saya jadi pemuas banyak wanita setelah penghianatan yang dilakukan Matan istri saya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Ho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kabar Buruk
" Pak saya mau memberikan ini kepada bapak . " kata saya setelah duduk berhadapan di meja kerja pak bambang.
" Apa ini Har.? "
" Itu senjata yang bisa bapak gunakan untuk menghancurkan musuh bapak " jawab saya kepada pak bambang.
" ini senjata untuk menghancurkan suaminya ajeng.? tanya pak bambang.
" Itu semuanya pak , Senjata dan bukti dari ketiganya. "
" bagaimana bisa Har.?
" Bisa pak, sebelum saya menjalankan misi dari bapak , mereka sudah lebih dulu menyerahkan diri . jadi lebih cepat dan mudah untuk saya . "
" memang tidak salah pilihan saya . "
kata pak bambang dengan penuh kebanggaan.
" Silahkan bapak cek saja sendiri satu persatu, saya pamit untuk kembali ke proyek pak "
" secepatnya saya akan melihat ini . silahkan Har " kata pak bambang.
Tiga puluh menit kemudian saya sudah berada di Lokasi proyek. Mengontrol semua bagian pembangunan apartemen . Saya sudah tidak sabar ingin menunjukan hasil kerja keras saya kepada pak bambang , karena kurang dari satu minggu lagi pembangunan akan segera selesai.
° Ting suara notifikasi pesan dari pak Bambang.
" Har , nanti sore saya tunggu di kantor"
" Baik pak " jawab saya singkat.
**
" Jadi bagaimana pak , apa senjata yang saya berikan sudah cukup kuat untuk menyerang dan menghancurkan mereka.? " tanya saya kepada pak bambang setelah berada di kantor pak bangbang lagi.
" Ini sangat brilian Har , saya yakin bisa dengan mudah menghancurkan mereka " jawab pak bambang.
" Syukurlah pak " karena saya sudah tidak ingin berhubungan lagi dengan mereka. " jawab saya.
" tapi apa kamu siap dengan resikonya Har.? tanya pak bambang lagi.
" Saya rasa itu tidak akan berpengaruh kepada saya pak percayalah. " jawab saya meyakinkan pak Bambang.
" Baiklah , saya sudah tidak sabar untuk menyaksikan kehancuran mereka " kata pak bambang.
" Pak "
" Iya Har ? Oh kamu mau menagih janji soal bonus yang saya katakan ya.?" tanya pak Bambang lagi.
" Tidak pak bukan itu ! "
" Lalu apa Har ? " tanya pak bambang lagi penasaran
" minggu depan saya mau mengajak bapa ke proyek. Itu pun kalau bapak tidak sedang sibuk " jawan saya.
" Maksud kamu proyek sudah selesai ? " tanya pak bambang dengan wajah sumringah .
" Dalam saru minggu ini direncanakan akan beres semuanya pak , karena sekarang sedang proses pemasangan instalasi listrik. Makanya saya rencananya mau ngajak bapak ke proyek minggu depan. "
" saya senang sekali dengan kabar yang kamu berikan Har , Akhirnya saya busa bernafas lega karena akan terbebas dari bayang bayang tuntutan ganti rugi. " jawab pak bambang.
" jadi bagaimana pak bisa kalau minggu depan ke proyek.? Atau harus saya jadwalkan waktu lagi.? "
" Tidak usah Har, saya akan meluangkan waktu khusus untuk datang ke proyek ."
" Baik pak, sudah tidak sabar saya ingin menunjukan hasil kerja keras saya selama hampir empat bulan ini " .
" tentu saja Har, sekali lagi saya sangat berterima kasih kepada kamu . Dan kamu jangan khawatir dengan bonus yang saya janjikan. Secepatnya saya akan urus ." kata pak bambang sambil menyalami tangan saya.
" sama sama pak, saya juga senang dan merasa bangga diberi kepercayaan penuh atas pembangunan proyek ini. Bantuan yang saya berikan tidak sebanding dengan kebaikan bapak dan ibu selama saya bekerja di perusahaan bapak , harusnya saya yang berterima kasih banyak kepada bapak. " jawab saya lagi.
