Perceraian orang tua membuat Nayla menjadi sosok yang dingin,kasar dan sedikit liar.
Nayla tergabung dalam sebuah geng motor yang mayoritasnya adalah pria.
Mereka sering melakukan balapan liar hingga saat Polisi berpatroli di kawasan mereka dan membuat seluruh anggota kabur berhamburan,tak terkecuali dengan Nayla.
Sialnya saat Nayla melarikan diri dari kejaran Polisi,dia menabrak sebuah mobil milik seorang CEO terkenal.
"Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu dengan cara yang baik , maka aku akan mendapatkanmu dengan caraku yang sedikit licik" gumam Rafa dalam hati dengan smirk di wajahnya
Dan apa yang terjadi selanjutnya...???
Pantau terus kelanjutan cerita yang buat jantung deg-degan ini...
Follow My Ig please_puterirezky69
Merupakan Karya Pertama dari saya,,,
Jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan saya minta maaf,karena pada dasarnya saya masih baru belajar😅😅😅
Harap di maklumi ya semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Rezeki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22 Surat Perjanjian
..._Selamat Membaca_...
Setibanya di warung kopi yang berada di depan kantor polisi,Abraham segera memakirkan mobilnya di halaman warung tersebut dan kemudian masuk untuk mencari keberadaan Nayla.
Begitu masuk Abraham langsung mengedarkan pandangan keseluruh ruangan guna mencari keberadaan putrinya.Setelah menemukan Nayla yang terlihat sedang duduk sambil membaca sebuah dokumen dengan wajah yang serius di kursi bagian belakang,Abraham langsung menghampirinya dan menepuk pundak Nayla hingga Nayla kaget.
"Apa yang kamu baca Nay?" tanya Abraham yang membuat Nayla panik dan geragapan
"Ahh ini,,,ini bukan apa-apa kok" jawab Nayla dengan gagap
"Gak apa-apa nak,ceritakan sama Papa mungkin Papa bisa bantu kamu" jawab Abraham berusaha meyakinkan Nayla.
Nayla yang memang membutuhkan seseorang untuk bercerita itu pun akhirnya menyerahkan dokumen perjanjian yang di berikan Jake padanya tadi kepada sang Papa dengan malu-malu.
Sebelumnya Nayla tidak pernah mendapat masalah yang begitu besar seperti saat ini.Maka dari itu Nayla menjadi bingung dan panik ketika mendapati masalah seperti ini.
"Apa ini Nay? Siapa yang membuat surat perjanjian ini? Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? Dengar sayang,,,Papa akan terus mendukung kamu apapun keputusan kamu nantinya" ujar Abraham dengan mencecar Nayla dengan banyak pertanyaan
"Itu pria gila nan narsis dari keluarga Wijaya. Rafa,,Rafael wijaya orang yang sangat aku benci" ujar Nayla dengan tatapan kosong membayangkan apa yang akan terjadi kedepannya. " Apapun yang akan terjadi aku akan membebaskan teman-temanku dan kembali ke Jakarta" sambungnya lagi
"Apakah keputusanmu itu uda kamu pikirkan dengan matang?? Nayla keputusamu kali ini akan sangat berpengaruh untuk masa depan kamu dan usaha Mama kamu nak" ujar Abraham menasehati Nayla yang terlihat bimbang dan prustasi.
"Hufffttt mau gimana lagi.Sepertinya tidak ada cara lain lagi.Besok Mama pulang,aku harus segera menyelesaikan masalah ini" jawab Nayla pasrah dan menghilangkan egonya untuk sementara.
"Baiklah nak" ujar Abraham sambil menggenggam hangat tangan Nayla sebagai dukungan.
Setelah berbincang serius cukup lama,akhirnya mereka memutuskan untuk pulang setelah membayar tagihan.
Ketika pulang kerumah Nayla sedikit terkejut ketika mendapat sambutan dari Dita sang ibu tiri nan baik hati dan Nayra sang adik di depan pintu seraya memberikan senyuman hangat nan tulus.
Sebagai respon Nayla hanya bisa tersenyum canggung sambil memasuki rumah,tak lupa Nayla mengucapkan salam seperti yang pernah diajarkan Papanya waktu itu.
"Assalamualaikum" Nayla memberi salam ketika memasuki rumah dengan suara yang halus namun masih dapat di dengar oleh orang-orang yang ada disekitarnya.
"Waalaikumsalam , Nayla bunda uda siapkan makan siang buat kamu. Ayo kita ke meja makan nak" ujar Dita pada Nayla.
"Bundaaaa,,Nayra gak di ajak nih" rengek Nayra yang merengek manja pada bundanya.
"Iya kamu juga ikut lah Nayra sayang,,," jawab Dita memutar bola matanya malas
"Nayra kemari sebentar" Abraham memanggil Nayra
"Ada apa yah?"
"Kamu tadi pulang sekolah naik apa? sama siapa?"tanya Abraham menyelidik.
"Nayra tadi pulang bareng Ririn yah naik sepeda motornya" jawab Nayra
"Lain kali kalau kamu uda pulang,kamu langsung telepon Ayah aja ya. Jangan naik motor,,,bahaya. Apalagi kalian ini kan masih pelajar" Abraham menasehati Nayla dengan tegas.
