NovelToon NovelToon
Sebenarnya Cinta Musim Kedua

Sebenarnya Cinta Musim Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: F.A queen

Musim telah berganti dengan begitu cepat. Denting waktu membawa kita pada detik ini. Musim pertama telah usai meninggalkan bait-bait kenangan yang begitu indah.

Mereka telah bersama setelah melewati rintik sendu. Kini saatnya berbahagia. Namun adakah waktu yang tidak terbatas untuk merasa bahagia?
Bagaimana cinta akan menjawabnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22_Kau Hanya Harus Bahagia

Up bonus untuk kalian yang luar biasa.

***@****

Pagi ini, Yuna dan Leo yang mengantar si kecil tampan. Mereka tertawa dan bercerita sepanjang jalan. Kelucuan si kecil membuat pagi ini terasa begitu ceria.

Disana. Disebuah jalan yang lain.

“Daddy apa aku akan bertemu dia pagi ini?”

Sang Daddy menatap putrinya dan mengangguk. “Semoga.”

“Daddy payah, kenapa membuatku bertemu dengan dia saja begitu lama.”

“Kau harus bersabar.”

“Apa yang susah buat Daddy. Daddy hanya tinggal menghubinginya lalu mengundangnya untuk makan malam kerumah kita.”

_____

Mobil Leo sudah sampai di depan gerbang sekolah taman kanak-kanak.

Sang supir dengan segera membukakan pintu mobil. Leo lebih dulu keluar dan langsung membantu putranya untuk keluar. Si kecil tengah manja saat ini. Untuk turun dari mobil saja ia ingin digendong Leo. Kemudian Yuna turun dan mencium anaknya.

“Semangat, pangeran kecil Mommy.”

"Mommy jemput aku nanti cepulang tekolah," pinta si kecil.

Yuna mengangguk mengiyakan. "Siap Tuan kecil yang pintar," ucapnya. Arai tersenyum lebar dan mencium pipi Yuna. Kemudian ia menoleh ke arah Leo.

“Daddy. Robotku tudah mulai bita bitara tapi dia tidak mengikuti intruktiku. Daddy harus membantuku.”

Sejujurnya si kecil ingin dirumah saja merakit robotnya yang belum selesai tapi sekolah adalah hal yang wajib.

“Kau bisa menggambarkannya terlebih dahulu, cari celah kecil yang sekiranya terlewati. Nanti kita rakit bersama. Bagaimana?” jawab Leo yang tidak langsung menyetujui untuk membantu putranya. Si kecil harus berusaha dengan semua pikirannya terlebih dahulu.

“Ok.” Si kecil menyetujui.

Leo mencium pipinya lalu menurunkan putranya. Si kecil pamit pada Yuna dan Leo. Lalu melangkah masuk gerbang. Ya, si kecil tidak mau mobilnya masuk gerbang sekolah. Ia hanya cukup diantar hingga depan gerbang saja.

Tepat setelah itu … sebuah mobil melewati mereka.

“Daddy itu dia,” seru Kim. Mobil melaju dengan pelan. Kim segera menoleh kebelakang dan diikuti Daniel. Ia membawa pandangannya pada dua sosok yang berdiri disana. Leo J, wajahnya sangat asing tetapi tidak dengan namanya. Nama yang sudah lama ia kenal. Kemudian ia membawa pandangannya pada sosok yang berdiri di samping Leo J. Kedua sudut bibirnya melengkung tipis. Ia kembali duduk dengan benar setelah dua sosok yang ia perhatikan telah masuk kedalam mobil.

“Daddy, kenapa Daddy diam saja dan tidak menyapanya.” Kim memprotes. Dia memukul lengan Daddynya. “Supir bodoh, kenapa kau tidak menghentikan mobil di depan gerbang?” kini dia memarahi supir. Sementara supir melirik bossnya dari kaca spion dalam. Ia tentu tidak berani menghentikan mobil jika Sang Boss tidak memberikan perintah.

Kim memperhatikan laki-laki kecil yang berjalan dengan gagah. Punggungnya tegak dengan pandangan mata menatap lurus kedepan. Irama langkahnya begitu gagah tetapi penuh dengan kesombongan. Ia seolah tak tersentuh. Kim terus memperhatikannya hingga mobilnya berhenti di depan gedung sekolah yang menjulang tinggi.

