NovelToon NovelToon
Aku Ceo Dipaksa Menikahi Gadis Bercadar

Aku Ceo Dipaksa Menikahi Gadis Bercadar

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nur dzakiyah

Aku dapat telfon dari ibu dan katanya itu hal penting ibu meminta ku pulang, terpaksa aku pulang. Aku tidak menyangka aku mendadak di suruh menikah sampai aku tidak menyangka wanita yang akan aku nikahi bukanlah wanita tipe ku, bahkan melainkan jauh dari tipe ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur dzakiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengajak kak Aktar

Diteras dingin ini, Najwa menemukan kehangatan dimana tak mampu lagi angin jahat itu seenaknya membuat lembar-lembar obrolan ini hambar merasuk diantara ruas, menelusuk kedalam sendi-sendi kata. Najwa tenggelam dalam setiap kata, ia terhenyak dalam keheningan. Ia tak sadar waktu asar sudah tiba, adzan asar pun dikumandangkan.

Dia menutup buku yang dibacanya, kemudian bangkit dari tempatnya masuk kekamar. Ia lepas jilbabnya lalu ia kuncir rambut panjangnya, kemudian masuk kedalam kamar mandi mengambil air wudhu. Setelah itu ia laksanakan sholat asar.

Tiap rakaat terucap doa dalam bentuk arab Al-qur'an, setiap sisi terlaksanakan dengan sempurna. Mulutnya bergoyang tanpa suara dan itulah dia mengucapkan bacaan sholat. Hingga akhirnya ia menutup dengan kedua salam. Lanjut ia berdoa untuk semata. Saat ia dengar pintu rumah terbuka, meski dia berada di lantai dua dia tetap dapat mendengar suara pintu terbuka, karena pintu itu besar dan bisa menyiptakan suara lantang.

Tanpa melepas jilbab sholat, Najwa berlari turun mungkin saja Aktar sudah pulang. Dari bawah Aktar melihat Najwa berlarian dengan jilbab sholatnya seperti kucing putih dan terlihat manis. Aktar kaget saat Najwa berhenti dihadapannya.

Kenapa? apa dia menungguku?

Dia mengatur nafasnya yang karuan saat berlari, ia seperti anak kecil yang saat ia tahu ibunya pulang dan berlari untuk meminta permen. Setelah perasaanya sudah membaik Najwa menongak melihat Aktar dan tersenyum.

Aktar heran hingga membuat kerutan di dahinya, apa maksudnya gadis ini tersenyum begitu ? apa dia betul-betul seperti kucing yang memohon minta makan. Tapi Aktar suka melihat senyuman manisnya.

"Kau gak jelas seperti itu !"Aktar berkata seakan menghina tapi sebenarnya dia itu bertanya.

"Kekamar dulu,"sambil menarik tangan Aktar membawanya kekamar, Aktar makin heran melihat tingkah Najwa. Dia tidak tahu apa maksudnya membawanya kekamar. Tiba-tiba ia terpikir yang tidak-tidak, Apa dia mau menggodaku ? karena aku yang sudah lama mendiamkannya ?.

Setiba di kamar Najwa memyuruh Aktar duduk dan Aktar pun nurut, Najwa membantu menyimpan tas kerja Aktar kemudian dia lepas juga jilbab sholatnya, karena Najwa tidak sengaja menyenggol rambutnya yang ia kuncir dan membuatnya terurai. Aktar sontak kaget melihat Najwa membuka jilbab di hadapannya, karena biasanya dia tak pernah membuka jilbab bahkan tidur pun. Najwa sadar akan itu.

Kak Aku sudah berjanji akan menjadi istrimu sepenuhnya, aku sudah menerima mu menjdi suami ku. Maka kutunggu kamu menerima ku.

Melihat Aktar terheran dengan wajah kaget, Najwa berjalan mendekatinya kemudian duduk di samping Aktar.

Ada apa? apa dia ingin memintaku melakukan itu di sore hari. Huh..meski kamu cantik tapi aku tetap tidak tertarik dengan mu, apalagi melakukan itu mimpi saja.

