Jadi pacar idol? Siapa takut! Maksud hati ke Korea untuk menempuh pendidikan. Siapa sangka Yana bertemu dengan Max, idol yang sedang naik daun. Hubungan mereka harus ditutupi dari khalayak umum demi keselamatan Yana. Perjuangan kisah cinta orang biasa dan artis dimulai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva IM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24. Cinta
Cinta?
Ya jelas itu cinta. Apa lagi kalau bukan cinta?
Hati sakit ketika ditinggalkan. Hati bahagia ketika melihatnya. Itulah cinta.
"Mungkin aku cinta kamu.."
Max mencium pipi Yana yang lembut. Sangat pelan dan hati-hati karena tidak ingin membangunkannya. Max juga menarik selimut untuk menutupi tubuh Yana agar tidurnya nyenyak. Hari masih sangat pagi, jam di nakas menunjukkan pukul 6 pagi. Max bangkit kemudian meregangkan tubuhnya. Hari ini dia merasa sangat sehat dibanding keadaannya dua hari sebelumnya. Energinya telah diisi penuh kembali.
Menghirup melepaskan. Menghirup melepaskan. Dada Max dipenuhi udara bahagia. Sekilas dia melirik Yana. Disanalah sumber energinya.
"Harus membuat sarapan.." Lirihnya seraya berjalan menuju dapur.
-----
"Hyung?" Max menerka ketika mendengar pintu apartementnya dibuka.
"Ya.. bagaimana kabarmu?" Seo Woon muncul dari balik pintu dan segera mendekati Max di dapur.
"Baik. Aku sangat baik.." Jawab Max sedikit menoleh kemudian fokus kembali pada nasi goreng yang dia buat.
"Kamu yakin? Dua hari kemarin keadaanmu memprihatinkan. Kamu yakin tidak perlu ke rumah sakit?" Woon mengerutkan dahinya. Melihat wajah Max hari ini yang berseri-seri Woon bertanya-tanya.
"Ya.. aku yakin.. hyung bisa lihat kan? Aku bahkan sudah bisa membuat nasi goreng lagi.." Jawab Max percaya diri.
"Aku hanya khawatir. Kamu bahkan tak mampu menegakkan kepalamu kemarin. Melihatmu sekarang yang sedang membuat nasi goreng aku percaya jika kamu baik-baik saja sekarang.."
Woon menarik kursi di meja dapur kemudian duduk menghadap Max yang sedang menata nasi goreng di piring.
"Wah.. wah.. Jungwoo-ku membuatkan nasi goreng untuk ku ya.." Suara Woon dipenuhi kegembiraan. Ini adalah pertama kalinya Max membuatkan sesuatu untuk Woon.
"Bukan untuk hyung.. ini untuk Yana.." Tukas Max cepat.
"Yana?" Woon terksiap.
Woon ingat sekarang. Gadis itu kemarin sore datang kesini. Kalau Max membuatkan nasi goreng untuk sarapan berarti..
"Gadis itu masih disini?" Tanya Woon.
Max mengangguk.
"Dia tidur disini?"
Max mengangguk lagi.
Woon melongo tak percaya. Dia melupakan sesuatu. Max pernah bercerita jika dia dekat dengan Yana. Woon tak menyangka jika kedekatan mereka sa.pai sejauh ini.
"Kalian tidur bersama?" Suara Woon meninggi.
Tak
Max meletakkan secangkir kopi di depan Woon. Dia menarik kursi kemudian duduk berhadapan dengan sekretaris pribadinya itu. Pandangan mereka bertemu.
"Hyung lirihkan suaramu. Yana masih tidur.." Protes Max menunjuk pintu kamarnya.
Woon semakin dibuat tak percaya.
"Apa yang kalian lakukan semalam Han Jungwoo?" Tatapan mata Woon menajam.
"Tidak ada.."
"Aku tidak percaya.."
"Terserah Hyung saja. Aku ingin melakukan apapun yang ada dipikiran hyung tapi tubuhku masih lemah. Aku tak mau menikmatinya setengah-setengah.." Suara Max penuh kecewa.
"Han Jungwoo!" Teriak Woon.
"Hyung sudah kubilang kecilkan suaramu.." Max menatap tak suka pada Woon.
"Apa hubungan kalian saat ini?"
"Mungkin aku menyukainya.."
Hampir saja bola mata Woon melompat. Baru saja dia mendengar kata suka dari mulut Max. Selama menjadi sekretaris Max dia tak pernah melihat mata Max yang bergetak ketika mengucapkan kata serius.
"Kalian sudah berpacaran?" Suara Woon merendah.
"Belum.."
"Kamu tahu konsekuensinya kan Max?"
Max diam. Dia melupakan hal buruk itu saat hatinya dengan yakin mengenali cintanya pada Yana.
Konsekuensi? Ya konsekuensi yang harus dia tanggung karena menjadi. Memiliki hubungan dianggap skandal di lingkungannga. Jika hubungan itu terkuak, itu lebih dari sakit kepala. Banyak rekan sesama artis yang dikenal Max harus mundur dari karirnya karena memiliki skandal. Yang paling mengerikan adalah hubungan percintaan.
Max memijat pelipisnya pelan. Kepalanya berdenyut.
"Aku harus bagaimana Hyung?" Max menoleh pada Woon.
"Tanyakan pada hatimu sendiri. Aku hanya tidak ingin karena keegoisanmu kalian berdua terluka. Baik kamu ataupun gadis itu.." Jawab Woon tegas.
Tentu saja Woon tak ingin mereka berdua terluka. Mereka saling menyukai. Woon juga tahu. Yana dengan rasa khawatirnya datang ke apartement Max. Apalagi kalau bukan cinta. Dan pagi ini Woon dikejutkan dengan sikap Max yang berbeda pada Yana. Jelas mereka saling menyukai.
Namun dunia mereka berbeda. Jika hubungan ini dipaksa untuk berlanjut, mereka berdua harus menjalani kehidupan seperti berjalan di atas es yang tipis. Sekali lantai es itu retak, akibatnya fatal.
Yana dipastikan akan mendapat hujatan dari fans ataupun antifans Max. Para fans cenderung posesif pada idol yang mereka idolakan. Skandal pacaran idol adalah hal yang tak bisa diterima oleh penggemar. Maka dari itulah Max harus memikirkan matang-matang keputusannya ini.
Bahkan sekarang pun jika ada paparazzi yang tahu ada seorang gadis yang menginap di apartement Max, bisa dipastikan seluaruh Korea akan gempar.
Bersambung...
Aku baca ulang yang entah ke berapa kaliik 💐
kereenn..kereenn..kereenn...👍👍👍
kenapa harus bilang spt itu, kalau cuma sandiwara...
yana....bagus...jaga harga diri kamu...