

"Masih ada Amora."

Ia menoleh kembali.

"Amora belum memiliki pasangan. Bukankah lebih baik Ayah meminta dia saja?"

Nama itu membuat Danendra kembali menghela napas.

"Ayah sudah memikirkan semuanya."

Ia berhenti beberapa detik sebelum melanjutkan.

"Permintaan dari keluarga Bagaskara sejak awal memang ditujukan untukmu."

"Tapi kenapa?"

"Karena kamu adalah putri kandung Ayah."

Jawaban itu membuat Jelita membeku.

Sedetik kemudian Danendra kembali berbicara dengan nada yang jauh lebih lembut.

"Bukan berarti Ayah membedakan kalian. Ayah menyayangi kamu dan Amora dengan cara yang sama. Tapi mereka mengetahui bahwa Amora adalah anak yang Ayah besarkan sejak kecil, bukan anak kandung keluarga Atmojo."

Keheningan kembali menyelimuti ruangan.

Jelita menatap ayahnya tanpa sanggup berkata-kata. Ia tahu Danendra tidak pernah memperlakukan Amora Dania Respati secara berbeda. Sejak kecil mereka dibesarkan dengan kasih sayang yang sama, mendapatkan pendidikan yang sama, bahkan selalu dianggap sebagai dua putri kesayangannya.

Namun kenyataan di hadapan keluarga Bagaskara berbeda. Status darah dan garis keturunan tetap menjadi pertimbangan utama. Danendra meremas jemarinya sendiri, menahan rasa bersalah yang terus menghantui.

Seandainya masih ada jalan lain, ia tidak akan pernah menyeret putrinya ke dalam pernikahan yang sama sekali tidak diinginkannya.

.

Bunyi pintu yang menutup perlahan memecah kesunyian kamar.

Amora Dania Atmojo menyandarkan punggungnya pada daun pintu. Ia mengembuskan napas panjang sambil memejamkan mata. Rasanya kepalanya dipenuhi berbagai pikiran setelah tanpa sengaja mendengar pembicaraan yang seharusnya bukan untuknya.

Beberapa menit yang lalu ia hanya berniat mengambil pengering rambut milik sang kakak. Namun langkahnya terhenti ketika suara perdebatan dari ruang kerja Danendra Atmojo terdengar hingga ke lorong rumah. Tanpa sengaja, setiap kalimat yang keluar dari mulut ayah dan kakaknya masuk begitu saja ke dalam pendengarannya.

Kini, setelah kembali ke kamar, percakapan itu terus berputar di benaknya.

Amora tersenyum tipis, tetapi senyum itu terasa pahit.

Sejak kecil ia sadar bahwa dirinya tidak memiliki hubungan darah dengan keluarga Respati. Meskipun Danendra Atmojo dan Fina Atmojo selalu memperlakukannya layaknya anak kandung, kenyataan tentang asal-usulnya tetap tidak bisa diubah.

Di rumah ini ia memang seorang putri. Namun di mata orang lain, ia hanyalah anak yang dibesarkan karena belas kasih keluarga Atmojo.

Bertahun-tahun Amora belajar menerima kenyataan itu. Ia tidak lagi mempermasalahkan bisik-bisik orang yang mempertanyakan keberadaannya. Selama Ayah, Mama, dan Jelita menerimanya dengan tulus, ia merasa sudah memiliki keluarga yang utuh.

Tetapi malam ini perasaan itu mendadak berubah. Ucapan yang didengarnya barusan membuatnya sadar bahwa ada keadaan tertentu di mana statusnya memang menjadi pembatas.

Ia menundukkan kepala.

"Kasihan Kak Jelita...."

Suara itu keluar lirih.

"Aku benar-benar nggak bisa melakukan apa pun."

Amora menggigit bibir bawahnya. Hatinya ikut terasa sesak membayangkan beban yang sedang dipikul sang kakak.

