NovelToon NovelToon
My Dad Is Billionaire

My Dad Is Billionaire

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Kultivasi / Light Novel / Tamat
Popularitas:537.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Zaenal arifin

Ayah seorang pria yang sederhana dan ramah, meskipun banyak yang menghina tapi dia selalu cuek dan tidak menanggapinya.

Namun tanpa di ketahui semua orang, termasuk mamah dan keluarganya. Ternyata ayah merupakan keturunan dari seorang pengusaha kaya.


Cerita ini hanyalah karangan fiktif belaka, jika ada kesamaan nama dan kejadian mohon maaf.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaenal arifin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rapat Manajemen II

Selamat membaca cerita MDB, jangan lupa untuk meninggalkan jejak. Like dan komentar setelah membaca cerita ini. Terima kasih.

Luffi pun berhenti mendengar teguran pak Joko. Lalu dia berkata, "Kenapa? Apa Kamu ingin memecat, Ku? Silahkan jika Kamu bisa!"

Walaupun sekarang dia sudah membeli 80 persen saham perusahaan, namun Luffi tidak ingin merubah jabatan dia, saat ini. Bukan berarti karena dia mencintai pekerjaan-nya, melainkan dia belum menginginkan-nya.

"Kamu jangan sombong dulu, disaat rapat nanti Aku akan melaporkan kelakuan buruk Kamu. Biar pemegang saham baru itu yang akan memecat, Mu!" ancam pak Joko emosi.

"Baik! Semoga kalian berhasil," balas Luffi lalu melanjutkan langkahnya.

Luffi menuju ruangan pak Alex, dia pun mulai ganti baju dan merubah penampilan untuk acara rapat tersebut. Karena pak Alex sudah menyiapkan pakaian yang telah Luffi pesan dan beberapa aksesoris, untuk melengkapi penampilan Luffi.

Ilustrasi penyamaran Luffi, untuk menghadiri rapat manajemen.

°°°°

Di dalam ruangan rapat, para manajer dan supervisor dari berbagai departemen telah berkumpul. Semua orang merasa penasaran dengan pemegang saham baru itu, hingga tidak sabar untuk melihatnya.

15 menit kemudian. Pintu ruangan terbuka, menampakan pak Alex dan seorang pria muda gagah memakai jas hitam, topi hitam dan kacamata hitam.

"Siapa pria muda yang bersama Pak Alex? Kenapa dia berpenampilan misterius sekali, apakah dia pemegang saham baru itu?"

Semua orang yang berada di ruangan rapat, bertanya-tanya dalam hatinya. Tentang siapa pria misterius yang berada di sebelah pak Alex. Walaupun memiliki janggut tapi pria itu terlihat masih muda, jadi mereka berfikir jika pemegang saham baru ini merupakan orang kaya raya generasi kedua.

Sebenarnya Luffi berpenampilan seperti ini, karena mendengar ucapan pak Asep dan pak Joko tadi. Meskipun Luffi tidak menganggap mereka lawannya, namun tadi itu pak Asep berkata akan mencari perhatian dari dirinya yang merupakan pemegang saham baru itu, supaya mendapatkan kepercayaan dari dia.

Apalagi yang membuat Luffi tertarik, adalah tujuan pak Asep hanya untuk mecelakai dirinya. Jadi Luffi sengaja melakukan hal konyol ini, untuk memberikan kesempatan untuk dia. Menurut Luffi, pasti akan menarik jika akhirnya pak Asep tahu siapa pemegang saham baru yang asli. Dia membayangkan bagaimana ekpresi pak Asep saat itu, pasti akan sangat menarik, pikir Luffi.

Luffi memandang semua orang yang berada disana, namun dia memalingkan pandangan-nya saat menatap Alice. Walaupun sudah ber-evolusi, tetapi Alice menatapnya seperti yang curiga, saat tatapan mereka bertemu.

"Apakah dia mencurigai, Ku!" gumam Luffi dalam hati.

Mereka sudah pacaran selama tiga tahun, dan telah menikah selama enam tahun. Dengan waktu selama itu, pasti mereka sudah sangat mengenal satu sama lain.

Alice merasa pria itu tidak asing baginya, dia menatap pria itu tajam, "Apakah dia Luffi?" gumam Alice dalam hati. Meskipun Luffi memakai kacamata hitam dan berjanggut, tapi Alice mengenal bentuk tubuh Luffi dan wajahnya hampir mirip.

Alice menggelengkan kepalanya, "Mungkin ini hanya perasaan Ku aja," fikir Alice dalam hati, dia berfikir jika pria itu bukan Luffi, walaupun hampir mirip dengan-nya.

"Asallam mualaikum! Selamat siang semua!" sapa Luffi dengan nada suara berat, sehingga membuat orang tidak mengenalinya termasuk Alice, istrinya sendiri.

"Siang, Pak." ucap semua orang, membalas sapaan Luffi.

"Terima kasih. Apakah kalian tahu, kenapa Aku mengumpulkan kalian semua disini?" tanya Luffi sambil menatap semua orang.

Semua orang hanya menggelengkan kepala, mereka memang tidak tahu pasti kenapa pak Alex mengadakan rapat ini. Mereka mengira jika rapat ini hanya untuk memperkenalkan pemegang saham baru saja, tidak tahu apa tujuan-nya.

"Tujuan Aku mengadakan rapat ini, pertama. Aku ingin membahas masalah penghasilan perusahaan, yang menurun belakangan ini. Jadi Aku ingin memberikan penyemangat untuk kalian, supaya kalian lebih semangat lagi dalam bekerja dan memberikan banyak keuntungan untuk perusahaan.