Dengan perasaan bangga saya keluar dari ruangan pak Bambang . Akhirnya saya bisa membuktikan kepada pak bambang , kala dia tidak salah menunjuk orang sebagai kepercayaannya.
**
" Halo Mas " suara Adik saya dari ujung telpon dengan nada panik.
" Dek halo, ada apa , kenapa.? Jawab saya yang juga ikut panik.
" Mas Mbak linda mas " katanya lagi.
" Kenapa dengan linda dek.? ada apa.? "
" masa lebih baik sekarang mah datang ke Rumah sakit saja. ,saya tidak bisa menjelaskan. " lanjutnya kali ini dengan suara menahan tangis.
" Baik dek, mas ke bandung Sekarang , sebelum mas datang kamu jangan tinggalin Linda dulu. Mas mohon sama kamu "
" Baik mas , "
Perasaan saya mulai tidak enak , entah apa yang terjadi di sana. Dengan segala kekuatan yang saya bisa dengan cepat saya langsung meluncur ke bandung untuk memastikan semuanya.
" Dek Linda mana.? " tanya saya ketika sudah berada di rumah sakit.
" Mbak linda ada di ICU mas , kata dokter tadi pagi mbak linda kejang kejang dan mulutnya mengeluarkan busa. " jawab adek saya sambil memeluk saya.
" Kamu tenang ya Dek , sekarang mbak linda sudah ditangani dokter kan.? "
" Iya mas, kata dokter sejak mbak linda masuk ICU dia belum sadarkan diri "
" ya sudah sekarang kamu tenang ada Mas disini " jawab saya menenangkan .
Sekitar Lima belas menit saya menunggu di luar ruang ICU akhirnya saya dipanggil untuk menemui dokter di ruangannya.
" Selamat sore Dok "
" Selamat sore , Bapak keluarganya Pasien atas nama Ibu Linda.?
" Iya pak , Saya Hardi pak " jawab saya
" jadi begini pak kondisi ibu linda sekarang kritis , saya sendiri belum bisa menemukan penyebab kejang kejang yang di alami bu Linda " kata dokter.
" kata adik saya mulutnya juga mengeluarkan semacam busa pak.? ."
" Iya itu juga yang jadi pertanyaan saya saya pak, kemungkinan saya harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan lebih jauh lagi. , tapi sebelumnya saya membutuhkan persetujuan bapak sebagai penanggung jawab atas pasien."
" Saya siap pak, saya juga siap menanggung semua biaya yang di butuhkan . Tolong selamatkan linda pak "
" Baiklah sekarang bapak baca surat persetujuan ini dan tanda tangan di sini . "
Setelah membaca dengan jelas dan menandatangani suratnya saya pamit untuk meninggalkan ruangan dokter.
Saya kembali duduk di kursi tunggu di depan ruangan ICU dengan perasaan yang campur aduk , sedih , takut dan ada rasa penyesalan telah meninggalkan linda sendirian..
Selama satu minggu ini saya full pulang pergi jakarta jakarta bandung untuk memastikan Proyek tanpa kendala dan menunggu Linda yang masih berada di ruang ICU.
" Dek , Untuk beberapa hari kedelapan mas kemungkinan tidak bisa datang kesini , Mas harus menurus keperluan untuk serah terima proyek , dan itu tidak bisa di wakilkan "
" Iya mas , tapi mas masih bisa di hubungi kan.? " tanya adek saya.
" Bisa dek, mas akan usahakan untuk selalu menghubungi kamu.
kamu juga tidak usah khawatir , mas sudah telpon keluarganya Linda , katanya Besok atau lusa baru mereka bisa kesini "
" Iya mas , mas Hati hati di jalan , jangan terlalu dipikirkan, aku takut jadi bumerang untuk mas sendiri. "
" Iya Dek , maaf kan mas ya, selalu melibatkan kamu dengan urusan mas dan Mbak Linda " .
" mas tidak perlu minta maaf , Aku ikhlas lagipula aku masih menganggap mbak linda intu bagian dari keluarga kita mas , " jawab linda.
" Terima kasih dek. Ya sudah mas sekarang pergi dulu, kamu jaga diri baik baik ya"
Dengan berat hati saya harus meninggalkan urusan saya di bandung untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan di jakarta.