NovelToon NovelToon
I Copy Your Job

I Copy Your Job

Status: tamat
Genre:Time Travel / Harem / Penyeberangan Dunia Lain / Budidaya dan Peningkatan / Transmigrasi / Fantasi / Tamat
Popularitas:352.6k
Nilai: 4.5
Nama Author: Aro McCoy

Arthur di panggil ke dunia misterius bersama teman-teman sekelasnya.

Di dunia misterius Job adalah segalanya.

Dan Arthur memiliki Skill yang dapat mencopy semua Job milik teman-teman sekelasnya.

Ikuti petualangan Arthur dan teman-teman sekelasnya di dunia misterius

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aro McCoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Melawan Ogre II

"Mulai hari ini aku akan menunjukan Arthur sebagai pemimpin dalam perburuan. Apa kalian semua keberatan." Romeo melihat Arthur dan semua teman sekelasnya.

"Aku keberatan." Kata Arthur mengangkat tangan.

"Steven lebih pantas menjadi pemimpin dari pada diriku. Kelebihanku hanya memiliki level lebih tinggi dari yang lain." Kata Arthur melihat semua teman sekelasnya.

"Apa kalian semua keberatan jika Steven menjadi pemimpin dalam perburuan." Tanya Romeo.

"Kami tidak keberatan. Saat di bumi Steven adalah ketua kelas kami." Kata Deni.

"Benar, kami tidak keberatan jika Steven menjadi pemimpin dalam perburuan." Kata Lisa.

"Baiklah, jika begitu mulai hari ini Steven akan menjadi pemimpin tim dalam perburuan. Saat dalam perburuan kalian harus mengikuti arahan Steven." Kata Romeo.

"Baik Captain." Jawab Deni dan yang lain. Romeo tersenyum kemudian meninggalkan lapangan.

"Arthur apa kamu serius ingin aku menjadi pemimpin dalam perburuan." Steven melihat Arthur.

"Aku serius Steven." Balas Arthur menepuk Pundak Steven. Steven menghela nafas saat mendengar kata Arthur.

"Hari ini kita akan berburu Ogre. Apa kalian setuju." Steven melihat semua teman sekelasnya.

"Aku setuju." Deni mengangguk.

"Aku juga setuju." Lisa mengangguk.

Melihat semua teman sekelasnya setuju, Steven berkata. "Baiklah, jika begitu ayo kita pergi." Kata Steven berjalan pergi meninggalkan lapangan. Arthur dan semua teman sekelasnya kemudian mengikuti Steven meninggalkan lapangan.

Siang Hari. Arthur dan semua teman sekelasnya berada di sebuah hutan. "Raaawr." Arthur melihat 20 Ogre dengan tinggi 3 meter yang berjalan ke arahnya. "Karena ada 20 Ogre. Masing-masing akan menghadapi 1 Ogre." Kata Steven melihat semua teman-temannya.

"Baik." Deni dan semua teman sekelas Arthur mengangguk.

"Wuuush." Arthur berlari ke arah salah satu ogre kemudian memotong kepalanya. "Slaaash." Kepala Ogre terjatuh dan menggelinding ke tanah.

"Dengan levelku saat ini. Membunuh 1 ogre sangatlah mudah." Kata Deni memotong tubuh ogre menjadi dua.

Melihat semua teman sekelasnya berhasil mengalahkan ogre Steven berkata. "Ayo kita masuk ke dalam hutan."

"Baik." Deni dan semua teman sekelas Arthur mengangguk. Arthur, Steven dan semua teman sekelasnya kemudian masuk ke dalam hutan.

Sore Hari. Arthur dan semua teman sekelasnya berada di tepi sungai. "Arthur ini bagianmu." Kata Lisa memberikan ikan bakar kepada Arthur.

"Terimakasih." Kata Arthur kemudian mengigit ikan.

