NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Abaikan

Hati Yang Kau Abaikan

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Cerai / Penyesalan Suami / Selingkuh / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

Ameera, sangat terpukul saat mengetahui suaminya Caleb selingkuh di depan matanya sendiri. senua pengorbanannya selama ini terasa sia-sia.
Ameera tidak bisa merima kenyataan itu dan memilih pergi meninggalkan rumah. meninggalkan Ibu mertua yang sakit. yang menganggapnya tidak lebih dari seorang pembantu.
Saatnya membangun harapan baru, mengejar impian yang selama ini dia hancurkan.
Berhasilkah Ameera meraih mimpi dan cintanya. Apakah Caleb berhasil menemukan istrinya yang minggat dari rumah.

Mohon dukungannya atas cerita ini. Dari awal hingga akhir. Bukan hanya sekedar mampir atau jadi pembaca hantu, tiba-tiba muncul dan tiba menghilang. Tinggalkan jejaknya sebagai tanda cinta buat Emak. Love you untuk kalian semua. Horas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Kembali ke rumah

"Ivan! Kamu kah itu, Nak? Dari mana saja kamu selama ini?" teriak Bu Cindy tidak percaya kalau putra kesayangannya telah pulang ke rumah.

"Iya, Ma. Ini Ivan!" Ivan berlari ke arah ibunya. Memeluk wanita paruh baya itu penuh rindu.

"O-uh, O-ek! Duh, kamu bau sekali. Kenapa tubuhmu kucel begini? Apa yang terjadi padamu, Van," teriak Bu Cindy tak percaya. Bu Cindy merasa mual saat mencium aroma tidak sedap dari tubuh putranya. Tentu saja tubuh Ivan bau karena lebih seminggu dia tersesat di hutan. Tidak mandi dan ganti pakaian.

Bisa-bisanya ibunya protes soal itu, tanpa bersyukur dia telah kembali pulang ke rumah.

"Maaf, Ma. Sudah seminggu aku tidak mandi dan tidak ganti pakaian. Aku tersesat di hutan."

"Kok bisa kamu tersesat di hutan? Apa ini perbuatan Edgar?" beliak Bu Cindy dengan geram.

Ivan terdiam. Edgar memang terlibat tapi itu karena ulahnya pada kakek. Masih untung Edgar tidak membunuhnya. Malah melepasnya pergi yang berujung dia tersesat masuk hutan. Apakah dia harus menyalahkan sepupunya itu. Selama ini dia selalu mencari masalah dengan Edgar.

"Kenapa kamu diam, Van. Apakah ucapan Mama benar. Bahwa itu perbuatan  Edgar?" selidik Bu Cindy. Mengawasi wajah Ivan dengan seksama.

"Aku mandi dulu, Ma. Tubuhku lelah dan lapar."

"Jawab dulu pertanyaan Mama. Benar, Edgar melakukan semua itu padamu!" Bu Cindy mencekal lengan Ivan.

"Edgar tidak ada hubungannya dengan kejadian ini, Ma. Sudahlah, aku mau mandi dulu." Ivan bergegas masuk ke kamarnya. Tubuhnya terasa lemah. Dia juga merasa kecewa atas reaksi mamanya saat dia sudah kembali. Setelah seminggu menghilang, sikap mamanya tidak begitu prihatin padanya. Malah protes karena aroma tubuhnya yang bau.

Usai mandi, Ivan salin pakaian dan bergegas menuju ruang dapur. Ivan tidak melihat keberadaan mamanya. Entah masuk ke kamar atau malah pergi keluar karena ada urusan, Ivan tidak mau tau. Rasa lapar telah menggerogoti perutnya. Dia harus makan lebih dulu supaya pikirannya jernih dan mampu bertindak selanjutnya.

Saat Ivan hendak mengambil piring dia melihat Bi Reni di teras samping. Masih memegang piring Ivan menghampiri Bi Reni.

"Bi, Mama kemana?" tanyanya. Bi Reni yang belum tau kepulangan Ivan tersentak kaget. Terlebih melihat piring di tangannya.

"Eh, Nak Ivan kapan pulang. Darimana aja selama ini? Nak Ivan mau makan ya?" ucapnya heran melihat piring. Apa putra majikannya itu mau makan dan ambil sendiri makanan? Biasanya 'kan tinggal teriak supaya dia melayaninya.