"Baik yah,maaf" jawab Nayra merasa bersalah
Ditempat lain...
Di hotel,,,
"Bagaimana Jake??" tanya Rafa pada Jake sang asisten.
"Saya yakin Nona Nayla pasti menerima sarat yang saya ajukan Tuan.Kita tunggu saja sebentar lagi pasti Nona Nayla akan menghubungi saya" jawab Jake dengan pasti.
"Awas aja kalau sampai kali ini kau gagal lagi Jake,,kau tau kan konsekuensinya jika kali ini kau gagal?" ujar Rafa dengan tatapan yang sulit diartikan
"Tentu tuan"
"Lalu bagaimana dengan Nyonya Lestari?" tanya Rafa lagi
"Nyonya Lestari sudah kembali sejak kemarin Tuan . Dan Nyonya Lestari juga sudah beraktivitas seperti biasa Tuan"
"Bagusss" jawab Rafa dengan senyum liciknya
Tak berapa lama mereka berbincang,Nayla menghubungi ponsel Jake dan membuat Rafa senyum kegirangan.
"Nona Nayla minta bertemu Tuan,bagaimana?" tanya Jake meminta jawaban Tuannya yang terkadang seperti anak kecil.
"Setujui saja,minta dia menemui kita di Coffe Royal sekarang juga" jawab Rafa yang tiba-tiba memasang mode cool
"Baik Tuan,sudah.Kita berangkat sekarang Tuan?"
"Tidak,biar dia yang menunggu kita"
"Tapi Tuan,bagaimana jika nanti Nona Nayla tidak menemukan kita saat tiba disana dan malah memutuskan pulang tanpa menunggu kita?" tanya Jake untuk meyakinkan jawaban Rafa.
"Benar juga,gadis nakal yang keras kepala itu pasti akan langsung pergi jika tidak menemukan kita.Ayo kita berangkat sekarang" jawab Rafa bersemangat.
Di dalam mobil,,,
"Tuan,,,bagaimana jika nanti Nyonya besar mencecar kita saat kita kembali ke Jakarta Tuan.Apa yang harus saya jawab?" tanya Jake yang tiba-tiba teringat pada Amanda ,Mamanya Rafa
"Apa kau sangat bodoh Jake?" tanya Rafa dengan suara dinginnya yang mampu membuat siapapun merinding dengan hanya mendengar suaranya
"Maksut anda Tuan?" tanya Jake lagi sambil fokus menyetir
"Kau tidak perlu melaporkan apa yang kita lakukan disini padanya Jake.Kau harus ingat,kau itu asistenku bukan asistennya Mama" ujar Rafa. "Kau hanya perlu mengatakan kalau kita sedang ada pekerjaan disini jika dia bertanya padamu" sambungnya lagi dengan santai
"Baik Tuan,kita sampai" ujar Jake yang kemudian keluar terlebih dahulu dan membukakan pintu untuk Rafa.
Tiba-tiba saja Rafa menjadi gugup seperti anak ABG yang akan menyatakan perasaan.Namun Rafa tetaplah Rafa,dia berusaha sekuat tenaga untuk menampilkan wajah sombong nan arogannya untuk menutupi rasa gugupnya.
Begitu masuk Rafa langsung mencari keberadaan Nayla dengan mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan sampai matanya terfokus pada wanita yang duduk di meja paling sudut dengan memakai hoodie hitam yang kebesaran dan celana jeans yang langsung bisa Rafa kenali.
Dengan pakaian tertutup seperti itu saja mampu membuat siapapun yang melihatnya pasti akan terpesona baik itu pria ataupun wanita,tak terkecuali dengan Rafa yang jika melihat Nayla nafsunya seketika meningkat dan membayangkan pikiran kotornya pada Nayla ,itu lah sebabnya Rafa selalu terobsesi pada Nayla dan berusaha mendapatkannya walau pun dengan cara yang sedikit licik.
Nayla terlihat sibuk memaikan ponselnya sampai tidak menyadari kehadiran Rafa dan juga Jake yang sudah terlihat kesal karena merasa di abaikan.
"Hmmm" Rafa sengaja berdehem sedikit lebih keras untuk menyadarkan Nayla atas kehadirannya
mendengar orang yang berdehem begitu keras di dekatnya,Nayla menjadi kaget dan langsung menoleh ke sumber suara yang ternyata adalah orang gila yang ia tunggu.
Segini dulu ya guys,,,
Pantau terus kelanjutan ceritanya ya😅😅😅
Dan author ucapkan terimakasih pada readers tersayang yang dengan ikhlas mampir di novel receh author ini🤭🤭🤭
Dukung author selalu dengan cara like,komen,vote dan berikan sedekah berupa hadiah terbaik kalian pada author ya🙏🙏🙏
Jangan lupa untuk memasukkan karya receh author kedalam list favorit kalian dan berikan rate 5
pada karya receh author ini agar author bisa lebih semangat Up nya ya😍😍😍
Author juga minta maaf kalau terdapat kesalahan dalam penulisan dan author juga minta maaf kalau author banyak permintaan ya😁😁😁
..._I love you_...
btw bu Dita sm Nayra baik dh keknya
gk spt cerita2 ibu tiri & sdr tiri yg jht & licik
ish.. tp Rafa udah kepala 3 weh