NovelToon NovelToon
Memilikimu Dalam Hati 2

Memilikimu Dalam Hati 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:118k
Nilai: 5
Nama Author: Lhanly

"Memilikimu Dalam Hati 2" merupakan kelanjutan kisah Velix dan Jesi pada novel "Memilikimu Dalam Hati" sebelumnya. Dalam kisah ini, cinta Velix dan Jesi pun kembali diuji meski mereka sudah hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga yang bahagia. Dibandingkan dengan versi 1, di versi ini akan lebih banyak konflik yang menguras emosi pembaca.
Nanti keseruan ceritanya... Dan selalu tunggu updatenya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lhanly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sahabat Terbaik

"Terima kasih sudah mengerti kondisi ku." Jawab Jessi.

"Sama sama. Oh ya, sudah waktunya makan siang, ayo makan dengan ku." Ajak Wandy.

"Tidak, aku belum merasa lapar. Kau pergilah sendiri. Aku akan bekerja saja di sini." Jawab Jessi.

"Kalau begitu, aku bawakan kau makanan saja jika pulang nanti yaa.. Mungkin saja kau akan merasa lapar nanti." Jawab Wandy.

"Tidak perlu Wan, aku bisa makan di pantry jika aku mau." Jawab Jessi.

"Baiklah, aku akan segera kembali." Pamit Wandy.

Wandy sadar betul kalau Jessi butuh ruang privasi untuk dirinya sendiri. Jessi belum siap untuk bicara terus terang padanya, karena ini menyangkut masalah rumah tangga nya dengan Velix. Itu sebabnya Wandy juga tidak bertanya terlalu dalam tentang Velix. Dan memilih untuk pergi makan siang sendiri.

"Ini aku bawakan makanan untuk mu, makanlah dulu." Ucap Wandy sesaat setelah kembali dari makan siang.

"Astaga, tidak perlu membawakan ku makanan Wan." Jawab Jessi.

"Aku khawatir kau akan sakit jika tidak makan. Makanlah dulu, baru lanjutkan pekerjaan mu." Jawab Wandy.

"Terima kasih ya Wan, tapi benar aku belum lapar. Aku akan makan nanti saja ya." Jawab Jessi.

"Terserah kau saja." Jawab Wandy.

"Oh ya, aku sudah buat perencanaan anggarannya yang lebih detail. Coba kau periksa dulu. Jika sudah sesuai, proposal ini akan aku ajukan ke bagian pengadaan barang." Jawab Jessi.

"Sini, aku coba baca dulu ya." Jawab Wandy.

Wandy mengambil file yang di serahkan Jessi kepadanya. Saat Wandy sedang membacanya, tidak sengaja dia melihat wajah Jessi yang sedang termenung. Terlihat mata Jessi yang sendu seolah menegaskan suasana hatinya yang suram.

Bibirnya bisa diam, tapi mata dan raut wajahnya tidak bisa berbohong. Perasaan hati Jessi memang sedang tidak bahagia. Jessi terus saja memikirkan nasib hubungannya dengan Velix yang entah akan jadi seperti apa. Dia tak mampu membayangkannya.

"Jess.." Sahut Wandy.

Wandy menunggu respon dari sahutannya, namun tak ada jawaban dari Jessi. Jessi seakan sedang memikirkan sesuatu.

"Jessi..." Panggil Wandy sekali lagi.

"Ahh... iya," Jawab Jessi seolah sedang terkejut.

"Jika kau sedang tidak enak badan, kau bisa pulang sekarang. Istirahatlah dulu di rumah, sampai keadaan mu membaik." Jawab Wandy.

"Aku tidak apa apa Wan, aku baik baik saja." Jawab Jessi.

"Oh yaa, kau sudah baca filenya? Bagaimana pendapat mu?" Sambung Jessi.

"Belum selesai." Jawab Wandy.

"Kenapa?" Tanya Jessi.

"Aku tidak bisa fokus membaca file ini, pikiran ku tak mau berhenti memikirkan mu. Tapi sayangnya, kau tidak mau cerita masalah mu pada ku." Jawab Wandy.

"Masalah? Aku baik baik saja Wan. Ayolah kita kerja, kau harus fokus pada pekerjaan ini." Jawab Jessi.

"Kau sendiri yang tidak bisa fokus pada pekerjaan ini Jess. Lalu bagaimana kau bisa bilang kalau kau baik baik saja?" Jawab Wandy.

"Sudahlah Wan, aku tidak ingin membahas masalah ini dengan mu." Jawab Jessi.

"Sekarang kau sudah mengakuinya." Jawab Wandy.

"Jika kau tidak punya tanggapan terhadap file itu, aku akan menyerahkannya ke bagian pengadaan barang." Jawab Jessi berusah mengalihkan pembicaraan.

"Aku tidak peduli dengan file ini. Aku hanya peduli dengan perasaan mu. Katakan pada ku, apa Velix menyakiti mu lagi?" Tanya Wandy.

"Apa yang kau katakan? Sudah ku bilang aku baik baik saja. Kenapa kau terus bicara seperti itu." Jawab Jessi.