Kedua. Karena Aku sekarang pemegang saham terbesar di perusahaan ini, jadi Aku punya peraturan dan perencanaan Ku sendiri. Namun, Aku tidak akan menjelaskan secara detail, perencenaan perusahaan yang akan Aku lakukan. Tapi, Aku akan memberitahukan secara garis umum saja.

Aku akan mendirikan cabang di beberapa Kota lain, di luar Kota Cilegon ini. Kemudian menjadikan perusahaan Kontruksi ini, menjadi yang terbesar di Negara ini. Tentu ini tidak 'lah mudah, jadi Aku butuh bantuan kalian semua untuk mewujudkan-nya. Karena jika Aku akan membuka cabang baru, kalian berkesempatan untuk naik jabatan dan untuk yang berprestasi akan dapat kesempatan menjadi Direktur di kantor cabang tersebut," ucap Luffi.

Semua orang bertepuk tangan, setelah Luffi mengucapkan itu. Mereka lebih bersemangat lagi, jika yang di ucapkan pemegang saham baru itu benar, maka mereka semua memiliki kesempatan besar di masa depan.

Pak Alex pun terkejut, walaupun sebelumnya Luffi telah mengatakan ini padanya. Namun dia masih sedikit terkejut, karena Luffi tidak sedang bercanda dengan ucapan-nya itu. Jika apa yang di katakan Luffi menjadi kenyataan, maka penghasilan Luffi akan berkali lipat dari penghasilan dia dulu. Bahkan identitas Luffi akan melonjak tinggi di dunia bisnis.

"Aku tidak ingin kalian menganggap ucapan Ku ini adalah omong kosong belaka, membuat kalian berharap besar tapi tidak pasti. Kalau begitu, aku akan memulainya dengan yang pasti terlebih dahulu," Luffi menatap kearah semua orang.

Suasana menjadi tegang. Semua orang terdiam, bahkan mereka menahan nafas sejenak, karena merasa apa yang akan di ucapkan pemegang saham baru ini adalah sesuatu yang sangat baik.

"Mulai bulan depan, gaji kalian akan Aku naikan..." ucapan Luffi tertahan karena semua orang bertepuk tangan dan riuh.

Suasana yang tadinya hening, tiba-tiba berubah menjadi ramai, setelah Luffi mengucapkan akan menaikan gaji semua karyawan. Siapa yang tidak bahagia jika gaji-nya dinaikan, hingga membuat mereka tidak bisa menahan rasa gembira.

"Ehem..." pak Alex berdehem, membuat semua orang terdiam kembali.

"Untuk gaji semua Manajer, akan naik tiga juta, untuk para Supervisor naik dua juta dan untuk karyawan biasa akan naik satu juta," ucap Luffi meneruskan ucapan-nya.

Semua orang bertepuk tangan dan mengucapkan rasa terima kasih pada Luffi. Namun berbeda dengan pak Asep, dia tidak mendengar jika wakil Direktur naik gaji, dia pun memberanikan diri untuk menanyakan langsung pada Luffi.

"Maaf, Pak..." ucapan pak Asep terhenti, karena Luffi memberi tanda untuk tidak melanjutkan ucapan-nya.

"Iya Aku tahu. Untuk Wakil Direktur, Aku akan menggantikan dengan Pak Alex sementara. Tapi, jika Kamu mampu memberikan banyak keuntungan untuk perusahaan ini, Aku akan memberikan jabatan yang layak untuk, Mu!" ucap Luffi sambil menatap pak Asep.

Pak Asep yang mendengar ucapan Luffi, diam tanpa bahasa. Namun, dia bersikap tenang. Karena dia yakin dengan kemampuannya, dan akan mampu membuat pemegang saham baru itu, memberikan jabatan yang layak untuknya, "Aku mengerti, Pak!" ucap pak Asep singkat.

1
Ida Rubaedah
kok tamat gak lucu ahh andingnya
Anie Dwinurani: yach kok taman thor . kok ending nya hnyabspt itu kan istrinya jg blm tau kl lutfi kaya raya. jgn tamat dulu dong thor
total 2 replies
Ida Rubaedah
aku suka dengan ceritanya
Ida Rubaedah
maaf sebelumnya bukan tak mau komentar, tapi aku lebih asik membaca karena ceritanya ringan dan menarik.. 👍👍💪💪
Bonaria Simbolon
dilanjut lg dong thor cerita bab berikutnya, kenapa lama x thor kelanjutan bab ceritanya.
Bonaria Simbolon
kapan up lg ceritanya ini thor...
Bonaria Simbolon
dilanjut up lg thor.
Natasya
lanjutt
puput
lha istri kok ha percaya sama suami
Agus Hariyanto Surabaya
ada cerita yg serupa
Sri Juliani
istri yg tidak mendukung apa kehendak suami..bersikaplah seperti itu lutfhi,sampai org tua mu bangkrut,saya pernah baca novel yg judulnya aku bukan menantu sampah,punya tingkat kesabaran kepada mertua sangat tinggi,ngenes bacanya,tdk mau menunjukkan jati dirinya,akhirnya benar menantu sampah di hadapan mertua,tapi di luar berlian..apa novel ini sama ya..
Sri Juliani
tetap konsisten dgn pendirisn jgn hiraukan mertua dan adik ipar,beri kebahagiaann pada keluarga..
ruben mira
awas thor, jangan sampai adik iparnya suka sama Luffi
ruben mira
kan ada BPJS
Fakhridal Idal
mana lanjutan nya kok git u
Muliaari Muliaari
lanjutin lagi ceritanya biar tambah seru kelanjutannya
Muliaari Muliaari
ceritanya seru
madian 74
kenapa stop
De'Ran7
tuduh aja suami mu terus Ampe sukses😤
Febri Susanto Zaen
tamat
Febri Susanto Zaen
udah hilang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!