"Kak aku boleh minta sesuatu gak ?" pertanyaan yang terdengar labil di telinga Aktar, apalagi melihat wajahnya yang merajuk.

Apa benar dia mau minta itu ? benar kata orang kalau istri di diam lama. Dia akan datang sendiri dan meminta itu.

"Apa ? katakan saja, asal jangan minta yang tidak-tidak. Karena aku tidak bisa memenuhi keinginan itu, aku tidak mau memiliki anak dari kamu !"ujarnya dengan suara angkuh tanpa menoleh ke Najwa. Najwa tergelak.

Apa maksud kak Aktar, meminta yang tidak-tidak ? dia menyinggung anak ! apa dia pikir aku mau itu. Huh... meski aku sudah menerima mu sepenuhnya, aku juga tidak bakal mau meminta itu.

"Aku ingin minta kakak temani aku kerumah ibu, sudah lama aku tidak bertemu ibu kakak pun begitu kakak belum pernah ketemu ibu ku."

Rupanya aku yang berpikir terlalu panjang, tapi kenapa aku merasa kecewa yah..

Aktar melihat wajah Najwa, wajah memohonnya. Sepertinya dia sudah sangat rindu dengan ibunya. Jika tidak menemaninya juga keluarganya pasti akan melihat ku rendah.

"Baiklah, kapan kau ingin pergi ?"ucapnya datar. Muncul wajah bahagia Najwa.

"Sore ini, aku pergi siap-siap dulu yah."katanya dengan girang, Aktar melihat Najwa seperti itu dia pun juga merasa senang.

Gadis ini...seperti anak kecil saja. pikir Aktar kemudian bangkin dari duduknya dan berjalan menuju lantai satu, disana ia akan menunggunya.

Berapa lama kemudian Najwa sudah tiba di bawah, Aktar melihat Najwa yang menggunakan gamis pink yang cukup lebar di bawahnya dan akan terlihat anggun saat ia berjalan, gamis dipadukan jilbab hitam. Terlihat sangat cantik. Aktar suka perpaduan itu.

Najwa merasa canggung dilihati Aktar terus, ia menundukkan kepalanya menutup rasa malunya, meski dia memiliki kain yang menutup wajahnya dia tetap saja malu karena tidak bisa melihat mata Aktar. Kini wajahnya sudah memerah.

"Kak..."panggil Najwa lirih, Aktar langsung mengalihkan pandangannya. Wajahnya merah karena kepergok Najwa.

"Eng.. Itu..Kau..masuk kemobil,"ucap Aktar gugup.

"Pffftt.."Najwa tertawa melihat wajah Aktar merah merona apalagi ia gugup seperti itu.

"Tidak ada yang lucu, cepat masuk kemobil !"Ucapnya tegas berusaha menutupi malunya.

"Issst... Zauji.. jangan galak gitu donk.."ucap Najwa iseng, dengan sedikit nada merayu.

"Zauji ? Apa itu Zauji ??"tanya Aktar dengan sedikit mengkerutkan keningnya.

"Cari sendiri.."Najwa mulai mengajak Aktar bercanda.

"Kau, jangan kira kau begitu. Aku tidak akan membiarkan mu masuk ke mobil."Aktar mulai kesal karena tambah dibuat penasaran.

"Udahlah..kak, ibu sudah menunggu. Nanti carinya di internet saja..haha.."Tawa kecil Najwa dan berusaha berjalan cepat masuk kemobil tapi Aktar begitu langsung menahan tangannya.

"Tidak akan kubiarkan sebelum kau memberitahu ku !"

Drrrtt..Drtt..

"Tuh..kan itu pasti ibu, sudahlah ayo.."kata Najwa sambil melepaskan tangannya dari genggaman Aktar kemudian mengangkat telfonnya.

"Waalaikum'salam bu'... iya kami sudah mau berangkat."Kemudian telfonya diakhiri.

Dengan terpaksa Aktar berjalan menuju mobil, ia kesal karena di buat penasaran oleh Najwa. Tiba-tiba ia terpikir sesuatu.

