NovelToon NovelToon
Putri Jenderal Yang

Putri Jenderal Yang

Status: tamat
Genre:Tamat / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Romansa
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Win

Yang Qing Xia di bunuh secara kejam oleh ibu tiri dan kakak tirinya. Belum puas melihat kematian adiknya, sang kakak melempar tubuh Qing Xia ke sebuah hutan yang terkenal sebagai sarang serigala.

Sebuah jiwa dari alam lain tiba-tiba terbawa dan masuk ke dalam tubuh Qing Xia. Jiwa itu menyadari keberadaannya di dalam hutan dan saat ini dia di kelilingi oleh kawanan serigala yang sedang kelaparan.

"Haruskah ku bunuh kalian semua?"

"Wanita yang benar-benar menarik!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Win, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24. Penyusup

Qing Xia tidak sempat melihat wajah Han Ze Xin, dia segera mendorong tubuh laki-laki itu agar menjauh darinya.

"Tolong jaga sikap anda!" ucap Qing Xia dengan wajah kesal. Namun wajahnya yang kesal segera berubah menjadi wajah yang terkejut begitu melihat dengan jelas siapa yang berdiri di depannya.

"Tabib cabul!" ucap Qing Xia tanpa sadar.

Han Ze Xin masih menggunakan identitas sebagai Tuan Tabib, dia masih mengenakan topeng di wajahnya. Matanya kini mulai berkaca-kaca, dia begitu bersyukur dan bahagia mengetahui jika ternyata Qing Xia belum meninggal.

Han Ze Xin lalu menatap ke wajah Xin Le yang kini berada di dalam gendongan Qing Xia.

"Anak itu, apakah dia sudah menikah?" pikir Han Ze Xin.

"Gawat, kenapa aku malah menyebut kata tabib cabul! Bisa-bisa nanti aku ketahuan oleh Tabib cabul ini." benak Qing Xia.

"Ayo kita pulang!" ajak Qing Xia yang ingin segera kabur dari sana.

"Tunggu sebentar!" Han Ze Xin menahan lengan Qing Xia. Namun Qing Xia segera menghempas tangannya dan berlari menjauh dari sana.

Han Ze Xin mengejar dari belakang, dia melihat Qing Xia naik ke atas kereta kuda.

"Cepat jalan!" perintah Qing Xia dengan nada panik.

Dalam perjalanan, beberapa kali Qing Xia mengintip dari balik tirai. Dia ingin memastikan jika Tabib cabul tidak lagi mengikutinya, tapi ternyata Han Ze Xin masih mengawasi laju kereta kuda itu. Dia melompat dari atap ke atap dan pohon ke pohon, mengikuti arah laju kereta kuda.

Setibanya di kediaman, Han Ze Xin diam-diam mengawasi dari atas pohon. Dia hanya melihat dari kejauhan saja, dia sudah puas hanya dengan mengetahui keberadaan Qing Xia.

Sementara itu, Xin Le masih penasaran dengan Han Ze Xin yang tadi dia temui. Dia bertanya-tanya dalam hati.

"Siapa laki-laki tadi? Apakah ibu mengenalnya? Kenapa dia memeluk ibu? Kenapa ibu kabur darinya? Mungkinkah dia ayahku?" benak Xin Le.

Han Ze Xin kembali ke kediaman Huang, dia meminta Yu untuk menyelidiki kenapa Qing Xia berada di kediaman keluarga Su.

Beberapa saat kemudian, Yu kembali dan memberikan laporan kepada Han Ze Xin.

"Tuan Muda, Nona Qing Xia di kediaman Su dikenal sebagai Nona Su Xia Qing. Dia adalah putri dari Tuan Dan Nyonya Su. Menurut laporan yang saya terima, Nona Su menikah dengan seorang Tuan Muda dari negara yang jauh. Namun suaminya menceraikan Nona Su karena laki-laki itu mencintai wanita lain."

Mendengar laporan dari Yu, hati Han Ze Xin serasa tercabik-cabik. Dia merasa kasihan sekaligus cemburu karena Qing Xia menikah dengan pria lain. "Akan ku bunuh pria itu!" benak Han Ze Xin.

"Cari tahu siapa mantan suaminya!" perintah Han Ze Xin kepada Yu.

"Baik, Tuan Muda."

