NovelToon NovelToon
Sutra Naga Pembelah Surga

Sutra Naga Pembelah Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Jatuh dari puncak kejayaan menjadi lelucon sekota dalam semalam, nasib Ye Xuan tampaknya telah berakhir. Namun, keputusasaan itu justru menjadi kunci pembuka rahasia kuno yang tertidur di dalam sebuah liontin tua. Di bawah bimbingan jiwa naga kuno, Ye Xuan mempelajari rahasia kultivasi yang menyimpang dari hukum langit. Dari turnamen kota kecil hingga medan perang antar benua, Ye Xuan menelan setiap rintangan dan kesengsaraan ilahi. Dunia menganggapnya sampah, namun ia akan membuktikan bahwa dirinya adalah penguasa sejati yang akan membelah surga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Lembah Celah Vulkanik dan Ayunan Sempurna

​Tiga ratus mil di selatan Sekte Awan Azure, lanskap pegunungan hijau yang asri perlahan berubah menjadi tanah gersang berwarna merah kecokelatan. Udara di wilayah ini sangat kering, dipenuhi bau belerang yang menyengat dan hawa panas yang mendidih.

​Ini adalah Lembah Celah Vulkanik, sebuah jurang raksasa yang membelah bumi, di mana sungai magma mengalir lambat di dasarnya.

​Bagi kultivator biasa di bawah Alam Inti Emas, berada di tempat ini selama lebih dari satu jam akan membuat Qi mereka menguap dan meridian mereka mengering. Namun bagi Ye Xuan, berjalan melintasi pinggiran jurang vulkanik ini terasa seperti berjalan-jalan di taman pada pagi musim semi yang sejuk.

​Fisik Tulang Emas Primordial-nya yang telah ditempa oleh Darah Gagak Emas justru merespons lingkungan ini dengan gembira. Pori-porinya menyerap hawa panas di udara secara pasif, mengubahnya menjadi untaian energi yang memperkuat fondasinya.

​"Jejak hangus yang meliuk... bau racun asam yang kental," Ye Xuan berjongkok, menyentuh bebatuan hitam yang meleleh di dekat sebuah gua besar di tebing jurang. "Ular Sisik Api Beracun itu pasti bersarang di dalam."

​Tanpa ragu, Ye Xuan melangkah masuk ke dalam gua yang gelap dan pengap tersebut.

​Semakin dalam ia berjalan, suhu semakin meningkat secara tak masuk akal. Dinding gua memancarkan cahaya merah kusam. Tiba-tiba, telinganya menangkap suara desisan pelan yang membuat udara bergetar.

​HISSSS...

​Dari balik bayang-bayang di ujung gua, sepasang mata reptil berwarna kuning seukuran lentera menyala, menatap lurus ke arah Ye Xuan. Bau amis darah yang memuakkan langsung menyapu wajahnya.

​Seekor ular raksasa dengan panjang tubuh mencapai dua puluh meter perlahan merayap keluar. Sisiknya berwarna merah gelap layaknya magma yang membeku, dengan celah-celah sisik yang memancarkan kabut gas beracun berwarna hijau.

​Binatang Iblis Tingkat 3 Awal! Monster yang kekuatannya setara dengan ahli Pembentukan Fondasi Menengah.

​Ular itu tidak langsung menyerang. Ia memiliki kecerdasan dasar dan menatap pemuda kecil di depannya dengan waspada. Namun, karena Ye Xuan menyembunyikan auranya, di mata ular raksasa ini, Ye Xuan tampak seperti manusia biasa yang rapuh.

​SRAAAAK!

​Ular Sisik Api itu kehilangan kesabarannya. Mulut raksasanya terbuka lebar, memperlihatkan taring sepanjang pedang, dan menyemburkan pilar api berwarna hijau pekat ke arah Ye Xuan!

​Ini adalah Api Racun Korosif, senjata andalan yang membuat kelompok Murid Inti sebelumnya gagal dan nyaris tewas. Api ini bukan hanya panas, tetapi racunnya bisa melelehkan pelindung Qi dalam hitungan detik.

