Garis besar cerita ini kelanjutan dari novel Aku mencintai istri kontrak ku 2, kedua anak Antonio dan Isabella sudah dewasa.
Awal cerita Isabella harus kembali terjun ke dunia mafia bersama dengan Antonio, hal itu mau tidak mau membuat Dua anak Isabella harus mengikuti jejak kedua orang tuanya.
Apalagi ditambah dengan Putra Paman Ridwan yang terjerumus pada lembah kegelapan karena dijebak oleh seorang wanita, cinta romansa ketiga orang itu membuat Isabella dan Antonio harus menghadapi begitu banyak permasalahan dengan dunia bawah tanah atau bisnis gelap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Resmi menjadi istri dari Ricardo
Ricardo benar-benar merasa bahagia karena Aselia kini telah sah menjadi istrinya. seorang gadis kecil yang telah mencuri hatinya sekarang gadis kecil itu telah menjadi menjelma menjadi seorang wanita cantik dengan tingkat watak keras yang begitu fantastis. namun hal itulah yang membuat Ricardo sangat menyukai Aselia.
"Memangnya siapa parah musuh-musuhmu itu?" tanya Aselia kepada Ricardo.
"Memangnya kenapa?" tanya Ricardo balik.
"Mengapa Mama selalu bilang untuk tidak membuat rencana yang akan mengundang para musuh-musuh mu?" tanya Aselia.
Awalnya pria itu tidak ingin menceritakan seluruh kehidupannya kepada Aselia, Namun karena kini telah menjadi istrinya.. Ricardo tidak ingin menyembunyikan sesuatu dari sang istri.
"Entahlah, kelihatannya ada seseorang yang mengejar bisnis yang telah aku rintis semenjak bersama dengan mamamu." jawab Ricardo.
"Lalu, Apakah kau tahu siapa orang itu?" tanya Aselia. Ricardo menggelengkan kepalanya.
"Bagaimana mungkin, Kau itu kan sangat terkenal karena kau itu seorang hacker?" tanya Aselia kembali. Ricardo menganggukkan kepalanya.
"Ini bukan masalah hacker, masalahnya pria itu sama sekali tidak menggunakan teknologi. dia langsung terjun hingga membuat begitu banyak orang-orang yang bekerja padaku ku harus kehilangan nyawa Karena orang itu." jawab Ricardo.
"Lalu apa yang akan kita lakukan!" tanya Aselia.
"Aku tidak ingin membuatmu terjerumus di dunia yang yang aku jalani ini." jawab Ricardo.
Aselia menghela nafasnya, sesaat kemudian dia berjalan menghampiri sang suami yang sudah duduk di ruang tamu. Aselia duduk di pangkuan sang suami sembari mengalungkan kedua tangannya di leher Ricardo,
"Sekarang kau dan aku itu suami-istri, jadi aku melarangmu untuk menyembunyikan segala sesuatu padaku. jika sampai kau melakukan hal itu maka jangan salahkan aku jika suatu ketika aku menemukan keburukanmu aku akan langsung kabur darimu!" seru Aselia yang membuat Ricardo langsung memeluk tubuh sang istri.
"Jangan melakukan hal itu, jika kau meninggalkanku bisa-bisa nyawaku ini akan melayang." ucap Ricardo yang kemudian menempelkan kepalanya di tubuh Aselia. pria itu seperti pria yang tidak berdaya, Aselia memberikan pelukan yang begitu hangat hingga membuat Ricardo tersenyum padanya dan memberikan ciuman di bibir Aselia.
"Jangan pernah meninggalkanku dengan alasan apapun, karena aku tidak akan pernah melepaskanmu sampai nyawaku ini terhempas." jawab Ricardo.
"Jangan pernah mengatakan hal itu, Aku tidak akan Sudi menjadi janda muda." jawab Aselia.
Suasana romantis itu langsung terjalin, Ricardo menggendong Aselia menaiki anak tangga menuju kamarnya, seorang pengusaha yang begitu dielu-elukan oleh para wanita yang ada di sekitarnya.