"Lalu apa yang terjadi dengan mu? Kau meninggalkan rapat kita dan kemudian aku melihat mu menangis di sini saat kau baru saja menemui Velix. Lalu kau tidak ingin aku berpikir seperti itu pada mu?" Tanya Wandy.

"Dengar Jess, aku diam karena aku tidak ingin mengganggu hubungan kalian. Aku tahu kau sangat mencintai Velix suami mu. Tapi jika dia selalu menyakiti mu seperti ini, aku tidak bisa tinggal diam." Jawab Wandy.

"Kaulah yang selalu membuat kami bertengkar. Jelas jelas kau tahu Velix sangat cemburu dengan mu, tapi kau tetap saja membuat nya tambah cemburu. Itulah mengapa dia jadi bertingkah seperti ini." Jawab Jessi.

Wandy terdiam mendengar kata kata yang keluar dari mulut Jessi. Dia tidak menyangka Jessi akan menyalahkan nya atas pertengkaran yang terjadi di dalam rumah tangga mereka.

"Ehmm.. maafkan aku Wan. Aku... tidak bermaksud menyinggung perasaan mu. Aku hanyaaaa...." Jessi tak sanggup melanjutkan kata kata nya.

"Aku mengerti maksud mu. Aku juga minta maaf jika aku selama ini aku selalu memicu keributan di antara kalian." Jawab Wandy.

"Bukan begitu maksud ku Wan, aku tahu kau tidak bermaksud seperti itu. Tapi untuk saat ini suasana hati ku dan Velix sangat sensitif. Aku tidak bisa mengendalikan emosi ku, begitu juga dengannya. Sehingga hal sekecil apa pun akan menjadi pemicu pertengkaran kita." Jelas Jessi.

"Aku tidak bermaksud menyalahkan mu. Maafkan aku." Sambung Jessi.

"Sejujurnya, aku tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah di antara kalian. Tapi jika kalian berdua butuh bantuan ku, silahkan hubungi aku kapan saja." Jawab Wandy.

"Terima kasih ya Wan. Aku juga berharap kau bisa memaafkan sikap Velix terhadap mu selama ini." Jawab Jessi.

"Aku akan selalu bisa memaafkan apapun kesalahan Velix pada ku. Tapi aku tidak bisa memaafkan nya, jika dia menyakiti mu." Jawab Wandy.

"Velix tidak pernah menyakiti ku Wan, aku percaya padanya." Jawab Jessi.

"Semoga saja itu benar. Aku juga berharap begitu." Jawab Wandy.

"Ddrrrtt... dddrrrrttt..." Ponsel Jessi berdering.

Jessi melirik ke ponselnya yang sedang berdering, terlihat jelas itu panggilan telepon dari Velix suaminya.

"Apa itu Velix?" Tanya Wandy.

"Iya." Jawab Jessi.

"Lalu kenapa kau tidak menjawab nya. Ayo jawab teleponnya Jess." Suruh Wandy.

"Aku belum ingin bertengkar dengan nya saat ini." Jawab Jessi.

"Dddrrrrttt.... dddrrrrttt..." Ponsel Wandy berdering.

"Velix menelpon ku." Sahut Wandy sambil menunjukkan ponsel nya pada Jessi.

"Halo Velix." Jawab Wandy.

"Apa istri ku bersama mu?" Tanya Velix.

"Iya, kau mau bicara dengan nya?" Tanya Wandy.

"Pantas saja aku telepon ku tidak di jawab. Ternyata kau sedang bersama nya." Jawab Velix.

"Aku dan Jessi sedang berdiskusi tentang perencanaan anggaran. Mungkin dia tidak mendengar telepon dari mu. Tapi, jika kau ingin bicara, aku akan berikan ponsel ini pada nya." Jawab Wandy.

"Tidak perlu. Kau katakan saja aku mendadak akan berangkat hari ini ke kota asal. Percetakan Mediavlix mengalami masalah besar. Aku harus berada di sana." Jawab Velix.

"Apa tidak sebaiknya kau katakan sendiri hal ini pada Jessi." Jawab Wandy.

"Tidak perlu, aku tidak ingin mengganggu waktu kalian dalam bekerja. Sampaikan saja seperti itu. Aku juga sudah terburu buru pergi." Jawab Velix.

BERSAMBUNG...

1
CebReT SeMeDi
lanjut
CebReT SeMeDi
next ya
CebReT SeMeDi
semangat berkarya
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
lanjut
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
lanjut
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
lanjut
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ 80'™
udah end kah?🤔🤔
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
CebReT SeMeDi
lanjut kak
CebReT SeMeDi
cemburu ya
CebReT SeMeDi
semangat
CebReT SeMeDi
lanjut
CebReT SeMeDi
jesyy dih
love💕
Semangat thor
🎀ᵀᵗᵇ'ˢAni Rhoma❤️
semangat berjuang vina 😍 kamu pasti bisa mendapatkan Wandy 💪
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
T!@n9α£it
samawa buat jefri dan sesil😍

trs semangat ka Lhanly🤗😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!