​Namun, di bawah terjangan pilar api hijau yang mematikan itu, Ye Xuan hanya berdiri diam. Ia membuka mulutnya dan menarik napas panjang.

​Pusaran naga di dalam dantian-nya berputar ringan.

​Sssshh!

​Api racun yang melanda itu tidak membakar Ye Xuan, melainkan tersedot lurus ke dalam mulutnya layaknya air pusaran yang ditarik ke dasar lautan! Api hijau itu ditelan mentah-mentah, disaring oleh pusaran naga, dan racunnya dihancurkan oleh api Gagak Emas di dalam tubuhnya, menyisakan Qi api murni yang menyegarkan dahaganya.

​Ular raksasa itu membeku. Mata kuningnya berkedip, tampak kebingungan melihat serangan fatalnya justru diminum oleh manusia kecil itu.

​Ye Xuan mengusap sudut bibirnya dan tersenyum dingin. "Api beracunmu rasanya seperti teh hambar. Apakah kau punya hidangan utama?"

​Merasa dihina, Ular Sisik Api mengaum marah. Tubuh raksasanya melesat ke depan layaknya cambuk merah yang membelah ruang. Ekornya yang berduri menyapu dengan kecepatan kilat, berniat menghancurkan Ye Xuan menjadi bubur daging ke dinding gua!

​Momentum ekor itu membawa kekuatan setidaknya delapan puluh ribu kati. Jika itu mengenai kultivator Pembentukan Fondasi biasa, pertahanan mereka akan hancur seketika.

​Mata Ye Xuan menyipit. Tangan kanannya merogoh ke dalam kekosongan, memanggil Tombak Besi Hitam seberat sembilan puluh ribu kati dari Cincin Penyimpanannya.

​"Mari kita lihat hasil latihanku."

​Kuda-kuda Ye Xuan merendah. Ia tidak meledakkan Dragon Qi-nya. Ia tidak menggunakan kekuatan liarnya untuk menghancurkan segalanya seperti dulu. Otot-ototnya bergerak dalam harmoni yang sempurna. Ia mengayunkan tombak tumpul raksasa itu untuk menyambut ekor ular.

​Tidak ada ledakan sonik yang liar, tidak ada gelombang kejut yang meratakan dinding gua. Ayunan tombak itu tampak sangat tenang, sunyi, namun jalurnya melengkung dengan presisi absolut yang menyatukan seluruh bobot tombak dan kekuatan tubuh Ye Xuan ke dalam satu titik tumbukan.

​BLASSH!

​Bukan suara hantaman tumpul, melainkan suara robekan yang sangat halus.

​Di luar dugaan, ekor ular raksasa yang dilapisi sisik sekeras besi spiritual tingkat menengah itu terputus dengan sangat rapi! Tombak tumpul Ye Xuan memotong daging monster itu layaknya pisau panas membelah mentega.

​Tidak ada daya pantul yang menyakiti otot Ye Xuan kali ini. Seluruh momentum energinya disalurkan murni ke dalam tebasan, menunjukkan kontrol kekuatan (Force Control) yang mencapai tahap kesempurnaan.

​HISSSS!! AARRRGH!

​Ular Sisik Api menjerit histeris. Darah hijau menyembur dari buntungnya yang terpotong. Rasa sakit yang luar biasa membuatnya gila. Monster itu membuka rahangnya, berniat menelan Ye Xuan secara utuh dalam satu gigitan maut.

​Ye Xuan melangkah maju dengan tenang, menghindari gigitan itu hanya dengan pergeseran bahu beberapa inci, lalu memutar tombaknya ke atas.

​"Berakhir," bisik Ye Xuan.

​Ia menghujamkan ujung tumpul tombak raksasa itu dari bawah ke atas, tepat ke rahang bawah ular tersebut.

​KRAAAK! BOOOM!

​Ledakan kekuatan fisik yang terfokus menembus tengkorak ular itu! Rahang bawah, otak, dan cangkang kepala Ular Sisik Api hancur berantakan dalam satu tusukan presisi. Tubuh raksasa seberat puluhan ton itu menegang, lalu ambruk menghantam lantai gua hingga menciptakan gempa lokal.

