NovelToon NovelToon
Ku Cium Wanita Bercadar Itu

Ku Cium Wanita Bercadar Itu

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:35.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Unchi

menceritakan tentang pengalaman seorang Mustafa yang nekat mencium seorang wanita baik-baik dan bahkan bercadar.

Hingga kebejatannya itu membuatnya harus menikahi sang wanita bercadar.


Baca kisahnya di sini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unchi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Selang hampir 1,5 jam perjalanan. Akhirnya kami berdua telah sampai di kediamanku. Rumah yang ku beli dengan hasil kerja kerasku. Meskipun gak sebagus rumah Azzahra juga. Tapi yang penting ada tempat bernaung.

"Alhamdulillah sampai!" ucapku senang.

"Ayok Dik!" Ku ajak Azzahra, dia hanya mengangguk kecil.

"Selamat datang!" ucapku memberi sambutan saat baru ku bukakan pintu. Padahal ini bukan pertama kali kita kesini. Tapi rasa bahagia ini berbeda dari sebelumnya. Saking senangnya, sampai tak bisa ku utarakan.

"Assalamualaikum," salamnya saat memasuki rumah.

"Wa'alaikum salam Dik bojo," jawabku senang.

Ku tuntun dia untuk masuk ke kamar langsung.

"Capek?" tanyaku.

Seolah-olah ini perjalanan terjauh kita.

"Sedikit Mas," jawabnya. Dia membuka cadarnya dan memasukkan dalam tasnya.

"Mau rebahan dulu?" tanyaku. Siapa tahu habis perjalanan jauh dia ngantuk.

"Enggak Mas."

"Terus?" selidikku penasaran.

"Azzah mau nyapu dulu Mas," ucapnya.

Aku jadi cengengesan. Si Azzahra ini rajin banget, dia suka kebersihan. Ya benar juga, kebersihan sebagian dari iman.

"Gak mau istirahat dulu gitu?" tanyaku lagi. Ya, siapa tahu Azzahra mau tidur siang sebentar, sambil ku temenin tentunya.

"Habis dhuhur aja ya Mas," tolaknya secara halus.

"Oke Dik. Maaf ya udah ngerepotin kamu," kataku tak enak padanya.

"Udah tugasku jadi istrimu Mas," jawabnya yang membuatku tersentuh.

"Ah eh iya." Akhirnya aku kembali keluar.

Ku lihat dia menggulung sedikit lengan gamisnya.

Aku sangat risih melihatnya. Emang gak ribet apa bersih-bersih pakai gamis yang panjang seperti itu? Pikirku merasa gerah sendiri.

"Gak mau ganti daster gitu Dik?" tanyaku.

Dia menggeleng pelan.

Ya aku tahu, dia gak mungkin punya daster. Punyanya hanya gamis, gamis dan gamis syari. Tapi dia punya piyama tidur, kenapa gak pakai itu aja ya?

"Gak ganti piyama tidur?" tanyaku lagi.

"Belum malam Mas," jawabnya dengan sabar.

Aku tersenyum sambil berdiri di dekatnya. Lagian di rumah ini hanya kami berdua. Harusnya Azzahra gak perlu tertutup banget padaku. Lepas hijab juga boleh banget lho. Tapi dianya masih malu-malu.

"Kalau mau dibantu, bilang aja Dik. Mas kurang ngerti," kataku lagi.

Dia hanya mengangguk saja. Tangannya sambil merapikan semuanya. Bahkan kursi yang tak tertata rapi, ia rapikan.

Jendela yang tertutup rapat ia buka. Ada banyak debu di sana. Aku sangat malu. Tapi aku ini orang sibuk. Jadi sebulan atau 2 minggu sekali baru bisa beresin rumah.

Jendela yang jarang ku buka ini, kini bercahaya. Angin masuk terasa segar.

Karena terus berdiri dan gak ada yang ku kerjain. Akhirnya aku mau ambil alih sapu yang ada di tangan Azzahra.

"Biar Mas aja Dik," ucapku berinisiatif.

Tapi dia menolaknya.

"Udah Mas istirahat aja gak apa-apa. Tinggal dikit lagi kok," katanya.

"Hm, makasih banyak Dik," kataku lagi. Akhirnya aku hanya bisa pasrah.

Beberapa waktu kemudian Azzahra selesai membereskan rumah. Rumah yang terasa gelap segelap hidupku, kini jadi lebih terang dan bersih.

"Mas, mau makan apa hari ini?" tanyanya.

"Ah iya...," ucapku terhenti. Aku baru ingat belum beli beras dan yang lainnya.

"Makan di luar aja yuk Dik?" ajakku pada akhirnya.

"Boleh. Tapi di rumah gak ada beras," jawabnya. Sepertinya dia agak sungkan mengajakku belanja kebutuhan rumah tangga.

"Iya, habis makan di luar nanti pulangnya kita belanja," ucapku lagi.

Ternyata seperti ini rasanya menghidupi istri. Dulu waktu sama nenek, aku hanya tergantung padanya. Sekarang aku baru tahu. Ngerti gini, harusnya aku gak perlu nakal. Gak perlu sewa-sewa LC yang gak menguntungkan buat masa depanku. Tapi jika gak ada kejadian itu, bisa saja aku gak menikah dengan Azzahra.