"Setelah kita selesai makan. Kita akan kembali ke istana." Kata Steven melihat Arthur dan semua teman-temannya yang sedang memakan ikan.

"Baiklah." Balas Deni dengan mengigit ikan.

Malam Hari. Arthur dan semua teman sekelasnya kembali ke ibukota. "Erika datanglah ke kamarku." Bisik Arthur di telinga Erika.

"Baik." Erika mengangguk dengan malu.

Tidak lama kemudian Arthur telah kembali ke istana dan berada di dalam kamarnya. "Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.

Nama : Arthur Benedict

Usia : 18 tahun

Level : 315 Next Level Membutuhkan 311 Exp

Job : Hero

Ras : Manusia

Strength : 315

Agility : 315

Vitality : 315

Stamina : 315

Magic : 320

Poin : 25

Poin Skill : 13

Skill : Observation (S) Copy (S) Double Exp (S) Tehnik Pedang (S) Sihir Air (S) Sihir Api (S) Sihir Angin (S) Sihir Tanah (S) Sihir Penyembuh (S)

"Sayang sekali max level skill di dunia ini adalah level S. Jadi 13 poin yang aku miliki tidak bisa digunakan." Arthur menghela nafas saat melihat statusnya. Melihat 25 poin yang dia miliki Arthur kemudian menambahkan 5 poin pada Magic, 5 poin pada Strength, 5 poin pada Agility, 5 poin pada Vitality, dan 5 poin pada stamina.

"Siiingg!!" Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.

"Tok." "Tok." Arthur mendengar suara ketukan pintu.

"Masuklah, pintunya tidak terkunci." Kata Arthur.

"Kreeekk." Arthur melihat Erika masuk ke dalam kamarnya.

"Duduklah di sampingku." Kata Arthur melihat Erika.

"Iya." Erika mengangguk dan duduk di samping Arthur.

"Baumu sungguh harum. Apa kamu baru saja selesai mandi." Kata Arthur mencium leher Erika.

"Benar, aku baru saja selesai mandi." Erika mengangguk. Arthur dan Erika saling melihat kemudian mulai berciuman.

9 Bulan telah berlalu setelah Arthur dan semua teman sekelasnya berada di dunia lain. Saat ini Arthur dan semua teman sekelasnya berkumpul di sebuah ruangan. "Steven apa kamu serius ingin menyerang istana raja iblis. Kita semua masih belum level max." Melody melihat Steven.

"Melody mengapa kamu begitu takut. Jika kita tidak bisa mengalahkan raja iblis. Kita semua tinggal melarikan diri." Balas Steven.

"Apa yang Steven katakan benar. Kita tinggal melarikan diri jika tidak bisa mengalahkan raja iblis. Bukankah kita sering mengalahkan monster yang jauh lebih kuat dari kita." Kata Lisa.

"Arthur bagaimana pendapatmu." Melody melihat Arthur.

"Aku setuju dengan yang dikatakan Steven. Kita akan melarikan diri jika tidak bisa mengalahkan raja iblis." Arthur mengangguk.

Steven tersenyum saat mendengar jawaban Arthur. "Baiklah, jika begitu besok kita akan pergi menyerang istana raja iblis." Steven tersenyum.

Siang Hari. Arthur dan Steven berada di sebuah ruangan. "Arthur, Steven. Apa kalian serius ingin menyerang istana raja iblis." Pria paruh baya berambut pirang yang memakai mahkota bertanya kepada Arthur dan Steven.

"Benar yang mulia. Besok kita semua akan menyerang istana raja iblis." Jawab Steven.

"Apa kalian membutuhkan bantuan prajurit." Pria paruh baya yang di panggil yang mulia bertanya kepada Arthur dan Steven.

"Tidak yang mulia. Cukup diriku, Arthur dan semua teman-temanku yang akan menyerang istana raja iblis." Jawab Steven.

"Baiklah, aku harap kalian berhasil mengalahkan raja iblis." Kata pria paruh baya.