“Daddy payah,” protes Kim lagi sebelum ia keluar dari mobil. Daniel tersenyum lebar dan mencubit pipi Kim. Kemudian ia mengambil sesuatu dari jok belakang. Sebuah kotak berwarna coklat keemasan. Kim mengerutkan keningnya.

“Apa ini Daddy?” tanyanya.

“Ini hadiah untuk Tante cantik. Titipkan saja pada guru pembimbingmu, okey.” Jelas Daniel. Kim tersenyum dan mengangguk.

            ****

Siang hari di sebuah restoran lokal di pusat kota. Neva lebih dulu datang. Ia duduk ditempat yang sudah disewa oleh kakaknya. Dia tengah membuka chatnya pada Vano.

“Kau sudah bertemu dengan Kakak?” tanya Vano dalam pesannya.

“Aku sudah ada di restoran menunggunya.”

“Selamat menikmati makan siang bersama dengan Kak Lee, sayang.”

“Love you,” balas Neva dengan emot cium. Kemudian ia memasukkan ponselnya kembali kedalam tas setelah ia melihat seseorang yang berjalan kearahnya.

“Apa kau sudah datang dari tadi?” tanya seseorang itu begitu ia sampai. Dia duduk berseberangan dengan Neva.

“Tidak. Aku juga baru sampai,” jawab Neva. “Kak Lee ingin bilang apa padaku?” tanya Neva tidak sabar. Ia begitu penasaran dari semalam. Leo tidak memberi jawaban, sebagai gantinya Leo mengangkat rendah tangannya. Isyarat jika ia meminta pesanan yang ia pesan segera dihidangkan.

Pelayan dengan segera menghidangkan pesanan Tuan muda Leo. Menata di atas meja dengan sangat rapi. Setelah semua tertata, Leo meletakkan serbet di pangkuannya.

“Kita makan dulu, nanti baru bicara,” ucapnya. Kemudian mengambil alat makannya. Neva mengangguk pelan sambil memperhatikan menu yang di pilih Leo. Ada daging tanpa lemak yang diolah dengan taburan wijen, ikan salmon, kacang polong dan keju, hati sapi dan susu. Tidak ada nasi untuknya, hanya ada kentang, alpukad dan sayur-sayuran hijau. Neva tersenyum memperhatikan ini. Kemudian ia mulai mengambil alat makannya. Mereka menyantap makan siang dengan tenang. Ya. Tuan muda Leo tidak pernah berisik dalam sesi makannya.

“Apa yang ingin Kak Lee bicarakan denganku?” Neva bertanya lebih dulu untuk memulai setelah mereka menyelesaikan makan siang.

Leo menatapnya. Memperhatikan wajah Neva dengan perhatian. Ia ingat ucapan Arai semalam dan itu membuat hatinya sedih.

“Bagaimana jika kau tidak perlu datang lagi kekantor?”

Neva mengerutkan keningnya mendengar ucapan Leo, “Maksud Kakak?” tanyanya heran. Kenapa Leo tiba-tiba mengusulkan itu.

“Berhentilah bekerja dan istirahat di rumah.”

“Kenapa begitu? Di rumah aku harus melakukan apa? Aku pasti akan kesepian. Justru dengan datang ke kantor membuatku bersemangat. Pekerjaan tidak membebaniku. Kau yang bekerja keras dan aku hanya tinggal menyelesaikan sisanya, hahaaa.”

“Aku tidak menyisakan apapun. Aku mengerjakan semuanya dengan sangat baik.”

“Hahaa iya, aku lupa jika kau sangat sempurna dalam mengerjakan apapun.”

“Mulai saat ini, kau tidak diizinkan untuk datang kekantor, kau juga tidak diizinkan untuk menghadiri jamuan makan atau undangan dari manapun. Aku akan menyelesaikan semuanya. Kau diam dirumah dan banyak istirahat.”

Neva semakin melebarkan matanya. Ia menatap Leo, “Apa-apaan itu? Kenapa aku tidak boleh kekantor, kenapa tidak boleh juga menghadiri undangan?”

Leo membalas tatapan mata Neva dengan tajam. Itu langsung mengintimidasi Neva.

“Tidak ada bantahan, kau harus menurut.”

“Tapi kenapa?”

“Kau mau menurut atau aku tidak akan perduli lagi padamu,” kini suara Leo penuh dengan penekanan.

Neva mengerutkan bibirnya. Ia menatap kesal pada kakaknya. Selalu saja dengan ancaman, ucapnya dalam hati.

