BUKU PERTAMA >>> TAMAT!
Sasuke bertarung melawan Naruto (pertarungan final) dan dia mengaku kalah pada Naruto. Tapi sayangnya dia mati (lebih persisnya sih jasadnya ditarik ke dalam dunia One Piece) dan berakhir mengambang di tengah lautan sebelum akhirnya diselamatkan oleh Kru Mugiwara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Echo Gardener, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alabasta
Luffy dan Sasuke mulai melihat kawan-kawan mereka dan Luffy juga menyapa Zoro yang hanya bisa panik karena lokasi mereka akan segera diketahui oleh para Angkatan Laut.
"Oho~ ternyata semuanya ada di sana! Ayo kita ke tempat mereka, Sasuke!" kata Luffy yang berlari menghampiri lokasi Zoro dan kawan-kawan.
Sasuke diam dan berlari menuju arah yang dituju Luffy, walau dalam hatinya dia terus merutuki nasibnya.
"Baka! Jangan kemari sebelum mereka kehilangan kalian!" kata Zoro kesal melihat Luffy dan Sasuke berlari ke arah mereka.
"Mereka adalah kru Mugiwara! Mereka ada di sana!" teriak Marine A.
"Oi! Kita harus bagaimana sekarang?!" teriak Usopp panik.
"Pilihan kita hanyalah lari!" balas Nami yang sudah sangat pasrah.
"Kita harus cepat ke kapal!" sambung Vivi.
Luffy dan Sasuke mulai berlari melewati Nami, Vivi, Chopper, Sanji, Zoro, Usopp dan Karu yang tengah mengemasi barang bawaan mereka dengan cepat dan juga gelisah.
"Oi, apa yang kalian lakukan? Ayo cepat pergi!" kata Luffy pada yang lainnya.
"MEMANGNYA INI SEMUA SALAH SIAPA?!" teriak kesal Nami, Sanji, Usopp, Zoro, Vivi, Chopper dan mungkin Karu secara bersamaan.
"Tunggu! Kalian tidak akan lolos!" teriak Marine B.
"Semuanya mundur!" teriak Smoker.
"Kapten Smoker!"
"Sasuke dan Mugiwara adalah milikku!" balas Smoker.
"D-Dia mau menangkap kita, Sasuke!" kata Luffy panik.
"Cih! Keras kepala sekali orang itu." gerutu Sasuke.
"Ayo lari yang cepat dan segera tinggalkan tempat ini!" kata Luffy.
Sasuke memilih diam dan terus berlari. Dan detik kemudian, Smoker dengan cepatnya mengeluarkan jurus 'White Blow' yang mana jurusnya itu merubah tangan ditubuhnya menjadi kumpulan asap putih dan menggerakannya dengan bebas untuk menangkap Sasuke dan juga Luffy.
"Kalian tidak bisa lari!" teriak Smoker yang menggunakan jurus White Blow untuk menangkap Sasuke dan Luffy.
Sasuke mulai memperlambat larinya sambil membuat segel tangan kemudian berhenti dan memandang ke arah Smoker.
"Katon: Gokakyu no Jutsu!"
"Kagerou!"
Yang satu menyemburkan api panas dari mulutnya, satunya lagi menonjokkan api dari tangannya. Lalu kedua api itu mulai melawan asap putih yang mana ketiga serangan tersebut mulai dipertemukan dan membuat takjub serta kaget bagi yang melihatnya.
"Sasuke dan—" Smoker melirik pemuda tanpa atasan, "Kau lagi..." lanjutnya dengan tatapan kesal.
"Aku tak percaya bahwa ada pengguna api selain diriku," kata pemuda tanpa atasan, "Dan kau!" menunjuk Smoker dengan seringai di wajahnya, "Menyerahlah. Kau hanyalah asap, sedangkan aku dan dia adalah api. Dengan kemampuanmu itu pertarungan ini menjadi tidak berguna." lanjutnya.
'Kalau aku jadi dia, aku pasti akan membakarnya hidup-hidup. Tapi Luffy pasti tidak akan menyukai itu.' pikir Sasuke melihat pemuda tanpa busana kemudian ke Smoker dan terakhir ke arah Luffy.
"Jadi dia pengguna buah iblis juga ya?" gumam Zoro yang kemudian melihat Sasuke berada.
