NovelToon NovelToon
[Transmigrasi]Wanita Licik Ke Tubuh Menantu Tak Diinginkan

[Transmigrasi]Wanita Licik Ke Tubuh Menantu Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Action / Tamat / Mafia / Time Travel / Konflik etika / Dendam Kesumat
Popularitas:405.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: medusa

(Cerita dewasa🌶️)

Kisah ini, berawal dari kejadian di mana Silvia di kepun dan buru oleh keluarga besar seorang ketua Mafia, lalu mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya....

Kemudian ia diberih kesempatan kedua untuk hidup kembali, merasuki tubuh seorang menantu yang tak diinginkan....

Mau tau kisah selanjutnya?
yuk...silahkan mampir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon medusa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23²

...Setelah tibah di apartemen, Silvia duduk sejenak mengatur nafas, lalu turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam apartemen.......

Ceklekkkkk.

...Pintu apartemen dibuka membuat Antonio yang sedari tadi menungu Silvia hanya mengenakan juba mandi menoleh ke arah pintu.......

"Sayang, kamu dari mana saja?" tanya Antonio berjalan menghampiri Silvia.

"Ini, aku pergi membeli obat dan jus jeruk untukmu, tadi di kulkas sudah habis," elak Silvia berbohong sambil tersenyum mengangkat kanton kresek yang ia bawa.

...Silvia tak kehilangan akal untuk mencari alasan, agar Antonio tidak curiga kemana dia pergi.......

"Sayang, kamu tidak perlu repot-repot, kamu bisa memberitahuku dan kita bisa pergi bersama," Antonio meraih kanton kresek tersebut, lalu merangkul pinggang ramping Silvia dengan posesif.

"Ih, dasar nakal, aku kan sedang belajar menjadi kekasih yang baik," ujar Silvia mencubit gemas pinggang Antonio.

...Mendengar ucapan Silvia, Antonio segera meletakan kanton kresek tesebut, lalu mendekatkan wajah di telinga Silvia kemudian berbisik.......

"Bukan kekasih, tapi istri."

Judduuuaarrr.

...Silvia terdiam menatap kedua bola mata Antonio dengan lekat lalu tersenyum getir, entah dia harus bahagia atau sedih, sekarang ia sangat bingun, dan Silvia sangat berharap ucapan Antonio tadi hanya candaan........

"Candaan mu tidak lucu, Antonio." Silvia memukul pelang dada bidang Antonio sambil tersenyum hambar.

"Dengarkan aku," Antonio meraih tangan kanan Silvia, lalu meletakannya di dada bidangnya sambil menggenggamnya dengan erat.

"Aku serius Sayang, aku akan menceraikan Devian lalu kita menikah, kamu mau kan?" tanya Antonio menatap sendu kedua mata Silvia.

"Maafkan aku Antonio, misi balas dendam ku belum selesai, dan jika kamu tau kalau semua yang terjadi saat adalah ulah ku, apakah kamu akan memaafkan ku?" batin Silvia memalinkan wajah dari tatapan Antonio.

"Ah, sepertinya makanan sudah dingin, ayo kita makan," Silvia mencoba mengalihkan topik pembicaraan.

"Silviana," panggil Antonio meraih tengkuk Silvia mengarahkan ke arahnya.

"Tolong jawab pertanyaan ku, kumohon ... Aku sudah sangat mencintaimu, jangan abaikan perasaan ku," Kedua mata Antonio berkaca-kaca menatap Silvia.

"Astaga bagaimana ini? Tinggal satu langka lagi semuanya selesai, tapi bagaimana aku kabur dari pertanyaan Antonio sekarang?" Silvia menjadi bingun sendiri untuk menghindari pertanyaan Antonio.

...Silvia terdiam sejenak, lalu tersenyum manis mengangkat salah satu tangannya menyentuh rahan Antonio. Membuat Antonio memejamkan kedua matanya menikmati sentuhan Silvia.......

"Baiklah, ayo kita menikah," sahut Silvia penuh ragu, dalam hati, nanti dia akan mencari cara membuat Antonio membencinya dan membiarkan nya pergi.

