"Lepaskan tanganmu, jangan sampai tangan lunakmu ini sedikit saja menyentuh tubuhnya atau sampai menyakitinya!" ucap seorang pria menepis tangan penjaga dengan tatapan tajam dan dingin.
Pria itu langsung menarik Sera dan memeluk tubuhnya menatap lembut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunshine_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
Masih lanjutan bab sebelumnya ya guys.
Setibanya Corleo pun bertanya pada Altas apa yang sebenarnya telah terjadi dan dimana kakak iparnya. Altas hanya menjelaskan secara singkat dan meminta Corleo beserta anak buahnya segera bertindak dan mencari tahu keberadaan istrinya, begitu juga dengan Altas yang tak tinggal diam.
Beberapa jam berlalu, kesana kemari mencari tiap sudut tempat dan beberapa tempat tersembunyi serta melacak Sera dengan berbagai cara. Namun, usaha Altas seperti sia-sia yang mana ia sama sekali tidak dapat menemukan keberadaan Sera. Altas mengatakan pada Corleo dan para penjaganya agar tidak pulang sebelum menemukan istrinya.
Disisi lain, tersadar Sera dengan mulut tertutup dan badan terikat di atas kursi, sayu membuka mata dan melihat sekeliling tempat seperti gudang dengan beberapa penjaga di depan mata.
Sekuat tenaga Sera mencoba melepaskan ikatan tubuhnya yang begitu erat sembari berteriak dengan suara dalam.
Salah seorang penjaga menghampiri karena merasa terganggu membuka tutup mulut Sera dengan keras dan dengan nada mengancam.
"Apa yang kau mau, berisik sekali!."
"Lepaskan aku, apa yang kalian lakukan dan apa ini. Kalian menyekapku, dengan alasan apa?"
"Dengan alasan uang" memainkan tangan menyentuh pipi Sera dengan tidak sopan seperti ingin melakukan hal lebih.
Sera yang tak bisa berkutik lebih pun menghindarkan kepalanya dan meminta penjaga lelaki itu menjauhkan tangannya.
"Jangan bertindak tidak sopan, atau aku akan mematahkan tanganmu ini!" ancam Sera.
Beberapa penjaganya laki-laki itu pun tertawa mengejek saat mendengar ancaman wanita itu sambil mengatakan wanita lemah yang tak berdaya itu bisa apa dihadapan para laki-laki.
"Jaga mulut kalian!. Jika suamiku tahu, dia akan menutup mulut kalian itu, bahkan mungkin bisa menghabisi kalian secara bersamaan!"
"Itu jika dia tahu, suamimu itu tidak akan tahu dan tidak akan sampai kesini nona."
Tak berselang lama, datang 2 orang tanpa memperlihatkan wajahnya (sebagian wajah tertutup) seperti seorang wanita dan pria dengan suara samar-samar.
"Jangan terlalu liar, tahanlah sebentar. Kalian sudah membawa apa yang saya inginkan, bagus!"
Tunduk para penjaga itu, "Sesuai permintaan boss."
Kerut alis Sera menatap tajam 2 orang di depannya dan bertanya apa yang sebenarnya mereka mau sampai membawanya seperti itu.
"Jangan seperti seorang pengecut yang hanya bisa bermain dari belakang, tunjukan diri kalian dan katakan apa sebenarnya mau kalian!"
"Kau tak perlu tahu siapa kita, satu hal perlu kau tahu jika kami menginginkan nyawamu!. Karena apa, karena kau sudah merebut Altas dari kami dan menghancurkan dunia kami!" ucap wanita misterius itu.
"Sampai kalian menyentuhku, mungkin kalian tahu apa yang bisa Altas lakukan pada kalian!"
"Yah tentu, tapi jika dia tahu. Dan kami tidaklah bodoh, untuk apa kami memberitahu Altas untuk hal ini, bukan benar begitu Sera?"
Sera seperti tak asing mendengar suara itu, tapi ia juga tidak tahu karena suaranya yang samar-samar disengaja.
"Lepaskan aku!" teriak Sera.
Mendengar suara Sera yang berisik, 2 orang misterius itu kembali meminta penjaganya menutup mulut Sera. Wanita misterius itu mengatakan pada para penjaga untuk segera mengeksekusi sesuai permintaan dan kesepakatan mereka sebelumnya. 2 orang misterius itu meminta para penjaga untuk ikut dengannya, masuk ke sebuah ruang tertutup.
Saat berada di dalam ruang tertutup, 2 orang misterius segera membuka tutup wajah serta jaket yang menutup kepala dan memperlihatkan wajahnya pada para penjaga, yang mana dua orang itu tidak lain adalah Ivana dan Elbert.
Mereka telah membuat kesepakatan bersama dan memberikan penjaga itu imbalan yang sangat fantastis jika berani mengambil resiko dan menyingkirkan istri Altas. Mengenal Altas yang telah mengundurkan diri sebagai BOS mafia, serta menutup beberapa bisnis dan juga sudah memiliki cukup banyak musuh akan membuat jalan mereka sedikit mudah dan tidak terlalu menaruh curiga.
"Buang dia ke sungai dan pastikan jasadnya tidak akan pernah bisa ditemukan!" ucap Ivana.
Elbert pun bertanya pada Ivana apakah ia benar-benar ingin melakukan hal itu karena mengenal Altas yang masih menjadi orang yang cukup kejam dan juga masih memiliki kuasa. Selain itu keadaan Sera yang juga sedang mengandung anak Altas.
"Aku tidak perduli, karena itu yang aku inginkan. Menyingkirkan mereka semua dan membuat Altas kembali dekat denganku!"
(*Note: Ivana sebelumnya telah mengancam Elbert dengan mengatakan jika sampai Elbert tidak menuruti apa yang ia inginkan, dia akan menghab*si anaknya. Di sisi lain, setelah memikirkan cukup panjang Elbert sangat menyayangkan anaknya dari Ivana itu, karena jiwa ayahnya sudah tumbuh dan meminta Ivana mempertahankan buah hatinya itu. Dan balasannya ia kan menuruti apapun keinginan Ivana asalkan calon anaknya itu baik-baik saja*).
...