NovelToon NovelToon
Omku Suamiku

Omku Suamiku

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Selingkuh / Nikah Kontrak / Beda Usia / Tamat
Popularitas:130.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: mama nya_fia

Kalara Sinta baru saja putus dari kekasihnya. Kegalauan Kalara bertambah ketika tantenya justru mengajukan Kalara sebagai istri kedua Danuraja. Meskipun awalnya Kalara dan Danuraja menolak pernikahan, kedua orang tua Kalara dan keluarga besar justru mendukung pernikahan tersebut.
Perdebatan, sikap cuek dan perselingkuhan mewarnai pernikahan Kalara dan Danuraja. Witing tresno jalaran soko kuliner. Makanan dan berbagi cerita pelan pelan menyatukan hati Kalara dan Danuraja. Cinta yang bersemi mendapat cobaan berat lantaran anak anak Danuraja bersatu "menyatakan perang" terhadap Kalara.
Akankah Kalara dan Danuraja bisa menyatukan cinta dan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama nya_fia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24 - MENEPATI JANJI

"Kue, bunga, reservasi resto, akomodasi." Kalara menceklist satu persatu. Sesekali mata Kalara melihat ke layar laptop. "Done. Tinggal pengawalan ketat tante Lidya dan om Danu."

Kalara terus saja menggumam. Ia bahkan tengah berusaha menghubungi Danish.

"Hallo, Nish."

"Hallo, kak Lala."

"Sepulang sekolah Danish langsung ke hotel Jakarta Inn buat mastiin reservasi atas nama tante Lidya."

"Iya kak, tadi pagi kak Lala juga udah ingetin Danish."

"Takut kamu lupa Nish, hehe."

"Enggak lah."

"Ya udah gitu aja, makasih bantuannya ya Nish."

"Iya kak."

RUANG ISTIRAHAT DOKTER

"Kemarin ciamik juga dok dance nya." Tegur dr. Yudhistira pada dr. Fitri.

"Kebetulan dapat partner yang pintar dan asyik dok. Jadi enak diajak kolaborasi." Terang dr.Fitri. Sudut bibir dr.Fitri membentuk senyum teramat manis. Sebuah senyum yang muncul dari hati yang tengah kasmaran.

"Berapa lama latihannya dok?"

"Latihannya 30 menit sebelum tampil dok. Di ruang kerja manajer marketing."

Dr. Yudhistira tertawa sembari memelototkan matanya. "Serius dok? 30 menit doang? Unbelieveable latihan 30 menit bisa terlihat chemistry nya bagus banget. Gimana kalo latihannya seminggu? Kalian bisa dansa ala beauty and the beast dong." dr. Yudhistira masih terus tertawa.

"Itu dia yang saya bilang tadi dok. Saya dapat partner yang pintar dan asyik seperti Kalara. Gerakan kami di panggung adalah gerakan dasar tap dance yang di mix shuffle dance dan sedikit gerakan hip hop. Kalara menyatukan gerakan gerakan dasar tersebut dengan lagu BTS yang lagi ngehits." Jelas dr.Fitri panjang lebar.

"Terus gimana kelanjutannya?"

"Kelanjutan apa dok?"

"Aih pura pura dalam perahu. Pura pura cupu nih dr.Fitri."

"Beneran gak paham dok."

"Masa iya berhenti sampai tampil bareng aja? Pastinya selesai itu ada makan bareng atau hang out kemanaaa gitu." Goda dr.Yudhistira tepat sasaran.

dr. Fitri yang diberi godaan hanya senyam senyum salah tingkah. "Ahaha ituuu..belum kesana dok."

"Harus gercep dok. Nanti keburu digandeng yang lain. Setelah kepergian dr. Ryan, Kalara belum kelihatan jalan bareng lagi dengan pria. Tapi kan belum tentu dia jomblo."

"Doakan saja dok."

dr. Yudhistira yang merasa dr.Fitri ini lemot dalam hal asmara, menggaruk pelan pelipisnya. "Doa harus dibarengi usaha dok. Kalo dokter hanya doa, Kalara mana tahu dr.Fitri sedang naksir?"

"Kelihatan sekali saya ya dok?"

"Saya pernah muda dan sebagai sesama pria, saya paham dr.Fitri ada perasaan kepada Kalara. Aahh gimana kalau dokter pendekatan dulu ke dr.Danuraja selaku om nya?" dr. Yudhistira melirik Danuraja. Yang dilirik hanya melihat sekilas ke arah dr.Yudhistira dan dr.Fitri lalu asik menekuri kembali ponselnya. "Gimana dok? Di approve gak? High quality jomblo nih." dr. Yudhistira menyikut pelan lengan Danuraja.

