NovelToon NovelToon
TIARA

TIARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:277.4k
Nilai: 5
Nama Author: Serra R

Tiara nama panggilan yang cantik, secantik orang yang menyandangnya
Namun siapa sangkah ada terselip kisah kelam dibalik nama cantiknya.Kehilangan orang tua, suami dan adik nya membuatnya menjadi wanita tangguh demi sang anak dan keluarga barunya

Bram ayodya seorang pembisnis kenamaan yang menyamar jadi seorang pengajar disebuah sanggar seni.
Karna hoby nya melukis Dia bisa menghabiskan waktunya berlama-lama didepan kanvas

Dion mantan suami Tiara.
pemuda baik yang hanya menjadi korban kelicikan orang-orang terdekatnya. Kehilangan cinta sejatinya hanya karna sebuah kebohongan.

Willi dokter tampan nan rupawan. Dokter ternama yang tidak pernah sepi pasien.

Elisya seorang publick figure yang sedang naik daun.
Bertemu tanpa sengaja dan menjalin persahabatan dengan Tiara, namun siapa sangkah ada kisah dibalik ketenaran Elisya

Penasaran dengan kisah mereka?

Ikuti kisah mereka dalam kisah Tiara yang Serra buat, selamat menikmati dan semoga terhibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serra R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia terlalu sempit

Bram menoleh dan tersenyum, meraih boneka imutnya yang sejak tadi tertidur lelap dalam keranjang bayi gendong dikursi sebelah nya, dimana tadi Tiara duduk. Cameli kecil menggeliat dan membuka matanya perlahan, Bram mencium pipi gembulnya gemas.

Tangan dan kaki mungil Cameli sudah terbiasa menendang kesana kemari wajah sang papa, karena Bram tidak melepaskan nya sedikit pun, Cameli selalu menjadi mainan kesukaan Bram. Dia akan berhenti jika sang boneka imut sudah menangis, karena disaat itulah dia juga akan mendapatkan omelan sang istri.

Ting..

Sebuah pesan masuk kedalam hanphonenya, Bram masih enggan untuk sekedar memeriksaanya. Menyadari sang istri sudah terlalu lama masuk kedalam rumah tersebut, Bram akhirnya meraih benda pipih dalam dashboard mobilnya berniat menghubungi sang istri.

" Astaga kenapa ditinggal disini" Bram memijat pelipisnya pelan, dilihatnya hanphone Tiara berada didekat hanphonenya.

" Bagaimana aku menghubunginya?" Bram menggerutu namun tangannya masih lanjut meraih dan membuka pesan yang baru saja masuk.

" Tuan, apa yang terjadi? kenapa posisi tuan berada dirumah Nyonya Amel?" Pesan dari Suta membuat Bram mengernyit.

Dengan sigap dibukanya kaca mobil dan memperhatikan dengan seksama bangunan didepannya itu. Merasa tidak puas dengan dirinya sendiri akhirnya Bram memencet beberapa nomer di gawainya.

" Lena pasti tau siapa pemesan kue itu, kenapa sampai kecolongan" Gerutunya.

" Ya tuan" Terdengar suara Lena menjawab dari sebrang

" Lena boleh kamu kirimkan alamat lengkap pemesan kue Tiara hari ini, apakah benar yang memesannya Nyonya Amel?"

" Baik, tunggu sebentar tuan" Lena segera bergegas memeriksa data pesanan pelanggan hari ini

" Astaga" gumamnya pelan, dia yakin akan mendapatkan amarah Bram setelah ini.

" Tuan, pemesannya atas nama Nyonya Lilia Herdiansah. Alamatnya di jalan xx nomer 20 Tuan."

" Apa??Lilia Herdiansah" Bram memijit pelan pelipisnya " Kenapa tidak memberitahuku sebelumnya" Bram berucap pelan, namun sukses membuat Lena yang mendengarnya menelan salivanya kasar.

Buru-buru Bram mengakhiri telfonenya, dia segera memutar otak mencari cara terbaik untuk membawa sang istri keluar dari rumah itu." Sial kenapa aku tidak menyadarinya" Bram mencengkram kuat setir mobilnya.

Bram menoleh kesamping dimana Cameli sedang bermain tangannya sambil mengoceh bahasa yang hanya dia sendiri yang mengerti artinya. Bram tersenyum mendapatkan sebuah ide, dia mengambil semua mainan kecil yang selalu dibawa dan dimainkan Cameli dan mengganggu aksi Cameli bermain, membuat pipi gembul itu memerah.

" Ayolah sayang, menangislah" Gemas Bram karena bukannya menangis Cameli malah berceloteh ria membuat Bram frustasi.

