NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:899
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 : Hari yang emosional

"Kenapa lo ngejebak gue?" Zara yang baru saja sampai pada kelasnya langsung menghampiri mimi.

"Zara? Bukan maksud aku"Katanya.

"Kenapa lo mau maunya nurutin apa kata mereka, emangnya lo mau jadi kaya mereka?!" Bentaknya.

"K-kamu gak ngerti"

"Kenapa lo takut? lo di ancem sama mereka? lo harusnya cari bukti buat ngeluarin mereka dari sekolah ini!" Bentaknya lagi.

"Zara? kenapa?" Leon datang menengahi.

"Lo harus tau kalo dia termasuk dalam rencana Michele sama antek anteknya itu!" Ungkap Zara.

"Kok bisa?"

"Dia yang nyuruh gue dateng ke gudang belakang" Kata Zara.

"Kenapa deh? gue kira lo baik" Tandas Leon.

"G-gue terpaksa" Cicit mimi ketakutan.

"Kenapa?" Tanya Leon penasaran.

Mimi menggeleng ribut, gadis itu tak ingin menceritakan alasan mengapa ia melakukan hal itu.

"Kalo lo gak mau bilang berarti lo sama kaya mereka, lo di apain sih?!"

"Zara kita bukan siapa siapa di sini" Kata Mimi.

"Gue orang nomor 1 di sini!" Jawab zara lantang.

"Zar? udah gausah di paksa, ayo!" Leon menarik tangan Zara untuk pergi menjauhi Mimi, ia takut Zara tak bisa mengendalikan emosinya dan berakhir menyakiti Mimi nanti.

"Maafin aku Zara" Ucap Mimi pelan.

...****************...

"Lo habis buat masalah lagi sama Michele? gue denger dari kakak kelas" Kata Leon.

"Bukan gue ya yang mulai! lo sendiri kan tau kemaren!"

"Tapi masalah nya itu terjadi di luar sekolah Zara, dan kita gak punya bukti, lagian kalo lo yang mulai semuanya di sekolah ini sendirian itu berati semua orang bakalan nganggep lo sebagai yang mulai, gue khawatir sama lo" Ucap Leon.

"Apaan sih! ya coba lo pikir kalo kemaren lo gak dateng! gue di perkosa sialan!" makinya.

"Udahlah zar, yang penting itu gak terjadi, gue siap ngelindungi lo kapanpun, gue khawatir kalo ada apa apa sama sekolah lo, gimana nanti kalo lo di keluarin dari sekolah?"

"Gue bakalan laporin ke bokap gue waktu gue udah balik nanti, liat aja gue tendang satu satu dari sekolah ini" Kata Zara.

Leon menggeleng pelan, sebenarnya ia tak mengerti dengan apa yang di katakan Zara namun ia tak akan mendebatnya lagi, gadis itu terlihat kesal.

"Udah jangan marah marah, gue beliin es krim mau?" Tawarnya.

"Lo pikir gue anak kecil?!" Bentaknya.

Beberapa menit kemudian...

"Yang coklat" Kata Zara.

"30 ribu"

Leon melampirkan lembar rupiah pada sang penjual es krim.

"Katanya bukan anak kecil" Sindirnya.

"ATM gue ke blokir" Kata Zara.

"Kenapa bisa?" Tanya Leon.

"Pasti bokap gue tau uangnya ilang secara goib"

"Zar? gue benerin ya? kalo bokap itu sebutan buat ayah, lo kan punyanya ibu, bukan nya lo yatim ya?"

"Ck! percuma ngomong sama dia" Batin Kayla.

"Iya lupa" pasrah nya.

"Gak apa apa, mulai sekarang lo gausah khawatir masalah jajan, gue traktir sepuasnya, lo gak tau bokap gue dokter"

"Ngapain gue nyari tau?"

"Ya siapa tau kan"

"Sebenernya dulu lo kemana pas gue lagi ada masalah sama Michele?" Tanya Zara.

"Ada masalah apa?" Tanya Leon

"Jadi lo gak tau?"

"Gue taunya lo sering sering di suruh aja sih sama dia, selebihnya mereka cuma ketawa tawa aja, malah gue ngira lo duluan yang berani mukul mereka waktu itu" Kata Leon.

