Cerita ini masih belum di revisi
Bab awal-awal memang banyak typo. harap memaklumi..!
"Mama" ucap anak kecil itu tiba tiba memeluk lutut seorang Wanita
"Siapa yang kau panggil Mama? sayang aku bukan Mama mu" ujar Wanita tersebut, lalu ikut berjongkok mensejajarkan tubuh dengan anak kecil ini
Ini cerita baru Aku ya!..
Mengisahkan seorang Wanita yang sedang mencari pekerjaan , Lalu tiba tiba datang anak kecil dan memanggilnya dengan sebutan Mama? siapakah anak kecil itu
Yukk simak selengkapnya, jangan lupa kasih dukungan.. Thank you 😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 23
Tapi...'' ucap Salsa terputus lalu melihat ke arah Erik Daddy nya Salsa takut untuk melanjutkan ucapannya
''Tapi Daddy kamu pasti marah marah iya?'' Tebak ibu Laras
''Iya Nek..'' Jawab Salsa pelan karena takut Erik marah
''Jangan Takut ada nenek. hem?'' kata ibu Laras
Salsa mengangguk dan tersenyum.!
''Oh ya Nek. kenapa Mama tidak mau ikut pulang baleng Calca Nek?'' Salsa kembali bertanya
Ah.. ibu Laras gelagapan harus menjawab apa?
Semetara Erik di tempatnya tersenyum seperti mengejek pada sang Mama yang terdiam . .
''Ayo Nek.. Jawab pertanyaan cucumu itu !'' kata Erik dengan tersenyum mengejek
IBu Laras melihat anaknya seperti mengejek nya. . Lalu berkata ''Ya nenek juga tidak tahu Salsa. dan coba tanyakan pada Daddy kamu tuh.'' ujar ibu Laras membalik keadaan
''Ah nenek Cama Daddy cama aja.! jawaban nya juga cama.. Calca mau tudul saja.'' kata Salsa dengan cemberut manyun juga tangannya ia silangkan didepan dada
Tapi Erik maupun Mama Laras justru terkekeh gemas melihat Tingkah sang Tuan putri..!!
''Padahal nenek masih mau bertanya soal Mama kamu itu sayang.'' celetuk ibu Laras
''Ma... '' Erik tampak keberatan
''Kenapa?'' Mama pura-pura cuek
''Ah sudah lah.. ayo sayang kalau sudah mau tidur . Daddy akan menidurkan mu . ayo'' Ajak Erik pada putrinya
''Tapi tadi kata nenek...'' sekarang gantian Salsa yang merasa keberatan
''Salsa...''
''Sudah Sadang turuti Daddy mu.. sudah tidur ya'' bujuk ibu Laras akhirnya
''Iya.' Salsa menurut dan mengikuti langkah sang ayah . ke kamarnya
Setelah sampai di kamar.. Erik menidurkan sang buah hati
Tiba-tiba tanpa di undang ada yang jatuh di pelupuk mata Erik . . Erik menangis sambil mengusap tubuh sang anak juga menatap wajah putrinya...!!
''Maafkan Daddy. maafkan Daddy..'' Hanya itu yang terucap dari bibirnya
****
Pagi ini Salsa mendadak sakit dan tubuhnya panas ,
''Astaga ma.. Ma.?'' teriak Erik panik dari dalam kamar . karena Salsa yang mengigau dan juga badannya panas
''Ma.....'' Erik terus memanggil Mama Laras
''Ada apa. Kenapa Teriak teriak?'' kata ibu Laras saat sudah datang ke kamar Salsa
''Ma.. ini ini Salsa demam ma. badannya panas .''
''Kenapa masih diam cepat kamu bawa ke rumah sakit..'' titah ibu Laras pada Erik yang cuma panik saja tapi tidak juga segera membawa anaknya
''Iya ma iya..'' Erik pun menggendong anaknya lalu membawanya ke rumah sakit terdekat begitu juga ibu Laras yang ikut menemani
Sepanjang jalan dari rumah ke rumah sakit ini. Salsa tak hentinya mengigau kan kata Mama.. atau terus menyebut sang Mama
''Ma..ma, Mama.. '' Ucap Salsa mengigau pelan yang berada di pangkuan sang nenek
ibu Laras yang mendengar pun menatap kasihan pada cucu semata wayangnya.! ''Sabar sayang. yang kuat..'' Ucap ibu Laras pada cucunya sambil mendekap tubuh sang cucu . . dan matanya ikut menangis
''Rik lebih cepat . .'' Titahnya
''Iya ma iya..'' Erik dalam keadaan panik menambah kecepatan mobilnya
Beberapa menit akhirnya mobil Erik sudah sampai di depan rumah sakit.... Buru buru Erik menggedong anaknya.. dan berteriak
''Suster tolong dokter Tolong ini anak saya.. '' Ucapnya panik karena sekarang Salsa sudah Kejang kejang..
Erik terus berteriak seperti orang yang tidak waras... tidak perduli dengan tatapan orang orang.. yang penting sekarang kondisi anaknya.!
Lalu suster datang dan membawa Salsa dengan belangkar Rumah sakit menuju ruang UGD...
''Pak mohon tunggu di luar. biar dokter segera menangani pasien dengan benar.'' Ujar suster saat Erik ingin ikut masuk ke dalam.!
''Iya Rik . . kita tunggu di luar.'' Timpal Mama Laras yang sebenarnya juga panik tapi berusaha tegar untuk anak dan cucunya