"Serius?" Antonio tersenyum bahagia menitikan air mata bahagia.

...Silvia tersenyum getir dan mengalungkan kedua lengannya di leher Antonio dan menganggukkan kepala.......

...Antonio langsung tertawa bahagia dan mengendong Silvia berputar di ruang tamu, membuat Silvia terdiam memandan Antonio dalam-dalam.......

...Saat mereka sedang menikmati moment romantis saat ini, tiba-tiba saja ponsel Antonio berdering.......

"Antonio, itu ponselmu di jawab dulu," sela Silvia sudah mengetahui siapa yang menelfon.

"Sayang, aku sedang bahagia, dan aku tidak mau ada orang lain menganggu kita," ujar nya enggan menjawab panggilan ponsel tersebut.

...Namun ponsel Antonio terus berdering berulang kali membuat Antonio mendengus kesal, lalu menurunkan Silvia dari gendongannya, lalu meraih ponselnya yang ada diatas meja ruang tamu apartemen.......

"Sayang, itu hanya telfon dari mantan asisten ku," ucap Antonio menatap Silvia yang tenga berjalan ke arah dapur.

"Ya sudah jawab saja, siapa tau penting," desak Silvia.

"Baiklah, awas kalau tidak penting," Antonio segera mengeser tombol hijau, lalu menempel ponsel di telinganya.

"Halo," ucap Antonio dingin.

"Tuan, maaf menganggu, aku hanya ingin mengatakan kalau Nyonya Devian mengalami kecelakaan dan mobilnya terbakar, dan ... Dan ..." Mantan Asisten Antonio terbata-bata bingun sendiri tidak tau cara menyampaikan kabar duka itu kepada Antonio.

"Dan apa? Cepat katakan!" bentak Antonio dengan tangan gemetar memegan ponselnya.

"Nyonya Devian terbakar hangus dan meningal di tempat, Tuan," jawab sang Asisten dengan sekali tarikan nafas.

Pranggggg!

Duarrrrrr!

Duarrrrrr!

...Ponsel yang ada di tangan Antonio terjatuh dan hancur berkeping-keping diiringi suara petir menyambar mengema dimana-dimana, tak lama hujan deras pun turun menemani kesedihan yang saat ini sedang menyelimuti Antonio.......

...Antonio memang tidak mencintai Devian lagi, akan tetapi bagaimana pun juga, Devian adalah wanita pertama yang menjadikan Antonio seorang kekasih, lalu menjadi Ayah yang tangguh untuk putra tunggal mereka.......

"Ugh..." ringis Antonio memegan dada bidangnya sekuat tenaga menahan rasa sakit.

...Melihat itu, Silvia secepat kilat berlari ke arah Antonio, lalu memeluknya dan membantu nya duduk di sofa.......

"Tarik nafas mu, dan buang secara perlahan, aku mohon," pinta Silvia cemas memberi instruksi kepada Antonio.

...Antonio pun melakukan apa yang diperintahkan oleh Silvia. Setelah nafasnya kembali teratur, tangis Antonio pun meledak saat itu juga, Silvia yang paham atas apa yang sedang dialami oleh Antonio, hanya bisa terdiam dan memberikan pelukan hangat untuk menenangkan Antonio.......

...(30 menit kemudian)...

...Tangis Antonio pun perlahan mereda, dan Silvia membantu menyerahkan tisu ke arah Antonio.......

"Ini."

"Terima kasih Sayang, maaf aku menangis akibat wanita lain di hadapan mu," ucap Antonio merasa bersalah kepada Silvia, lalu meraih tisu tersebut dan mengusap air matanya.

"Tidak apa-apa, aku paham apa yang sedang kamu alami," ujar Silvia sambil tersenyum manis menatap Antonio.

...Antonio menjadi terharu dengan ucapan Silvia, lalu menarik Silvia masuk ke dalam pelukan nya.......

"Kini aku hanya memiliki kamu dan Leon, jika suatu saat kamu pergi meningalkan ku, aku tidak tau lagi apa aku akan bertahan hidup atau tidak Silviana..." lirih Antonio menangis sesuguhkan sambil memeluk Silvia dengan erat.