"Iya, Bi, tolong ambilkan nasi untuk saya. Saya sudah lapar?" Ivan tersenyum malu, memegangi perutnya yang sudah keroncongan dari tadi.

Seperti tersiram air es Bi Reni merasa hatinya sejuk saat mendengar ucapan, majikannya. Tumben Ivan bisa bicara lembut dan sopan. Biasanya suaranya keras setiap kali ada maunya. Apa yang terjadi dengan tuan mudanya ini setelah menghilang lebih satu minggu.

Bi Reni masuk ke dapur setelah menerima piring dari tangan Ivan. Benaknya dipenuhi rasa heran tapi tidak berani ngomong apa-apa.

"O, ya Bi. Bibi belum jawab pertanyaan saya. Mama pergi kemana?" ucap Ivan. Langkah Bi Reni terhenti dan berbalik.

"Tadi pamitnya mau ke rumah kakek."

"Ke rumah kakek? Mau ngapain Mama kesana?" beliak Ivan khawatir. Takut kalau mamanya akan membuat rusuh di rumah kakek dan ribut dengan, Edgar.

"Bibi tidak tau."

"Iya, Bi. Lekaslah ambilkan nasi, Ivan mau nyusul mama setelah makan." Ivan bergegas ke meja makan. Duduk dan menikmati hidangan yang disajikan Bi Reni. Rasa nikmat yang dia rasakan saat makan membuatnya begitu tenang menikmati hidangan itu.

Bahkan dia sempat memuji masakan pembantu mamanya. Padahal sudah bertahun-tahun Bi Reni kerja di rumah mereka baru kali ini dia mau memuji masakan wanita paruh baya itu.

Bi Reni sangat heran melihat perubahan sikap tuannya. Kok, bisa-bisanya berubah sedrastis itu. Entah apa yang terjadi dengan tuan mudanya itu hingga berubah tiba-tiba. Coba sikapnya semanis itu sedari dulu. Tentu rumah tangganya tidak akan hancur.

Sementara itu, di rumah kediaman kakek Edgar.  Cindy meradang memaki Edgar. Menuduhnya telah berbuat jahat pada putranya. Tanpa meminta penjelasan lebih dahulu dari, Ivan. Cindy buru-buru ke rumah ayahnya untuk menemui, Edgar. Dia ingin melabrak Edgar, atas apa yang telah dialami putranya. Karena Cindy yakin sekali kalau Edgar adalah dalang menghilangnya, Ivan.

Edgar yang baru pulang menjemput putrinya, Clara, dari sekolah heran mendapati bibinya berada di rumah.

Setelah mengucap salam dan menyalami kakeknya, Edgar beralih pada bibinya. Dalam hati Edgar berguman apalagi yang akan dilakukan bibinya di rumah mengingat kejadian di kantor kemarin.

"Ivan, sudah pulang ke rumah." ucap Cindy datar tapi tatapannya tajam menusuk pada ponakannya itu.

"Oya. Syukurlah." sahut Edgar tak kalah datar. Memicu emosi Cindy karena sikapnya yang acuh.

"Tega kamu ya, Gar. Melakukan semua itu pada saudaramu sendiri!" seru Cindy dengan nada tinggi. Kakek Lukas yang tengah bercanda dengan Clara cucunya sampai tersentak dan mengalihkan perhatiannya.

"Bibi ngomong soal apa ini?" kedua alis mata Edgar mengernyit. Bingung dengan ucapan bibinya.

"Pura-pura lagi. Kamu benar-benar berengsek, Gar!"

"Kamu yang berengsek! Marah-marah tidak jelas. Sana pulang kamu!" usir Kakek Lukas pada Cindy putrinya.

"Ayah selalu saja membela, Edgar. Ayah tidak tau kalau dia sangat kejam dan telah mencelakai, Ivan!" seru Cindy kesal.

"Diam kamu. Kamu dan anakmu itulah yang selalu buat ulah. Masih untung aku tidak menuntut Ivan. Kalau tidak, dia sudah berada di penjara atas perbuatannya pada ayah." sergah Kakek Lukas menimpali. Cindy terdiam tapi tidak merasa puas dengan ucapan ayahnya.

"Kenapa Ayah mau menuntut, Ivan. Harusnya Edgar yang aku tuntut karena mencelakai Ivan."