Alhamdulillah ya Allah. Sudah diberikan istri yang baik seperti ini.

"Udah adzan Mas. Kita sholat dulu," katanya mengingatkanku yang sedang melamun.

Seperti biasa, kami sholat berjamaah di rumah. Lalu kita bersiap-siap mencari makan siang.

"Mau makan apa Dik?" tanyaku padanya. Soalnya aku belum tahu seleranya.

"Apa aja Mas," jawabnya seperti biasa. Pasrah tak ada keputusan.

"Yakin?" tanyaku lagi.

"Iya." Dia mengangguk yakin.

"Kalau gitu, Mas mau maem gule campur sate kambing," ucapku dan dia menatapku.

Saat ini kami sudah di dalam mobil. Dia sudah mengenakan cadarnya.

"Emm, mas suka sate kambing?" tanyanya ingin tahu.

"Iya, enak terus baunya khas. Kamu gak suka?" tanyaku balik.

"Emm, biasa aja sih. Ya udah gak apa-apa, Azzah ikut aja," jawabnya.

"Oke!"

Aku rada kasihan. Kalau dia gak suka, pasti dia terpaksa makannya.

Langsung ku lajukan mobilku. Tadinya mau ke warung sate kambing. Tapi tidak jadi. Aku lajukan terus, kini belok ke kiri.

Azzahra terlihat diam. Tapi dari gerakan tubuhnya dia juga penasaran. Salah dia sendiri? Kenapa gak ada pilihan? Pikirku. Tapi tak apalah, biar nanti dia juga bisa pilih sendiri.

"Dah sampai!" ucapku saat aku sudah memarkirkan mobilku di halaman parkir sebuah restoran cukup terkenal dengan makanan sea nya.

"Di sini?" tanyanya bingung.

"Iya, ayo Dik!" ajakku sambil menggandeng tangannya.

Dia sudah tak menolak tanganku. Aku cukup senang. Ku anggap ini adalah kencanku dengannya. Jadi tak ada salahnya aku mengajaknya makan enak. Dulu saja, saat aku dekat dengan cewek... cewek itu sering minta ditraktir makan yang enak yang paling mahal. Masa sama istri sendiri harus perhitungan? Apalagi Azzahra sudah mau bersih-bersih rumah tadi. Pasti kalau orang lain, dia akan minta upah. Tapi Azzahra? Dia tak minta apapun.

Ruangan di resto ini seperti privat. Ber AC, dan orang lain tak akan bisa melihat kita makan. Ku pilihkan tempat ini karena Azzahra bercadar, jadi mau makan yang bertulang itu akan menyulitkannya. Jika ada tempat seperti ini, mungkin dia tak akan malu melepas cadarnya saat makan.

Di samping selatan ada tempat lesehan yang terbuka. Di sana tak ada sewa tempat. Berbeda dengan yang ku pilih saat ini.

"Duduk sini Dik?" ajakku. Aku duduk di depan Azzahra.

Menu sudah terpampang di meja. Makanan di sini lumayan mahal. Seporsi ada yang 100rb, itu yang termurah. Ya, dari minuman berkisar 50 ribu sampai 300 ribuan. Kalau makanan junkfood dari 100 ribuan. Berbeda dengan seafood dari harga 200an. Tapi ku rasa sepadan sih, rasa dan tempatnya menunjang.

"Kamu pilih yang mana?"

Azzahra hanya terdiam menatap menu di depannya.

"Apa mau disamain?" tanyaku.

Lalu dia menatapku dengan tatapan tak percaya.

"Mas yakin mau makan ini?" tanyanya seraya tak percaya.

"Iya, apa ada yang salah?" tanyaku heran.

Dia menggeleng kecil.

"Ini gak ada yang salah. Tapi makanan seporsi di sini bisa buat beli beras dan makanan yang lainnya. Apa Mas gak keberatan soal ini?" Dia masih membolak-balikkan menu yang tebal di depan kita.

"Gak masalah Dik. Sekali-kali. Lagian udah di sini, apa kita cari tempat lain?" tanyaku lagi.

Gak masalah cari tempat lain. Tinggal bayar uang sewa tempat saja beres. Paling cuma 100 ribuan.

Dia terlihat berpikir.

Aku pun siap menunggu jawabannya.

Bersambung...

1
Arul Faiz
penasaran sama wajah azzahranya🤣
Sena
lanjut
cut Meutia
awas aja klo mustafa lengah
cut Meutia
lah diterima
Nana
next
Putri💗
lama gak up thor
cut Meutia
jangan mau maya, bisa2 ngrusak rt mu nanti
Juniya Ar
up
✰͜͡w⃠JENINA༄㉿ᶻ⋆
next
✰͜͡w⃠JENINA༄㉿ᶻ⋆
thor, lanjut jangan lama
Nana
bagus
Juwitha Arianty Ibrahim
ini kapan lagi up thor
cut Meutia
bagus thor
Juwitha Arianty Ibrahim
bagus crita nya update lagi domg thor
💜Balqish H😻
😍penasaran
Bella༄㉿ᶻ⋆
sabar ya mus🤭
💜Balqish H😻
next
💜Balqish H😻
gantengnya ma xioyu
Jack
next
Mia Ijaya
ya allah bneran ini tamat????????
Jack: belum
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!