BUKAN bacaan Ramah Bocah 💋💋
Tidak sengaja menginap di kamar hotel yang sama, membuat Mondy dan Keyla terlibat skandal yang menghebohkan dunia pergosipan. Sebagai artis yang sedang naik daun, Keyla tidak bisa bisa menyangkal begitu saja karena memang foto-foto mereka telah tersebar. Berniat menghindar, wanita itu pun memutuskan untuk pergi ke Milan, Italia. Ia meninggalkan goresan luka di hati Mondy yang menaruh hati padanya.
Hingga akhrinya, mereka kembali dipertemukan dalam keadaan yang semakin rumit. Keyla terus menghindari Mondy karena tidak ingin menjadi bahan gosip lagi. Namun, saat ia menyadari perasaannya, semua sudah terlambat.
Mampukah mereka bersama?
🦋Spin Off novel Terjerat Gairah Musuh.
Sebelum baca Terjerat Skandal, aku saranin baca TGM dulu, supaya nggak bingung sama alurnya🍭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TS | Bab 24
Keyla berusaha menahan senyumnya yang terlanjur terbit. Apa yang freya katakan memang membuatnya tidak bisa menahan senyum, tapi kalau Freya punya pacar kenapa dia datang sama Mondy di pesta itu?
“Si-siapa pacar kamu?” tanya Keyla.
Mondy yang sedari tadi ada di sampingnya terus memperhatikan ekspresi Keyla. Dia tahu, pasti Freya berkata jujur soal hubungan mereka.
“Pacar aku itu guru musik di SMA swasta dan papi aku nggak setuju aku sama dia. Saat ini, aku sama pacarku lagi berusaha biar kami bisa menikah.”
“Kalau begitu kenapa kalian melibatkan Mondy?”
“Karena Mondy juga ingin melindungi kamu dan perusahaannya. Papi aku sudah menggelontorkan dana yang nggak sedikit ke manajemen artis yang menaungi kamu, makanya Mondy juga butuh aku buat melindungi karier kamu.”
Ucapan Freya benar-benar seperti cambuk untuk Keyla. Ternyata, Mondy sangat peduli dengannya. Bahkan, perjodohan ini juga demi dirinya.
“Kalau aku belum punya pacar, aku pasti dengan senang hati menerima dia jadi suamiku, Key. Tapi, aku paham banget, cinta Mondy ke kamu itu besar banget, karena itu dia mau berusaha buat kamu tetap ada di sisinya. Jangan sia-siakan orang seperti Mondy, kalau kamu nggak mau menyesal seumur hidupmu, Keyla.”
“I-iya. Aku tahu itu.”
“Oke, selamat menikmati waktu kalian. Ingat, hati-hati sama media, selama aku dan pacarku masih berusaha, kalian jangan ketahuan ya.”
“Aku usahakan.”
Freya pun mengakhiri teleponnya. Lalu, Keyla mengembalikan ponsel itu pada Mondy.
“Dia bilang apa?” tanya Mondy saat menerima ponselnya dari tangan Keyla.
“Nggak bilang apa-apa,” jawab Keyla.
Mondy mendekatkan wajahnya pada Keyla, dia menautkan alisnya seakan tidak percaya dengan apa yang gadis itu sampaikan. “Serius dia nggak bilang apa-apa. Dia nggak ngaku gitu kalau dia punya pacar?” tanya Mondy.
“Emang kenapa? Kamu cemburu?”
“Nggaklah. Ngapain cemburu? Harusnya dia itu jujur, biar kamu percaya kalau aku sama dia nggak ada hubungan, karena aku cintanya sama kamu.”
“Iya aku percaya kok.”
Mondy semakin mendekatkan wajahnya pada Keyla. Dia ingin melihat langsung mata Keyla saat ia bertanya, “Jadi, kamu masih tega ninggalin aku?”
“A-aku, aku harus bagaimana?” Keyla memalingkan wajahnya dari Mondy. Rasanya sangat sulit baginya mengungkapkan perasaannya pada Mondy.
Mondy menarik tubuh Keyla hingga gadis itu kembali menatapnya. “Jangan pergi lagi. Aku butuh kamu tetap di sisi aku, biar aku bisa perjuangin kamu.”
“Aku se-sebenarnya ... aku nggak akan pergi.” Keyla ingin mengatakan bahwa dia juga mencintai Mondy, tapi rasanya sangat sulit bagi gadis itu untuk mengakui perasaannya.
Mondy meraih tubuh Keyla ke dalam pelukannya. “Aku nggak butuh kamu mencintaiku, Key. Asal kamu nyaman sama aku saja, itu sudah cukup,” kata Mondy. Dia semakin erat memeluk tubuh Keyla.
“Makasih Mon, karena kamu sudah mencintai aku,” ucap Keyla setelah membalas pelukan Mondy.
Mondy melepaskan pelukan mereka, lalu dia kembali menatap wajah Keyla yang berseri-seri melihatnya. “Mulai hari ini, kamu milikku. Kamu pacarku. Kalau kamu setuju, balas ciuman aku.”
Secara mendadak, Mondy mendekatkan wajahnya pada Keyla, dia pun mendaratkan bibirnya di bibir Keyla. Dengan sangat lembut, Mondy kembali menikmati bibir Keyla. Dalam hati, dia sangat berharap Keyla mau membalas ciumannya itu. Hingga tanpa dia duga, Keyla membuka mulut dan membalas ciuman yang Mondy berikan.
Jantung Mondy berdebar keras karena ciumannya mendapat balasan dari Keyla. Hatinya turut merasa lega, karena kini Keyla telah setuju menjadi miliknya.
Pertemuan dua bibir itu membuat suasana menjadi semakin panas. Mondy mulai berani memasukkan lidahnya ke dalam mulut Keyla, mengabsen satu per satu gigi Keyla yang rapi. Lidahnya mulai menari dan membelit lidah Keyla. Sampai akhirnya, ciuman itu harus terhenti karena mereka sama-sama kehabisan oksigen.
Dengan malu-malu Keyla menyandarkan kepalanya di bahu Mondy.
“Aku pasti sudah gila. Kenapa aku bisa pasrah saja dicium dia. Memalukan sekali,” batin Keyla.
“Cie cie, jadi kita pacaran ‘kan Key,” ucap Mondy sembari mengusap rambut Keyla dengan tangan kanannya.
“Ih, Mondy. Iya-iya, jangan bikin aku malu dong,” balas Keyla yang masih menyembunyikan wajahnya di bahu Mondy.
“Kamu cuma milikku, Key. Besok aku akan kembali bujuk Kakek supaya membatalkan perjodohan dengan Freya,” kata Mondy sembari memeluk Keyla yang masih menyandarkan kepala di bahunya.
🥨🥨🥨Cie cie jadian cie, kembang kopinya dong banyakin💐💐💐