Sebuah kabar yang mengatakan kalau kini Ricardo telah menikah membuat Gabriela sungguh marah, dia datang dari jauh hanya untuk mendapatkan Ricardo kembali. namun apa yang terjadi, malah sekarang pria itu dikabarkan telah melakukan pernikahan kemarin.
"Aku tidak akan pernah melepaskan mu, Ricardo!" seru Gabriella yang begitu marah saat dia mendengar kalau Ricardo sekarang sudah menjadi milik wanita lain.
"Aku tidak peduli walaupun kau sudah menjadi suami orang lain, namun yang harus kau tahu kau akan menjadi milikku selamanya. Aku tidak akan pernah melepaskanmu dan aku tidak akan pernah terima jika ada wanita lain yang bisa meluluhkan hatimu." terlihat Gabriela benar-benar sangat marah saat dia mendapat kabar Kalau Ricardo benar-benar sudah menikah.
Bahkan kabar pernikahan itu telah disebar di beberapa media sosial, seorang putri pengusaha dari Paris. dialah wanita yang dapat meluluhkan hati Ricardo.
"Jangan panggil Namaku Gabriela, jika aku tidak bisa merebutmu Ricardo!!" seru Gabriela yang merasa dirinya akan bisa merebut Ricardo kembali.
Bagaimana tidak, seorang wanita yang dulu menjadi tambatan hati Ricardo bahkan Ricardo tidak akan mau menuruti perkataan orang lain selain Gabriella. kini terlihat Ricardo bahkan sudah melupakan Gabriella, tak ada tempat di hati Ricardo untuk Gabriella. tentu saja hal itu membuat Gabriela sangat murka.
Salahkan saja saat dirinya sendiri kenapa selama 3 tahun tiba-tiba dia meninggalkan Ricardo tanpa kabar berita. untung saja pria itu belum mencintai Gabriella seutuhnya, jika hal itu terjadi mungkin hasilnya tidak akan bisa mendapatkan Ricardo seperti saat ini.
"Aaaaaaa!!!"
Gabriela benar-benar tidak akan menyangka bisa kehilangan Ricardo secepat itu. memang waktu Gabriela meninggalkan Ricardo, pria itu belum sekaya sekarang ini. bahkan Gabriela selalu mencari seorang pria yang lebih kaya dan lebih kaya dari Ricardo.
Gabriela sering melakukan percintaan hingga hubungan terlarang sebelum menikah, semua itu dilakukan oleh Gabriella untuk mendapatkan sebuah tahta yang tidak akan bisa diusik oleh orang lain.
Beberapa bulan yang lalu wanita itu mengetahui kalau Ricardo adalah satu salah satu pria paling kaya di Moskow, tentu saja hal itu membuat Gabriela langsung kalap. dia tidak akan membiarkan wanita lain bisa merebut Ricardo.
Apalagi baginya Ricardo adalah ladang kekayaan yang tidak akan bisa dia dapatkan, tentu saja Ricardo tidak pernah melakukan hubungan terlarang dengan Gabriella. karena pria itu selalu meminta Gabriella untuk menunggu ketika mereka telah menikah, Namun sayang sekali Gabriela adalah sosok wanita yang selalu mencari kepuasan.
"Apa yang sedang kau lakukan, sayang?" tanya Ricardo kepada sang istri.
Aselia membalikkan badan sembari menatap sang suami yang sudah mendatanginya di dapur,
"Tentu saja memasak, apalagi yang bisa kulakukan." jawab Aselia.
"Kau mau mencari bahan makanan untuk membuat masakan, tidak?" ajak Ricardo yang kemudian memberikan pelukan dan ciuman kepada sang istri.
"Tentu boleh," jawab Ricardo.
"Kamu mau mengantarku?" tanya Aselia.
"Tentu saja aku yang akan mengantarmu, karena tidak ada yang boleh mengantarmu atau kau bersama mu selain diriku." jawab Ricardo.
"Baiklah kalau begitu Sekarang aku akan berganti pakaian." jawab Aselia.
** bersambung **