"Antonio..." batin Silvia ikut menitikan air mata rasa bersalah dan membalas pelukan Antonio.

...Malam ini bawa guyuran hujan deras dan suara petir, Antonio menangis terisak-isak hingga tertidur pulas di dalam pelukan Silvia, membuat Silvia terdiam menatap nanar ke arah jendela dalam ruangan yang sepih hanya terdengar suara hujan dan petir yang menyambar dimana-mana.......

...🔥🔥🔥🔥🔥...

...(Keesokan harinya)...

...Dibawa derasnya hujan di kota X, orang-orang terdekat keluarga besar Amores hadir memakai baju serba hitam menghadiri pemakaman Devian, termasuk Silvia,Antonio,Leon dan Tamara.......

...Setelah semuanya selesai mereka pun pulang ke mansion utama dan di sambut oleh para pelayan.......

"Selamat datang, Tuan muda dan Tuan besar," sambut para pelayan sambil membungkuk hormat.

...Mereka pun berjalan masuk menuju ruang tamu, lalu duduk.......

"Tamara, maafkan sikap istriku yang sudah salah paham kepadamu," ucap Antonio membuka obrolan.

"Tidak apa-apa Calon Ayah mertua, aku sudah memaafkan mendiam calon ibu mertua," jawab Tamara memasan wajah sedih seolah tidak mengetahui apa-apa.

"Syukurlah, aku sungguh tidak enak hati menatapmu," ujar Antonio kembali bersedih.

...Melihat itu, Silvia segera mendekati Antonio, lalu mengusap pungung Antonio dengan lembut dan menatap tajam ke arah Tamara, seolah memberi kode kalau dia mengetahui semua kebusukan Tamara.......

"Jadi pernikahan kalian akan berlansung bulan depan, bagaimana?" tanya Antonio setelah memikirkan semuanya.

...Tamara langsung tersenyum senang dan mengangguk cepat sambil memegan tangan Leon yang duduk di tepat di samping nya.......

"Sayang, gimana?" tanya Tamara menatap Leon.

"Baiklah, aku siap," jawab Leon pasrah, tidak mungkin dia akan menunda nya lagi, bisa-bisa Tamara marah dan pergi meningalkan nya.

...Dan percakapan mereka pun berakhir dan Leon mengantar Tamara pulang, sedangkan Antonio dan Silvia kembali ke apartemen untuk menikmati waktu berduaan sejenak melupakan kesedihan yang terjadi hari ini.......

(Bersambung)

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: Terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
lah anaknya si edo tah?? bs begitu
Rosimah Daul
Kecewa
Rosimah Daul
Buruk
Kartini Rotua Situmorang
koq triple mulu
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: maaf, belum sempat di perbaiki semua, soalnya sedang sibuk./Pray/
total 1 replies
Sriwahyuni
Gpp di bilang licik yg penting cantik n pintar hahahaha
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nia Risma
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
ohh jd ini rahasia yg mo dikatakan carlos di mimpinya si silvia tp keburu diajak pergi.
Ana Rusliana
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: terima kasih🙏
total 1 replies
Kartini Rotua Situmorang
kemeja putih berwarna abu??
Neni Suhandi
aku suka karya mu Thor ya walaupun bnyk typo tapi sejauh ini wajar lah yg penting masih ke baca ....semangat author semoga nanti tambah bagus di cerita lain ...
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih banyak/Pray/😭
total 1 replies
Inara Aila
Luar biasa
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih
total 1 replies
Buaya buntung
buseng dah
Buaya buntung
uh antonio
Buaya buntung
semangat terus kak
Kartini Rotua Situmorang
muda amat
Srie Ncii Herdiansyah
thor bakaln bikin cerita tentang leon nya gak??
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: iya, tapi nanti ya, soalnya Thor punya ide cerita lain soal perjuangan seorang Kakak...

Ceritanya akan segera dirilis dengan judul(Harga sebuah janji)

jangan lupa mampir ya🤗
total 1 replies
Luvqaseh😘😘
shane filan bawa lagu tu😅😅
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💞Aulia Adriani💕
recommended
✿🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: makasih/Pray/
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!