NovelToon NovelToon
Istri Pajangan

Istri Pajangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Asih sunkar

Aku bukan pelakor! Aku hanya lah orang ketiga dalam hubungan kakaku dan calon suaminya.... lah bagaimana mana bisa?

Bagaimana jika suami mu dan suami kakak mu adalah orang yang sama?

Ini adalah kisah ku. Aku-Kania, Adam dan Najira, yang bukan lain adalah kakak tiri ku, terikat dalam satu hubungan yang bernama tali pernikahan.

Jika kalian tanya siapa istri pertamanya mas Adam. Aku, aku istri pertamanya. Tapi siapa wanita yang di cintanya, iya, Najira.

Aku tau betul kalau hati mu hanya milik Najira seorang. Tapi, aku juga istri mu. Tidak kah kau memikirkan perasaanku walau sedikit?

Jangan lupakan Chandra, Pria adi kuasa yang memegang tali merah di kehidupan Kania.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asih sunkar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25. Tempat Pulang

Tempat Pulang

Hari ini hari Sabtu, dan ini hari sabtu yang panas. Waktu sudah menunjukkan pukul 12:57, dan hari sabtu sekolah pulang lebih awal.

Kania melangkahkan kakinya keluar dari gerbang sekolah, dan matanya menyapu sekitar, mencari ojek online yang ia pesan tadi. Saat matanya terhenti, dan melihat si ojol sudah menunggu di bawah pohon, Kania pun berjalan mendekat

Kania naik di kursi belakang, dan pak ojol melajukan motornya membelah jalanan yang selalu padat akan hiruk piuk kehidupan

Kania setiap harinya pergi dan pulang dari sekolah menggunakan jasa ojek online. Bukannya di rumah Adam tidak ada mobil, tapi karena Kania sendiri yang tak bisa membawanya. Dan yang jelas Adam tak sudi Kania menumpang di mobilnya saat ia pergi ke kantor. Dan kenapa Adam tidak membayar supir saja untuk Kania? Kan jawabannya sudah jelas, kalau ia sedikitpun tak peduli pada istri pertamanya ini.

Ia tak peduli apa yang dimakan Kania, pakaian apa yang Kania pakai, hari ini Kania naik apa untuk kerja. Sedikitpun ia tak peduli. Kania juga sadar diri, dan dia tidak mengharapkan apa-apa.

Astaga... entah kehidupan pernikahan apa yang mereka jalani ini. Adam benar-benar bertindak tidak adil pada kedua istrinya, Ouuhhh... bahkan ia tak pernah menganggap kalau istri pertamanya itu tidak pernah ada.

Sudah tiga bulan mereka menjalani pernikahan poligami ini, dan apa kabar dengan keadaan Kania?. Yah... begitu lah... terasingkan dan diabaikan.

kalian tanya apa Kania sedih atau tidak? Sedih itu jelas ada, walau dia tidak mencintai Adam, tapi kalau dianggap sebagai pajangan rasa kecewa itu akan selalu lahir. Tapi, Kania tak lagi seperti dulu, yang rapuh dan lemah. Sekarang ia mulai belajar cuek, dan melatih air matanya agar tak lagi jatuh, khususnya pada lelaki seperti Adam. Ia muak

Kania dan pak ojol sudah sampai di depan rumah Adam. Kania turun dan memberi beberapa lembar uang pada sang ojek online. Setelah menerima bayarannya, pak ojol pergi meninggalkan rumah besar itu, dan Kania melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.

Tangannya memegang hendel pintu, dan di dorongnya pintu itu perlahan. Kania melangkahkan kakinya, tapi tiba-tiba tubuhnya membeku dan kakinya terhenti secara tiba-tiba. Ia melihat suaminya dan madunya sedang ena-ena di atas sofa ruang tengah. Dengan segera ditutupnya pintu itu rapat-rapat. Dan ia bersandar lemas di balik pintu yang tertutup itu

Sial! aku lupa kalau Mas Adam gak ke kantor hari sabtu. Tapi kenapa sih... mereka harus begituan di sembarang tempat. Tubuh Kania merosot lemas ke lantai, bayangan Adam dan Najira yang sedang bercinta terlintas lagi di pikirannya

aaaaaaa.... mata ku yang perawan sudah ternoda

Kania bangkit dan segera melangkahkan kakinya keluar dari gerbang rumah Adam. Ia segera melarikan diri dari dua anak manusia yang sedang bercinta.

Apa kalian tidak penasaran apa Kania juga begituan dengan Adam. Dan jawabannya adalah, tidak. Kenapa? Sudah jelas kan, untuk melirik saja sudah membuat Adam merasa jijik, apa lagi menyentuh, mana sudi dia.

Jadi, intinya. Selama pernikahan mereka yang sudah empat bulan, Adam tidak berhubungan badan dengan Kania. Itu suasana yang sudah terjadi sebelum dan sesudah adanya Najira yang muncul sebagai istri kedua. Yaitu tiga bulan yang lalu, Adam melakukan pernikahan poligami ini. Dan apa kabar dengan Kania? Kalian pasti tau sendiri jawabannya. Adam menyentuh Kania untuk pertama kali yaitu saat di hotel, saat insiden itu, setelah itu tak ada lagi hubungan intim dari mereka berdua

Kania berjalan tanpa arah, dan tujuan, karena yang penting saat ini, ia ingin menghindar dari sepasang suami istri itu. Ia menapaki sepanjang jalanan di kawasan perumahan elite. Hingga tanpa sadar ia sudah sampai di jalan raya. Saat ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, lewat sambil membunyikan klaksonnya, sontak Kania terkejut, ia sadar dari lamunannya dan menatap sekitar.

