cinta tidak mengenal usia,seperti halnya cerita yang satu ini, menceritakan remaja yang mencintai ayah sahabatnya sendiri tanpa sepengetahuan sahabatnya
bagaimana kah kisah cinta mereka,apakah akan di terima oleh Naura anak dari lelaki matang yang dinikahi oleh Arini?
ikuti terus kisahnya🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mengizinkan
Dua minggu berlalu,Arini dan Naura saat ini disibukan dengan mencari universitas yang akan mereka masuki,ada beberapa pilihan yang mereka dapat dan besok akan memasukan formulir pendaftarannya,dan dalam dua minggu ini pula oma dan Rindu terus membujuk Naura untuk mengizinkan papinya untuk menikah lagi
" gue bosan di rumah beb" ucap Naura pada Arini
" kenapa??"
" oma sama tante Rindu selalu bujuk in gue buat ngizinin papi menikah lagi" ujar Naura lemah
" terus"
" gue bingung beb,antara ikhlas sama nggak,gue takut papi nggak sayang lagi sama gue kalau beliau menikah..asli gue nggak ikhlas"
" lo nggak boleh egois gitu,punya ibu tiri itu nggak seseram yang lo bayangin...percaya sama gue pasti papi tetap sayang sama lo,secara lo adalah anak kesayangannya" ucap Arini memegang erat tangan Naura memberikan kekuatan pada sahabat sekaligus calon anak sambungnya ini
" gimana kalau gue punya adik?pasti rasa sayang papi bakal berkurang"
" nggak akan,gue bisa jamin kalau papi lo masih bakal tetap sayang sama lo,yang jelas lo harus tetap jadi anak yang baik dan manis"
" emm....yakin banget lo...!!! makasih ya Rin lo selalu ada buat gue,gue bahagia banget bisa punya sahabat seperti lo,gue serasa punya ibu lagi buat cerita secara gue dan mami udah jarang komunikasi karena dia sibuk dengan keluarga barunya" Naura memeluk erat Arini
****
malam ini setelah makan malam Naura langsung naik kedalam kamarnya
" gimana kalau papi nikah sama tante Bella,mereka punya anak trus gue dilupain...gimana kalau tante Bella ajak papi pindah dari rumah ini,gue di tinggal dengan oma...ya tuhan.....bagaimana ini..!!!!" Naura berperang dengan pemikirannya separuh hatinya tidak merelakan papinya menikah lagi tapi separuh hatinya bimbang kasian papi nya juga butuh pendamping
" bisa pecah kepala gue mikirin ibu tiri" gumam Naura
Puas berperang dengan pemikirannya Naura di kaget kan dengan ketukan pintu dari pintu kamarnya
" boleh oma masuk"
" ya oma,masuk aja" ucap Naura
" gimana dengan ucapan oma kemarin,sudah kamu pikirkan"tanya Oma
" oma,,,aku punya syarat?" ujar Naura
" apa??"
" papi boleh nikah asal jangan pindah dari rumah ini,trus kalau punya anak nggak boleh beda-bedain kasih sayang nya"
"hahahha.....jadi kamu takut tidak di sayang,jangan takut sayang kalau papi kamu berubah oma yang duluan akan maju" ucap oma menenangkan
" oma kalau aku boleh tau papi mau menikah dengan siapa?"
" hmmm...rasanya oma tidak pantas memberitahu padamu biar papi mu saja yang menjelaskan yang pasti kamu kenal dengan orangnya dan kamu akan suka"
" kenal?suka?....." tanya Naura bingung
" iya...oma permisi dulu,besok oma akan sampaikan keputusan mu pada papi,saat ini kamu tidak perlu khawatir oma yang menjamin semuanya,ayo tidur....bukan nya besok kamu harus pergi mendaftar di kampus baru" ucap Oma lembut
" iya oma, terimakasih...aku tidur dulu"
Oma keluar dari kamar Naura dengan senyum di wajahnya
" semoga saja usahaku tidak sia-sia" gumam oma
"fix papi nikah dengan tante Bella karena oma bilang aku kenal,tapi oma salah aku nggak pernah suka" batin Naura sambil memejamkan mata nya
tidak butuh waktu lama Naura sudah berlayar ke alam mimpi nya..
sukses selalu thor