'Jadi itukah kemampuan lainnya? Sebenarnya ada berapa banyak kemampuan yang Sasuke miliki dan berapa lama agar aku bisa mencapai levelnya?' pikir Zoro sedikit frustasi.
"Sebenarnya dia siapa? Kenapa dia membantu Sasuke dan menolong kita?" tanya Usopp.
"Ace!" teriak Luffy.
Pemuda tanpa atasan atau yang dipanggil Luffy dengan sebutan 'Ace' itu mulai menengok ke belakang melihat sosok Luffy dengan seringai miliknya.
"Kau tak berubah sama sekali, Luffy." kata Ace.
"Ace... Ace da! Kau makan buah iblis juga, kah?"
"Ah, aku makan Mera-Mera no Mi! Dan juga...," melirik Sasuke, "Aku baru tau kalau ada pengguna Mera-Mera selain diriku." katanya menatap Sasuke dengan rasa ketertarikan.
"Dia bukan pengguna Mera-Mera no Mi. Dia mempunyai banyak kekuatan, nah, Sasuke?" kata Smoker melihat Sasuke.
"Uso! T-Tapi dia tadi bisa menggunakan api seperti kemampuan buah iblisku!"
"Hn."
Sasuke tidak mempedulikan Smoker dan Ace yang mereka sendiri sedikit kesal diperlakukan seperti itu olehnya. Tanpa membuang banyak waktu lagi, Sasuke mulai melangkahkan kakinya untuk pergi meninggalkan kedua orang itu.
"Kapten Smoker! Perintah Anda bagaimana?" salah satu Marine mulai bertanya pada Smoker.
Yang mana Marine lainnya mulai bermunculan sambil membawa alat persenjataan di tangan mereka.
"Sasuke dan kau... Luffy! Kita tidak bisa bicara sekarang! Aku akan menyusul kalian nanti! Kalian pergilah duluan! Aku akan mengurus orang ini! Cepat pergi!" kata Ace yang tubuhnya sekarang dibalut dengan api dari kemampuan buah iblisnya.
"Ayo semuanya kita pergi dari sini!" perintah Luffy yang mulai berlari disusul oleh kawan-kawannya.
"T-Tapi, Luffy! Orang yang bernama Ace itu.." kata Vivi sedikit ragu untuk meninggalkan Ace bersama dengan Smoker dan bawahannya.
"Siapa dia sebenarnya?" tanya Sanji.
Setelah kelompok Mugiwara berlari menjauhi tempat Ace, Smoker dan juga bawahannya, terjadilah tatap-menatap antara Smoker dan Ace, yang mana Smoker menanyakan kenapa seorang seperti Portgas D. Ace mau menolong Mugiwara dan Sasuke.
Ace menjawabnya dengan mudah, bahwa seorang kakak selalu mengkhawatirkan seorang adiknya saat dia mempunyai masalah. Kalau untuk Sasuke, karena dia termasuk kru adiknya dan Ace juga tertarik dengan bocah bernama Sasuke yang kata Smoker sendiri dia mempunyai banyak kemampuan.
Smoker bertanya maksud perkataan 'adik' dari seorang Ace. Dia mulai curiga dan ingin mengatakan sesuatu, tapi Smoker ingat dengan misi utamanya, yaitu untuk menangkap Sasuke dan Luffy.
"Minggir kau, Portgas D. Ace!" perintah Smoker pada Ace.
"Aku tidak mau." balasnya singkat.
Ace mulai menggunakan buah tipe logia miliknya untuk memamerkan apinya dan merubah tubuhnya menjadi api yang besar, sehingga membuat takut para Marine tersebut, kecuali Smoker.
Beberapa saat kemudian, Ace mulai berubah ke tubuh aslinya. Smoker sudah tidak tahan lagi dan menajamkan kedua matanya sembari berkata 'minggir' lagi pada Ace.
"Maaf, sepertinya itu tidak bisa."
"Tak ada yang menyangka kalau kau adalah saudara Mugiwara dan kau juga tertarik dengan bocah pemakan buah kemampuan banyak itu," tubuh Smoker sedikit-sedikit mulai berubah menjadi kumpulan asap putih. Setelahnya dengan cepat bergerak menuju Ace yang sudah berubah menjadi kumpulan api panas sambil meneriaki nama jurusnya, White Spark.
.