"Jadi kapan Michele ngelakuin pembullyan sama zara?" Batin Kayla.

"Emang mereka ngapain kamu?"Tanya Leon.

"Ya gue gak suka aja di suruh suruh, gue bukan babu ya!" Tegasnya

"Iya gue tau"

"Gue bakalan pastiin Michele sama antek anteknya itu bakalan di keluarin dari sekolah"

"Sabar"

...****************...

Brakk

"Akh!" Pekik Mimi saat Michele mendorong badan nya hingga terjatuh menatap bongkahan kayu.

"Lo kan yang udah bocorin semuanya?!" Bentaknya.

"S-stop kak, aku gak tau apa apa" Katanya.

"Ryan angga ini nih mangsa lo! sini kalian!"

Dua pemuda yang tadinya hanya diam berdiri di belakang kini mulai mendekat.

"Dia gak secantik yang kemaren" Kata Angga.

"Yang penting dia punya tete sama lubang meki kan? udah sana main!" Kata Michele.

Ryan dan angga saling menatap satu sama lain sebelum menyeret mimi masuk ke gudang kosong.

"Lepasin kak ampun!" Teriaknya.

Ruri dan windi ikut tertawa melihat bagaimana mimi diseret paksa.

"Kalo bunting gimana?" Tanya windi.

"Urusan dia lah!" Michele membalas.

...****************...

Hari ini Zara datang ke rumah sakit untuk menemui Kayla, ia mendengar kabar bahwa gadis itu sudah sadar dari komanya.

Kayla yang masih terbaring di rumah sakit terkejut saat pintu ruang kamar nya dibuka oleh Zara.

"Kayla?" Panggilnya lirih.

"Enak?" Zara mendekat setelah melontarkan pertanyaan sarkas tersebut.

"Apanya?"

"Enak lo baring baring di sini jadi anaknya bokap gue sementara gue hancur di luar sana?!" Bentaknya.

"Kay tenang"

"Lo egois tau gak!?" Tandasnya.

"Ini bukan kemauan aku"

"Tapi kenapa lari dan biarin gue hidup dalam kehidupan lo yang rumit ini, gue benci tau?!"

"Maafin aku kay, aku takut, aku gak sanggup" Ia mulai terisak pelan.

"Cengeng! lemah! gara gara lo hidup gue gaenak! berantakan!"

"Aku pengen orang kaya kamu bisa ngerasain gimana jadi orang rendahan kaya aku gini, sakit kan di tindas? itu yang selama ini aku rasain selama setahun ini, aku capek kay, bahkan aku rela ninggalin hidup aku demi ketenangan jiwa aku sendiri, aku ingin setidaknya orang kaya kayak kalian paham gimana jadi miskin yang selalu di bully" Katanya pelan.

"Gue gak pernah ngelakuin apa yang Michele lakuin ke gue! gue gak pernah punya niatan buat bully someone, gue udah seneng sama hidup gue! tapi ini semua gara gara lo! gara gara lo gue berurusan sama mereka!"

"Karna aku gak mampu kay, aku gak akan pernah mampu!" Isaknya.

"Aku capek Kayla" Berujar lirih.

Zara terdiam melihat bagaimana gadis itu terisak kuat mengungkapkan kekesalan nya.

"Luka yang ada di tubuh aku itu luka bakar, mereka pakai alat rambut mereka yang udah panas buat bakar kulit aku sampai melepuh, aku sakit, aku lapor ke kepala sekolah dengan nunjukin semua luka yang aku punya sebagai bukti, tapi mereka sama sekali gak dengerin aku, kenapa? karna aku miskin kay, mereka gak akan pernah nganggep ucapan aku" Katanya.

"Aku udah beberapa kali ngelakuin hal yang sama dan berakhir mendapat kekerasan yang lebih sadis pada akhirnya ibu aku juga yang harus berlutut, aku menyerah sampai akhirnya aku milih diam dan pasrah mereka ngelakuin apapun ke aku asalkan aku bisa sekolah sampai lulus, setidaknya aku akan lulus SMA sesuai keinginan ibu, aku cuma pengen itu kay, gak lebih"

"Kenapa lo gak coba ngerekam bukti kejahatan mereka?"

Hening sejenak sebelum ia kembali membuka suaranya.

"Pernah, tapi... "

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!