Danuraja mengangkat mukanya dari layar ponsel. "dr. Fitri yakin Kalara ada perasaan yang sama?" Pertanyaan Danuraja membuat dr. Fitri tertegun. dr. Yudhistira sendiri bahkan tidak menyangka kata kata Danuraja begitu to the point menusuk perasaan.

"Kalara sudah tahu dr.Fitri suka? Atau Kalara masih stuck dengan dr. Ryan?" Tanya dr.Yudhistira.

"Enggak dua dua nya dok."

dr.Fitri dan dr.Yudhistira spontan menghembuskan nafas lega. "Kirain gitu dok. Trus kenapa dong?" dr.Yudhistira terus memberondong Danuraja dengan pertanyaan.

"Yaaa, ini kan perkiraan aja. Mana tahu Kalara tidak mempunyai perasaan yang sama, jadi kan dari awal dr.Fitri sudah siap mental."

dr.Yudhistira menepuk pundak dr.Fitri. "Calon om mertua sedang ospek dokter. Cemungut ya." dr. Yudhistira memberi kata kata harapan. dr.Fitri tersenyum.

"Siap dok."

dr.Yudhistira lantas berbicara lagi kepada Danuraja. "dr. Danu jangan galak galak dok. dr.Fitri ini idola banyak kaum hawa di RS. Medical dan RS. Citra. Sedangkan Kalara cantik, pintar dan pastinya banyak yang mengincar setelah putus dari dr. Ryan, terima ya dok? Insya Allah mereka cocok." dr.Yudhistira masih terus memberi support pada dr.Fitri.

Danuraja tersenyum simpul. "Kita lihat nanti dok."

"Naahh gitu dong. Ayo dok, dr.Danuraja sudah memberi restu tipis tipis tuh."

"Makasih ya dok. Saya memang sedang mencari calon pendamping hidup." Sambung dr.Fitri optimis.

Mendengar ucapan dr.Fitri, Danuraja hanya berdehem. Kalau saja tidak menyakiti Kalara, ingin sekali kubuat pengumuman tentang pernikahan kita seminggu yang lalu.

Kring

Kring

"Hallo Pi, ada apa?"

"Pipi ada di ruang kak Lala. Papa kesini ya?"

"2 jam lagi papa kesana. Masih ada 1 operasi lagi. Sabar ya Pipi sayang."

"Heeumm iya deh. Pipi mau nunggu bareng kak Lala."

"Oke, Pipi sayang."

Klik

"Putri dokter?" Tanya dr.Fitri.

"Iya, Pipi intan payung (istilah untuk anak kesayangan)." Danuraja menjawab dr. Fitri dengan istilah yang hanya dipahami anak anak belia pencinta film kartun asal negeri jiran.

"Kak Lala tunggu papa kesini dulu, baru kak Lala jemput mama." Pinkan merajuk. Ia tidak ingin ditinggal sendirian di ruang kerja Kalara.

"Lho? Nanti kalau om kesini trus ikutan jemput tante Lidya, bisa ketahuan dong surprise yang kita buat?"

Bibir Pinkan manyun. "Heuum iya ya. Ya udah, kak Lala tolong anterin Pi ke tempat papa operasi. Pinkan gak mau nunggu disini sendirian."

"Gak sendirian juga Pi. Di luar kan ada tante Selly dan om Azzam."

"Iyaaa kak, tapi tetep aja iseng.Tante Selly sama om Azzam kan gak keliatan dari sini. Anterin ya kak?"

"Iya, Pipi bawel yang cakep." Kalara menjawab sembari menguyel kedua pipi Pinkan.

RESTORAN COZY, HOTEL JAKARTA INN

Waitress mempersilahkan Danuraja memasuki ruang makan private. Sebuah ruangan yang dihuni sebuah meja bundar lengkap dengan dua buah kursi. Permukaan meja telah ditutupi taplak berbahan halus nan mewah, dihias lilin, bunga mawar merah dan lily putih, serta set makan yang masih kosong.

Danuraja duduk di salah satu kursi. Dua puluh menit berselang, Lidya memasuki ruangan. Sembari merangkul dari belakang, Lidya mencium pipi Danuraja. "Mas sudah lama? Maaf ya mas, tadi di lobby resto aku ketemu Prof. Sudono." Lidya kemudian duduk berhadapan dengan Danuraja.

"Heum belum terlalu lama. Kira kira dua puluh menit lebih awal dari kamu." Jawab Danuraja diiringi senyum tipis.

Lidya mengeluarkan kotak hitam. Menaruh kotak hitam tersebut ke tangan Danuraja. "Happy anniversary mas. Sudah 19 tahun kita nikah."