“Iya. Baik,” pada akhirnya Neva langsung menyetujui. “tapi aku ingin tahu alasannya, kenapa tiba-tiba kakak memintaku berhenti.”

“Tidak ada alasan apa-apa. Istirahalah yang cukup, jangan sampai kau lelah, jangan banyak berfikir. Jalani harimu dengan tenang dan bahagia.”

Jawaban Leo membuat rasa kesal Neva langsung lenyap. Ia tersenyum dikedua sudut bibirnya. Ia tahu maksud Leo baik. Dia mengangguk.

“Terima kasih, Kak Lee,” ucapnya dengan senyum manis.

“Terima kasih untuk apa?”

Neva ingin menjawab, terima kasih untuk perhatian yang Leo berikan padanya hanya saja sepertinya itu terlalu melankolis untuk saat ini jadi pada akhirnya ia memilih jawaban lain.

“Terima kasih untuk traktiran siang ini ….” Serunya dengan senyum lebar.

Leo mengangguk.

“Berjanjilah untuk tidak lagi datang ke kantor, untuk tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting. Kau hanya harus bahagia bersama Vano.”

Neva menatap Leo dengan keharuan dalam hatinya. Ia mengerti, apa yang diputuskan kakaknya adalah sebuah kebaikan untuknya. Neva mengangguk pasti. Makanan yang Leo pesan untuknya  siang ini, adalah menu untuk kesuburan kandungan.

“Kakak aku mencintaimu, sangat mencintaimu,” ucap Neva dengan meletakkan kedua tangannya di pipi. Leo langsung menepuk kepalanya pelan.

“Bodoh,” ujarnya. Membuat Neva tersenyum lebar.

________

Catatan penulis.

Huwaaa ... terkeren sahabat cintakuuu.

Terima kasih atas like, komentar, hadiah, tips dan votenya. Saranghae.

Nggak usah nunggu jam empat sore ya kaann ... Up bonus langsung meluncuurr.

Yuukkk kasih sun jempol Up bonus ini. 😘😘 Makasih 🥰🙏

Kalian Luar Biasa

1
💕Miuccia💓
ohh misha nya BAm🥰🥰🥰
Author.N.
Gais, Perfect Husband tuh lanjutan ini ya, jadi buat yang kangen sama Daddy Mommy, Neva dan Vano bisa kesana 🥰 Kangen Dion juga bisa kesanaaaa😘 Menunggu kalian.
Hanna
apakah tidak ada lg episode berikutnya thor🤭🤭
Author.N.: Leo Yuna ada di judul Perfect Husband, Kak🙏 Yuk
total 1 replies
Nurul Mila
yaaaa bgitulah wanita... kita yg kepo kita jga yg skit hati 🤣🤣🤣
Nurul Mila
jarang² lho liat neva cemburu gtu 🤭🤭
KimYoona
setiap mengingat masa lalu pernikahan mereka memang terasa sangat menyakitkan
KimYoona
oh nyonya kau harus mendengarkan suamimu
KimYoona
gk bakalan bisa debat kalau lawannya Leo🤣🤣 sebelum memulai serangan sudah di skakmat sulu🤣🤣
KimYoona
kasian Kim.. semoga Daniel bisa merubah sikapnya
KimYoona
Untung Leo pintar jadi negosiasinya lancar tidak berjalan alot🤣🤣
KimYoona
si Nyonya lagi uring2an gara2 buku kenangan SMA🤣🤣
KimYoona
nyonya kenapa Anda malah mencari penyakit🤣🤣 udah plng bener gk usah kepo2 skg jadinya malah tantrum sendiri🤣🤣
KimYoona
untung kak Er paham betul sepak terjangnya tuan muda Leo..🤣🤣
KimYoona
kayaknya Leo kalau pengen manja2an sama Momm pakek topeng aman😄😄😄
KimYoona
berarti asalkan gk liat wajahnya Leo kesalnya ilang😄😄 lucunya bumil satu ini..🤣🤣
KimYoona
kalau Mom bilang kesal jangan dipaksa Daddy jadinya mual kan🤣🤣
💕Miuccia💓
aduhh... penassaran hasilnha... 🥰🥰🥰
💕Miuccia💓
gila nya kumat sepertinya.. 😂🤭
KimYoona
bisa2nya tuan suami malah menggoda disaat si nyonya lagi ngambek🤣🤣🤣
KimYoona
tolong diingat baik2 daddy🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!