Ia tidak pernah menyangka D'Endra Group berada dalam kondisi yang begitu sulit hingga pernikahan harus dijadikan bagian dari sebuah kesepakatan bisnis.

Yang lebih menyakitkan lagi, orang yang diminta menikah bukanlah seseorang yang menginginkannya.

Amora berjalan beberapa langkah menuju tempat tidur sebelum menjatuhkan tubuhnya di tepi kasur. Tatapannya kosong menyorot langit-langit kamar.

Dalam benaknya terus terbayang wajah Jelita yang pasti sedang berusaha menahan tangis di hadapan ayah mereka.

"Apa sesulit itu mencari jalan lain?"

Pertanyaan itu menggantung tanpa jawaban.

Ia mengenal kakaknya dengan baik. Jelita adalah perempuan yang selalu memperjuangkan apa yang diyakininya. Apalagi jika menyangkut seseorang yang dicintainya.

Melepaskan Dani Ardianto demi menikah dengan laki-laki lain jelas bukan keputusan yang akan mudah diterima.

Terlebih lagi, laki-laki yang dimaksud adalah Atharazka Bagaskara, sosok yang selama ini dikenal memiliki kehidupan asmara yang rumit dan kerap berganti pasangan.

Amora menghela napas panjang.

"Andai saja semuanya bisa kembali seperti biasa...."

Ia merapatkan kedua lutut ke dada lalu memeluknya erat. Keheningan kamar terasa semakin pekat, hanya diiringi suara jarum jam yang terus berdetak tanpa peduli pada kegelisahan siapa pun.

Dalam diam, Amora memanjatkan doa.

Ia berharap keadaan D'Endra Group segera membaik, sehingga keluarganya tidak perlu mempertaruhkan kebahagiaan Jelita demi mempertahankan perusahaan.

Karena menurutnya, tidak ada seorang pun yang pantas mengawali pernikahan dengan keterpaksaan, apalagi ketika hatinya telah lebih dulu memilih orang lain.

1
Ariany Sudjana
semangat yah Amora, jangan takut dan ragu, sepertinya kedua mertua kamu juga baik orangnya. semoga hubungan kamu dengan razka dan juga mertua semakin membaik
Lusi Hariyani
amora ank yg baik pasti mau diundang mkn mlm
Lusi Hariyani
semangat amora km bisa💪
Valen Angelina
kulkas masih mode dingin...
Ariany Sudjana
puji Tuhan, semoga hubungan Amora dan razka semakin membaik
Lusi Hariyani
awal jd teman lm2 persaan saling suka muncul😄
Yuyun Irmawati
ka semngat nukis nya ya,cerita kaka bagus🥰
Lusi Hariyani
santai amora manjakan lidah suami mu lambat laun hati y akn meleleh sendiri ke kamu
Opi Sofiyanti
sprt pepatah mengatakan "manjakan lah suami mu dgn perut nya"... dr perut naik k hati y Ka... 🤭🤭🤭
Ariany Sudjana
awalnya makanan dulu, lama-lama kamu jatuh cinta sama Amora 😄
Lusi Hariyani
razka gengsi...
Lusi Hariyani
smg sblm 6 bln razka dh mlai tertatik sm amora
Valen Angelina
bucin pasti nnti
Opi Sofiyanti
Ampir smua para lelaki nya kak anggi tuh emng pd spek kulkas 10 pintu smua y.... 🤭🤭🤭
partini
plus tebal perasaan jangan gampang mewek atau myek"
Eva Karmita
❤️❤️❤️❤️❤️
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
bimawati
semoga berlanjut ya kk ak selalu nunggu karya mu
Opi Sofiyanti
kaakkk jgn di gantung lg ya???????
crt2 yg lain nya aku msh nunggu kelanjutan nya lho... 🥰🥰🥰
Fitri Dheanova Al-Ghauzan
semangat thor,sukses selalu buat karya karya nya ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!