Mata Danuraja memerangkap kotak hitam pemberian Lidya. Embun mulai menyelimuti mata Danuraja. "Happy anniversary dear. Terima kasih untuk hadiahnya dan surprise dinner nya. Maaf mas belum menyiapkan hadiah buat kamu. Mas benar benar lupa." Danuraja merasa bersalah tidak mengingat momen penting dirinya dan Lidya. Dalam kepalanya sudah terbayang apa yang akan ia berikan kepada Lidya sebagai hadiah ulang tahun pernikahan mereka.

"Gak apa apa mas. Semua surprise ini dirancang Kalara dan anak anak."

"Kalara?"

"Iya mas, dua hari yang lalu Kalara ngomong sama aku. Dia mau ngadain wedding anniversary kita. Kalara juga ngajak Pinkan dan Danish untuk bantu nyiapin surprise ini mas."

Kalara

"Itu makanya tadi Pipi ke RS Medical, ketemu kamu terus minta makan di resto cozy ini mas. Danish sudah booking dan nungguin disini. Kalara sendiri sudah mewanti wanti aku untuk ngosongin hari ini. Dari tadi pagi Kalara bolak balik ingetin aku soal wedding anniversary ini mas. Dan aku puas sama hasil kerja Kalara dan anak anak. Resto, dekorasi hadiah nya..semua keren. Mudah mudahan makanannya..."

Danuraja tersenyum. Ia terus tersenyum menanggapi setiap perkataan Lidya. Perlahan Danuraja menyatukan kedua telapak tangannya di bawah meja. Meremas nya intens. Perkataan Lidya tidak lagi jelas Danuraja dengar. Yang ada di kepalanya saat ini hanya wajah Kalara.

"Pi, kak Lala cobain es krim nya dong?"

Pinkan menyodorkan es krim di mangkuk. "Nih kak, enak deh. Kak Danish, Pi mau nyobain steak wagyu nya dong?"

"Pesan sendiri sana."

"Ih kak Danish pelit." Pinkan mulai mengeluarkan nada merajuk.

"Kasih sedikit aja Nish. Biar nanti tidur gak ileran ngebayangin steak wagyu."

Danish tertawa. "Pi emang ngiler kalo lagi tidur."

"Enggak wlee." Pinkan menjulurkan lidah. Tangannya cekatan menggeser hot plate Danish lalu memasukkan potongan daging berlumur saus steak ke dalam mulutnya. "Enaakk..delicious."

Danish berdecak sebal. "Biasa makan seblak, makan steak wagyu. Mules ntar elo, dek."

"Bodo amat."

Kalara tertawa senang. Makan malamnya terasa berwarna. Pinkan dan Danish sudah lebih mencair dibanding beberapa bulan lalu pasca memergoki Danuraja dan Rika dalam satu mobil. "Kak Lala mau ke kamar mandi dulu ya? Akur lho ya. Nish, titip adiknya."

Danish mengangguk dan tersenyum.

Usai menyelesaikan beberapa urusan di toilet restoran cozy, Kalara melangkah menuju tempat ia dan kedua keponakannya berada.

"Kok om Danu ada disitu?"

1
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
Luar biasa
mama fia
wkwkwk..
Murniasih
baso jeletot,...
Murniasih
yeee...kirain beneran tau2 udh sah aja....jd akuyg deg2an
mama fia: hehehe
total 1 replies
mama fia
iya betul kak..diluar itu, seorang anak yang sedang emosi melihat kelakuan minus orang tua nya pasti bertindak di luar nalar..
Machacy
Gak etis banget seorang anak mukulin Ayahnya.
Hr sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Erna Wati
bagus
Redmi Lima
dapat peajaran hidup
mama fia
terima kasih atas supportnya kakak..
Yunerty Blessa
sangat baik..sebuah cerita dan kisah yang berbeda.. semangat terus kak thor dalam penulisan nya..terbaik 👍👍😘😘
Mantap..
Yunerty Blessa
akhirnya Kalara punya anak hasil perkahwinan dengan Danu..sebuah keluarga yang bahagia dan harmonis..
Yunerty Blessa
aduh sudah tamat.. seandainya Kalara bisa bersalin baru tamat kan elok..
apa pun terima kasih kak thor dalam penulisan nya..
terbaik dan semangat terus 👍👍😘😘
Yunerty Blessa
padan muka kau Lidya..
Yunerty Blessa
Lidya benar² gila..
Yunerty Blessa
kasian Lidya pasti kalah dengan Kal..
Yunerty Blessa
bahagia selalu bersama kalian
Yunerty Blessa
baru perasan kau Lidya..yang Danu sakit..😠😠
Yunerty Blessa
Lidya terlalu obsesi sekali terhadap Danu dan Kal
Yunerty Blessa
moga mereka bersatu semula menjadi sebuah keluarga yang bahagia..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!