Yu merasakan amarah yang diperlihatkan oleh Han Ze Xin dari tatapan matanya. Sejak awal, Yu mengetahui perasaan Han Ze Xin terhadap Qing Xia, tapi dia tidak menyangka jika cinta Han Ze Xin sudah tumbuh hingga sebesar ini.

Pada malam harinya, Han Ze Xin menyusup ke dalam kediaman Su. Dia mencari lokasi kamar Qing Xia dengan melompat dari atap bangunan kamar, dari satu kamar ke kamar yang lain hingga akhirnya dia menemukan kamar Qing Xia.

Han Ze Xin masuk ke dalam, dia tidak mengira jika saat itu Qing Xia baru saja melepaskan semua pakaiannya. Menyadari jika seseorang berada di belakang, Qing Xia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.

Qing Xia berbalik untuk melihat siapa yang menyusup ke dalam kamar, dia sedikit terkejut ketika melihat wajah Tabib cabul yang memakai topeng seperti biasanya.

"Kenapa kau mengikuti ku?" tanya Qing Xia dengan perasaan curiga.

"Aku Tabibmu, tentu saja aku datang untuk mengobati matamu." jawab Han Ze Xin sambil melangkah mendekat.

"Jangan mendekat!"

Qing Xia melangkah mundur, kakinya kini terhalang bawah kaki tempat tidur. Namun Han Ze Xin masih saja mendekat hingga tubuh mereka kini menempel.

"Menjauhlah dari ku, Tabib cabul!" Qing Xia berkata dengan wajah kesal. Dia ingin mendorong Han Ze Xin namun tangannya sedang menahan selimut yang sedang menutupi tubuhnya.

Han Ze Xin masih mendekat hingga akhirnya Qing Xia terjatuh ke atas tempat tidur. Han Ze Xin segera menempelkan bibirnya, dia mencium bibir Qing Xia secara paksa. Meskipun Qing Xia berusaha mendorong tubuh Han Ze Xin, laki-laki itu tidak bergerak sedikitpun.

Ciuman Han Ze Xin semakin lama semakin lembut, membuat Qing Xia terhanyut hingga akhirnya menikmati ciuman dari Han Ze Xin. Setelah puas bermain di dalam rongga mulut, ciuman Han Ze Xin turun ke leher Qing Xia.

Perlahan, dia menarik turun selimut yang menutupi tubuh Qing Xia hingga memperlihatkan tubuh polos wanita itu. Entah karena merindukan sentuhan dari laki-laki atau memang Han Ze Xin mengingatkannya pada malam pertama mereka. Qing Xia pasrah saja menerima semua yang di lakukan oleh Han Ze Xin terhadapnya.

Tangan nakal Han Ze Xin mulai meraba-raba, menyentuh semua kulit di permukaan tubuh Qing Xia yang terasa lembut dan halus. Dia merasa senang karena Qing Xia mulai membalas ciuman darinya.

Qing Xia merasakaan sesuatu menusuk di bawah tubuhnya. Dia menyentuh bagian yang menusuk itu untuk mencari tau benda apa yang berada di sana. Merasakan jika pusaka miliknya sedang di genggam oleh Qing Xia, mata Han Ze Xin langsung membesar.

"Wanita ini lagi-lagi...! Apakah dia juga menyentuh milik mantan suaminya seperti ini?" pikir Han Ze Xin.

Han Ze Xin tiba-tiba menjadi kesal dan marah, membayangkan jika Qing Xia dan mantan suaminya melakukan hubungan mesra di atas ranjang. Hubungan yang selayaknya dilakukan oleh pasangan suami istri, seperti yang di lakukannya saat ini terhadap Qing Xia.

Perasaannya menjadi buruk karena rasa cemburu, hatinya seperti terbakar oleh amarah. Gairahnya yang melambung tinggi langsung meredup seketika.

Han Ze Xin berhenti menyentuh Qing Xia, dia berdiri lalu berjalan keluar dari kamar. Qing Xia merasa sedikit lega karena mereka tidak sempat melakukan hubungan yang terlarang itu.

"Hampir saja aku melakukan kesalahan. Lu Qing Xia, gunakan otakmu, jangan terlalu murahan!" ucap Qing Xia mengomeli diri sendiri.

Han Ze Xin kembali ke kamarnya, dia meminta seorang pelayan untuk mengisi bak mandi dengan air dingin. Semalaman, Han Ze Xin berendam di dalam air dingin itu untuk menenangkan pikiran dan meredakan emosinya yang terasa sulit ditahan.