Keesokan harinya Arthur, Steven dan semua teman sekelasnya berada di luar istana. "Apa kalian serius ingin menyerang istana raja iblis." Kata Romeo melihat Arthur dan semua teman sekelasnya.

"Kami serius captain Romeo." Steven mengangguk.

"Aku berharap kalian berhasil mengalahkan raja iblis dan kembali dengan selamat ke istana." Kata Romeo melihat Arthur dan semua teman sekelasnya.

"Jangan khawatir captain. Kami akan Kembali dengan selamat ke istana." Deni tersenyum.

2 hari kemudian Arthur dan semua teman sekelasnya berada di wilayah ras iblis. "Kalian semua pergilah ke istana raja iblis. Biar aku yang menghadapi mereka semua." Kata Arthur melihat ratusan iblis yang mengelilingi dirinya dan teman-temannya.

"Jangan bercanda Arthur. Jumlah mereka adalah ratusan." Erika berteriak.

"Aku tidak bercanda. Aku akan menghadapi mereka semua. Kalian semua pergilah ke istana iblis." Balas Arthur.

"Baiklah, kami akan pergi ke istana iblis." Kata Steven.

"Bagus." Arthur tersenyum kemudian mengangkat tangannya dan berkata. "Fire ball." "Wuuush." Bola api raksasa muncul di udara.

"Arthur sejak kapan kamu mempelajari sihir api." Erika dan yang lain terkejut saat melihat Arthur memunculkan bola api raksasa dari udara kosong.

"Mati." Kata Arthur menembakan bola api raksasa ke arah ratusan iblis. "Booomm!!" bola api meledak dan membunuh ratusan iblis.

"Aku sudah membuka jalan. Sekarang kalian bisa pergi." Kata Arthur melihat semua teman sekelasnya.

"Setelah kamu mengalahkan mereka. Jangan lupa menyusul kamu ke istana." Steven melihat Arthur.

"Tentu. Aku akan menyusul kalian ke istana setelah mengalahkan mereka semua." Arthur tersenyum.

~ Beri Like jika kalian menyukai cerita ini ~

1
carat28
Hai kak, saya masih belum bisa kirim pesan ke inbox kakak. Atau kakak ada sosmed/kontak yang bisa dihubungi?
Nazrul
👍👍
Nazrul
👍👍👍
Nazrul
👍👍
Nazrul
👍
Nazrul
mantap
Nazrul
👍
Nazrul
👍👍
carat28
hai kak, apa boleh bantu follback? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
Nazrul
👍👍
Nazrul
mantap
Nazrul
💪💪
Nazrul
👍👍👍
Nazrul
mantap
Iqbal deti
healer hilang
Septi Utami: halo kak, salam kenal
aku Septi Utami dan mau rekomendasiin ceritaku nih
judulnya Rasa Diujung Senja
semoga berkenan mampir dan betah berlama-lama bacanya ya...
salam santun dan terimakasih 🙏🏼💫
total 1 replies
Candra Fadillah
okey, ini MC kesekian yang telah aku lihat, mirip MC rata rata dengan skill OP
nilai plus-nya dia bisa di bilang sat set dalam hal lain
😀😀😀
Luken
not bad
𝙕𝙞𝙭𝙪𝙖𝙣
Di summon lg donk wkwk/Facepalm/
YANTO BIRAHI 🅥
lah???

bukannya MC yang membuat kesalahan 🗿 malah orang lain yg minta maaf
Lintang: mirip kek author nya kak, kan biasanya kalau orang menulis sebuah cerita, pasti karakternya dia ngikutin sifat penulisnya. Jadi jangan heran aja kak. Lagian ini juga ceritanya terlalu monoton sih.
total 1 replies
YANTO BIRAHI 🅥
ngk gitu juga kali 🗿

gw penasaran sama sifat Thor ni novel apa sama dengan sifat si MC
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!