" Tidak ada waktu lagi sayang, ayo kita jemput mama" Bram menggendong Camelia dan keluar dari mobilnya.Bram mempercepat langkahnya menjadi setengah berlari, sungguh berbagai pemikiran negatif perlahan singgah dalam benaknya. Bahkan jika tidak ada Camelia dalam gendongannya mungkin kini Bram telah berlari secepat mungkin demi dapat menggapai keberadaan sang istri.

Namun baru beberapa langkah Bram berjalan setengah berlari, nampak Tiara keluar dari rumah tersebut dan tersenyum manis ke arah Bram. " Huuff syukurlah" batin Bram seraya membalas senyuman sang istri.

Tiara meraih Camelia dari gendongan Bram, diciuminya wajah Camelia. Tiara rasanya ingin menangis namun dia tau, itu tidak mungkin dia lakukan. Tanpa Tiara sadari Bram terus saja memperhatikan nya. Sejak keluar dari rumah Dion, Tiara sangat berbeda dan Bram tau itu.

" Sayang, kamu tidak apa-apa?" Pancing Bram berpura-pura tidak tau

" Apa-apa gimana maksudnya mas?" Tiara balik bertanya dengan polosnya

" Semenjak keluar dari rumah itu, kamu berbeda sayang. Tidak terjadi apa-apa kan didalam tadi?" Bram masih mencoba bertanya dengan lembut.

" Tidak ada mas, tapi nanti aku ceritain deh. Sekarang sebaiknya mas fokus menyetir dulu." Elak Tiara, dia tidak mau ucapannya nanti akan mempengaruhi mood Bram

Akhirnya Bram mengalah, memilih diam dan fokus menyetir. Walau sesekali dia masih terus melirik ke arah sang istri. Bram selama ini belum pernah membawa Tiara ke perusahaan nya, dia hanya mengajak Tiara ke galery lukis miliknya. Sementara Suta lah yang selama ini mengambil alih semua tanggung jawab Bram di perusahaan itu, bahkan mungkin hanya sedikit orang yang tau jika Bram lah boss sebenarnya.

Sementara Suta saat ini sedang berjibaku dengan berkas-berkas yang harus dia siapkan untuk Bram tanda tangani nanti.

" Permisi pak" Suara Wina sekretaris Suta

" Ya Wina silakan masuk" Suta menjawab tanpa menoleh ke arah pintu.

" Maaf pak, saya membawa berkas-berkas tentang pameran dan juga fashion bulan depan" Wina menyerahkan dua map lagi pada Suta.

" Ok, sebentar Win. Kamu lagi sibuk tidak hari ini? kalau bisa saya mau minta tolong sama kamu"

" Kebetulan hari ini saya free pak, bahan meeting akhir nanti sebelum dimulai pagelaran juga sudah siap. Tinggal Bapak cek saja nanti"

Wina adalah sekertaris yang cekatan, segala yang diperintahkan Suta padanya selalu selesai tepat waktu. Bahkan tak jarang sebelum waktu yang ditentukan semua sudah beres.

Wina bertemu dengan Suta tanpa sengaja pada pameran yang diadakan Bram dua tahun lalu di Bali. Sejak berkenalan Suta merasa Wina memiliki potensi yang bagus hingga pada akhirnya dia memberanikan diri menawarkan pekerjaan padanya yang waktu itu masih berstatus mahasiswa magang.

Sebagai mahasiswa jurusan seni tentu saja tawaran itu tidak disia-siakan oleh Wina, hingga sampai saat ini dia menjadi bagian dari perusahaan Bram.

" Saya mau minta tolong kamu untuk pergi ke galery di jalan Nangka no 2, ada banyak berkas yang harus segera ditanda tangani. Apakah kamu bisa Win?" Suta bertanya demikian setelah melirik jam yang melingkar dipergelangan tangannya. Waktu istirahat makan siang sebentar lagi, itu artinya Wina harus menunda waktu makan siangnya sebentar.

" Bisa pak, biar saya yang mengantarkan berkas-berkas nya."

" Baiklah, saya akan menyuruh Sam untuk mengantarkan mu kesana, ingat Win langsung serahkan kepada pak Bram. Tunggu sampai beliau selesai mengeceknya."

" Baik pak" Wina tersenyum dan mengangguk

Setelah mengambil berkas yang disodorkan Suta, Wina segera undur diri.

...🌹🌹🌹🌹...

Tiara masih berada dalam kamar pribadi Bram dalam galerynya, kamar tersebut tidaklah besar, hanya ada kasur dan lemari baju kecil dimana Bram menyimpan beberapa baju gantinya.

