Entah dewi Fortuna sedang memihak diriku atau tidak?!
Baru saja aku diterima jadi karyawan magang di perusahaan Terkenal yang ku impikan dan juga baru saja aku di panggil Mommy ?!
Hei !! aku masih lajang, umurku saja masih seperempat abad. Pacaran saja belum pernah dan tiba-tiba sudah disambut oleh Anak, What !!
"Mommy?"
"Eh. . . Mommy??"
•Novel ini hasil karya Khayalan author semata diharapkan untuk selalu mendukung.
>> masa revisi di lakukan saat author memiliki waktu luang jadi maafkan bila ada banyak Typo.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DNA_2005, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Saat Didi keluar, Cyla sudah mengembalikan ekspresi dan tatapanya yang baik bagaikan malaikat.
"Apa kabar ,mom" tanya Cyla sopan
"Baik, kamu gimana Nak? kapan pulangnya?" ucap Irene sambil duduk di samping bangkar Cyla.
"Baik kok bu, mungkin malam ini bisa pulang. Karena tadi cuma iritasi doang, Hehehe" kekeh kecil Cyla.
"Ooh bagus lah, nanti pulang ke Rumah Ibu yah. Kesian Rei gak ada yang temani" tukas Irene.
"Emm emang pak Alexnya kemana, bu?" tanya Cyla pelan
"Alex berangkat ke Jepang, gara-gara anak perusahaannya ada yang bermasalah jadi mau gak mau dia harus ke sana" ucap Irene.
"Kapan berangkatnya, bu?" tanya Cyla lagi.
"Sesaat Alex menjemput Rei dan antar ke Vila Ibu" ucap Irene
Flasback on
Alex membelah padatnya jalanan di New york untuk menjemput anaknya Di Sekolah.
"My Little boy!" panggil alex tegas membuat anak-anak melihat ke arah mobil tersebut tidak dengan Rei yang langsung berjalan ke arah mobil tersebut dengan memasang wajah dingin dan datarnya dan masuk ke dalam mobil Sport tersebut.
"You're kidding me dad, tolonglah jangan panggil My little boy saat di sekolah" dingin Rei.
"Baik la...
Tring♪♪ tring♪♪
" Wait , one a minute{tunggu sebentar}" ucap Alex sambil meminggirkan mobilnya.
"Hallo?"
"........."
"What can not be delayed?!{apa tidak bisa ditunda}"
"......."
"OK, when?!{baik, kapan}"
"......."
"What, today!{apa, hari ini}"
"......."
"All right, twenty minute okay{baiklah, dua puluh menit, okay}" datar Alex dan langsung menutup telpon. Alex langsung menginjak pedal gas dan melaju membelah jalanan New york menuju Villa ibunya.
"Whats Wrong, Dad?{ada apa, ayah}" tanya Rei.
"Ada masalah di Jepang yang tidak bisa dihindari jadi Mungkin Daddy tidak akan pulang malam ini jadi Daddy akan menitipkanmu ke Omamu,Okay" ajak Alex.
"What, oh no. Come on Dad masa hari ini Daddy juga membatalkan Promise with me{janji denganku} "ucap Rei yang bingung dengan sikap ayahnya yang kadang baik dan kadang sungguh keterlaluan.
"Please Rei, Daddy bussy don't complain too much just your flawless promise{Tolong Rei, Ayah sibuk jangan mengeluh terlalu banyak hanya janji sepelemu itu}" lantang Alex meneriaki Rei anak semata wayangnya.
"Trivial{sepela} hahahah, oh good" Rei terkejut dan langsung mengalihkan pandanganya keluar. 'Mommy, i want you' batin Rei menyeruak membutuhkan kehangatan dan menahan tangisan yang ingin keluar. Setelah sampai di Villa Omanya, Rei langsung keluar dari mobil dengan cepat dan berlari masuk ke dalam Villa.
"Selamat Sore, Oma" ucap Rei cepat sambil mengeluarkan senyum terpaksa dan pergi ke arah kamarnya.
"Mom, aku harus cepat dan tidak punya waktu lagi. Aku titip Rei dengan Mom, dan juga Mom bisa bawa Rei ke rumah sakit di alamat ini untuk bertemu Cyla" ucap Alex dengan cepat.
"Tunggu, Cyla dirawat? dan kamu mau kemana?" tanya Irene.
"Perusahaan Di Jepang sedang terkena masalah dan kalau ini berkelanjutan maka perusahaan cabang akan terkena Mom, jadi Bye Mom" ucap Alex cepat dan pergi ke lapangan Helikpoter yang ada di atas Villa.
Flasback Off
"Ooh kalau mau, Rei bisa dititipkan dengan Cyla, mom. Sekali kali kan Rei tinggal sama saya apalagi Cyla sendirian juga dirumah" ucap Cyla.
"Tap. . ." belum sempat Irene mengucapkan Kalimatnya sudah dipotong oleh Rei.
"Oma, please" ucap Rei sambil mengeluarkan mata memelas bak anak kucing.
"Haha, baiklah" ucap Irene sambil tersenyum siapa yang bisa tahan coba bila Cucumu yang harang jatang bisa menunjukan ekpresi seperti itu aish rasanya semua dunia mau diberikan buat dia.
"Yey, Rei sayang oma" ucap Rei yang turun dari bangkar Cyla dan langsung memeluk Omanya Irene.
"Inget Yah, hati-hati. Kalau gitu Mom tinggal ya, ada jadwal arisan sama tetangga" Ucap Irene sambil mengendong Rei dan menaruh Rei dengan posisi duduk di bangkar.
"Hati-hati, Oma" ucap Rei sambil tersenyum.
"Hati hati juga Mom" ikut Cyla sambil tersenyum sangat manis bak gula.
"Iy" irene langsung menutup pintu ruangan Cyla dan merasakan hatinya sungguh sangat senang dan berbunga-bunga apalagi saat melihat cucunya dan menantu, eh Tunggu Calon. . calon. ya bila Alex bisa merebutkam hati Cyla dan membawanya ke hadapan kami kan. 'Ahh sungguh saya akan langsung nikahkan' batin Irene masih tersenyum sambil keluar dari rumah sakit dan masuk ke dalam mobil yang sudah siap menunggu.