Astaga... ternyata aku jalan sangat jauh ya... Duhhh... kakiku sakit lagi. Kania mengelus pergelangan kakinya yang sedikit sakit, ia pun melepas sepatu hak tingginya, dan berjalan tanpa alas kaki

Orang yang berpapasan dengan Kania, sontak melirik pada gadis tanpa alas kaki itu. Tapi kania tak menghiraukannya, ia terus berjalan hingga sampai di halte bus. Dia duduk di situ, hanya untuk beristirahat.

Sekarang aku kemana ya? Apa aku kembali saja?, tapi, kalau mereka belum selesai bagaimana?!

Kania melayangkan matanya menatap ke ujung jalan, ia melihat bus yang melaju, dan semakin dekat ke arahnya.

Ini kan bus yang menuju jalan jambu batu, dan melewati kompleks rumah bapak. Apa, aku pulang saja ke rumah ya, aku sudah empat bulan tidak pulang, aku rindu sama bapak dan ibu. Pikir Kania, dan saat bus itu berhenti di haltenya, Kania segera naik dan memilih kursi yang dekat dengan jendela.

***

Kania sudah sampai di tempat tujuannya. Kania turun di halte bus, dan naik ojek untuk sampai ke kompleks rumah tempat tinggal orang tua angkat Kania.

Kania sudah berdiri di depan pagar yang terbuat dari bambu. Pagar warna kuning yang mengelilingi rumah pak Kusuma, bapak angkat Kania. Ia menatap lekat rumah itu, rasa rindu meluap di hatinya

Yah.. ini lah rumahku, rumah yang akan selalu menjadi tempat bagiku untuk pulang. Kania menatap rumah itu dari sudut ke sudut, segelintir senyum menghiasi wajah gadis itu

Nanti, saat aku sudah cerai dengan Mas Adam. Aku akan pulang ke tempat yang seharusnya tempatku berada. Batinnya, tangannya mendorong pelan pintu pagar bambu itu

Aku pulang. Bapak, ibu. Kania melangkahkan kakinya masuk ke rumah yang selalu ia anggap sebagai tempatnya untuk pulang.

Dari jauh, ada beberapa pasang mata yang sedang mengintai apa yang dilakukan Kania. Dari sorot matanya, terlihat jelas kalau itu adalah tatapan jijik dan merendahkan

"Sssttt....itu si Kania kan?" Ucap Bu Leni, kepada Bu Tuti. Mereka adalah tetangga bapak Kusuma, yang rumahnya jarak dua rumah dari kediaman bapak Kusuma

"Cih, ternyata dia masih punya muka untuk menampakkan diri di kompleks ini ya" Balas Bu Tuti

"Untung anakku tidak seperti dia"

"Ihhhh amit-amit lah... jauh-jauh itu" Balas bu Tuti sambil menepuk jidatnya. "Anak-anak kita gak akan seperti dia, dia mah keterlaluan gatalnya" Cibirnya lagi

"Betul tuh, kalau gitu, lebih baik kita pulang yuk" Ujar bu Leni dan berjalan lebih dulu dan diikuti bu Tuti dari belakang

Begitulah karakter hampir semua dari penduduk manusia di bumi. Hanya bisa melihat ranting yang ada di mata sesamanya, tanpa menyadari balok yang menutupi matanya. Kita Seolah-olah orang suci, sehingga sering sekali kita menghakimi sesama diantara kita. Padahal, mungkin, kita lebih parah dari orang yang sering kita cela itu.

Singkirkan dulu balok yang ada di matamu, maka kamu akan dapat melihat dengan jelas ranting yang ada di mata sesama mu.

Tuhan memberi kita mulut yang tertutup dan telinga yang selalu terbuka. Supaya kita lebih banyak mendengar daripada berbicara. Berhenti lah bergosip, karena sering kali opini yang kita ceplas-ceplos itu, menyakiti perasaan orang lain.

Bersambung...

1
Alivaaaa
aku mampir Thor
Marhaban ya Nur17
males ah wkwkw , ruwet cerita e pasti
Arni
Adi thor
Wulanda Ciiee Harahap
Bagus sekali
aku siapa
gak mudeng blas
hanefa aisyah
lumayam menaril
Enung Samsiah
pasti jere di kasih ke adi,,,,
Enung Samsiah
pasti jere
Enung Samsiah
siadam bodoh curiga pd kania,, pdhl njira yg hrs d curigai
Enung Samsiah
adam egois bngettt
Eka Shinkur
😍😘💪💪
Elok Pratiwi
tiap baca certa kok ending nya bersatu lagi terus bucinnn ... membosankan
Elok Pratiwi
paling juga adam n kania bersatu lagi terus jadi bucin seperti cerita yg lain sama dg cerita yg lain ... pengen baca yg ending nya pisah dan bahagia dg pasangan yg baru ada ga sihhh ...
Enovia Harnita
aku yakin Adi
Enovia Harnita
tania bodoh...
ridena tribawono
👍 ceritanya bagus banget kak
Rina
yeeeeyy... akhirnya ga balikan sama adam... aku terhura thor..
Rina
toxic nya adam nih lebih mematikan drpd arsenik.
Rina
kalau aku sih thor pinginnya sama jeremy... tp sama othor dimatiin tuh si jere.
karena saat bersama jere atau bahkan baca surat dari jere, kania bisa tertawa bahagia... othornim kejam...😌
Rina
nanti adam tau kania hamil nuduh yg engga² lagi.. mengingat dia punya sumbu teramat pendek....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!