"Tunggu, Luffy! Siapa sebenarnya orang yang tadi itu? Dia pasti seseorang yang Luffy-san kenal, iya, kan?" tanya Vivi disela pelariannya.
"Ah! Ore no niichan da!" jawabnya dengan tersenyum lebar.
"NIICHAN?!" Semua yang mendengar jawaban dari Luffy tampak terkejut, kecuali Sasuke, karena dia tidak tau siapa pemuda tanpa atasan itu sebenarnya, jadi dia tidak terkejut mendengarnya.
Mereka berhenti ketika melihat api dan asap yang besar itu saling beradu satu sama lainnya di kejauhan.
"Apakah itu pertarungan di antara api dan asap?" tanya Usopp panik melihat pemandangan yang sangat langka baginya.
"Dia bilang telah memakan Mera-Mera no Mi." balas Sanji.
"Bukankah Sasuke juga pengguna api?" tanya Chopper.
"Ah... dia itu... mm... cukup berbeda." jawab Sanji dengan ragu.
"Berbeda?" tanya Chopper lagi.
"P-Pokoknya dia punya banyak kekuatan! N-Nah, Sasuke?" Sanji mulai melihat Sasuke supaya dia mau membenarkan pernyataan kekuatannya. Tapi Sasuke tidak mendengarkan Sanji berbicara dan malah lebih fokus pada api dan asap yang ada di hadapannya itu.
"Sasuke-teme, menurutmu lebih hebat apimu atau apinya?" tanya Zoro penasaran yang berada di dekat Sasuke.
"Hn. Aku tidak tau seberapa besar api yang bisa kakaknya Luffy ciptakan. Tapi jika hanya sebesar itu saja—" Sasuke yang melihat pemandangan antara api dan asap, kembali beralih menatap Zoro dengan datar, "Dia lemah dan aku membenci orang yang lemah." lanjutnya.
Nami, Usopp, Chopper, Vivi, Karu, Sanji dan Zoro yang mendengar perkataan Sasuke langsung tersentak kaget. Pasalnya menurut mereka sendiri, mereka pribadi memang terbilang orang yang lemah.
Sasuke yang menyadari kalau perkataannya cukup kasar untuk di dengar itu mulai tersenyum sekilas. "Tentu aku tidak membenci kalian." katanya dengan suara pelan.
Semua kru Mugiwara kecuali Luffy terkejut mendengarkan perkataan Sasuke yang tidak pernah mereka pikirkan kalau Sasuke sendiri akan mengatakan kalimat itu.
"Jadi, Luffy? Apa benar Ace itu benar kakakmu?" tanya Sasuke berusaha merubah topik pada Luffy yang dari tadi kebingungan.
"Ah! Ace itu kakakku!" jawab Luffy kembali bersemangat.
"A-Aku tak terkejut kalau kau memiliki aniki. Tapi apa yang dia lakukan di Grand Line?" tanya Zoro yang mulai memasuki topik baru sambil membawa barel berisi air.
"Ace adalah seorang bajak laut. Dia berlayar duluan 3 tahun sebelum aku pergi untuk mendapatkan One Piece." jawab Luffy.
"Eh?!" semua anggota Mugiwara beserta Vivi dan Karu terkejut mendengarnya.
"Ngomong-ngomong, ayo kita cepat kembali ke kapal. Kita harus pergi dari sini sebelum mereka mengejar kita!" ujar Nami.
"Hai, Nami-san!" balas Sanji penuh semangat.
Mereka mulai melanjutkan perjalanan dengan berlari. Sementara itu ada dua cabang jalan berbeda. Nami menyarankan untuk mengambil yang kiri, sedangkan Luffy mengambil yang kanan, karena dia berlari sambil melihat pertarungan api dan asap, Sasuke yang menyadari kebodohan Kaptennya itu mulai mengikutinya.
Dan di tempat Smoker berada...
"Jadi, pertarungan antara api dan asap akan sia-sia. Kau sudah tahu, kan? Ke mana Mugiwara no Ichimi pergi?" tanya Smoker melihat tidak ada sosok Ace di hadapannya lagi.
"Mereka sudah pergi!"
"Ace juga!"
"Kita kehilangan mereka!"
"Ini adalah pertama kalinya aku bertemu Sasuke dan Mugiwara sejak memasuki Grand Line. Portgas D. Ace, dia menjadi pengganggu saja dalam misiku." kata Smoker.