​Ye Xuan berdiri di atas genangan darah hijau tanpa ada setetes pun darah yang menodai jubah putihnya. Ia memutar tombaknya dan menyandarkannya ke lantai. Napasnya teratur, otot-otot lengannya sama sekali tidak terasa pegal.

​"Kontrol kekuatan... ternyata inilah inti sejati dari pertarungan jarak dekat," Ye Xuan menatap tangannya dengan mata berbinar. "Jika aku memadukan kontrol ini dengan ledakan Dragon Qi, kekuatanku akan naik ke tingkat yang sepenuhnya berbeda."

​Ia kemudian mengambil belati dan membelah bagian dada monster itu, mengambil sebuah kristal bulat berwarna merah menyala seukuran kepalan tangan.

​Inti Iblis Tingkat 3 Awal!

Hawa panas yang terkandung di dalamnya cukup untuk membuat kultivator Pembentukan Fondasi biasa mimisan. Bagi Ye Xuan, ini adalah sumber energi besar untuk mendorong kultivasinya.

​Baru saja Ye Xuan berniat duduk bersila untuk melahap Inti Iblis tersebut, insting naganya menangkap sesuatu. Telinganya sedikit bergerak.

​Prok... Prok... Prok...

​Suara tepuk tangan pelan bergema dari arah mulut gua.

​"Luar biasa. Sangat luar biasa," sebuah suara penuh ejekan terdengar menembus udara panas. "Pantas saja Kakak Pertama menyuruh kami mengikuti secara diam-diam. Kekuatan fisik liar yang bisa membunuh Binatang Iblis Tingkat 3 murni dengan otot. Ye Xuan, kau memang kejutan besar."

​Tiga sosok berjubah Murid Inti melangkah masuk dari bayang-bayang. Ketiganya memancarkan aura pedang yang tajam. Yang berdiri di tengah, seorang pemuda berwajah panjang dengan bekas luka di pipi, melepaskan aura yang kuat—Puncak Alam Pembentukan Fondasi Menengah! Dua orang di sampingnya berada di Pembentukan Fondasi Awal.

​Ye Xuan tidak terkejut. Ia telah menduga Zhao Feng tidak akan membiarkannya berkeliaran dengan bebas di luar sekte. Ia perlahan memasukkan Inti Iblis ke dalam cincinnya dan menatap ketiga orang itu dengan ekspresi datar.

​"Anjing-anjing peliharaan Zhao Feng yang lain?" Ye Xuan sedikit memiringkan kepalanya. "Aku baru saja melumpuhkan tiga ekor kemarin lusa di paviliun senjata. Sepertinya kandang anjing milik majikan kalian tidak pernah kehabisan stok."

​Pemuda berbekas luka itu, bernama Ma Teng, menyipitkan matanya dengan niat membunuh yang pekat.

​"Mulutmu sangat tajam untuk orang yang akan segera mati," Ma Teng menghunus pedangnya yang memancarkan cahaya biru dingin. "Kau memang kuat dari jarak dekat, tapi kelemahan dari petarung fisik sepertimu adalah serangan Qi jarak jauh. Hari ini, tempat ini akan menjadi kuburan tanpa namamu."

​Kedua murid di sampingnya ikut menghunus senjata mereka, membentuk formasi serangan segitiga yang memblokir satu-satunya jalan keluar.

​"Kalian salah tentang satu hal," Ye Xuan perlahan mengangkat Tombak Besi Hitam-nya, menunjukkannya lurus ke arah Ma Teng. Pusaran naga di dalam dantian-nya mulai berputar liar, dan aura emas yang arogan akhirnya meledak, menutupi seluruh tubuhnya layaknya zirah dewa perang.

​Ye Xuan menyeringai buas, memperlihatkan deretan giginya yang putih.

​"Aku bukan hanya seorang petarung fisik... Aku adalah mimpi buruk kultivasi kalian."

1
Divka
bgus
Divka
bgus...smg ye xuan nnt mampu melindungi temen dan rekannya...berbuat baiklah sedikit🤣
Deutsch
mantap thor
Gia Uw
keren cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!