"Eh.. tunggu," Najwa yang sudah hampir masuk kemobil terhenti, dan menoleh ke Aktar.

"Apalagi... ibu sudah nunggu !"

"Aku tidak enak badan, kau saja yang menyetir.." katanya berusaha membuat wajahnya terlihat sakit. Najwa mengerutkan keningnya.

"Beneran..?"tanya Najwa dengan membuat sorotan mata tak percaya karena tiba-tiba saja dia tidak enak badan, padahal tadi oke-oke saja.

"Iya ! kau cepat sana nyetir. Nanti tambah lama lagi."Aktar takut kedapatan kalau ia berbohong, jadi ia ingin cepat membuat Najwa yang menyetir.

"Baik...tidak usah pake marah sih...."Najwa menutup pintu dan berjalan ketempat pengemudi, ia tahu pasti Aktar sedang berbohong. Dengan kesal ia masuk ke tempat pengemudi, Aktar tersenyum dan masuk kemobil.

Saat Mobil sudah melintasi jalan raya, Aktar melirik Najwa yang sangat serius. Dengan sembunyi-sembunyi ia ambil Hpnya di saku. Dan beralih membuka Aplikasi Google, aplikasi terbaik sedunia.

Ia mengetik kata Zauji, tapi tidak dapat jawaban yang cocok malah jawaban aneh saja yang muncul. Aktar terdiam kembali melirik Najwa yang masih serius dengan pandangan yang terus lurus kedepan.

Oh..mungkin Andre bisa menemukan jawabannya.

Aktar mulai mengirim pesan ke Andre, saat Andre sudah membalasnya dengan cepat Aktar menyuruh Andre mencari maksud dari kata zauji.

Sambil menunggu balasan Andre, Aktar melihat- lihat jalan yang saat ini ramai. Dan sedikit-sedikit melirik Najwa. Ia mainkan Hpnya dengan ia putar-putar sesekali mengecek apakah sudah ada balasan Andre.

Ting.., Notif pesan dari Andre. Dengan cepat Aktar membukanya, Jantungnya tiba-tiba berdetak. Ia tidak menyangka kalau Zauji itu adalah bahasa arab dalam artian Suamiku.

Bersambung...

See you😉

1
rohmah indriani
masih belum menyadari bidadari surga aktar
Adi Nugroho
kapan ni d lanjut lagi🤔
Adi Nugroho
sampe lupa sama alur critanya kelamaan upnya
outhor ya kemana ya🤔
Heru Purnomo
Kecewa
Akhwat private Vate
heheh gak papa kak😁🙏
Mahes Dewa
lanjutkan kapan kak
Adiba Shakila Atmarini
q pkir aktar akan mmberi kjutan untuk istrix..trnyta lgi bertaruh nyawa..
Adiba Shakila Atmarini
apa si aktar lgi nyelesaikn bngunn rumah yg mau d tmpati .dkatan dngan rumah Qur-an ya..semoga aja
Adiba Shakila Atmarini
mulai ni ada ulat bulu gtel..mga aktar g trgoda ..
Adiba Shakila Atmarini
aneh jga ada ustadz model furqon
Adiba Shakila Atmarini
cnto ko smpe sgtux..
S.M YANIE 🇵🇸
semangat thorrr...
Tinah Agistia Royanah
lama nunggu lanjutan
Hasini Marimin
kok blm ada sambungannya....
Nuryati Yati
so sweet jd baper😍
Uswah Saiyid Khazanah
harusnya sblum najwa pulang izin dulu sama aktar, mau aktar suka atau tidak krn seorang istri keluar dr rumah tanoa izin suami walaupun itu hal kbaikan ttp haram hukumnya semua yg terkena sinar matahari dibumi akan melaknat sampai mthari tenggelam, ini tdk sesuai dgn najwa yg seorang tahfidz.
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
🦋⃟ℛ★🦂⃟ᴀsᷤᴍᷤᴀᷫ ★ᴬ∙ᴴ࿐❤️💚
Jangan berat² masalah mereka kak 🥺
Lanjut lagi kak
Melin🚩
Bgs💗🤗
Melin🚩
baperrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!