"Terus yang diperbuat Ivan pada ayah, gimana? Memangnya apa yang telah Edgar lakukan pada, Ivan. Jangan buta kamu ya. Ivan telah mencoba mencelakai Ayah." gelegar Kakek Lukas. Edgar buru-buru mendekati kakeknya karena takut terjadi sesuatu pada beliau.

Deg!

Jantung Cindy berdegup kencang. Maksud hati mau mengadu domba Edgar ke ayahnya. Gak taunya ayahnya malah balik membongkar rahasia yang dia simpan erat.

"Ayah, ngomong apa sih. Kok malah muter-muter gitu. Apa Ayah tidak tahu kalau Ivan sudah menghilang satu minggu. Dan barusan dia pulang dan bilang kalau Edgar telah menculik dan menyekapnya. Dan pelakunya adalah Edgar. Cucu kesayangan Ayah!" isak Cindy mencoba memutar balik fakta.

"Hem, kamu masih percaya dengan mulut iblisnya anakmu itu ya?" tatap Kakek Lukas seolah hendak membakar habis putrinya yang masih saja menutupi kesalahan putranya.

"Semua tuduhan Mama tidak benar!" tiba-tiba sebuah suara menjeda. ***

1
checangel_
Hukum alam memang tak bisa diganggu gugat 🤧
kalea rizuky
nah gini tegas g bertahan alasan anak itu goblok. ending nangis mending kayak ini tegas
Linda pransiska manalu: mmakasih, semoga lanjut membaca Mak. bukan sekedar mampir🙏🙏
total 1 replies
Linda pransiska manalu
nanti balik lagi mak
Sunaryati
End kok masih menggantung
Aquarius26
loohh kok end thor,,
Aquarius26: padahal ceritanya bagus thor🥺
total 2 replies
checangel_
Kesabaran Bu Rina yang selembut kapas 🤧/Facepalm/
checangel_
Anak yang penurut pada Ibunya /Hey//Facepalm/
Sunaryati
Dulu kemana Nek, saat serumah. Setelah pergi kok diakui
Linda pransiska manalu: ntah, neneknya merasa paling tersakiti. padahal dia pelakunya. 🤭
total 1 replies
checangel_
Akur ya kalian berdua sebagai sahabat, jangan sampai ada gunjingan di belakang 😇
checangel_: Alhamdulillah lega Reader dengarnya 😄
total 2 replies
checangel_
Karma Ibu Mertua kah ini?🤧/Facepalm/
Linda pransiska manalu: yo yes. setiap perbuatan pasti ada karmanya Mak.
total 1 replies
Sunaryati
Rasakan dendam pribadi kok dilampiaskan saat bekerja, perusahaan yang kena,? Nikmati pindah rumah tahanan, Zita
Linda pransiska manalu: betul Mak. karena emosi sesaat dia menghancurkan dirinya sendiri.
total 1 replies
checangel_
Pesona Ameera pada suami dan selingannya /Facepalm/
Sunaryati
Tamat sudah riwayatmu yang busuk penuh tipu daya, termasuk Caleb pernah merasakan bahkan rumah tangganya hancur
Sunaryati
Langsung ketahuan pelakunya, namun belum ada bukti maka belum bisa melakukan langkah selanjutnya
Aquarius26
lanjut thor 😁
Sunaryati
Caleb, kamu yang selingkuh, kamu yang bawa selingkuhan ke rumah. Dan kalian sudah bercerai, saat tahu kemampuan Ameera, sekarang ingin kembali, jangan mimpi!!. Yang untung Bos Edgar nih dapat durian runtuh, merasakan ciuman gratis dari desainer Selasih. /Drool//Drool//Drool/
Linda pransiska manalu: entahlah Mak, merasa paling tersakiti dianya. padahal yang nyakiti siapa.
total 1 replies
Anonymous
ya terus apa urusan Lo Richi GOBLOK 🖕
Sunaryati
Tendang saja jika tak minggir, atau panggil saja Edgar dengan suara manja. Harapan Nak Richi agar Amee dan Edgar berjodoh emak aamiin kan
Linda pransiska manalu: Amin juga Emak.😍
total 1 replies
Sunaryati
Semoga awal kesuksesan kamu Ameera, untuk mengepakkan sayap, mengasah dan mengaplikasikan keahlian dan kemampuan kamu di bidang Fashion
Sunaryati
Resepsionis itu dapat penilaian pertama dari tamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!