NovelToon NovelToon
Oh My Davis

Oh My Davis

Status: tamat
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

“Aku akan mengganti uang mu. Tapi tolong lepaskan aku.”

“Dengan cara apa kau membayar nya? Bahkan untuk selembar kain pun kau tidak memilikinya!”

“A—aku akan bekerja, dan membayarnya dengan cara mencicil.”

“Aku bukan tukang kredit! Menikahlah dengan ku, dan bersandiwara lah di depan kakek tua itu, setahun ke depan aku akan melepaskan mu dan membebaskan hutang mu!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakek Austin

...~Happy Reading~...

“Tuan, anda tidak apa apa?” tanya Yuda, selaku asisten pribadi Davis yang di pilihkan oleh kakek Austin.

“Tidak!” jawab Davis datar, dan ia segera mengusap bibir nya dengan sapu tangan nya.

‘Bisa bisa nya dia punya pikiran seperti itu!’ gumam Davis masih tak mengira bahwa kata kata begitu bisa keluar dari mulut Nichole. Gadis yang ia kira polos dan suci, ternyata Nichole tidak se polos yang ia kira. Bahkan, gadis itu bisa memiliki pikiran yang jauh dari pikiran nya.

“Dimana kakek?” tanya Davis mengalihkan pembicaraan, karena ia tidak ingin terlihat ceroboh dan konyol di depan bawahan nya.

“Tuan Austin, sudah pulang lebih dulu . Dan beliau memerintahkan saya yang menemani anda untuk melanjutkan meeting selanjut nya.” Ujar Yuda menunduk sopan.

Davis langsung memijit pelipis nya yang terasa sedikit berdenyut. Ini baru hari pertama nya untuk bekerja, bagaimana bisa, kakek Austin langsung menyerahkan semuanya kepadanya. Langsung melepas nya untuk meng-handle meeting, yang bahkan materi nya saja belum ia baca apalagi pelajari.

‘Dasar kakek tua!’ gumam Davis dalam hati nya berdecak kesal.

Mau tak mau, dan rela tak rela. Akhirnya Davis mengikuti Yuda untuk menuju lokasi untuk melakukan meeting dengan klien barunya.

Sementara itu, di tempat yang berbeda, tepatnya masih di ruangan baca. Nampak kedua orang tua serta adik Davis masih menatap Nichole dengan tatapan wajah tak percaya, speechless.

“Apa maksud kamu?” tanya ibu Sandrina langsung dengan suara sedikit meninggi.

“Apakah saya salah bicara?” tanya Nichole seraya menunjuk dada nya lagi, “Bukankah ibu adalah Ibu tiri mas Davis? Dan melihat bagaimana interaksi kalian selama beberapa hari ini, membuat saya semakin yakin dan paham, bahwa keluarga ini kurang baik baik saja. Dulu, kamu di Indonesia, saya juga tidak pernah melihat kalian menghubungi mas Davis. Kalian tidak pernah menanyakan kabar nya atau bagaimana, bahkan saat dia sedang sakit, tidak ada satu pun di antara kalian yang datang untuk menjenguk nya.”

“Dan bayangkan, bagaimana nanti kalau saya punya anak, sementara saya dan mas Davis berpisah. Nanti anak saya juga memiliki ayah atau ibu tiri, lalu anak saya terlantar, karena saya dan mas Davis sibuk dengan pasangan baru kami nanti. Ah, maafkan saya, hati saya terlalu lembut sehingga saya tidak akan mampu melakukan itu,” imbuh Nichole panjang lebar dengan raut wajah yang di buat sesedih mungkin.

“Mungkin, saya bisa mencarikan ayah yang baik dan bisa menyayangi anak saya dan mas Davis. Tapi saya ragu, apakah mas Davis kelak juga bisa mendapatkan istri yang jauh lebih baik dari saya, yang bisa menyayangi anak bawaan nya sepenuh hati tanpa memandang bahwa itu anak tiri atau kandung!” imbuh Nichole kini dengan ekspresi wajah datar nya.

Lagi dan lagi, Daris di buat terdiam akan kata kata yang di ucapkan oleh Nichole. Ia tahu dan merasa bahwa apa yang di sampaikan oleh Nichole adalah sebuah sindiran untuk dirinya.

Daris juga sadar, bahwa Sandrina belum bisa menjadi ibu yang baik untuk Davis. Dan Daris juga membenarkan, bahwa apa yang dia lakukan selama ini, sudah membentuk diri Davis menjadi sosok dingin dan tak tersentuh.

“Kamu benar Nak, tidak ada orang sebaik dan setulus orang tua kandung. Tapi, tidak semua orang tua kandung pun akan menyayangi anak anak mereka dengan tulus juga.” Ucap kakek Austin yang entah sejak kapan sudah berdiri di ambang pintu, dan kini sudah berjalan mendekat ke arah Nichole dan yang lain nya.

“Tetap pertahankan rumah tangga kamu. Jangan hiraukan kata orang, karena yang menjalani kamu dan Davis. Kakek hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian, dan seperti yang kamu ucapkan tadi, Kakek menanti benih dari cucu kakek untuk menjadi cicit. Berikan ku cicit yang banyak sebelum malaikat sudah lebih cepat menjemput ku.” Imbuh kakek Austin panjang lebar, yang mana membuat Faisal segera bangkit dari tempat duduk nya dan memeluk sang kakek dengan sepenuh hati.

...~To be continue .......

...🍁...

...🍁...

...🍁...

...🍁...

...🍁...

...Nah, Mommy udah update 3 bab loh yah. Jadi jangan pelit, dan jangan goib. Jangan lupa tinggalkan jejak 😍😍😍...

1
Lalisa
😭😭😭😭😭
Lalisa
ya Allah 😭😭
Lalisa
ya Allah kenapa ini😭😭😭😭
Lalisa
sabar nicole
Lalisa
takut sama davis makanya dokter nyuruh cepet pulang 🤣🤣
Lalisa
dih malu maluin geng aja ni bang Ed😂😂😂😂
Lalisa
🤣🤣🤣🤣🤣
Lalisa
eh pertanyaan apa itu 😂😂😂
Lalisa
emang cucu durhakim 🤣🤣🤣
Lalisa
🤣🤣🤣🤣
Lalisa
cie cie mas Davis so sweet dah🥰
Lalisa
mantap Nicole
Lalisa
eh 😅😅
Lalisa
gercep bang Davis tapi aku suka
Lalisa
oh astaga 🤣🤣🤣
Lalisa
oh kenal bag.syukur dh
Lalisa
ya bang 😅
Lalisa
wow 🥰🥰
Lalisa
owh babang Davis yg bayarin
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!