Sebelum menikah dengan Tiara Bram sering menghabiskan waktunya berada di galeri tersebut. Hoby melukis yang diwarisinya dari mendiang sang mama menjadikan Bram menjadi pelukis sekaligus pembisnis yang sukses.

Tidak banyak yang tau tentang kehidupan pribadi Bram, karena sebisa mungkin Bram selalu menutup celah bagi orang lain mengetahui kehidupannya. Dan juga masa lalu kelam yang telah dia alami.

Tiara terduduk ditepi kasur, tiga puluh menit lalu dia berhasil menidurkan Camelia yang mendadak rewel semenjak turun dari mobil. Tiara masih memikirkan kejadian hari ini, walaupun Bram tidak menanyakan padanya kejadian hari ini. Tiara yakin jika Bram akan menyinggung nya suatu saat nanti.

" Aku tidak mau hadir kesalah pahaman dalam kehidupanku sekarang, sudah bagus Bram menerima keadaaan dan kehadiran Camelia dalam hidupnya. Aku tidak ingin membuat nya kecewa" Tiara menarik nafas pelan. Masih sangat jelas terrekam dalam ingatannya kejadian beberapa jam lalu.

Flasback

" Lo kamu bersama suamimu? kenapa tidak sekalian diajak masuk. Kita kan bisa sarapan bersama" Amel menggenggam tangan Tiara sambil berujar lembut.

" Aku harus bisa mengulur waktu, paling tidak sampai Dion turun dan bertemu dengannya. Aku ingin melihat bagaimana reaksi mereka berdua. Jika dugaanku benar dia adalah gadis kampung itu maka akan kutemukan jawabannya hari ini" Nyonya Amel bergumam pada dirinya sendiri

" Kami sudah sarapan sebelum berangkat tadi tante" Tiara kebingungan mencari alasan untuk bisa secepatnya keluar dari rumah tersebut

Otaknya sungguh hank hari ini, tidak ada yang mampu dia pikirkan, semua terlampau tiba-tiba.

Tak tak tak suara langkah kaki menuruni tangga dan Tiara yakin itu adalah Dion dan wanita tadi, karena terdengar dari suara langkahnya bukan hanya satu orang saja.

"***Aku harus bisa bersikap senormal mungkin, agar tidak ada yang menyadari bahwa akulah Sasya" Tiara mencoba untuk tetap tenang dia mengatur nafasnya pelan karena tersadar kedua telapak tangannya masih digenggam dan berada dipangkuan Nyonya Amel.

TO BE CONTINUE***

1
Hasni Lovelyx Fenydimasrezky
tiaranya hamidun bram
Hasni Lovelyx Fenydimasrezky
nara anak kandung pak andrew yg di cari
Abcdefghiloveyou⏤
Semangat KK😍😍
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
duh ...galpok Karo fotene, guanteng😍😍😍
🍒⃞⃟🦅𝕟𝕠𝕥 me❗𝓸𝓯𝓯 akun🙏
udah part 2 aja semangat ante ry
Chika£Hiats
Bahagianya kakek Andrew mempunyai cucu kembar😚
Ehh semua bahagia pokoknya 😚😁

Mark siap2 puasa nih kata Abang, tak apa ya Mark puasa juga demi istri tercinta dan si twins buah hati kalian 😁😚
Chika£Hiats
Qeenan lucu n pinter banget 😚😘
Nah, papah Bram jangan bicara sembarangan didepan Qee dia pasti keppo apa yang papahnya ucapkan😁
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
jois Jody.....jodoh gak yo
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
so sweetttt ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
AndreaLeOny
Cerita yang bagus dan menarik. Semangat berkarya Thor sukses selalu 💪😚
Ony6
Cerita yang bagus dan menarik, enak untuk dibaca. Suka sama tokoh Bram yang begitu tulus mencinta Tiara😚
Semangat berkarya dan sukses selalu Thor 💪😚
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
sabar ya Mark, lope lope deh buat mu❤️❤️❤️❤️
ㅤKᵝ⃟ᴸraisya 𝐙⃝🦜
moga sll sehat Nara, bocil ...gemesin😍😍😍
𝔄𝔰 ⁸
like
𝓢𝓸𝔂 𝓱𝓮𝓻𝓶𝓸𝓼𝓪
lagi kak
𝓢𝓪𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓪𝓶𝓾
next
ℱera 𝓢 ℰ
lanjut
ℱioℰ²
good 👍
ℱiaℰ¹
🤗
𝐒𝐡𝐚𝐡𝐢𝐫𝐚
like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!