Yu mengetuk pintu, dia masuk setelah mendapat izin dari Han Ze Xin.

"Tuan Muda, saya sudah mencari dan bertanya kepada banyak orang. Tapi tidak ada satupun dari mereka yang tau siapa mantan suami dari Nona Su."

Han Ze Xin masih berwajah kesal, membuat Yu berpikir jika kekesalan Tuan Mudanya di sebabkan oleh dirinya yang tidak kompeten dalam mencari informasi.

Han Ze Xin keluar dari dalam bak mandi, dia menarik kain hitam yang tergantung di sana lalu menutupi tubuhnya yang masih basah.

"Yu, ayo kembali ke rumah!" ucapnya sambil tersenyum.

Yu menjadi bingung dan penasaran, apa yang sedang dipikirkan oleh Tuan Mudanya itu. Baru saja wajah dingin dan marah terpancar dari raut mukanya, dan sekarang dia tersenyum dengan begitu bahagia.

"Baik, Tuan Muda." jawab Yu.

Han Ze Xin berganti pakaian, dia mengikat rambut panjangnya ke belakang. Yu kembali ke kamar Han Ze Xin dengan membawa dua ekor kuda. Han Ze Xin langsung kembali ke kediaman Han malam itu juga.

Hari menjelang pagi, Qing Xia baru saja selesai membuat sarapan untuk Xin Le, dia duduk menunggu putranya di ruang makan. Tuan dan Nyonya Su juga sedang sarapan di sana.

Beberapa saat kemudian, Xin Le berlari ke ruang makan dengan membawa 4 tangkai mawar yang dia beli semalam.

"Selamat Pagi Kakek, Selamat Pagi Nek, Selamat Pagi Ibu!" sapa Xin Le setelah dia berhenti berlari.

"Xin Le, tidak sopan berlarian seperti itu. Tidak bisakah kamu berjalan saja?" omel Qing Xia sambil menatap Xin Le.

"Bu, lihatlah kaki Xin le yang pendek ini. Jika tidak berlari, bisa-bisa Xin Le tiba di sini ketika hari sudah gelap." sahut bocah itu sambil mengangkat kaki kanannya.

^^^BERSAMBUNG...^^^

1
Jade Meamoure
gak heran sih kalo pangeran udah DP duluan baru nikah jaman sekarang aja banyak noh apalagi jaman dulu
Helen Nirawan
maka ny jgn asal comot aj , kan liat tuh bini lu , gila sinting , gk ada otak , ampun d , bini model gt racun in 😈😈😈
Sarah Arami
sip
Veri Andrian
Luar biasa
Jjlynn Tudin
heran aku kenapa lelaki boleh bediri berkali2 dlm sehari🫢
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
£rvina
Luar biasa
DN
kok aneh ya ... masa racun ganas PD jaman dahulu, obat nya berhubungan intim. apakah itu yg namanya obat perangsang....?? pdhl racun itu di berikan sedari Qing Xia kecil loh....
DN
Luar biasa
Angel Ribka
bukan orang munafik tapi sex bebas sebelum nikah gimana..... kalau sekarang sudah halal baru enak dibaca, maaf ya thor
Angel Ribka
ya kamu pelacur setiap disentuh gak pernah nolak
Angel Ribka
ceritanya sex bebas berarti pangeran tidak tahu tata krama sedang cerita kerajaan itu yang sering kubaca tokoh utama biasanya tahu moral dan etika,
Angel Ribka
pendekarnya perempuan pelacur ya kok selalu dilecehkan cowoknya dan selalu kalah gimana sich harga dirinya, ceritanya sebentar-sebentar diranjang
beybi T.Halim
awal yg bagus sat set.,mati
Grey
hey itu ajaran sesat😭
LEGIASTARI
Luar biasa
As Tini
ini knp udh lahir 2x mlah msih bego sih, bukannya tmbah pinter adehhh jd mless bcanya
As Tini
adehh trlalu ribet thorr, smua mlrang menikah gmna sih, ribet bnget,
Helen Nirawan
lama2 kesel ma han ze xin , laki gk tau diri , lu yg tidurin dia , skr lu anggap di cewe " lampu merah ", enak amat lu jd cowo y , ngaca sono sadar diri lah , jgn merasa plg bener sapa elu , kampret , issshh
un3's
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!